Connect with us

Lifestyle

Benci HRS, Si Banci: Koreksi Keislaman Kalian

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Melalui Vidio pada saluran tiktok, Si Banci dengan ketulusan hatinya ungkapkan keprihatinannya kepada Umat Islam yang benci HRS.

Dengan tangisan mengekspresikan kesedihan dan kepedihannya, Si Banci Mempertanyakan jenis keislaman kalian hai orang-orang yang mengaku muslim tapi benci HRS.

Apa kata Sibanci tentang HRS? Berikut petikannya.

Si Banci: Kalian kenal HRS? Ketahuilah oleh kalian semua.

“HRS bukan Koruptor!, HRS bukan Pembunuh!, dan HRS bukan Kriminal,” sebut Si Banci dengan menangis.

Dengan tetesan air mata, Si Banci mempertanyakan sikap Umat Islam, “Tapi sampai sekarang, GW nggak ngerti kenapa HRS begitu di musuhin?,” ucapnya sedih..!

Air mata terus mengalir, Si Banci yang penasaran mengungkapkan, kenapa HRS begitu di takutin, bahkan parahnya, ada yang mengaku Muslim tetapi membenci HRS.

“GW, Sebanci-bancinya ini, sehina-hinanya ini di mata kalian masih bisa membedakan yang namanya Ulama dan yang bukan Ulama,” ujar Si Banci dengan nada sedih.

Dan HRS itu, kata Si Banci, begitu santun dan tegas! Dalam menyampaikan isi ceramahnya.

“So, buat Kalian yang mengaku Muslim tapi tak bisa menghormati HRS, please! Koreksi lagi Muslim yang Kalian maksud itu jenis apa,” pesan Si Banci, mengakhiri ungkapannya dengan sedih menangis.

Oleh : Jamhari, penulis adalah Penggiat Medsos, yang melansir dari Vidio pada saluran Tiktok, Sabtu (20/3/2021).

Continue Reading

Lifestyle

Semarakan Lebaran, Perkampungan Budaya Betawi Gelar Kesenian Reguler

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Dalam rangka menyemarakkan Lebaran di Jakarta, khususnya di Perkampung Budaya Betawi, kami Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi menggelar Pergelaran Kesenian Reguler pada tanggal 8 Mei 2022 di Amphitearter Zona A Perkampungan Budaya Betawi.

“Kegiatan ini digelar dalam rangka mendukung helatan Kegiatan Lebaran di Jakarta yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta,” ungkap Imron Yunus, Kepala unit pengelola kawasan perkampungan budaya betawi, saat wawancara dengan media usai acara, Minggu (8/5/2022).

Gelaran tersebut kata Imron, hari ini menampilkan rangkaian acara, yakni:

Pertama, Penampilan Topeng Betawi oleh Sanggar Setia Warga

Kedua, adalah Hadroh oleh Sanggar Avatar 07, dan

Ketiga, yaitu Ondel-ondel oleh Sanggar Betawi Gubug Reot.

Selain acara Pergelaran Kesenian Reguler ini, sebelumnya kami juga menyuguhkan Workshop Budaya Betawi pada tanggal 7 Mei 2022 dengan menyajikan workshop Tarian Betawi dan Musik Gambang Kromong yang dapat diikuti oleh para pengunjung, selain para pelaku seni yang berlatih.

Dan adapula atraksi-atraksi eduwisata lainnya yang dapat dinikmati di sini selain kedua gelaran acara tersebut, antara lain:
1. Museum Betawi

2. Wisata Budaya, Wisata Agro, dan Wisata Air, diantaranya Replika Rumah Adat Betawi, Taman Alpuket Cipedak, Tanaman-tanaman langka Khas Betawi, kolam-kolam ikan atau empang, sajian kulineran khas Betawi di Rumah Makan Betawi, Delman berkeliling bantaran setu babakan, dan sepeda air

Animo masyarakat terhadap kegiatan-kegiatan yang kami hadirkan ini begitu besar, hal ini terbukti dengan banyaknya jumlah kunjungan dari semenjak hari pertama buka setelah Libur Lebaraan, yaitu dari tanggal 4 Mei hingga hari ini (8 Mei) kami mencatat 11.350 pengunjung yang hadir ke kawasan kami.

Namun tentu ketentuan kunjungan ini tetap mengacu pada Protokol Kesehatan sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 22 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan kegiatan Masyarakat Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa Bali, yakni :

1. Pengunjung yang datang wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi.

2. Pengunjung wajib mematuhi Protokol Kesehatan dan menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan)

3. Pengunjung wajib scan OR Code PeduliLindungi Ketika masuk dan meninggalkan lokasi

4. Anak usia 12 tahun diizinkan masuk dengan didampingi orang tua

5. Pengunjung wajib mematuhi pengaturan jaga jarak pengunjung minimal 1 (satu) meter.

6. Menunjukkan bukti sudah divaksin Covid-19, minimal dosis pertama (bukti sertifikat vaksin harus tertera dalam akun PeduliLindungi)

7. Bagi yang belum/tidak bias divaksin karena alasan kesehatan (dibuktikan dengan surat keterangan dokter), Penyintas Covid-19 (dibuktikan dengan PCR Positif terakhir) wajib menunjukan bukti tes Antigen hasil negative (maks 1×24 jam) atau bukti tes RT-PCR hasil negative (maks 2×24 jam) beserta KTP, Bukti tes Antigen / RTPCR harus tertera dalam akun PeduliLindungi.

8. Kapasitas maksimal 75 % (tujuh puluh lima persen). (Amhar)

Continue Reading

Lifestyle

Luncurkan Buku, Ratna Sarumpaet: Aku Bukan Politikus

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Bertempat di Museum Benyamin Sueb, Booknesia meluncurkan buku karya Ratna Sarumpaet berjudul “Aku Bukan Politikus”. Acara bernuansa perjuangan ini berlangsung lancar, meriah dan penuh khidmat.

Acara yang dikemas secara luring fan daring diselenggarakan di Museum Benyamin Sueb, di Kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Kamis malam (24/3/2022) dan juga disiarkan secara live melalui zoom meeting.

Mengisi acara nampak penampilan Seni Tutur Aceh yang mengisahkan perjalan seorang Ratna Sarumpaet, oleh Agus Nuramal Pmtoh.

Kemudian dikanjutkan adanya adegan penampakan penampilan monolog berjudul “Marsinah Menggugat” yang diperankan oleh Atiqah Hasiholan.

Dalam sambutannya, Ratna mengucapkan terimakasih atas kehadiran para peserta dalam peluncuran buku “Aku Bukan Politikus” yang ditulisnya saat berada di dalam tahanan dalam perkara penyebaran berita bohong atau hoaks penganiayaan.

“Saya teringat waktu menulis buku ini di tahanan, ya seperti meredam kemarahan. Saya rasakan kepala saya berputar ke televisi di sel, dan melihat keributan pilpres saat itu di sana, saya seperti mau mati,” ucap Ratna dengan nada sedih

Ratna Sarumpaet mengatakan saat ini harus berpikir, tidak lagi bertengkar dengan perkataan cebong-kampret. Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang diberkahi Tuhan Yang Maha Esa dengan kekayaan yang melimpah, yang disusul dengan berbagai sejarah.

“Negeri ini kayanya luar biasa. Internasional iri melihat betapa kayanya kita. Indonesia lahir, mengikuti kulturnya sendiri. Indonesia menyusun filosofinya, ideologinya juga, mengikuti perjalanan hidupnya, perjuangan-perjuangannya dan kulturnya. Itu lah Indonesia,” jelas Ratna.

Ratna juga katakan, Pancasila dan UUD 1945 tidak datang kebetulan dan datang begitu saja. Melainkan bekal yang diberikan oleh Allah SWT agar menjadi sebuah negara yang bersatu, bersaudara, saling merangkul, berbeda tetapi bersama. (Amhar)

Continue Reading

Lifestyle

Fahira Idris terima Penghargaan TOP Leaders Legislator Innovation & Performance

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Fahira Idris Anggota DPD RI asal Provinsi DKI Jakarta hari ini hadir menerima Penghargaan sebagai TOP Leaders Legislator Innovation & Performance 2022 dari Lembaga bersertifikat Seven Media Asia dengan Kegiatan Indonesia Leaders TOP Award Tahun 2022. Kegiatan berlangsung Jumat (11/2/2022) di Le Meridien Hotel Jakarta.

Fahira Idris mengucapkan terima kasih kepada Seven Media Asia atas apresiasi yang diberikan kepada saya sebagai INDONESIA TOP LEADERS LEGISLATOR 2022.

“Sejatinya apa yang saya suarakan dan saya lakukan tidak lebih dari menjalankan amanat konsitusi dan amanat rakyat yang diberikan kepada saya”, ujar Fahira Idris dalam sambutannya.

Fahira Idris melanjutkan, Jika pun apa yang saya suarakan dan perjuangkan mendapatkan apresiasi, saya akan menilai penghargaan ini sebagai catatan bagi saya untuk lebih giat menjalankan amanat dari rakyat, bekerja semakin cepat dalam menjemput aspirasi rakyat dan tidak boleh lelah menyebar manfaat bagi sesama.

“Kita semua tahu, pandemi yang sudah hampir berjalan dua tahun ini menjadi tantangan besar, tidak hanya bagi Indonesia tetapi juga bagi dunia. Tantangan besar ini hanya bisa kita lewati jika kita menghadapinya bersama, bahu membahu, bergotong royong, saling mengisi, saling menguatkan dan saling menyebar inspirasi”, tambah Fahira Idris yang juga Anggota Badan Sosialisasi MPR RI.

Fahira Idris menutup sambutannya, tentunya kita semua mempunyai optimisme bahwa apapun cobaan yang dihadapi bangsa ini, kita semua akan bisa melewatinya dengan baik. Karena bangsa ini lahir dari sebuah perjuangan luar biasa. Kita ini bangsa pejuang. Bangsa tangguh yang akan terus tumbuh.

“Seven Media Asia penyebar inspirasi,
Sebarkan semangat ke penjuru negeri,
Walau Indonesia masih dilanda pandemi,
Optimisme menjadi bangsa tangguh tidak akan pernah berhenti”,
Penutup Pantun Fahira Idris dalam acara penyerahan Penghargaan.

Continue Reading

Trending