Connect with us

EKONOMI

Penguatan UMKM, Kadin: Jurus Pemerintah Harus Membumi

Published

on

Janoerkoening, Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia terus mendorong pemulihan ekonomi secara cepat dan efektif melalui digitalisasi ekonomi. Melalui pengukuhan Dewan Pengurus Kadin Indonesia Periode 2020-2025, terdapat lima sektor program prioritas strategi nasional.

Program pertama, mempelopori transaksi digital seperti crypto, currency, block change, yang menjadi unggulan produk unggulan Kadin secara Internasional.

Kedua, sektor e-commerce, memastikan transaksi elektronik berjalan aman dan nyaman. Ketiga, mendorong sektor ekspor sebagai komoditas utama perekonomian nasional. Keempat, Kadin Indonesia akan menjadi pusat ketahanan pangan nasional.

Kelima, memberdayakan sektor usaha kecil menengah untuk menjadi sokoguru perekonomian nasional, karena sektor UMKM menjadi penopang utama di tengah pandemi Covid-19, ujar Eddy Ganefo, Ketua Umum Kadin Indonesia.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Strategis, Eko Sriyanto Galgendu mengutarakan, pengukuhan Kepengurusan Kadin Indonesia periode 2020 – 2025 ini dapat menjadikan peran strategi baru dan jitu.

Khususnya dalam bidang penguatan UMKM dan Strategi Ekonomi nasional dalam menghadapi tantangan dampak pandemi Covid -19. Maka, Kadin Indonesia menyiapkan jurus atau strategi membumi di bidang ekonomi nasional.

“Kebijakan pemerintah dan pengusaha mesti berpijak pada jurus membumi. Misal dalam hal Digitalisasi Industri. Modernisasi digitilasi dibidang industi jangan sampai melepas semua sistim konvensionalnya,” ujar Eko Galgendu dalam keterangannya, Kamis (27/5).

Dia menyatakan kelebihan dan kekurangan serta dampak positif dan negatif dalam digitalisasi Industri pada sistem ekonomi nasional mesti dibahas oleh pemerintah dan Kadin Indonesia.

“Karena sistem digitilasi industri juga senjata global dalam menembus pangsa pasar ekonomi Indonesia dan kalau Indonesia tidak punya senjata kekuatan penangkalnya, maka ekonomi bisa dihajar rudal-rudal senjata ekonomi mereka tanpa bisa berbuat apa-apa,” ujar Eko.

Menurutnya Kadin Indonesia sudah saatnya diasah serta diberikan penguatan pemerintah dalam peran percaturan ekonomi global serta organisasi ekonomi dunia.

“Strategi dan kerja sama Pemerintah dan Kadin Indonesia untuk bahu membahu dan bekerja sama menembus benteng kekuatan ekonomi global mesti diupayakan,” tandasnya. (Amhar)

Continue Reading

EKONOMI

Membuka Rakornas, Mardani: Kontribusi HIPMI Menggerakkan Ekonomi Bangsa

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H. Maming membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) untuk Percepatan Investasi dengan Kementerian Investasi/BKPM RI.

Dalam sambutannya, Maming mengatakan, untuk meningkatkan investasi dan kemudahan berusaha dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyediaan lapangan kerja di Indonesia, HIPMI berkontribusi menggerakkan ekonomi bangsa melalui percepatan investasi.

Maming menyebut, di zaman saya selama dilantik jadi ketua umum HIPMI, setelah itu terjadi bencana Covid-19 dimana masih belum selesai bahkan sampai hari ini Covid-19 semakin tinggi dan semakin penuh rumah sakit sehingga kita melaksanakan protokol kesehatan (prokes) dan membatasi jumlah-jumlah yang ada.

“Kita harapkan rakornas ini menjadi pemicu dalam mendukung adanya percepatan investasi dan berharap bisa memajukan pengusaha lokal. Di situasi pandemi, perlu sinergi yang lebih komprehensif antar stakeholder pengusaha dan pemerintah,” ujar Maming, dalam Rakornas untuk Percepatan Investasi dengan Kementerian Investasi, di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Jum’at (18/6/2021).

Rakornas yang bertemakan “Kemudahan Berusaha dan Peran Hipmi Menggerakkan Ekonomi Bangsa”, guna mengefektifkan kerja satuan tugas (satgas) percepatan investasi, Maming sebagai kalangan pengusaha masuk dalam Tim Satgas Percepatan Investasi.

Ketum BPP HIPMI mengatakan, hal tersebut merupakan sebuah kehormatan baginya dalam membantu tugas sebagai Tim Satgas Percepatan Investasi.

“Tentu ini bukan tugas yang ringan, namun sebagai anak bangsa, saya akan berusaha mengawal tanggung jawab ini dengan baik,” ucap Maming

Menurutnya, di masa kepengurusan ini termasuk paling mudah mendapat jaringan ke pemerintah karena ada empat senior kita yang masuk kabinet, seperti Menteri Investasi/Kepala BKPM Abang Bahlil Lahadalia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Abang Sandiaga Uno, Menteri Perdagangan Abang Muhammad Lutfi, dan Menteri BUMN Abang Erick Thohir.

“Semua pembina atau senior HIPMI tersebut masuk kabinet bukan menteri kaleng-kaleng, tetapi punya peran penting bagi bangsa dan negara ini,” ungkapnya.

Mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan itu melanjutkan, BKPM bekerjasama dengan HIPMI terkait norma standar prosedur dan kriteria (NSPK) perizinan berusaha melalui online single submission (OSS) berbasis risiko

“Dimana, setiap sektor akan menjadi acuan tunggal dalam perizinan berusaha. Dengan adanya OSS berbasis risiko akan sangat mempermudah dan efisien secara waktu dan biaya,” ungkap Maming.

Maming juga mengungkapkan, bahwa BKPM luar biasa bekerjasama dengan HIPMI khususnya yang di daerah mengenai sosialisasi permasalahan perizinan dalam berusaha melalui OSS.

“Semua pengurus HIPMI menjadi tim penilai kepada para gubernur. Ini adalah peluang yang strategis bagi HIPMI yang berhubungan dengan kepala daerah,” tandasnya.

CEO Enam Sembilan Group ini menambahkan, yang terpenting ketentuan tersebut dapat disosialisasikan secara luas ke kalangan pengusaha, karena banyak di antara mereka yang melakukan pengurusan izinnya sendiri tanpa melalui jasa pihak ketiga.

Jadi, kata maming OSS ini semangatnya sama, supaya mudah, cepat dan bisa dilakukan sendiri. BKPM berkolaborasi atau menggabungkan pengusaha nasional dan daerah, menggabungkan dengan UMKM.

“Ini gagasan dewan pembina kita Bang Bahlil karena memberikan kesempatan kepada daerah, kita tidak bisa menjadi pengusaha nasional kalau bukan dari daerah. Setelah itu, kita bisa kerjasama dengan asing, semua tidak semudah seperti membalikkan tangan,” tutupnya. (Amhar)

Continue Reading

EKONOMI

BMH Launching Program 100 Hektar Lumbung Pangan Santri

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Pandemi Covid-19 menjadikan daya tahan pangan masyarakat terus tergerus, tidak terkernah para santri yang berjumlah 79.500 jiwa menimba ilmu di 630 pesantren binaan BMH dari Aceh hingga Papua.

Guna menjamin ketersediaan pangan bagi santri, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) hari ini, Kamis 8 April 2021, bertempat di Hotel Sofyan Tebet, Jakarta Selatan melaunching Program 100 Hektar Lumbung Pangan Santri.

Ade Syariful Allam, Dir. Operasional BMH dalam paparannya kepada media menjelaskan, bahwa
Program 100 hektar lumbung pangan santri ini akan memberi efek positif yang sangat penting selain dari jaminan ketersediaan pangan santri.

“Yakni mengurangi potensi alih fungsi lahan pertanian, mengembangkan usaha produktif di bidang pertanian, serta meningkatkan taraf hidup para petani,” ungkapnya.

Adapun Lokasi program ini kata Syariful Alam sudah berjalan di Pebayuran Bekasi, Luwu Timur Sulsel, Kebun Gizi Hidroponik di Depok, Jabar. Kebun Sayur di Balikpapan, Kaltim, Budidaya Jamur Tiram di Jatim, dan Perikanan Bandeng di Konawe Selatan, Sultra, serta Pertanian bawang prei di Lumajang, Jawa Timur.

“Diharapkan pada Tahun 2025 program ini dapat berjalan dengan baik yang memenuhi target 500 hektar sawah lumbung pangan santri,” tutup Direktur Operasional BMH, Ade Syariful Allam. (Amhar)

Continue Reading

EKONOMI

Suharso: Optimisme dengan Kerja Cerdas, Lekas dan Tuntas

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional menggelar konferensi pers yang mengusung tema “Perkembangan Ekonomi Indonesia: Optimisme Dengan Kerja Cerdas, Lekas dan Tuntas”. Acara tersebut diselenggarakan pada hari Selasa, 9 Februari 2021 secara offline maupun virtual.

Pasca Covid-19 pertumbuhan 5% tidak cukup untuk keluar dari _Middle Income Trap_ (MIT). Bappenas memproyeksikan bahwa untuk mengembalikan status Indonesia menjadi _upper middle income_ country pada tahun 2022 membutuhkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,0 Persen per tahun.

Menteri Perencanaan pembangunan Nasional menyampaikan, beberapa negara yang telah berhasil mengendalikan penyebaran virus Covid-19, mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang positif. Misalnya, China tumbuh sebesar 2,3 persen dan Taiwan tumbuh sebesar 3,0 persen.

“Faktor-faktor yang menyebabkan Cina, dan Taiwan tumbuh positif adalah dengan memberlakukan _Quick Respon_. Cina memulai lockdown selama 76 hari pada 23 januari sampai 8 april, membangun rumah sakit khusus dalam 10 hari.” ucap Menteri.

Sementara itu, Taiwan menetapkan protokol pengendalian di perbatasan negara dan karantina semenjak 31 Desember 2019, Januari-Maret 2020 memanfaatkan _big data_ untuk pendistribusian masker, menerapkan denda bagi pelanggar aturan karantina dan penumpang kendaraan publik tanpa masker.

“Pemerintah Indonesia telah melakukan 3 upaya penanganan Covid-19. Pertama, memperluas upaya kuratif untuk penanganan terhadap penderita Covid-19. Kedua, melakukan upaya promotif dan preventif termasuk vaksinasi Covid-19, dan ketiga yaitu _Herd Immunity_ di Indonesia (70%) yang diperkirakan akan dicapai pada Maret 2022,” ujar Menteri Suharso.

Menteri Suharso menjelaskan, kondisi pandemi menyebabkan Tren _e-commerce_ di dunia terus meningkat tajam. Penjualan _e-commerce_ di Indonesia meningkat mencapai 15,4 persen, jauh di atas pertumbuhan global sebesar 8,1 persen dan lebih tinggi dibanding negara-negara seperti India yang tumbuh sebesar 13,1 persen dan Afrika Selatan sebesar 10,0 persen.

“Pemenang nobel bidang ekonomi tahun 2015, Angus Deaton, dalam salah satu paper nya di bulan Januari 2021 mengatakan bahwa tidak ada _Trade-Off_ antara Kesehatan dan ekonomi: _fewer death means more income_. Negara yang berhasil menangani Covid-19, mengalami pemulihan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Di sisi lain, negara-negara yang mengalami tingkat kematian yang tinggi akibat Covid-19, mengalami penurunan pendapatan per kapita yang lebih besar, lanjut Menteri.

Kepala Bappenas menyampaikan, penangangan Covid-19 perlu difokuskan pada upaya untuk menurunkan tingkat penyebaran Covid-19 melalui kerjasama antara berbagai pihak: masyarakat, Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Daerah, meningkatkan jumlah _testing_ dan _tracing_ di seluruh daerah, sehingga menurunkan _positivity rate_ dan menurunkan angka reproduksi virus (Rt); serta melaksanakan vaksinasi sesuai sasaran yang ditetapkan.

Selanjutnya, di sisi pemulihan ekonomi, perlu difokuskan pada upaya untuk melakukan implementasi program pemulihan ekonomi secara tepat dan terukur, meningkatkan kepercayaan masyarakat dan investor, sehingga dapat melakukan aktivitas ekonomi, melakukan reformasi sistem kesehatan, sistem perlindungan sosial, dan sistem kebencanaan, serta mengembalikan jam kerja pada sektor industri dan pariwisata, serta mendorong investasi padat karya.

“Kita butuh kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak untuk mengatasi pandemi dan mencapai sasaran ini, kita mesti optimis dengan kerja cerdas, lekas dan tuntas,” tutupnya. (Zohiri)

Continue Reading

Trending