Connect with us

KELUARGA MUSLIM

Pimpinan Pusat Syarikat Islam Resmi Melantik Pengurus DPP, di Lanjutkan Rapat Pleno

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Pimpinan Pusat/Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam menggelar Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Syarikat Islam Masa Jihad 2021-2026 dilanjutkan dengan Rapat Pleno I DPP Syarikat Islam, Senen, 28 Maret 2022, Pukul 10.00 s.d. 21.00 WIB di Flores Room Hotel Borobudur Jakarta

Presiden Syarikat Islam Hamdan Zoelva dalam sambutannya mengatakan, Syarikat Islam merupakan organisasi Islam tertua dan memiliki sejarah panjang dalam proses kemerdekaan Indonesia.

Hamdan mengatakan program utama Syarikat Islam adalah mengembangkan dakwah ekonomi untuk kemandirian umat dan bumiputera.

“Selain dakwah ekonomi, Syarikat Islam menyoroti perkembangan masalah sosial dan agama untuk melindungi ulama dan umat,” ungkapnya.

Terkait penetapan susunan, Hamdan menyebut, Majelis Tahkim/Kongres Nasional ke-41 Syarikat Islam telah menetapkan Susunan dan Personalia Pengurus Pimpinan Pusat/Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Masa Jihad 2021-2026

“Penetapan Pengurus tersebut sebagai bagian yang tidak terpisahkan dengan Majelis Tahkim/Kongres ke-41 Syarikat Islam,” ujarnya.

Selain penetapan Hamdan juga menyebut, Bahwa Pimpinan Pusat/Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Masa Jihad 2021-2026 memiliki kewenangan untuk menyusun kelengkapan komposisi dan personalia kepengurusan dengan membentuk Majelis Siyasah dan Kader Kebangsaan Syarikat Islam

“Hal ini menjadi bagian dari Pimpinan Pusat/Lajnah Tanfidziyah yang kedudukannya bersifat otonom untuk mengembangkan pelaksanaan program-program khusus dan strategis bagi kemajuan Syarikat Islam,” pungkasnya. (Amhar)

Continue Reading

KELUARGA MUSLIM

Gelar Rakernas SNNU MoU Kerjasama dengan Startup Aruna

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada 2-3 September 2022.

Dalam Rakernas tersebut dilakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) oleh Indraka Fadhlillah, Co-founder & Chief Operation Officer Aruna, dan Ketua SNNU Witjaksono.

Acara penandatanganan juga dihadiri Wakil Presiden RI KH.Ma’ruf Amin, Menparekraf Sandiaga Uno, Katib Aam PBNU, KH. Akhmad Said Anshori serta jajaran pengurus dari SNNU dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Komitmen kerja sama kedua pihak merupakan salah satu bentuk nyata Aruna dalam merevolusi ekosistem kelautan dan perikanan Indonesia.

Kesepakatan antara Aruna dan komunitas SNNU berfokus pada aktivitas pemasaran produk perikanan dari nelayan, komunitas pesisir, petambak dan pemasok hasil penangkapan ikan di laut dan hasil olahan perikanan.

Aruna dan SNNU telah menyepakati beberapa titik lokasi di wilayah Indonesia yang akan menjadi piloting project pertama dalam kolaborasi awal ini.

“Bersama Aruna kami bekerja untuk nelayan Indonesia demi kehidupan lebih baik untuk masyarakat. Kami akan membangun miniplant di titik-titik massa SNNU dan disandingkan dengan sistem integrated fisheries commerce,” kata Witjaksono, pada Jumat (2/9/2022)

Dia tambahkan, Saya harap, ke depannya kerja sama kami dapat lebih luas lagi jangkauannya sehingga semakin banyak nelayan yang dapat merasakan langsung keberadaan kami, “hari ini lima titik, esok hari ratusan titik di seluruh Indonesia,” ujar Witjaksono.

Sesuai dengan misi Aruna menjadikan laut sebagai sumber kehidupan yang lebih baik bagi banyak orang, melalui kerja sama ini Aruna yakin bahwa keberadaannya dapat membantu mensejahterakan mitra kerjasama Aruna.

“Kami akan terus menjangkau semakin banyak nelayan-nelayan kecil di pelosok Indonesia karena kami yakin masih banyak dari mereka yang belum sejahtera,” jelas Indraka.

Menurutnya, inisiatif seperti ini harus terus digalakkan agar ekosistem laut dan perikanan Indonesia semakin lebih baik.

“Seperti mimpi kami, kami akan menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia maka nelayan adalah ujung tombak awal yang harus dibina dan disejahterakan,” kata Indraka.

“Saya harap melalui kerjasama ini, Aruna dan SNNU dapat semakin membantu para nelayan untuk meningkatkan kemampuan dan kehidupan mereka,” tutur Indraka. (Amhar)

Continue Reading

KELUARGA MUSLIM

Travelbook Gelar Manasik akbar Jama’ah Syaikh Ali Jabeer bersama UAS

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Menggelar Manasik Akbar Jama’ah Syaikh Ali Jabeer bersama Ustazd Abdul Somad (UAS), Travelbook memperkenalkan layanan aplikasi online cara mudah melaksakan ibadah Haji dan atau Umroh. Acara berlangsung di gedung serba guna Maria Conventio Haal Kelapa Gading, Jakarta pada Sabtu 20 Agustus 2022.

Acara yang meriah ini dihadiri para tamu undangan dari berbagai wilayah seperti Jakarta, Banten dan Jawa Barat serta berbagai majlis taalim. Pada acara tersebut, Travelbook juga menghadirkan penceramah terkemuka seperti yaitu Ustad Abdul Somad dan Syaikh Ali Jabeer. Keduanya memberikan tausyiah tentang seputar kemudahan umrah dan haji, serta bagaimana cara melaksanakannya.

Dacara ini juga travelbook mempromosikan berbagai langkah dan cara untuk memberikan pelayanan umroh dan ibadah haji dengan mempermudah sarana dan prasarana, serta berbagai aplikasi yang bisa mempermudah kaum muslimin untuk memenuhi rukun Islam yang ke 5 tersebut.

Di temui media usai acara, Syaikh Ali Jabeer mengucapkan terima kasih kepada Owner travelbook dan lainnya yang mendukung agar para umat yang hendak Umroh bersamanya ditanggal 12 Desember 2022 ini dapat diwujudkan sehingga niat para umat yang mau ketanah suci menuju Baitullah kesampaian.

Di jelaskan Jabeer, adapun kemudahan yang diperoleh para jama’ah yang akan berangkat di tanggal 12 bulan Desember dengan persyaratan melalui Travelbook diantaranya jika belum mampu menyediakan dana seluruhnya atau masih bersifat uang muka dengan niat melunasi nya setelah pulang dari Umroh.

Sementara itu, Owner Travelbook yang akrab disapa Haji Rizky menyampaikan dalam mewujudkan ibadah ketanah suci pada tanggal 12 Desember 2022 diberikan kemudahan dan bukan janji saja akan diberangkatkan namun dengan biaya kesanggupan umat yang hendak berangkat dibulan tersebut bilamana hanya mempunyai dana jika adanya setengah dari ketentuan dana keberangkatan, atau uang muka, “kami Travel Book memberangkatkan umat yang mendaftar di travel book dibulan tersebut,” jelasNya.

Kemudian diwaktu dan tempat yang sama Adrian Taufik dari Travel Amanah provinsi Sumatera Barat menegaskan kami travel Amanah dari provinsi Sumatera Barat melakukan penandatanganan MOU dengan Travelbook untuk memberangkatkan 1000 jamaah dari Sumbar pada umroh Akbar 12-12-2022

Pilihan kerjasama dengan Travelbook karena kemudahan sistem registrasi dan pelayanan semudah belanja online yang di support it yang canggih, semoga travel travel lain bisa ikut kerjasama juga ujarnya

Travelbook menggandeng muslimlife sebagai perusahaan aplikasi muslim yang sudah di download -/+2 juta member tuk menggarap potensi jamaah yang membutuhkan jasa pelayanan haji umroh

Muhamad Harry sebagai Co founder network&community muslimlife mengatakan bahwa muslimlife menyiapkan fitur registrasi umroh yang terkoneksi dengan travelbook dan juga menyiapkan payment gateway muslimlife pay tuk memudahkan jamaah dalam pembayaran umroh haji

Kita akan kerja keras bersama team Travel book untuk memastikan ada 3000 jamaah yang akan berangkat di tanggal 12 bulan 12 bersama Syaikh Muhammad Jaber. (Amhar)

Continue Reading

KELUARGA MUSLIM

Indonesia Butuh Strategi Kebudayaan di Tengah Pusaran Global

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan bahwa kebudayaan Indonesia saat ini dihadapkan pada pusaran arus globalisasi yang sangat dinamis dan multi dimensional.

Meski demikian, Indonesia tidak memerlukan ”revolusi kebudayaan”, tetapi membutuhkan ”strategi kebudayaan” untuk bisa bertahan, “ungkap” Wamenag saat memberikan sambutan pada Multaqa Lembaga Seni, Budaya dan Peradaban Islam Majelis Ulama Indonesia, di Hotel Sari Pacifik Thamrin Jakarta, Selasa (2/8/2022).

Kegiatan ini digelar selama 2 hari yakni, 2 – 3 Agustus 2022 sebagai rangkaian Milad ke-47 MUI yang diperingati setiap 26 Juli.

Indonesia, kata Wamenag, memiliki pengalaman sejarah berkenaan dengan seni dan budaya yang pernah menjadi alat propaganda ideologi yang bertentangan dengan sila Ketuhanan Yang Maha Esa.

Wamenag tambahkan, tantangan saat itu dapat dijawab secara bijak dan persuasif oleh para seniman dan budayawan muslim dengan membentuk wadah yaitu: Himpunan Seni Budaya Islam (HSBI) yang digerakkan oleh tokoh-tokoh seperti Buya Hamka, Bahrum Rangkuti, Junan Helmy Nasution, H. Sudirman, dan Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (LESBUMI) yang dilahirkan oleh tokoh-tokoh seniman Djamaluddin Malik, Usmar Ismail, Asrul Sani dan kawan-kawan.

Sejarah mencatat HSBI yang berafiliasi ke Masyumi dan Muhammadiyah, dan LESBUMI berafiliasi ke NU, memiliki peran yang sangat penting di masa lalu, terutama dalam mengadvokasi politik seni dan budaya yang berpijak pada nilai-nilai agama sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia.

“Dalam konteks kekinian, sarana dan media seni-budaya generasi millennial tidak boleh kehilangan orientasi keindonesiaan sebagai bangsa yang beragama dan berbudaya ketimuran dengan menjunjung tinggi norma-norma kesopanan,” jelasnya.

”Dalam pandangan hidup muslim, tidak dapat dibenarkan liberalisasi seni dengan slogan “seni untuk seni”. Tetapi seni dan budaya sebagai karya cipta manusia tidak boleh dipisahkan dari tujuan hidup manusia sebagai hamba Allah,” sambungnya.

Seni dan budaya, kata Wamenag, tidak boleh dijauhkan dari tujuan pembangunan manusia dan masyarakat yang bermoral, beragama, dan berkeadaban. Di temgah arus budaya global dan teknologi informasi, umat Islam dan bangsa Indonesia harus memiliki ketahanan kultural dalam memilah dan memilih unsur-unsur budaya dari luar yang tidak bertentangan dengan pandangan hidup masyarakat.

“Ketahanan kultural paling kokoh adalah yang bersumber dari pandangan hidup, akidah dan way of life yang kita yakini, yaitu ajaran dan nilai-nilai agama. Jangan kita menjadi bangsa yang terombang-ambing dalam arus perubahan, menjadi bangsa yang rapuh dan kehilangan kepribadian di tengah pusaran budaya global,” pesan Wamenag. (Amhar)

Continue Reading

Trending