Connect with us

Entertainment

Gitaris Naif Tegaskan, Naif Masih Ada

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Gitaris Naif , Fajar Endra Taruna alias Jarwo mengatakan Naif masih ada. Dengan tegas! Jarwo membatah adanya kabar bubarnya band yang terbentuk pada Tahun 1995.

Menanggapin beredarnya bubarnya Naif di media, Jarwo mengungkapkan, “Di sini Gue mau bilang, Naif masih ada,” ujarnya saat jumpa pers di Kantor RAP, Bintaro, Tangerang Selatan, Jum’at (22/10/2021).

Lebih lanjut, Jarwo mengungkapkan bahwa pembubaran Naif tidak sah secara internal Naif. Jarwo pun menduga adanya paksaan untuk menandatangani surat pembubaran grup bandnya itu.

Surat pembubaran grup band Naif belakangan diketahui atas nama dua personelnya yakni Emil dan Pepeng. Surat tersebut juga dikirim melalui kurir.

Dalam kesempatan yang sama, Ramdhan Alamsyah selaku kuasa hukum Jarwo menilai surat yang dilayangkan Emil dan Pepeng terhadap kliennya mengandung unsur pemaksaan.

Pengacara Ganteng nan kondang itu bahkan menyebut kedua mantan personel Naif layaknya musuh dalam selimut bagi Jarwo.

“Padahal ke belakang mereka yang tak ada itikad baik maksa Jarwo tanda tangan (surat) Naif bubar. Tidak bicara seperti sahabat tapi seperti musuh dalam selimut,” ujar Ramdhan Alamsyah. (Amhar)

Continue Reading

Entertainment

Dari 92 Film Tayang, 35 Judul Film Masuk Unggulan Festival Film Wartawan

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) ke-XI telah menyeleksi film unggulan menjadi 35 judul film dari 92 film Indonesia yang tayang sejak September 2020 hingga September 2021.

30 film di antaranya tayang di bioskop, sisanya 62 film tayang di OTT, seperti Netflix, Disney+Hotstar, Klik Film, Bioskop Online, dan lainnya). Masing-masing terdiri dari tiga sampai lima unggulan.

Hal ini terungkap dalam Diskusi Kegiatan Penjurian FFWI XI yang berlangsung di Hotel Amaroossa Grande, Bekasi, Minggu, 19 September 2021.

Yan Widjaya selaku Ketua Bidang Penjurian FFWI XI menjelaskan, sampai saat ini telah dipilah 7 film Komedi, 7 film Horor dan 21 film Drama, selanjutnya masih akan mengalami kurasi unggulan.

“Unggulannya akan diumumkan pada 18 Oktober 2021. Kemudian akan menghasilkan sembilan unggulan yang akan kita nilai, meliputi sembilan unsur, yakni Film, Sutradara, Penulis Skenario, DOP (Penata Kamera), Aktor Utama, Aktris Utama, Aktor Pendukung, Aktris Pendukung, dan Penyunting (Editor),” kata Yan Widjaya.

Yan Widjaja menambahkan, setelah unggulan FFWI XI diumumkan pada 18 Oktober, selanjutnya pemenangnya akan diumumkan di malam puncak FFWI XI, pada 28 Oktober 2021.

Ketua Panitia FFWI XI, Wina Armada Sukardi sebelumnya mengatakan, penilaian FFWI XI bersifat sangat independen, tanpa harus berpretensi, dengan hanya menilai sembilan unsur.

Sebelumnya direncanakan empat kategori yang dinilai, yaitu Drama, Horor, Komedi dan Laga (Action). Tapi karena jumlah film berkategori Laga sedikit, sehingga dewan juri hanya menilai untuk tiga kategori dari 27 unsur yang ada. Plus tiga piala khusus.

FFWI tahun 2021 menjadi gelaran kesebelas, mengingat sebelumnya wartawan sudah menggelar sepuluh kali. Urutannya, empat kali oleh PWI dari 1970 sampai dengan 1975, dua kali oleh PWI Jaya pada 1985 dan 1986.

Selanjutnya, dua kali Festival Film yang didukung oleh Jak TV dan Usmar Ismail Awards dua kali.

Edy Suwardi selaku Kepala Kelompok Kerja (Kapokja) Apresiasi dan Literasi Film (Alif) Direktorat Perfilman dan Media, Kemendikbud Ristek RI mengatakan, pihaknya hanya menjadi pendamping dan memfasilitasi kegiatan FFWI XI.

Pokja Alif, juga meyakini hasil penjurian yang dilakukan dan didapatkan Juri FFWI XI akan baik.

“Intinya kami mendukung kegiatan FFWI XI, sebagai bagian ekosistem perfilman Indonesia. Dengan tujuan akhir dapat turut membuat film menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata Edy Suwardi. (Amhar)

Continue Reading

Entertainment

Rindu Kampung Halaman, Poppy Taubari Launching Single “Di Rantau”.

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Lagu “Di Rantau” ini bercerita tentang suka dan duka yang dirasakan seseorang ketika hidup di perantauan. Rasa rindu akan kampung halaman, ketika kita berada jauh di negeri orang.

“Hal ini mudah-mudahan bisa mewakili perasaan para perantau dalam suasana kita sekarang, dimasa pandemic Covid 19,” ungkap Poppy dalam Press Conference Launching single Melayu ‘Di Rantau’ melalui Zoom meeting, Rabu (30/6/2021).

Dikatakan Poppy, akan banyak sekali para perantau berada pada kondisi seperti yang tercurah dalam lirik lagu ku ini

Poppy Taubari sangat mencintai dan mulai bernyanyi Melayu dari semenjak kecil di tanah kelahirannya Linggau Sumatera Selatan.

Dirinya mengaku sudah berpengalaman sebagai juara dalam berbagai lomba bernyanyi terutama lagu melayu di daerahnya, Sumatera.

Mengawali karirnya sebagai penyanyi professional dengan ikut di ajang pencarian bakat “D’Academy 4” dan berhasil menjadi salah satu finalis di 12 besar tahun 2017.

“Di Rantau merupakan lagu single kedua dari saya setelah Si Jantung Hati yang kami release tahun 2019,” pungkas Poppy.

Lagu Di Rantau ini diciptakan oleh Romsky, seorang composer muda yang sangat berbakat dari tanah “Wong Kito” Palembang.

Bekerjasama dan berkomitmen dengan Ismael Arafat seorang Produser dan Sound Engineer dari Kanamusik Records yang pernah menggarap beberapa lagu dari Siti Nurhaliza, untuk bersama ikut berperan dalam memajukan Musik Melayu Tanah Air.

Pertemuan dengan Poppy Taubari membuka jalan mereka berdua, karena ternyata Poppy merupakan seorang penyanyi yang juga concern dan tertarik pada pengembangan dan pelestarian musik dan lagu-lagu melayu Indonesia.

Arrangement musiknya dibantu oleh KGS Ipul, seorang musisi dan arranger yang sangat paham dengan root Musik Melayu. Dikemas secara apik dengan beberapa musisi tanah air di Kanamusik Studio Bandung.

“Single melayu ‘Di Rantau’ menyajikan lantunan lagu melayu yang terasa lebih modern tampa menghilangkan akar musik Melayunya sendiri,” ungkap Poppy.

Poppy berharap, melalui lagu ‘Di Rantau’ bisa mengobati kerinduan pencinta Musik Melayu Indonesia dan mudah-mudahan bisa mencuri hati para pencinta musik di tanah air.

“Semoga para penikmat musik kita juga bisa terpikat sehingga lagu dan musik Melayu bisa tetap lestari di buminya sendiri,” ujar Poppy.

Lagu Di Rantau oleh Poppy Tubari ini, sudah bisa dinikmati tanggal 30 Juni 2021 di Youtube Kanamusik dan disemua Digital Music Platform. Title: Di Rantau, Performed by: Poppy Taubari, dan Song & Lyrics: Romsky. (Amhar)

Continue Reading

Entertainment

Datangi Polres Metro Jakpus, Prasetyo Jalani BAP

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Hari ini Kamis 8 Oktober 2020, Kami Kuasa Hukum sdr Vicky Prasetyo mendatangi Polres Metro Jakarta Pusat guna mendampingi klien Kami Vicky Prasetyo untuk di BAP atas Laporannya terhadap Angel Lelga terkait “Dugaan Pencemaran Nama Baik”.

Razman Arif Nasution, kuasa hukum Vicky mengatakan hari ini kliennya akan diperiksa penyidik atas lima poin yang mereka adukan sebelumnya. Kelima poin itu pernah disampaikan Angel Lelga di channel YouTube pribadinya @Angel Lelga Channel.

“Pertama menuduh Vicky berbohong. Kedua menuduh Vicky melakukan perbuatan maksiat. Ketiga menuduh Vicky mentransfer uang ke perempuan nakal. Keempat menuduh Vicky menggunakan dana partai dan kelima mengatakan Vicky dan keluargannya penipu,” kata Razman Arif Nasution.

Laporan itu merupakan timbal balik dari Vicky Prasetyo atas perbuatan Angel Lelga yang sebelumnya menjebloskannya ke Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Waktu itu Angel melaporkan Vicky atas kasus pencemaran nama yang bermula dari penggrebekan pada 2018 lalu. (Amhar)

Continue Reading

Trending