Connect with us

Uncategorized

Mengungkap Kasus Tindakan Kekerasan dan Pelanggaran HAM di Desa Bojong Koneng, Bogor.

Published

on

JanoerKoening – Pada Selasa, (21/09/2021), pukul 15.00 WIB, di Hong Kong Cafe, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, diadakan Konfrensi Pers yang diadakan oleh Tim Kuasa Hukum Warga Bojong Koneng dalam kasus warga Bojong Koneng versus PT. Sentul City.

Melalui somasinya, PT. Sentul City menyatakan kepada principal/klien telah memiliki SHGB sehingga PT. Sentul City meminta kepada principal/klien kami segera mengkosongkan lahan yang telah dikuasai  bertahun2 di beli melalui kepala desa di Bojong Koneng.

Selanjutnya melalui komunikasi yang tidak terarah dari pihak PT. Sentul City lahan dan bangunan principal/klien kami di “EXCAVATOR” tanpa kompromi walaupun telah ada gugatan yg teregistrasi di PN Jakarta Selatan.

Yang terbaru adalah, lahan yang sebelumnya berdiri rumah, kebun, peternakan milik Klien warga Bojong Koneng yang telah diratakan oleh PT. Sentul City, Tbk saat ini telah di ploting, di patok-patok dan telah ditempatkan bahan material untuk membangun sesuatu yang tidak diketahui.

Berdasarkan hal diatas, dengan ini Tim Kuasa Hukum Warga Bojong Koneng mengundang segenap rekan-rekan media baik media online dan/atau media cetak untuk memberikan keterangan pers.

Adapun Agenda yang akan dibicarakan dalam konfrensi Pers tersebut antara lain :

  1. Penyampaian update kondisi persoalan Bojong Koneng.
  2. Penandatanganan Surat Kuasa Khusus Gugatan terhadap PT. Sentul City, Tbk. Gelombang II.

Melalui Tim Kuasa Hukum Warga Bojong Koneng, Royke Barce Bagalatu, juga menjelaskan juga terjadi tindak kekerasan yang dilakukan oleh pihak Sentul City terhadap salah satu wartawan dan juga tim kuasa hukum warga Bojong Koneng, Oscar Pendong. Hal tindakan kekerasan tersebut sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian, Polda Metro Jaya dan Polres Kota Bogor.

Dalam Konfrensi Pers nya, Oscar yang juga seorang aktivis menjelaskan kronologis tindakan kekerasan yang dialami oleh dirinya dan timnya. Beberapa usaha yang dilakukan oleh warga Bojong Koneng untuk melawan PT.Sentul City antara lain dengan melakukan aksi damai ke Komnas HAM memprotes tindakan kekerasan PT. Sentul City. Oscar juga menampilkan foto-foto tindakan kekerasan yang dialaminya.

Setelah penjelasan dari pihak Kuasa Hukum Bojong Koneng, diadakan sesi tanya jawab dengan media.

Adapun pernyataan yang diberikan oleh pihak Tim Kuasa Hukum Warga Bojong Koneng sebagai berikut :

TIM HUKUM WARGA BOJONG KONENG

Bahwa maksud dibuatnya press release ini adalah guna meluruskan persoalan persepsil opini di masyarakat atas adanya upaya pengkaburan informasi dengan maksud untuk menutupi fakta yang terjadi di Bojong Koneng yang melibatkan PT. Sentul City, Tbk dan Masyarakat. Untuk itu, bersama ini kami menyampaikan beberapa sorotan hukum kami diantaranya :

Dugaan Pelanggaran Hak Asasi Manusia

Bahwa setelah pen‘stiwa penggusuran rumah dan bangunan, perampasan tanah, pengusiran warga secara paksa yang diduga dilakukan oleh PT. Sentul City, Tbk di Desa Bojong Koneng Kec. Babakan Madang. Kab. Bogor. Saat ini PT. Sentul City, Tbk, diduga tengah melakukan pematokan pematokan. termasuk penempatan material material bahan bangunan di atas tanah milik warga.

Jagoannya lagi, penggusuran penggusuran yang dilakukan pada lahan, kebun dan rumah/ bangunan warga dimaksud dilakukan pada beberapa lokasi yang telah dipasang planglpapan pengumuman yang menerangkan bahwa tanah dalam proses hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan Register Perkara No. 718/PDT.G/2021/PN. JKT SEL.

Bahwa sebelumnya pada tanggal 13 September 2021, Tim Hukum Warga Bojong Koneng telah membuat pengaduan kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (KOMNASHAM) atas perbuatan yang diduga dilakukan oleh PT. Sentul City. Tbk sebagai sebuah kejahatan kemanusiaan yang luar biasa besar. Sebuah kejahatan yang merampas, merusak, menggusur, mengusir, mengokupasi.

mem-buldozzer hak milik orang Iain secara extra yudisial atau main hakim sendiri termasuk didalamnya adalah tindakan pengancaman, pemukulan, tindakan intimidasi Iain dengan tujuan menyebarkan rasa takut dan terror dimasyarakat.

Bahwa adapun terkait perbuatan pemukulan dan pengeroyokan yang dialami oleh salah satu tim hukum pada tanggal 04 September 2021 telah dilaporkan di Kepolisian Resor Bogor di Kab. Bogor dengan nomor Iaporan STBL/B/1278/lX/2021/JBR/RES BGR. Bahwa atas Iaporan dimaksud hingga saat ini belum ditindaklanjuti oleh Polres Bogor.

Bahwa sehubungan persoalan persoalan diatas, kami menduga ada keterlibatan dari aparat hukum yang mem-back up untuk melakukan pembiaran pengaduan pengaduan ataupun permohonan permohonan perlindungan hukum yang di ajukan oleh warga -warga korban gusur. Karena seharusnya persoalan penggusuran, perampasan tanah termasuk potensi konflik sosial dan terror ini dapat di hindari apabila pihak Kepolisian dapat melaksanakan Tugas dan Wewenang Kepolisian Negara Republik Indonesia selayaknya yang dimaksud pada Pasal 13 UU Kepolisian Negara Republik Indonesia yaitu. memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Padahal pengaduan langsung maupun secara tertulis telah dilakukan.

Min‘snya, Penggusuran atas bangunan dan/atau rumah milik masyarakat dilakukan dengan membabi buta. padahal bangunan dimaksud merupakan rumah tinggal yang sedang ditempati disaat Pemerintah dan/atau Satgas Covid menganjurkan agar masyarakat lebih banyak melakukan kegiatan dan/atau berdiam diri dirumah.

Untuk itu, atas persoalan persoalan dimaksud, patutlah bila kami memaknai bahwa Negara atau

pemen’ntah saat ini te/ah diduga melakukan pembiaran terhadap ten’adinya pen’stiwa kemanusiaan di Bojong Koneng,

ll. Persoalan Hukum Pokok

Bahwa sebagian besar warga melakukan pengalihan hak garap dengan sebelumnya melakukan pengecekan, pene/itian di Kantor Desa Bojong Koneng selaku Pemerintah setempat. Setelah mendapatkan informasi yang jelas tentang status tanah, Pemerintah desa kemudian menerbitkan surat surat keterangan atau menandatangani dan mencatat setiap surat pemyataan yang menerangkan tentang hak garap dan status tanah tidak dalam sengketa atau dalam pemilikan pihak lain. Selanjutnya, warga kemudian melakukan pembayaran peralihan hak garap dengan harga wajar kepada pemegang hak garap sebelumnya;

Bahwa sejak Indonesia menjadi Republik, PT. Sentul City, Tbk, baik melalui perpanjangan Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) saat ini maupun sebelum perpanjang, tidak satu kalipun memanfaatkan, menggarap, mengelola, memelihara tanah pada objek dimaksud sesuai dengan peruntukannyanya. Hal mana bertentangan dengan Pasal 6 UU Pokok Agraria terkait asas hukum fungsi sosial tanah untuk kesejahteraan rakyat.

Bahwa dilain pihak, Pemerintah dalam hal ini kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (“Kementerian ATR/BPN”) telah abai, tidak cakap atau mungkin saja telah dengan sengaja melonggarkan kontrolnya peken’aannya terhadap PT. Sentul City, Tbk. Dugaan ini muncul dengan dalil bahwa, PT. Sentul City, Tbk.. mendasari kliam pemilikan tanah di Desa Bojong Koneng sebagaimana surat somasi PT. Sentul City, Tbk., kepada warga adalah, berdasarkan pemilikan sertipikat hak guna bangunan No. 2389, 2397, 2412 dan 2415 Desa Bojong Koneng atas nama PT. Sentul City. Namun, selama warga menempati tanah tanah dimaksud secara sah berdasarkan surat penguasaan, pemilikan, pemanfaatan, dan garap melalui Pemerintah Desa, tidak sekalipun Warga melihat PT. Sentul City, Tbk memanfaatkan, mengelola sesuai peruntukan izin lokasinya selama berpuluh puluh tahun lamanya. Hal tentang kewajiban untuk memanfaatkan, mengelola sesuai dengan peruntukan izin Iokasi atau dasar pemberian hak dimaksud diatur pada :

a. Pasal 30 huruf b dan/atau huruf c Peraturan Pemerintah No. 40 tahun 1996 tentang Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan dan Hak atas Tanah (“PP 40/1996”); dan

b. Pasal 42 huruf 3 dan Pasal 43 huruf c Peraturan Pemen’ntah No. 18 tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak atas Tanah, Satuan Rumah Susun dan Pendaftaran (“PP
18/2021″).

Tidak dijalankannya kewajiban berdasarkan kategori dimaksud secara hukum harus berakibat Hak Guna Bangunan PT. Sentul City, Tbk, menjadi hapus, hal mana merujuk pada Pasal 35 ayat (1) humf b butir 1) PP 40/1996 dan Pasal 46 huruf b angka 1 dan 2 PP 18/2021 atau paling tidak perpanjangan SHGB No. 2389, 2397, 2412 dan 2415 Desa Bojong Koneng atas nama PT. Sentul City tidak dapat di perpanjang oleh Kementerian ATR/BPN.

Kami sangat memahami bahwa perseroan yang menjadi ‘biang’ dari terjadinya dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia ini adalah suatu perseroan raksasa baik sewa stukmt modal investasi. koneksi maupun media relasi. Selanjutnya, kami mahami bahwa penanganan Mam secara konvensional tidak akan cukup untuk menyelesaikan persoalan melawan ‘biang’ persoalan ini. Oleh karena itu, berdasalkan data, dokumen dan inforrnasi yang kami miliki, kedepan kami bermaksud untuk membuat laporan ke Komisi Pemberantasan Korupsi atas beberapa dugam tindak pidana berkaitan dengan Korupsi termasuk meminta kepada Badan Pengawas Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial untuk ikut menjaga jalannya peradilan atas gugatan kami.

Continue Reading

Uncategorized

Touring Bela Negara Series Gelar Halal Bihala 1443 H di Tangerang

Published

on

By

JanoerKoening, Tangerang – Panitia Nasional Touring Bela Negara Series (TBN Series) menggelar acara bertajuk “Halal Bihalal TBN Series 1443 H di tahun 2022” pada hari Minggu pagi, 15 Mei 2022 bertempat di THE GADE COFFEE & GOLD yang terlerak dijalan A. Dimyati, Tangerang, Banten.

Acara ini dihadiri sekitar 60 lebih perwakilan club / komunitas otomotif roda 4 di Jakarta yang tergabung dalam TBN Series, hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Panitia Nasional TBN Series Irwantoko SP dalam sambutannya mengawali acara.

“Alhamdulillah kita pada hari ini menggelar halal bihalal dengan 60 perwakilan club / komunitas dari 124 club / komunitas yang terdaftar di TBN Series, dimana acara ini selain bersilaturahmi dan temu kangen juga dimaksudnya untuk me refresh kembali agenda gelaran nasional TBN Series ditahun 2022 ini,” kata pria ramah yang biasa disapa “Adoy” ini.

Dikesempatan yang sama, hadir dalam sambutannya Ketua Presdium Nasional TBN Series Donny Pur juga mengatakan, “acara pamungkas di tahun 2022 ini adalah membuat Rekor Nasional Otomotif dan juga perayaaan ulang tahun TBN Series yang pertama, dimana akan dilaksanakan di bulan Oktobet 2022 ini,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Bakorcadnas ini.

Touring Bela Negara Series ini sendiri adalah, kumpulan dari berbagai perwakilan club / komunitas otomotif di Jakarta, yang menggelar acara setiap bulannya dengan banyak memasukkan muatan – muatan bela negara dan pembumian Pancasila.

“Kami dari bank BRI sangat mendukung sekali acara otomotif yang bertemakan bela negara, dan pembumian Pancasila, karena sulit sekali kita temui komunitas / club otomotif yang memiliki gelaran acara bertemakan nasionalisme, yang dijalankan penuh secara periodik sepanjang tahun, kami sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan setingginya kepada teman – teman peserta dan Panitia Nasional TBN Series,” kata Kristian Hartoputro selaku manager bisnis BRI Menara BRIlian, saat ditemui disela – sela acara yang digelar sangat meriah ini.

Acara Halal Bihalal ini juga dipenuhi oleh hadiah baik berupa doorprize, maupun banjir logam mulia, hal ini dikatakan oleh Ahmad Sujay selaku Ketua Pelaksana Acara ini, didampingi Humas Nasional Jeremy Timothy, “bentuk apresiasi kami terhadap para peserta, selain penghargaan setingginya, juga kami banyak berikan hadiah yang langsung kami berikan ditempat seperti keping logam mulia 24 karat, merchantdise, dan aneka hadiah lain sebanyak puluhan hadiah, yang selalu kita berikan disetiap gelaran acara TBN Series”.

Ketua Umum Toyota Kijang Super Mania (TKSM) Yudi Wahyudi sebagai pemenang undian “Acara Halal Bihalal nya Club / Komunitas 1443 H di Teh Tarik Aceh Cipete, dibayarin oleh TBN Series,” ini mengungkapkan rasa gembiranya, “kami sangat bersemangat dan sangat senang menghadiri acara – acara yang digelar oleh Panitia Nasional TBN Series

“Acaranya sangat variatif, seru, guyub, dan juga banjir hadiah serta sangat masif digelar setiap bulan. Pokoknya top abis buat TBN Series,” ujar pria ramah yang saat dimintai tanggapannya juga didampingi oleh Fauzul Suprianto dari Grand Livina Club Indonesia (Gravinci) dan Dewi Ara selaku perwakilan Sigra Calya Owners Club Indonesia (SCOCI).

Turut hadir Siti Khumaira selaku PR & Market Development dari PT. Pesona Indonesia Jaya (The Gade Coffee) bersama Fitriyani, dan team yang ikut mensupport penuh gelaran ini, dan juga terlihat Nabil Akbar dari rumahkontainer.com, yang juga merupakan peserta TBN Series perwakilan club NAV1 ID serta sponsor acara ini.

Editor : Amhar

Continue Reading

Uncategorized

GPMI Nilai Marullah Matali Layak Jadi Penjabat (PJ) Gubernur DKI 2022-2024

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Ketua Umum Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI), Syarief Hidayatullah menilai Sekda DKI Jakarta, Marullah Matali merupakan sosok yang layak menggantikan Anies Baswedan sebagai penjabat (PJ) gubernur 2022-2024.

Selain karena kepangkatannya yang dinilai memenuhi syarat. Marullah pun memiliki track record positif selama memimpin di Jaksel dan menjalankan tugasnya sebagai Sekda DKI.

“Pak Sekda juga merupakan sosok yang bersih, taat pada pimpinan dan memahami Jakarta secara menyeluruh,” papar Syarief dalam pernyataan persnya, Jumat (13/5/2022).

Syarief mengungkapkan pengalamannya berkolaborasi dengan Marullah. Sekda dikenal piawai dalam mengatasi persoalan warga Jakarta. Komunikasi yang dibangunnya dengan lintas agama dan etnis pun tergolong elegan.

“Jadi tidak heran, karena sentuhan beliau Jaksel mengalami berbagai kemajuan dalam segala hal,” bebernya.

Untuk urusan kinerja, Syarief pun meyakini Marullah tergolong pribadi yang bertanggungjawab dalam menjalankan tugas. Sehingga, akan menjadi peroalan mudah untuk berkolaborasi dengan pemerintah pusat dalam menjalankan pembangunan di Jakarta.

“Optimisme terhadap keterpilihan Marullah sangat besar untuk menjadi PJ gubernur. Karena Mendagri dan Presiden akan memutuskan PJ gubernur sesuai dengan aturan yang ada. Meski hal itu merupakan kewenangan penuh pemerintah pusat,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan kriteria penjabat (pj) gubernur yang nantinya akan ditempatkan di DKI Jakarta untuk menggantikan tugas Gubernur Anies Baswedan Oktober 2022.

“Dia harus seorang pejabat pimpinan tinggi madya, jadi dia eselon satu,” ujar Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (12/5). Tito mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang dalam tahap menerima masukan untuk kandidat calon Pj Gubernur DKI Jakarta. (Amhar)

Continue Reading

Uncategorized

Gebrakan Indonesia Maju, Deklarasi Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia Berseru!!!

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Pada hari ini Rabu, 27 April 2022 bertempat dl Timor Room Hotel Borobudur, Jakarta. Izinkan kami dengan kemudahan hati untuk mendeklarasikan berdirinya Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) sesuai dengan SK Kemenkumham Republik Indonesia No. AHU-003638.AH.01.07.2022 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI)

Adapun berdirinya perkumpulan ini adalah dalam memenuhi hak Warga Negara Indonesia dalam berserikat dan berkumpul, serta mengeluarkan pendapat yang dijamin oleh Pasal 28 UUD 1945 selaku konstitusi tertinggi di Negara Kesatuan Republik lndonesia.

“Hak kami ini telah diwujudkan dalam SK Kemenkumham tesebut,” tegas! Ketua Umum PDSI, Brigjen TNI (Purn) dr. Jajang Edi Pdiyanto Sp.B., MARS.

Selanjutnya Jajang menjelaskan tentang Visi PDSI: menjadi pelopor reformasi kedokteran Indonesia yang menjunjung tinggi keselawatan, serta berwawasan Indonesia untuk dunia demi meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

Sedangkan Misi PDSI kata Jajang:

1. Mengayomi dokter dengan bersinergi bersama rakyat dan pemerintah dengan membentuk organisasi dokter yang profesional

2. Meningkatkan taraf kesehatan rakyat lndonesia dan kesejahteraan anggota

3. Mendorong inovasi anak bangsa di bidang kesehatan berwawasan Indonesia untuk dunia

Dengan demikian, PDSI berdiri atas cita-cita luhur para pendahulu di bidang ilmu kedokteran dengan mengutamakan nilai-nilai kebangsaan, kekeluargaan, sopan-santun, dan senantiasa mengantisipasi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran.

PDSi berkontribusi dalam dunia kesehatan pada umumnya, dan dunia kedokteran pada khususnya. Tentunya kami juga mengharapkan dukungan dari segenap pihak, khususnya rakyat Indonesia yang menjadi tujuan utama panggilan profesi kami ini. Karena kami juga rakyat indonesia, maka PDSI adalah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Sebagai bagian dari rakyat indonesia, PDSI tentu berkomitmen penuh untuk menjunjung tinggi Negara Kesatuan Republik Indonesia, taat pada asas tunggal Pancasila, serta tunduk pada UUD 1945 sebagai konstitusi tertinggi, menjunjung tinggi kesejawatan, dengan berwawasan indonesia untuk dunia.

Segenap masukan yang konstruktif tentu kami terima dengan senang hati dan justru itu yang sangat kami harapkan. Kami menyadari bahwa profesi dokter memang bertujuan untuk memajukan taraf kesehatan masyarakat, bukan hanya semata-mata urusan dokter. Oleh sebab itu, kami berkomitmen untuk senantiasa bekerjasama dengan pihak legislatif, pihak eksekutif, serta pihak yudikatif.

Kami juga menjunjung tinggi kewenangan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) sebagai wakil negara dalam mengurus sertifikasi, pendidikan dokter berkelanjutan, serta hal-hal terkait Pendidikan, serta pembinaan praktik kedokteran. Sudah saatnya asosiasi medis hanya fokus pada perlindungan hukum dan kesejahteraan, lazimnya asosiasi medis di negara maju lainnya. Sudah saatnya asosiasi medis bekerja secara proporsional dengan kerjasama bersama pemerintah dan masyarakat.

Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia turut serta dalam mendukung reformasi kesehatan indonesia dan mendukung program-program kesehatan Indonesia melalui kebijakan-kebijakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Mari kita songsong dunia kedokteran Indonesia baru yang lebih maju, bermartabat, adil, serta hanya terfokus demi kemajuan taraf kesehatan masyarakat semata. Terimakasih atas perhatian

Bapak/Ibu/Saudara sekalian. Salam persatuan dari kami segenap Pengurus Pusat Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia.

Merdeka !!

Jakarta, 27 April 2022 PR PDSI

Continue Reading

Trending