Connect with us

Info TNI/Polri

Ohh! Yess! Jenderal Perkasa Resmikan Smart Instalasi Tahanan Militer Pomdam Jaya

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa meresmikan Smart Instalasi Tahanan Militer pada Selasa 20 April 2021, bertempat di Markas Pomdam Jaya, Jalan Sultan Agung No. 33, Jakarta Selatan.

Sebelum acara peresmian dimulai, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa menyaksikan atraksi unit satwa K9 Polisi Militer Kodam Jaya didampingi Danpuspomad Letjen TNI Chandra W Sukotjo, M.Sc., Panglima Kodam Jaya Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M. beserta Pejabat Tinggi TNI AD lainnya.

Dalam acara tersebut, terpantau aksi “adegan” tiga anjing pelacak dari Unit Satwa K9 melakukan penyerangan, juga memeriksa barang khususnya dalam melaksanakan tugasnya dengan melakukan pengendusan untuk mendeteksi barang-barang seperti narkoba maupun bahan peledak.

Usai adegan anjing beraksi, acara dilanjutkan dengan peresmian Smart Instalasi Tahanan Militer pertama TNI AD yang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kasad Jenderal Andhika Perkasa.

“Hari ini merupakan kebanggaan bagi kami karena untuk pertama kalinya TNI AD memiliki smart instalasi tahanan militer,” ujar Jenderal TNI Andika Perkasa.

Dijelaskannya, bahwa instalasi ini disebut smart lantaran seluruh fasilitasnya berbasis Information Communication Technologies (ICT). Selain itu, peralatan yang ada juga sudah diintegrasikan sedemikian rupa dengan artificial intelligence (AI), sehingga sangat aman dan sangat terkendali.

“Semuanya sudah bisa diprogram, tidak lagi manual, pengunciannya kemudian menyalakan lampu dan sebagainya. Semuanya sudah diprogram dengan elektronik, sehingga bisa otomatis,” ungkapnya.

“Tetapi juga lebih penting, instalasi tahanan ini lebih manusiawi, tidak mungkin lagi ada bullying, dan vandalisme di dalamnya,” tambah Kasad.

Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa juga berpesan menitip instalasi tahanan militer ini kepada jajaran Kodam Jaya agar bisa dimanfaatkan dengan baik.

Menurutnya, sebagai program pertama yang dimiliki, maka Jakarta menjadi tolok ukurnya.
“Saya titip Kepada pejabat kodam militer untuk benar-benar memanfaatkan kelebihan instalasi tahanan militer ini. Karena memang inilah yang seharusnya kita miliki, yang lebih manusiawi seperti ini,” jelasnya.

Saat ditanyai wartawan, KPK yang memiliki fasilitas tahanan di sini, tidak ada hubungannya dengan Tahanan Militer ini. “Jika sesuatu instansi lain mau menitipkan, itu bisa kita bicarakan,” ujar Kasad.

“Di tengah pandemi Covid-19, kita masih bisa mewujudkan Tahanan Militer ini. Kemudian, untuk pengembangan akan kita lakukan di wilayah yang cukup padat, dan untuk populasi TNI AD yang padat seperti di Jawa,” ujar Kasad menutupnya. (Amhar)

Continue Reading

Info TNI/Polri

Korpri Unit TNI AD Gelar Syukuran Peringati Hari Jadi ke-50 Korpri

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Memperingati Hari Ulang Tahun ke – 50 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Korpri Unit TNI AD menggelar acara syukuran secara sederhana yang gelar di Aula Jenderal Besar A.H Nasution, Markas Besar Angkatan Darat, Senin (29/11/2021).

Upacara Peringaatan HUT ke – 50 Korpri terpusat dilakukan secara virtual dengan Inspektur Upacara Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo. Dalam amanat HUT ke – 50 Korpri, yang mengusung tema ”ASN Bersatu, Korpri Tangguh, Indonesia Tumbuh”. Presiden Joko Widodo menyampaikan selamat ulang tahun ke – 50 kepada seluruh anggota Korpri di seluruh tanah air.

Pada acara syukuran HUT ke-50 Korpri TNI AD, Asisten Personel (Aspers) Kasad Mayjen TNI Wawan Ruswandi, S.I.P., M.Si ., sebagai Pembina Utama Korpri Unit TNI AD yang diwakili Waaspers Kasad Bidang Binpers, Brigjen TNI Hadi Basuki, S.Sos., M.M., M.Tr.(Han) menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Korpri yang memperingati hari jadinya ke -50 dan juga khususnya bagi Korpri Unit TNI AD.

Dalam sambutan tertulisnya, Aspers Kasad Mayjen TNI Wawan Ruswandi, S.I.P., M.Si. menyampaikan rasa bangganya, karena PNS TNI Angkatan Darat terus berusaha untuk menguatkan eksistensi, terus meningkatkan kompetensi dan kinerjanya dalam mendukung tugas pokok TNI AD.

“Keberhasilan dan prestasi yang telah dicapai oleh Korpri Unit Angkatan Darat hingga saat ini tentunya tidak terlepas dari peran, kerja keras, pengabdian, dedikasi, perjuangan dan pengorbanan segenap para pendahulu PNS Angkatan Darat selama berdinas di jajaran TNI Angkatan Darat,” imbuhnya.

Acara Syukuran HUT ke- 50 Korpri ini juga dihadiri oleh Ketua Korpri Unit TNI AD drg. Nora Tristyana, M.A.R.S,. Aspers Kasad dalam sambutan tertulisnya mengatakan, sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini yang semakin pesat, tentunya berdampak pada tantangan tugas dan tanggung jawab Korpri Unit TNI Angkatan Darat ke depan semakin berat.

Dihadapkan dengan tantangan tersebut, maka diharapkan peran serta seluruh personel PNS TNI AD agar meningkatkan kemampuan dan keterampilannya melalui jenjang pendidikan baik umum maupun militer. Berbekal dari meningkatnya kemampuan dan keterampilan yang dicapai diharapkan dapat menghadapi tantangan tugas di masa yang akan datang.

Acara Syukuran ini ditandai dengan pemotongan tumpeng dan doa. Kegiatan dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat. (Amhar)

Continue Reading

Info TNI/Polri

Usai Santuni Anak Yatim, Pangdam IM Tinjau Khitanan Massal dan Operasi Bibir Sumbing

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Achmad Marzuki menyantuni anak yatim di kediaman Pangdam IM, Kota Banda Aceh, Minggu (28/11/2021).

Usai menyantuni anak yatim, Pangdam bersama rombongan meninjau pelaksanaan bakti sosial yakni khitanan massal di Rumah Sakit Tingkat II Kesehatan Kodam Iskandar Muda (Kesdam IM) di Kuta Alam Kota Banda Aceh.

Selanjutnya, Pangdam IM meninjau operasi bibir sumbing dan celah langit-langit di Rumah Sakit Umum Malahayati, Jaya Baru Kota Banda Aceh.

Selama melakukan peninjauan di RS Tingkat II Kesdam IM dan RS Umum Malahayati, Pangdam IM berkesempatan menyapa para orang tua maupun pasien khitanan, bibir sumbing dan celah langit-langit.

Pangdam IM mendoakan agar operasi dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Semoga operasinya aman dan lancar serta semua pasien juga segera sembuh,” harap Pangdam IM.

Pada kesempatan yang sama, Andika Putriyani salah satu orang tua pasien operasi bibir sumbing, menyampaikan rasa bahagia karena mendapatkan pelayanan operasi gratis untuk putrinya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Kodam Iskandar Muda atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih kepada pihak yang telah membantu dan memfasilitasi kegiatan ini. Semoga Allah SWT membalas kebaikan bapak-bapak TNI yang telah sudi membantu kesulitan kami,” ungkap Andika Putriani dengan penuh haru.

Sementara itu, Kapendam IM, Kolonel Arh Sudrajat, S.H. mengatakan, adapun total anak-anak yang mengikuti khitanan massal sebanyak 36 orang.

“Semuanya disunat di Rumah Sakit Tingkat II Kesdam IM, anak-anak kita ini berasal dari beberapa daerah di Banda Aceh dan Aceh Besar,” katanya.

Sedangkan, lanjut Kapendam IM, total pasien operasi bibir sumbing sebanyak 34 orang yang berasal dari Kabupaten Pidie, Aceh Utara, Aceh Tenggara, Abdya, Bireuen dan Gayo Lues.

“Anak-anak kita ini datang dari beberapa wilayah dengan penanggung jawab langsung Dandim masing-masing,” kata Kapendam IM, Kolonel Arh Sudrajat, S.H.

Kapendam IM menambahkan, dua kegiatan tersebut merupakan kegiatan bakti sosial Kodam IM yang terus berlanjut dan diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga yang kurang mampu.

“Kodam IM melalui program-program bakti sosial terus melakukan sejumlah kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat Aceh. Kita ingin anak-anak Aceh selalu ceria dan gembira,” pungkas Kapendam IM.

Pada kegiatan tersebut juga dihadiri Kasdam IM Brigjen TNI Joko Putro Putranto, M.Sc., Irdam Brigjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han)., Kapoksahli Pangdam IM Brigjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si. dan para Asisten Kasdam IM.

Untuk diketahui, selama kegiatan itu berlangsung tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat guna memutuskan penyebaran Covid-19. (Amhar)

Continue Reading

Info TNI/Polri

Peras Polisi 2,5 Milyar Ketua DPP LSM TAMPERAK Jadi Tersangka

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Polres Metro Jakarta Pusat berhasil menangkap pelaku tindak pidana pemerasan dan pengancaman yang telah terjadi dibeberapa instansi pemerintah pada Jumat (19/11/21) pukul 16.40 WIB di Menteng, Jakarta Pusat.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi, S.I.K., M.H. dalam konferensi pers di Aula Lantai 6, Polres Metro Jakarta Pusat pada Jumat (26/11/21).

KPP (35) sebagai tersangka yang merupakan Ketua DPP LSM TAMPERAK mendatangi langsung badan instansi pemerintah untuk melakukan tindak pemerasan tersebut dengan bergaya sebagai pemberani.

Tersangka melakukan hal ini bersama rekannya RM (46) yang berperan untuk merekam atau melakukan dokumentasi serta ikut dalam melakukan pemerasan dan pengancaman.

“LSM ini datang ke berbagai instansi pemerintah tanpa mematuhi SOP yang berlaku di instansi-instansi tersebut, kemudian memviralkan videonya sehingga membuat kesan yang tidak bagus bagi instansi yang bersangkutan,” ucap Hengki dalam konferensi pers, Jumat (26/11/21).

Tersangka mendatangi beberapa instansi, diantaranya Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, BNN, Polres Jakarta Selatan, Bareskrim Polri, BSSN, dan Polsek Menteng.

“Modus operandinya mereka berbagi tugas, ada yang marah, kemudian ada alat perekam, membuat keonaran, kegaduhan, mendiskreditkan instansi, mengganggu kehormatan instansi, mendiskreditkan pimpinan instansi, memberikan tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar, dan sekaligus supaya terlihat berani di anak buahnya di seluruh Indonesia,” lanjut Hengki.

Kepolisian mengungkapkan kejadian ini bermula dari korban HW yang merupakan anggota polri Polsek Menteng yang diminta untuk mentransfer dana sejumlah 2,5 milyar yang harus dibayarkan saat itu juga.

“Yang bersangkutan dengan dalih untuk membuat satu juta baju LSM, yang satu bajunya harganya Rp250.000. Itu kalau dikalikan satu juta berarti 2,5 milyar. Harus bayar pada saat hari itu juga, dihitung ditempat harus bayar 2,5 milyar, kalau ngga, saya viral,” ucap Hengki.

Atas hasil pemeriksaan yang telah dilakukan terhadap korban, korban merasa takut karna diancam akan diviralkan melalui video dan dikirimkan surat dugaan pelanggaran proses penyidikan kepada presiden, pejabat negara, dan petinggi polri.

“Sebelum transaksi itu terjadi, pelaku sudah kita tangkap di Pesanggrahan, Jakarta Selatan,” jelas Hengki.

Setelah dilakukan penyidikan, ditemukan bahwa tersangka dalam melakukan pemerasan dan pengancaman senilai 2,5 milyar untuk pengadaan pakaian LSM TAMPERAK seluruh Indonesia sebanyak satu juta pcs, yang faktanya dana tersebut digunakan untuk keperluan pribadi, antara lain membayar hutang, membeli mesin cuci, dan membeli peralatan elektronik lainnya.

Untuk dana rekening LSM TAMPERAK masih dilakukan pendalaman oleh pihak kepolisian.

Barang bukti yang telah didapatkan oleh kepolisian antara lain, 76 potong seragam kemeja lengan pendek warna putih bertuliskan LSM TAMPERAK, satu unit laptop merk Asus dan Toshiba, satu unit handphone merk Vivo, satu buku tabungan rekening bank mandiri, satu buah kartu ATM Mandiri, 10 lembar surat dewan pimpinan pusat LSM TAMPERAK, Sembilan lembar amplop bertuliskan Dewan Pimpinan Pusat LSM TAMPERAK

Selain itu penyidik Polri juga menumukan satu lembar bukti pembelian AC, satu lembar bukti transfer Bank Danamon ke rekening Bank BCA senilai Rp5.000.000, dua lembar bukti transfer Bank Danamon ke Bank BCA dengan total Rp4.725.000, satu lembar bukti transfer Bank BNI ke Bank BCA senilai Rp.1.000.000, satu potong rompi bertuliskan LSM TAMPERAK, dua unit AC merek Sharp, dan satu unit mesin cuci merek Sharp.

Kedua tersangka dikenakan pasal 368 KUHP, 369 KUHP, dan Pasal 27 ayat 4 UU ITE dan akan ditambahkan persangkaan dalam UU TPPU dengan ancaman hukuman pidana penjara 6 tahun dan atau denda 1 miliar rupiah. (Amhar)

Continue Reading

Trending