Connect with us

Nasional

Catatan Akhir Tahun, Yassin Kosasih: Korpolairud Selamatkan Harta Negara 1 Trilliun.

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri menggelar Konferensi pers akhir tahun 2021, bertempat di  Aula lantai 3 gedung Widodo Budidarmo Ditpolair Korpolairud, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jum’at (31/12/2021)

Mewakili Kepala Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Kakorpolairud) Baharkam Polri Irjen Pol. Drs. Verdianto I. Bitticaca, M.Hum. Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol M. Yassin Kosasih, S.I.K., M.Si. didampingi Kabag Ops dan TIK Korpolairud Kombes Pol Drs. Tubuh Musyareh, M.H. dan dari Ditpoludara AKBP Frans Simon B. Palupesi memimpin Konferensi pers akhir tahun 2021 tersebut.

Pada kesempatan tersebut Dirpolair Korpolairud menyampaikan hasil kegiatan yang dilaksanakan oleh anggota jajaran Korpolairud Babaharkam Polri selama tahun 2021.

“Banyak sekali kegiatan operasi yang kita lakukan, ada Operasi SAR jatuhnya pesawat Sriwijaya Air, SAR bencana alam di wilayah NTT, SAR Kapal Selam di perairan bali, tenggelamnya kapal Roro di selat Bali, Kita juga terlibat operasi Nemangkawi oleh Direktorat Polisi Udara dan Oprasi Aman Nusa,” ujarnya

Yassin Kosasih menambahkan, untuk pengungkapan kasus tindak pidana dalam satu tahun total menangani 665 Kasus tindak pidana, ditangani Mabes sebanyak 519 kasus, dan 136 kasus di tangani oleh Direktorat Polairud Polda. Dari pengungkapan kasus ini jajaran Korpolairud Bisa menyelamatkan kekayaan Negara sekitar 1 (satu) triliun Rupiah”, ujarnya…

“Ada juga kasus yang menonjol ada 4 (empat) yaitu, penangkapan kapal ikan asing (KIA) berbendera asing di perairan natuna utara dan selat malaka (7 bendera vietnam dan 2 bendera malaysia) penangkapan bahan Peledak ikan (destructive fishing) di sekitar Surabaya, Narkotika di kepri, yang terakhir kejahatan yang tidak kalah pentingnya yaitu penyelundupan Baby Lobster. Kami juga jajaran Korpolairud menyelenggarakan vaksinasi sebanyak 20.000 dosis”, jelasnya.

“Penghargaan yang didapatkan di tahun ini, 16 personel mendapatkan pin emas dari Bapak Kapolri, 2 personel Piagam Penghargaan Kapolri, 1 (satu) orang penghargaan pendidikan dari Kapolri, penghargaan dari Kabaharkam Polri 67 personel, penghargaan dari Kakorpolairud sebanyak 122 personel , total personil kita ada 208 yang mendapatkan penghargaan. Pencapaian yang sangat luar biasa dan memotivasi kami dan jajaran untuk pada tahun 2022 kita akan lebih bersemangat lagi”, lanjutnya..

Di akhir Konferensi persnya Dirpolair Korpolairud menyampaikan terkait dengan pengamanan malam tahun baru.

“Tentu kita melakukan peningkatan terkait pengamanan malam tahun baru sesuai dengan printah Kapolri melalui kabaharkam kepada jajaran, untuk memperketat pengamanan, khususnya pintu pintu pelabuhan internasional yang masuk ke lndonesia tentu kita perketat, yang diduga masuknya warga negara asing ke Indonesia, untuk mencegah masuknya varian baru Covid-19 Omicron ke Indonesia”, tutupnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Kasubdit Patroliair Ditpolair, Brigjen Pol Ir. Sjamsul Badhar, Kasubdit Intelair Ditpolair Kombes Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., dan Kasubdit Gakum Ditpolair Kombes Pol Rustam Mansur, S.I.K. (Amhar)

Sumber: PID KORPOLAIRUD BAHARKAM POLRI

Continue Reading

Nasional

KAMI Gelar Diskusi “BBM Naik, Rakyat Menjerit!.”

Published

on

By

Janoerkoening, Jakarta – Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), hari ini Rabu, 14 September 2022 menggelar diskusi publik bertema “BBM Naik, Rakyat Menjerit.” Diskusi berlangsung di Sekretariat Jl. Kusuma Atmaja, Menteng, Jakarta Pusat.

Diskusi ini menghadirkan pemantik ternama, di antaranya Marlan Infantri Lase (Serikat Petani Indonesia), Anthony Budiawan (Pengamat Ekonomi), Dr. Mulyadi (Dosen Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia), Alvino Antonio (Ketua Komunitas Peternak Unggas Nasional) dan dimoderatori oleh Hersubeno Arief wartawan senior FNN

Pasca kenaikan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dipaksakan oleh Pemerintah, telah mengundang reaksi seluruh lapisan masyarakat Indonesia dari berbagai macam profesi dengan menggelar demonstrasi penolakan dimana-mana. Kenaikan tersebut dirasa sangat melukai hati rakyat

Pada kesempatan tersebut, Marlan Infantri Lase yang pernah menjadi petani jagung dari Nias mengungkapkan sulitnya bertani saat terdampak kenaikan harga BBM.

“Segala kebutuhan tani berupa pupuk, benih, hingga pestisida bergantung pada produksi korporasi. Ditambah dengan ditariknya subsidi pupuk,” ujar Marlan.

Kemudian, Alvino Antonio berbicara dari sudut pandang peternak yang mengakui naiknya harga BBM tidak sepenuhnya mempengaruhi harga jual ayam dan telur. Usaha mereka dikuasai oleh Penanaman Modal Asing (PMA) sehingga peternak tidak mempunyai kedaulatan untuk menentukan harga.

“Meskipun Permendag menyepakati harga acuan, namun tetap tidak berpengaruh,” keluhnya.

Beralih kepada Mulyadi, selaku Dosen Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia yang membicarakan tentang paham liberalisme. Ada paham liberalisme yang meyakini bahwa individu akan berkembang jika dibebaskan dari individu lainnya.

“Demo anti BBM seharusnya dilakukan dengan memastikan kekuasaan jatuh. Indonesia telah memasuki tahap neoliberalisme, di mana aparat negara dijadikan sebagai alat namun dianggap sah karena hukum membolehkan. Dan BLT dijadikan suap politik sehingga rakyat tidak melawan,” tuturnya. (Amhar)

Continue Reading

Nasional

BNPB Raih Dua Penghargaan BKN Award

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Manajemen sumber daya manusia menjadi salah satu kunci optimalisasi penanggulangan bencana yang profesional dan akuntabel. Langkah ini diwujudkan BNPB saat meraih penghargaan BKN Award 2022.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meraih dua penghargaan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Award dengan kategori Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) Terbaik dan peringkat ke-3 Implementasi Manajemen Kinerja. Sekretaris Utama BNPB Dr. Lilik Kurniawan menerima penghargaan tersebut dari Plt. Kepala BKN Bima Haria Wibisana di Jakarta, Senin (5/9).

Pada saat menerima penghargaan tersebut, Lilik menyampaikan apresiasi kepada jajarannya, khususnya kinerja Biro Sumber Daya Manusia dan Umum BNPB. Lilik juga berpesan, pencapaian ini harus terus ditingkatkan dan dikembangkan pada kinerja ASN di lingkungan BNPB sehingga pencapaian target terbaik dapat diraih pada tahun berikutnya.

Sebagai upaya untuk terus meningkatkan ASN ber-AKHLAK, BNPB juga memiliki para agen perubahan untuk meningkatkan kualitas penanggulangan bencana yang lebih baik di Indonesia. (Amhar)

 

Continue Reading

Nasional

Zalimi Rakyat, Partai Ummat Tolak Keras Kenaikan Harga BBM

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta, Partai Ummat – Partai Ummat menolak keras kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang diputuskan pemerintah sejak hari Sabtu (3/9) karena sangat memberatkan masyarakat yang sedang berjuang keluar dari krisis pandemi.

“Rakyat baru saja keluar dari pandemi, ekonomi rakyat kecil baru beranjak bersemi, langsung dihajar dengan kenaikan harga BBM. Ini jelas bukan kebijakan yang berpihak pada rakyat. Seharusnya pemerintah lebih berempati pada kesulitan yang sudah berlangsung 2,5 tahun sejak pandemi berlangsung,“ kata Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi, Senin (5/9/2022).

Partai Ummat mencatat rincian kenaikan harga BBM sebagai berikut. Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter, solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter, dan pertamax nonsubsidi dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter.

Ridho mengatakan kenaikan harga BBM ini menunjukkan pemerintahan Jokowi telah gagal mengelola ekonomi negara. Kenaikan harga BBM sudah pasti akan memicu kenaikan harga-harga barang lainnya yang akan memberatkan rakyat, tambahnya.

“Kenaikan harga BBM ini menimbulkan inflasi yang diperkirakan bisa mencapai 8 persen. Ironisnya, inflasi menyebabkan harga-harga semakin tinggi tetapi penghasilan tetap. Di sinilah pangkal masalahnya,” kata Ridho.

Dengan jumlah penghasilan yang sama, kata Ridho, kebutuhan yang bisa dibeli semakin sedikit akibat inflasi. “Di masyarakat bawah, kenaikan harga seribu atau dua ribu rupiah itu akan sangat terasa dan memberatkan.”

Ridho mempertanyakan kebijakan yang diambil Menkeu Sri Mulyani yang terus-menerus menghajar kemampuan ekonomi rakyat. “Rakyat belum bisa paham mengapa di Indonesia harga BBM harus dinaikkan padahal harga minyak dunia sedang turun. Ini sama sekali tak masuk akal.”

Ridho mengutip data harga minyak mentah berjangka pada pengiriman Oktober yaitu West Texas Intermediate (WTI) yang turun menjadi 86,61 dolar Amerika per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara untuk pengiriman November, minyak mentah berjangka Brent juga turun menjadi 92,36 dolar Amerika per barel di London ICE Futures Exchange.

Yang paling dekat yang bisa dijadikan perbandingan, kata Ridho, adalah negeri tetangga Malaysia yang menurunkan harga minyak.

Pada bulan Agustus Malaysia baru saja menurunkan harga BBM tipe RON97 sebesar 5 sen yang semula berharga 4,35 ringgit menjadi 4,30 ringgit. Pemerintah Malaysia mengatakan penurunan harga ini dimaksudkan untuk melindungi konsumen dari kenaikan harga minyak global.

Atas dasar hal ini, Partai Ummat mengeritik keras pemerintahan Jokowi yang terlihat hanya mau enaknya sendiri dalam mencari sumber pemasukan negara, sementara pada saat yang sama terus-menerus mencekik rakyat yang sudah lama dalam kesulitan.

“Seharusnya pemerintah lebih kreatif dalam mencari sumber pemasukan APBN. Jangan cuma bisanya menaikkan pajak dan menaikkan harga-harga barang yang jelas sangat memberatkan ekonomi rakyat. Ujung-ujungnya rakyat juga yang menjadi korban,” kata Ridho.

Kata Ridho, pemerintah seharusnya bisa lebih inovatif, misalnya dengan meningkatkan pemberantasan korupsi serta memangkas ekonomi biaya tinggi yang memberatkan negara. (Amhar)

Continue Reading

Trending