Connect with us

Sosial

Oh! Yess, Ke Deli Serdang Doni Monardo Berikan Bantuan DSP 500 Juta

Published

on

JanoerKoening, DELI SERDANG – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo bersama bersama Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi meninjau lokasi terdampak banjir bandang di Komplek Perumahan De Flamboyan, Kecamatan Tanjung Selamat, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (11/12/2020).

Dalam peninjauan tersebut, keduanya melihat langsung proses perbaikan tanggul penahan sungai yang rusak dan diduga menjadi faktor penyebab terjadinya banjir pada Jumat (4/12) pekan lalu.

Berdasarkan pengamatan langsung di lapangan dan hasil analisis sementara, Doni menilai bahwa dibutuhkan penanganan dalam jangka pendek terhadap sejumlah sungai mengalami pendangkalan atau sedimentasi sehingga mengakibatkan banjir.

Dalam hal ini, BNPB akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk pengerukan sedimentasi termasuk juga pelebaran sungai, sebagai upaya pengurangan risiko bencana.

Usai meninjau lokasi terdampak banjir, Kepala BNPB dan rombongan kemudian menyempatkan diri mengunjungi Markas Batalyon Arhanudse 11 BS Batrai Tempur Tj Anom yang dijadikan sebagai posko tanggap darurat bencana sekaligus lokasi pengungsian.

Di posko tersebut, Doni Monardo melihat kegiatan penyelenggaraan dapur umum guna memastikan makanan yang disajikan bagi para pengungsi sudah sesuai, baik takaran maupun porsi dan gizinya.

Dari dapur umum, Doni kemudian menyapa para pengungsi yang menempati salah satu ruangan di belakang pos dapur umum, markas batalyon.

Di sana, Doni melihat bahwa pengungsian sudah cukup memadai, akan tetapi dia menemukan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam kaitan protokol kesehatan.

Doni Monardo yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 meminta agar pihak penyelenggara pengungsian warga terdampak banjir dapat memisahkan antara kelompok rentan dengan mereka yang usia muda.

Hal itu dilakukan mengingat penularan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 masih berpotensi terjadi dari mereka yang berusia muda dan memiliki mobilitas tinggi kepada para kelompok rentan.

Apabila kemudian ada yang terjangkit COVID-19 tanpa gejala dan tidak sengaja menulari para kelompok rentan di pengungsian, maka hal itu dapat menjadi lebih buruk.

“Pelayanan kesehatan, makanan, air bersih, sanitasi dan juga obat-obatan terutama untuk ibu hamil dan juga anak-anak balita, ibu yang menyusui dan juga orang tua agar diperhatikan. Selain itu kita minta mereka juga dipisahkan untuk menjaga terpapar COVID-19,” kata Doni.

Hal tersebut segera direspon Gubernur Sumut Edy dan meminta Komandan Batalyon Arhanud untuk memisahkan pengungsi sesuai arahan Kepala BNPB.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Edy juga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan respon cepat tanggap dari Pemerintah Pusat melalui BNPB kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk penanganan bencana banjir.

“Terima kasih atas perhatian Bapak Doni kepada rakyat Sumut,” ucap Edy.

Dalam kunjungan itu, Kepala BNPB juga menyerahkan beberapa bantuan secara simbolis untuk penanganan korban banjir yang diterima Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, di halaman Batalyon Arhanudse 11 BS Batrai Tempur Tanjung Anom.

Adapun bantuan tersebut berupa tenda pengungsi 10 unit, matras 5.000 lembar, selimut 2.000 lembar, perlengkapan bayi 500 paket, perahu lipat PB 3 unit, masker kain 250.000 lembar dan pelampung 10 unit dan alat swab antigen 10.000 buah.

Kemudian BNPB juga menyerahkan bantuan berupa Dana Siap Pakai (DSP) sebesar 500 juta untuk penanganan banjir di Deli Serdang. (Amhar)

Continue Reading

Sosial

Kapan WC Untuk Sopir Angkot Jaklingko?

Published

on

By

Oleh: Suta Widhya SH, 5 September 2021. Penulis adalah Pengamat Sosial

Dinamika Jaklingko di Tanah Abang

Untuk terobosan transportasi di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta DR Anies Baswedan patutlah diancungi jempol. Bayangkan saja, lebih 3 tahun terakhir konsep Jaklingko telah membantu anggota masyarakat yang bekerja naik turun angkutan umum.

Bisa menghemat Rp 10.000 per hari dari Palmerah ke Stasiun Tanabang dengan Angkot Jaklingko merupakan sebuah langkah revolusioner yang diberikan oleh Gubernur DKI Jakarta kepada 1 orang warga Jakarta.

Bayangkan jika ada 200.000 orang pengguna Jaklingko per hari di Jakarta. Sudah menghemat Rp. 2.000.000.000 uang rumah tangga yang tidak keluar karena jasa Anies Baswedan membangun moda transportasi Jakarta Lingkar Kota (Jaklingko).

Sayangnya, mental para sopir tidak dibenahi oleh Gubernur DKI Jakarta DR.Anies Baswedan. Hingga saat ini tidak ada WC umum yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk para sopir angkot Jaklingko.

Akibat yang dirasakan oleh para penumpang yang turun di deretan angkot Jaklingko harus mencium “Aroma Parfum Paris”.

Diperkirakan 99,99 persen sopir angkot lebih lebih memilih kencing di balik kendaraan yang berhenti. Akibatnya, “parfum Paris” yang tidak sedap mengemuka saat penumpang berjalan ke arah Stasiun Tanabang atau menuju Halte Transjakarta yang berada di urutan depan sekali atau berjalan sekitar seratusan meter lagi.

Kemana dana yang keluar untuk membangun mental anak bangsa dengan “Perubahan Cepat Mentalnya”? Andai saja ada audit yang benar, pasti ditemukan kebohongan baru yang tidak masuk kategori hoax tulisan ini.

Continue Reading

Sosial

Serentak! 20 Mobil Sebar Masker Untuk Masyarakat Jakarta

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarya – Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 memasifkan pembagian masker kepada masyarakat melalui ‘Gerakan Mobil Masker Untuk Masyarakat’.

Adapun gerakan ini dimaksudkan agar program pemerintah meningkatkan disiplin masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan khususnya memakai masker bisa dilaksanakan oleh semua lapisan masyarakat.

Selama ini, untuk masyarakat khususnya golongan ekonomi lemah, memakai masker memiliki implikasi kewajiban untuk membeli masker yang mungkin menjadi hal yang memberatkan.

Untuk menanggulangi hal ini, BNPB akan memasifkan pembagian masker gratis khususnya di titik-titik aktifitas masyarakat seperti pasar, tempat ibadah dan lain-lain.

Untuk gelar pertama, kegiatan ini akan dilakukan di wilayah Ibu Kota Jakarta selama tiga hari mulai Kamis (12/8) hingga Sabtu (14/8). Selanjutnya kegiatan ini akan diteruskan di provinsi-provinsi lain di Indonesia.

Dari halaman gedung IS Plaza di bilangan Pramuka, Jakarta Timur, Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Letjen TNI Ganip Warsito melepas keberangkatan Mobil Makser BNPB beserta para rombongan secara simbolis dengan mengangkat bendera.

“Dengan membaca bacaan basmalah, saya lepas mobil rombongan masker BNPB. Bismillahirrohmannirrohim,” ucap Ganip.

Sebanyak 20 armada Mobil Masker BNPB dan kurang lebih 60 anggota relawan dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, kemudian menuju ke sejumlah lokasi yang telah ditentukan.

Sesuai rencana, tim-tim yang bertugas bersama Mobil Masker BNPB tersebut akan menyasar ke beberapa titik lokasi yang tersebar di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Sasaran pembagian masker ini mengarah ke beberapa tempat aktivitas masyarakat seperti pasar tradisional, pedagang kaki lima, terminal dan stasiun.

Melalui kegiatan Mobil Masker BNPB tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih patuh dan disiplin protokol kesehatan, meliputi kesadaran untuk selalu meningkatkan disiplin memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. (Amhar)

Continue Reading

Sosial

BNPB terima bantuan 5 unit Ambulans dari Grup Astra

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima bantuan 5 unit Ambulans dari Grup Astra, yang diinisiasi oleh PT Astra International Tbk, PT Asuransi Astra Buana, dan PT Toyota Astra Motor.

Pemberian bantuan ini diserahkan oleh Direktur Astra International Tbk Gita Tiffani Boer melalui daring. Penyerahan bantuan ini diterima oleh Kepala BNPB sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito di Gedung Graha BNPB melalui Presiden Direktur Asuransi Astra Rudy Chen, Jakarta Timur, Minggu (8/8).

Bantuan ini merupakan bentuk nyata para pihak terutama dunia usaha untuk ikut serta dalam upaya penanganan Covid-19. Dapat dilihat bahwa peran elemen konsep Pentahelix dapat bersinergi dan kolaborasi secara baik, demi tercapainya percepatan penanganan pandemi di tanah air.

Dalam sambutannya, Ganip menyampaikan apresiasi kepada PT Astra International Tbk atas perhatian dan kepedulian yang tinggi terhadap penanganan Covid-19 di tanah air.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT Astra International Tbk, atas perhatian dan kepedulian yang tinggi terhadap penanganan Covid-19 di tanah air,” kata Ganip.

Menurut Ganip, kecepatan penanganan pasien juga merupakan hal yang perlu ditingkatkan. Terkait dengan kecepatan penanganan pasien ini, keberadaan dan fungsi ambulans sangat penting. Terlebih lagi, ambulans juga digunakan sebagai penyambung moda transportasi bagi pasien yang mengalami kondisi memburuk ketika sedang melakukan isolasi mandiri.

“Hal ini sangat penting, agar kita dapat memastikan bahwa mereka yang melakukan isolasi mandiri terpantau kesehatannya, jika terjadi pemburukan bisa segera ditangani oleh fasilitas kesehatan terdekat sesuai dengan tingkat gejala yang dialami,” kata Ganip.

Menurut hasil peninjauan dilapangan, Ganip menyampaikan diantara kendala yang dihadapi oleh masyarakat yang isoman maupun yang isolasi di tempat isolasi terpusat yaitu kurangnya sarana ambulans sebagai moda transportasi para pasien yang memerlukan dukungan transportasi ketika memerlukan penanganan darurat. Direncanakan bantuan ambulans ini akan dialokasikan bagi tempat isolasi terpusat yang berada di Jakarta, Solo dan Yogyakarta. (Amhar)

Continue Reading

Trending