Connect with us

Business

2021, Kemendag Dukung Penuh Pemulihan Ekonomi dari Dampak Pandemi

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi kembali menegaskan komitmen Kementerian Perdagangan dalam mendukung pemulihan ekonomi 2021 dari dampak pandemi Covid-19.

Menurutnya, Kementerian Perdagangan akan melaksanakan berbagai langkah penanganan serta kebijakan dalam menyikapi ekonomi dunia yang saat ini sedang sulit.

Hal ini disampaikan Mendag dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara virtual, hari ini, Senin (11/1/2021).

“Dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada di sektor perdagangan saat ini, Presiden Joko Widodo memberikan tiga mandat kepada Kementerian Perdagangan untuk segera dapat dilaksanakan,” ujar Mendag.

Tiga mandat tersebut, lanjut Mendag, pertama, menjaga stabilitas harga, terutama inflasi serta meningkatkan daya beli masyarakat. Kedua, membantu pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dalam menembus pasar ekspor. Ketiga, meningkatkan ekspor melalui perjanjian kerja sama perdagangan internasional, salah satunya dengan negara-negara tujuan ekspor nontradisional.

Untuk itu, Kemendag akan melaksanakan berbagai kegiatan dan kebijakan dalam melaksanakan mandat-mandat yang telah diamanatkan tersebut. Dalam menggerakkan perekonomian nasional, Kemendag akan memastikan arus barang tetap berjalan dengan baik.

“Kemendag berkomitmen terus menjaga stabilitas harga dan pasokan bapok agar terjangkau masyarakat, termasuk dalam menghadapi Ramadan dan Lebaran. Kami sudah memastikan ketersediaan barang penting seperti gula, daging, dan beras cukup dalam menghadapi hari besar tersebut,” jelas Mendag.

Selain itu, Kemendag akan terus membantu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam menembus pasar ekspor. Kemendag akan terus membantu UMKM agar lebih kompetitif sehingga dapat menembus pasar ekspor negara tradisional dan nontradisional.

Mendag menyampaikan, di Indonesia kini sedang terjadi fenomena baru, yaitu yang sebelumnya Indonesia dikenal sebagai negara pengekspor barang mentah dan barang setengah jadi, di masa yang akan datang Indonesia akan menjadi pengekspor barang industri berkualitas tinggi.

“Indonesia akan menjadi pengekspor barang industri melalui produk besi baja dan kendaraan bermotor. Kedua barang ini adalah fenomena baru dalam ekspor Indonesia di masa yang akan datang. Nilai yang disumbangkan kedua produk ini sangat tinggi dan menjanjikan,” terang Mendag.

Menurut Mendag, di masa yang akan datang apabila ingin menjadi pengekspor yang besar, kita harus membuka pasar kita agar menjadi lebih kompetitif.

“Karena dengan terbukanya pasar, maka akan mengundang investasi dan industrialisasi masuk. Dengan banyaknya investasi dan industrialisasi yang masuk, maka akan melahirkan berbagai peluang ekspor ke depannya,” jelas Mendag.

Mendag menambahkan, beberapa produk ekspor Indonesia yang saat ini jumlahnya signifikan adalah produk kayu, sebesar USD 3,44 miliar dan perhiasan, sebesar USD 7,88 miliar yang didominasi oleh padat karya.

“Banyak UMKM yang bisa kita galakkan dari sektor ini. Kedua barang ini akan terus kita dorong untuk UMKM dan semoga dapat menciptakan banyak lapangan kerja,” harap Mendag.

Secara kumulatif, total ekspor Indonesia selama Januari-November 2020 mencapai USD 146,78 miliar, sedikit mengalami penurunan yaitu 4,22 persen (YoY).

Pada sektor nonmigas, sepanjang Januari-November 2020 ekspor sektor nonmigas turun sebesar 2,18 persen, begitu juga dengan ekspor sektor migas turun 31,59 persen.

Nilai ekspor Indonesia pada November 2020 ke negara mitra utama terus tumbuh, antara lain ke Tiongkok tumbuh 16,17 persen (MoM), Jepang tumbuh 11,67 persen (MoM), India tumbuh 10,04 persen (MoM), Australia 16,56 persen (MoM), dan Korea Selatan tumbuh 7,12 persen (MoM).

Kinerja ekspor di beberapa negara di kawasan ASEAN dan Uni Eropa juga masih terus tumbuh, seperti ekspor ke Malaysia dan Thailand masing-masing sebesar 24,5 persen dan 8,79 persen; serta ke Jerman dan Belanda sebesar 35,38 persen (MoM) dan 7,52 persen (MoM).

Dalam kesempatan ini, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga juga turut menyampaikan berbagai pencapaian perundingan perjanjian perdagangan internasional pada 2020.

Wamen menjelaskan, untuk perjanjian dagang yang sudah berlaku adalah Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), ASEAN-Hongkong Free Trade Agreement (FTA), dan First Protocol to Amend ATIGA.

Pada 2020, telah dilaksanakan pula penandatangan perjanjian dagang Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dan Indonesia-Korea CEPA.

Selain itu, Indonesia juga menjalankan proses ratifikasi dalam Indonesia-EFTA CEPA dan Indonesia-Mozambik Preferential Trade Agreement (PTA).

Wamendag melanjutkan, tahun lalu juga menjadi catatan tersendiri dengan diperpanjangnya fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) Amerika Serikat untuk Indonesia dengan total 3.572 pos tarif produk dan dilaksanakannya WTO Trade Policy Review Indonesia ke-7.

“Memasuki 2021, Kemendag telah menargetkan untuk menyelesaikan 11 kesepakatan perjanjian perdagangan internasional dengan berbagai negara, salah satunya yang paling besar adalah EU-CEPA,” tutup Wamendag. (Amhar)

Continue Reading

Business

Webinar Ke Dua, IBM asmi: Go Digital, Go Asmi!

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Institut Binsis dan Multimedia asmi atau yang lebih dikenal sebagai Kampus Ungu mengadakan webinar series sebanyak 4 webinar pada bulan Juli ini. Webinar ini di gelar dalam rangka perayaan Dies Natalis IBM asmi yang ke 59.

Sebelumnya, pada Sabtu 17 Juli 2021 telah berlangsung webinar pertama dengan tema “Supply Chain Optimization Strategy for Millennials in the Maritime & Digital Business in the New Era” yang telah berlangsung dengan baik dan lancar.

Webinar kali ini merupakan webinar seri kedua yang berlangsung pada Kamis, 22 Juli 2021 dengan tema “Optimalisasi Peluang Bisnis Bagi Generasi Tangguh: Go Digital”.

Webinar ini juga sukses dengan dihadiri lebih dari 600 partisipan yang hadir dalam zoom dan disiarkan secara streaming di Youtube IBM asmi.

Acara awal dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan dibuka oleh Rektor IBM asmi, Dr. Freddy J Rumambi, M.M., dalam sambutannya menjelaskan rangkaian acara yang ada di Bulan Juli sebagai Bulan Dies Natalis IBM asmi, dengan 4 webinar series dan program asmi Peduli

“Yaitu asmi memberikan bantuan kepada Panti Asuhan dan mengadakan Vaksinasi gratis di Kampus IBM asmi pada bulan Agustus mendatang,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Rektor juga meminta kepada para narasumber untuk dapat memberikan kesempatan magang kepada para mahasiswa IBM asmi.

Selanjutnya disusul oleh sambutan Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Gideon (YLPG), Angelica Tengker. Ia menjelaskan tentang tema yang diambil yakni, asmiDIGItalk.

“DIGI diambil dari kata digital, dan sekaligus singkatan dari Dunia Inovasi Generasi Indonesia, dan berkaitan dengan tema webinar kali ini, yaitu mengangkat tema Go Digital, Go asmi!” pungkas Tengker.

Webinar kali ini dipandu oleh moderator Bapak Dr. Audrey Tangkudung, M.Si. selaku Dosen IBM Asmi dan Ketua ILUNI Sekolah Pasca Sarjana Universitas Indonesia.

Dalam paparannya, Drs. Teten Masduki selaku Menteri Koperasi & UKM yang diwakili oleh Arif R Hakim selaku Sesmen Koperasi & UKM menyampaikan, bahwa UMKM memiliki peran penting bagi perekonomian nasional sebanyak 64,2 juta dengan memberikan kontribusi terhadap investasi dan ekspor.

Menurutnya, target rasio kewirausahaan Indonesia pada tahun 2021 sebesar 3,55% dan 3,55% pada tahun 2024. Melalui penciptaan kewirausahaan muda atau milenial yang inovatif dan berkelanjutan, kita akan bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang berkualitas.

“Pelaku usaha yang cepat beradaptasi dalam metode perubahan dan membaca permintaan pasar serta beralih dari konvensional menjadi digital terbukti mampu bertahan di tengah pandemi ini,” ungkap Arief.

Webinar ditutup dengan pemaparan Royke Tumilaar, S.E., M.B.A. selaku Direktur Utama PT. Bank BNI sebagai narasumber yang terakhir. Beliau menyampaikan peran perbankan dalam optimalisasi peluang bisnis di era baru: Go Digital.

Royke Tumilaar menyebut, bahwa prospek usaha UMKM di Indonesia masih tinggi, karena UMKM masih berkontribusi besar terhadap ekonomi Indonesia.

“Bank BNI dalam hal ini mendukung UMKM dalam pemgembangan usaha dengan layanan digitalisasi yaitu program Personal Banking, Wholesale Banking dan Cashless & Digitak Ecosystem,” jelas Royke Tumilaar, menutupnya.

Acara ini dapat sukses atas dukungan semua pihak terkait dan juga tidak terlepas dari antusiasme peserta webinar dan kerjasama tim penyelenggara event ini. Dalam webinar ini juga terdapat kuis oleh MC sehingga suasana menjadi semakin menarik. Go Digital, Go asmi! (Amhar)

Continue Reading

Business

Webinar Peluang Usaha sebagai Inovasi Pengalaman Baru Di Era Pandemi

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil Menengah PRIMA Indonesia telah melaksanakan Webinar Seminar Peluang Usaha Selama 7 hari dengan Narasumber Profesional dan Pengalaman dibidang nya

Virtual zoom yang digelar dari 12 Juli sampai 18 Juli 2021 di ikuti oleh para peserta yang tidak hanya dari anggota saja namun ada kalangan umum pun ikut gabung. Dan setidaknya dalam sehari ada lebih 50 pelaku/pengamat UMKM yang berpartisipasi

“Alhamdulillah para peserta mengikuti acara Webinar peluang usaha sangat di respon baik sebagai inovasi dan pengalaman baru di masa Pandemi,” ungkap M. Umar Ketua Umum PMKM Prima Indonesia, senen (19/7/2021).

Umar tambahkan, “Kita tetap eksis berwirausaha dengan materi seperti : pengolahan sampah organik, ayam omega, bisnis daun teh kelor, pengrajin bunga plastik dari bahan sampah plastik, Jeruk pamelo, budidaya ikan nila Dll,” urai Umar.

Dengan hasil Webinar Seminar, kata Umar, Peluang usaha asosiasi pengusaha mikro kecil menengah prima Indonesia akan merealisasikan program tersebut menjadi peluang usaha/ bisnis antara narasumber dan peserta.

“Jadi, seminar peluang usaha dampak manfaat nya bagi peserta bisa melakukan usaha baru hasil mengikuti seminar peluang usaha, karna Narasumber manfaatnya banyak mitra kerjasama,” pungkas M. Umar.

Menimpali, Rita Sadino Kabid PAREKRAF menjelaskan, bahwa PMKM Prima Indonesia mengadakan seminar virtual zoom selama seminggu berturut turut ini, untuk menggali potensi-potensi dari daerah-daerah lain, yang sudah dikerjakan secara nyata dan bisa memberi peluang usaha dimasa pandemi ini

“Adapun tujuan kami menggelar Seminar ini guna saling berbagi pengalaman dan ilmu ke masyarakat yang bisa membangun perekonomian kerakyatan dari kita untuk kita oleh kita,” ujar Rita.

Terkait materi Rita Sadino menjelaskan, bahwa materi di berikan oleh pengurus-pengurus dari DPD2 atau DPC2 dari seluruh wilayah Indonesia melalui virtual zoom peluang usaha ini dan menggali potensinya.

“Jadi kegiatan kami tidak sekedar sekilas dan berlalu begitu saja, akan tetapi setelah selesai akan kita terapkan di daerah lain dalam bentuk nyata, sehingga pelaku-pelaku UMKM bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk keluarganya sendiri bahkan lingkungan sekitar,” tutup Rita Sadino, Kabid PAREKRAF. (Amhar)

Continue Reading

Business

Hadiri Acara Kadin, Presdir PT Enduro : Kita Bisa Saling Mengenal dan Mengerti Visi dan Misi Mereka

Published

on

By

JanoerKoening, Banten – Kamar Dagang dan Industri Tangerang Selatan Paradigma Baru (Kadin Tangsel PB) mengelar acara Mindset Leader dan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Hotel Mercure, Serpong, Tangerang, Selasa (16/02/2021).

Acara yang di buka oleh ketua DPRD Tangerang Selatan H. Abdul Rasyid, tersebut digelar selama dua hari dan dihadiri oleh Wakil Walikota Tangerang Selatan terpilih H. Pilar Saga Iksan, Kepala dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangsel Deden Deni, Ketua DPRD Tangsel H. Abdul Rasyid.

Antonius Hartono salah satu pengusaha di bilangan Tangsel yang juga adalah pengurus HIPPI mengatakan, ini acara dari kadin untuk mempertemukan antara pengusaha terutama tangsel dengan pemda yang baru saja terpilih (calon).

Dalam pertemuan ini, Kita bisa saling mengenal dan mengerti visi dan misi mereka seperti apa,” Ujar Antonius Hartono yang juga adalah Presiden Direktur PT Enduro kepada wartawan yang turut hadir di acara Kadin Tangsel, Selasa (16/02/21).

Lebih lanjut, Antonius menjelaskan, Acara pertemuan ini juga untuk meningkatkan UMKM, strategis utama untuk Kadin Tangsel mempunyai banyak rencana

“Diantaranya, berkumpul dengan semua kadin seprovinsi Banten di Tangsel dan melaunching sekolah leadership untuk para pengurus bersama Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI),” ujarnya.

Untuk itu Antonius mengajak semua pihak untuk lebih giat lagi dalam membangun perekonomian rakyat dalam dunia usaha.

“Jadi, dimasa Pandemi Covid-19 ini kita harus tetap semangat dan terus melakukan inovasi yang kreatif,” imbuhnya.

Selain itu katanya, kita juga harus tetap bekerja secara maksimal untuk memulihkan iklim usaha dan membantu memperbaiki dan memulihkan ekonomi Indonesia.

Kemajuan IT dalam dunia usaha membuat kadin Tangsel paradigma baru akan terus bersinergi dengan pemerintah kota Tangerang Selatan dalam hal UMKM dan pengembangan usaha yang saat ini kebanyakan berbasis industri 4.0.

Kadin Tangerang Selatan meyakinkan bahwa semua investor jangan ragu lagi untuk berinvestasi dan berkarya di dunia usaha di Tangerang Selatan.

“Ya mudah mudahan kedepan Tangsel akan lebih diberdayakan pengusaha lokalnya, yang selama ini terkesan terabaikan,” tutup Antonius. (Amhar)

Continue Reading

Trending