Connect with us

POLITIK

Silaturahmi Kebangsaan, PKS Kunjungi Partai Demokrat

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan jajaran DPP Partai Demokrat menerima silaturahmi Presiden Partai Keadilan Sejahtera Ahmad Syaikhu dan jajaran pengurus PKS di Kantor DPP Partai Demokrat, Wisma Proklamasi 41, Jakarta Pusat, Kamis (22/4/2021) sore.

Kunjungan dan Silaturahmi diawali dengan pertemuan tertutup selama lebih kurang 1.5 jam, lalu dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat Maghrib berjamaah.

Ketum AHY mengucapkan terima kasih atas kehadiran Presiden PKS dan jajaran. “Malam hari ini, baru saja kami melakukan silaturahmi kebangsaan. Dimulai dari tadi sore, sambil ngabuburit, kami isi dengan diskusi dan juga tentunya membangun nilai-nilai ke depan.

AHY juga ungkapkan, Kami tadi juga mengucapkan selamat kepada Presiden PKS yang terpilih pada bulan Oktober tahun 2020 yaitu Bapak Ahmad Syaikhu, dan kepengurusan yang baru. Kami mengucapkan selamat atas kepemimpinan dan semoga sukses memimpin PKS lima tahun mendatang.

“Saya tadi juga senang mendapatkan dukungan dan ucapan selamat tentunya dari teman-teman PKS atas situasi yang telah dihadapi dan dilalui Partai Demokrat tiga bulan terakhir ini, yang akhirnya kami bisa mempertahankan kedaulatan, kehormatan, dan eksistensi Partai Demokrat ini,” ucapnya.

Dalam silaturahmi kebangsaan tersebut AHY menyebut, ada tiga substansi utama yang dibicarakan dalam pertemuan Partai Demokrat dan PKS, yakni:

Pertama, terkait penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini, yang kita tahu, walaupun semakin banyak yang telah divaksin, angkanya sudah lebih dari 12 juta orang, tetapi jika dihitung atau dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia, kita masih harus bekerja keras.

“Sehingga kita berharap vaksinasi bisa dilakukan secara makin efektif, dan tentunya lebih membangun kesiapan masyarakat kita dalam menghadapi Covid-19,” AHY menerangkan.

Yang kedua, tekanan atau resesi ekonomi yang menjadi dampak utama dari Covid-19 ini, yang juga harus kita sikapi secara bersama-sama, termasuk dampak langsung terhadap ekonomi rakyat. Banyak masyarakat kita yang harus kehilangan pekerjaan, penghasilan, dan akhirnya menambah jumlah kemiskinan dan ketimpangan di negeri ini.

Kita sepakat bahwa dua isu utama hari ini tersebut harus menjadi perhatian, terutama dari PKS maupun Partai Demokrat. Dengan demikian, kami juga sepakat bahwa dalam segala diskusi berikutnya, kita bisa mengembangkan solusi-solusi terbaik.

“Kendati kedua partai ini tidak berada dalam pemerintahan nasional, tetapi kami juga memiliki suara di parlemen. Kami juga memiliki cukup banyak kepala daerah di berbagai wilayah, yang bisa kami titipkan pesan-pesan dan bahkan instruksi yang baik untuk bisa dijalankan oleh seluruh kader di daerah,” urai AHY.

Pada pembahasan terakhir ini, AHY menyampaikan terkait masa depan demokrasi di Indonesia. “Kita tahu, sejumlah lembaga internasional memotret demokrasi di Indonesia ini penuh dengan tantangannya tersendiri. Ada yang mengatakan kita saat ini berada di titik yang tidak baik.

AHY tambahkan, Bahkan dalam 14 tahun terakhir ini, demokrasi di Indonesia dianggap di angka yang paling bawah, dan ini semua menjadi tantangan buat kita.

“Mudah-mudahan suasana pandemi Covid-19 ini tidak kemudian serta-merta menutup ruang demokrasi yang sehat, dan kita berharap justru demokrasi bisa kita tegakkan karena ini juga menjadi pilar utama bagi keberlangsungan dan masa depan bangsa kita,” harapnya.

Sementara Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang sangat hangat. “Saya atas nama Partai Keadilan Sejahtera mengucapkan terima kasih atas segala penerimaan yang begitu hangat dan begitu cair

“Sehingga berbagai masalah-masalah yang tadi dibahas Alhamdulillah bisa mendapatkan kesepakatan,” ujarnya

Ahmad Syaikhu menambahkan, tadi dalam diskusi, yaitu terkait dengan perlunya juga penegakkan hukum, sehingga betul-betul hukum ini berpihak pada kebenaran dan keadilan, bukan berpihak kepada kekuasaan.

“Sehingga siapa pun yang melakukan pelanggaran hukum, itu tentu harus mendapatkan perlakuan yang adil, sehingga masyarakat akan melihat bahwa dalam proses penegakkan hukum adil,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut Ahmad Syaikhu juga mengungkapkan, kami juga sangat mengutuk keras terjadinya berbagai tindak-tindak radikalisme, terorisme, separatisme, dan sebagainya. Kiranya ini menjadi perhatian dari semua elemen anak bangsa Indonesia.

“Dan mudah-mudahan dengan seluruh komponen elemen anak bangsa ini bersatu, insya Allah berbagai tindak-tindak terorisme, radikalisme, separatisme, dan insya Allah akan bisa diredam dari bumi Indonesia yang kita cintai,” pungkasnya.

Saat menerima PKS, Ketum AHY didampingi antara lain Sekjen Teuku Riefky Harsya, Bendahara Umum Renville Antonio, Ketua Fraksi DPR RI PD Edhie Baskoro Yudhoyono, Sekretaris FPD Marwan Cik Asan, Waketum Vera Febriyanti, Wasekjen Jovan Latuconsina.

Selain itu, ada juga Andi Timo Pangerang, Direktur Eksekutif Sigit Raditya, Kepala Bappilu Andi Arief, Kabakomstra Herzaky Mahendra Putra, Kabalitbang Tomy Satryatomo, serta Kepala Departemen Agama dan Sosial Munawar Fuad Noeh.

Sementara Presiden PKS didampingi, Sekjen Habib Aboe Bakar Alhabsyi, Bendahara Mahfudz Abdurrahman, Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini, Ketua BPKK Kurniasih Mufidayati, Ketua Bidang Ekku Anis Byarwati, Ketua Bidang Kepemudaan Gamal Albinsaid

Lalu hadir juga Ketua Bidang Humas Ahmad Mabruri, Sekbid Polhukam Suhud Alynuddin, Wasekjen Moh Rozaq Asyhari, Wasekjen Ahmad Fathul Bari, Kepala Staf Presiden PKS Pipin Sopian, dan Wakil Kepala Staf Presiden Baidillah Barra. (Amhar)

Continue Reading

POLITIK

Saling Apresiasi, AHY – Anies Ingin Terus Berkolaborasi

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Keluarga besar Partai Demokrat ingin terus bersinergi, berkolaborasi, dan mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah DKI Jakarta dalam menangani dan menghadapi krisis pandemi, juga dalam rangka memulihkan ekonomi

Demikian kata Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada awak media usai melakukan silaturahmi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di Balai Kota Jakarta, Kamis (6/5/2021).

Lebih lanjut AHY mengungkapkan, menjadi pemimpin di masa pandemi merupakan kondisi yang sangat berat. Untuk itu, kinerja Gubernur Anies saat ini patut diberikan apresiasi.

“Kami apresiasi atas segala kinerja yang dikerjakan oleh Pak Anies Baswedan sebagai Gubernur Jakarta,” ucap Ketum AHY.

Selanjutnya AHY menyampaikan, bahwa silaturahmi ini dilakukan untuk meyakinkan kehadiran semua pihak dalam situasi negeri seperti sekarang ini.

“Kami hanya ingin meyakinkan bahwa dalam situasi negeri yang membutuhkan kehadiran kita semua, negara hadir, pemerintah hadir, partai-partai politik hadir, dan semua elemen bangsa juga harus hadir, itulah diskusi kita tadi,” jelas AHY

Jadi, kata AHY mudah-mudahan dengan banyak pengalaman dan diskusi yang kita lakukan, bisa memperkuat upaya kita berkontribusi untuk negeri ini.

“Mudah-mudahan silaturahmi semacam ini bisa terus kita jalin dan kita bawa ke tempat – tempat yang lain,” tutur Ketum AHY.

Menimpali, Anies dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada Ketum AHY dan seluruh jajaran Partai Demokrat.

“Kita mendiskusikan tadi bersama Mas Agus berbagai tantangan yang ada di Jakarta dan saya sampaikan apresiasi kepada Mas Agus dan seluruh jajaran Partai Demokrat yang selama ini telah bekerja bersama,” ujar Anies.

Lalu Anies menyebut, Partai Demokrat baru saja melewati masa ujian yang tidak sederhana, insya Allah ini akan membuat kepemimpinan makin solid, partai juga semakin solid, dan makin memberikan manfaat untuk semua.

“Kami terima kasih atas kesempatan untuk bisa menerima dan bersilaturahmi pada sore hari ini,” pungkas Anies menutupnya.

Saat pertukaran cinderamata, terlihat Gubernur Anies memberikan AHY sebuah buku yang berisi potret Jakarta selama pandemi

Buku yang berjudul ‘Potret Jakarta 2020: Kolaborasi Melawan Pandemi’. Sementara AHY memberikan Anies sebuah kaos bertuliskan ‘Muda adalah Kekuatan’.

Sebelumnya, Ketum AHY bersilaturahmi dengan para anggota FPD DPRD DKI Jakarta, di Kantor DPRD DKI. Karena jaraknya tidak terlalu jauh, Ketum AHY dan rombongan berjalan kaki menuju Balai Kota.

Tiba di lokasi pukul 15.36 WIB, Ketum AHY yang mengenakan batik bercorak biru tua langsung disambut oleh Gubernur Anies. “Assalamualaikum, apa kabar Mas,” sapa AHY kepada Anies. “Waalaikumsalam, kabar baik Mas. Alhamdulillah sampai di sini juga, mari silahkan masuk,” jawab Anies.

Mendampingi Ketum AHY antara lain, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, Bendahara Umum Renville Antonio, Kepala Badan Komunikasi dan Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra

Tak ketinggalan hadir juga Ketua Badan Pembinaan Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat Herman Khaeron serta Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Santoso. (Amhar)

Continue Reading

POLITIK

Wow..! Dua Gugatan Komplotan Moeldoko Ditolak Pengadilan

Published

on

By

JanoerKoening, Kakarta – Perseteruan Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Gerombolan liar Moeldoko dan kawan-kawan yang menyelenggarakan KLB ilegal Deli Serdang 5 Maret 2021 yang lalu kembali mengemuka.

Hal ini terjadi setelah dua Gugatan Komplotan Moeldoko dimentahkan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di hari yang sama pada Selasa, 4 Mei 2021.

Mehbob, Tim Advokasi DPP Partai Demokrat AHY mengungkapkan, Pertama, Gugatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dan Jhoni Allen Marbun dkk tentang AD/ART Partai dinyatakan Gugur oleh Pengadilan karena Pengacara Penggugat sudah tiga kali tidak hadir sidang.

“Aneh, kalau sudah berani gugat, mengapa tidak berani hadir?,” tanya Mehbob menambahkan.

Mehbob menduga, ketidakhadiran para pengacara tersebut di Pengadilan lantaran terungkapnya kasus dugaan Surat Kuasa Palsu 9 pengacara dkk yang saat ini sedang dalam proses pemeriksaan Kepolisian untuk kemudian dibawa ke meja hijau.

Kemudian yang Kedua kata Mehbob, gugatan Jhoni Allen Marbun atas pemecatan dirinya sebagai Kader Demokrat yang otomatis memberhentikan dirinya sebagai Anggota DPR-RI, juga ditolak Pengadilan.

“Undang – Undang Parpol tegas mengatur bahwa kalau mau protes tentang pemecatan ya ke Mahkamah Partai. Kalau ke Pengadilan tentu salah kamar,” Tegas Mehbob menjelaskan.

Mehbob juga menegaskan, pihaknya juga sedang menggugat 12 (dua belas) mantan kader di PN Jakarta Pusat terkait Perbuatan Melawan Hukum.

Dia tambahkan, Mereka digugat atas dugaan melaksanakan KLB ilegal dengan peserta ‘abal-abal’ dan melakukan serangkaian kebohongan dengan mencitrakan dirinya sebagai pengurus partai yang sah.

“Kami tidak gentar! Kami siap membuktikan dengan fakta hukum bahwa tidak ada dualisme di dalam Partai Demokrat dan AHY adalah Ketua Umum yang sah.” tutup Mehbob. (Amhar)

Continue Reading

POLITIK

Grand Launching Partai UKM Berlangsung Sukses

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Partai Usaha Kecil Menengah (Partai UKM) menggelar acara Grand Launching Nasional pada Kamis, (29/04/2021) di Wet Coffe Jl. Slamet Riyadi 05 Kebon Manggis Matraman Jakarta Timur.

Acara berlangsung sukses dengan dimulai dengan Pengajian Ramadhan yang diisi ceramah agama oleh Kyai Khairul Fahmi Dasuki Sekretaris Dewan Pembina dan Waketum Forum Kyai dan Santri Nusantara (FKSN).

Deklarasi Akbar ini dilanjutkan dengan penyerahan Bendera Pataka, AD/ART, Stempel dan Jaket Partai UKM dari Syafrudin Budiman SIP selaku Koordinator Pendiri Nasional kepada H. Bustan Pinrang. Pengusaha dan pelaku koperasi ini didaulat sebagai Ketua Umum DPP Partai UKM.

“Kami atas nama pendiri Partai UKM menyerahkan amanah kepada H. Bustan Pinrang untuk bekerja memajukan Partai UKM agar berkibar di seluruh Indonesia. Partai UKM wajib lolos verifikasi administrasi Kemenkumham/Depkumham dan verifikasi faktual KPU RI untuk ikut Pemilu 2024,” kata Syafrudin Budiman SIP Kordinator Pendiri dan Inisiator Nasional Partai UKM.

Syafrudin Budiman SIP atau Gus Din sapaan akrabnya yang juga didaulat Sekretaris Jenderal DPP Partai UKM ini mengatakan, semua tanggung jawab penuh ada di Ketua Umum dan Sekjen untuk menjalankan roda organisasi.

“Dimana hal ini diatur dalam AD/ART Partai UKM, sehingga kepemimpinan H. Bustan Pinrang selaku Ketua Umum harus diikuti arahan dan petunjuknya kedepan,” ujarnya.

Kata Aktivis Mahasiswa 98 Surabaya ini, pelaksanaan grand launching Partai UKM ini berlangsung terbatas di tengah pandemi Covid-19, dimana tidak membuat undangan tapi hanya menginfokannya di group.

“Hampir semua pengurus inti DPP Partai UKM hadir, diantaranya ada dewan pakar, dewan penasehat, dewan pembina, Ketum, Sekjen dan Bendahara Umumnya, Dipl. T. Pratikno Rz,” ungkap Gusdin.

“Grand Launching ini sudah takdir bahwa kita harus ketemu disini. Semua ini rencana Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa membuat kita bekerja dan berjuang bersama di Partai UKM,” ujar Syafrudin sekjen Partai UKM di depan hadirin sekitar 100 orang lebih.

Dibeberkan olehnya juga bahwa Partai UKM ini tidak memanggil tetapi terpanggil. “Kita rilis, kita siarkan, ini ada partai pejuang UKM dan mereka terpanggil.

Usai sambutan Syafrudin Budiman SIP Kordinator Pendiri /Inisiator Partai UKM dilanjutkan dengan Pidato Politik H. Bustan Pinrang Ketua Umum DPP Partai UKM.

“Saya cuma kelas 3 SD tapi saya mau berjuang untuk bangsa dan negara ini. Partai ini jangan dijadikan tandingan tapi dijadikan mitra dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.” kata H.Bustan Pinrang Ketum Partai UKM mengawali sambutannya

Masih kata Bustan, dirinya tidak kuatir untuk pendanaan di masa akan datang yang mengakui kalau anggotanya para pelaku usaha UKM. “Saya menyarankan agar dibentuk koperasi syariah di Masjid-masjid sehingga pelaku UKM bisa pinjam dan bagi hasil,” sarannya.

Kata pria asal Pinrang Sulawesi Selatan, mudah-mudahan Partai UKM ini (anggota dan pengurus) agar jangan ada yang keluar. Menurutnya, kalau ada perbedaan pendapat, kalau ada masalah jangan dihindari tapi diselesaikan.

Partai UKM kata Bustan, sudah ada di 32 Provinsi, dimana diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha sehingga kemiskinan bisa dibasmi. Bustan juga menggambarkan partainya tumbuh dari bawah ke atas dan kuat seperti model Piramid.

“Tajam ke atas dan kuat di bawah. Itulah piramid. Partai UKM ini diharapkan mencapai parliamentary threshold (ambang batas parlemen) dengan menargetkan minimal mendapat suara 15 juta di pemilu 2024, paling tidak dua digit 10, 11 dan 12 juta pemilih,” pungkas Bustan di depan para jurnalis.

Continue Reading

Trending