Connect with us

POLITIK

Yan Imbab: Supiori Butuh Pemimpin Siap Kerja, Bukan Baru Belajar

Published

on

JanoerKoening, SUPIORI – Calon Bupati Kabupaten Supiori, Drs. Yan Imbab mengungkapkan bahwa Kabupaten Supiori saat ini membutuhkan pemimpin yang sudah siap memimpin, dan langsung bekerja, ketika dilantik, bukan pemimpin yang baru belajar.

“Pasangan Drs. Yan Imbab dan Nichodemus Ronsumbre siap untuk memimpin Supiori, jika diberikan kepercayaan oleh masyarakat Supiori, kita tidak butuh waktu lalu, setelah dilantik, langsung kami kerja,” ungkapnya saat berorasi dalam kampanye pasangan IMANI yang berlangsung di Kampung Fanindi, Distrik Supiori Selatan, Kamis (26/11/2020).

Pria yang akrab dengan akronim Yanim ini berujar, bukan perkara mudah untuk mengatur sebuah pemerintahan, sehingga membutuhkan figur-figur yang mampu melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan.

“Tentu bukan perkara mudah, untuk mengatur birokrasi, tetapi jika saudara-saudara mempercayakan pasangan IMANI untuk memimpin Supiori, saya pikir pasangan ini punya pengalaman dan juga koneksi yang dapat mewujudkan komitmen Supiori Menuju Sejahtera (SMS),” ujarnya.

Yanim mengharapkan masyarakat Supiori dapat memilih pemimpin yang tepat, jangan memilih karena tergoda dengan janji-janji manis yang belum tentu bisa diwujudkan.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati Supiori, Nichodemus Ronsumbre mengharapkan masyarakat Supiori lebih bijak dalam menentukan pilihan politiknya pada Pilkada Serentak tahun 2020.

“Kita semua sudah mengetahui sosok bapak Yan Imbab, sehingga bapak-ibu nantinya menyesal jika salah memilih lagi, apalagi saya mau katakan bahwa dari 5 kandidat ini yang punya akses ke Provinsi Papua kan hanya IMANI,” tuturnya.

Lebih lanjut, Nicho menjelaskan bahwa pada kampanye yang dilaksanakan di Sorendiweri pada tanggal 5 Desember nantinya, akan menghadirkan para petinggi partai pengusung baik dari DPD I Golkar Papua maupun DPD I Demokrat Papua.

“Kita tentu mengharapkan kehadiran para petinggi sehingga memastikan bahwa dari setiap kampanye yang dilaksanakan, dan setia program dalam visi misi nantinya bisa diwujudkan mengingat koneksi yang telah terbangun dengan baik selama ini,” jelasnya.

Ditambahkan, pihaknya optimis dapat memenangkan pertarungan pada tanggal 9 Desember nanti. ”Sudah pasti kami akan menang, tidak ada kata menyerah bagi IMANI. (Amhar)

Continue Reading

POLITIK

Ketum PKB: Pemilu 2024 PKB Akan Tembus 3 Besar

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar secara resmi membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) III DPW PKB DKI Jakarta yang digelar secara virtual, di Hotel Kartika Candra pada Sabtu, 9 Januari 2021.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar mengatakan, bahwa PKB Insya Allah akan dapat menembus minimal tiga besar pada pemilu 2024.

Untuk itu, Muhaimin meminta kader PKB untuk bekerja keras guna mencapai target tersebut. Sebab, menurutnya, kerja keras seluruh kader PKB menjadi pelecut semangat meraih kemenangan pada masa depan.

Pada kesempatan yang sama, Muhaimin mengapreasiasi kerja keras seluruh kader PKB selama ini, baik dalam gelaran Pemilihan Umum maupun dalam mengelola partai.

“Selamat kepada pengurus yang berhasil mempertahankan suara, memenangkan Pilkada, mengelola partai dengan nilai yang bagus,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, saat ditemui media, Ketua Panitia Muswil III DPW PKB DKI Jakarta, Ahmad Muslim menyebut, dari pemilu ke pemilu yang banyak punya ruang untuk memilih adalah kaum muda

“Maka pada Muswil yang ke -3 ini, Kami mengkonsep bahwa bangkit, solid, menang, ijo rame-rame, asyiknya gaya millenial. Dengan konsep ini PKB kedepan bisa menyasar kaum muda untuk sadar berpolitik,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan suatu bangsa, suatu negara disaat kaum mudanya sadar tentang politik di era saat ini, dimana informasi hoax beredar dan kalau kaum mudanya tidak pandai berpolitik nanti bisa terjerumus pada isu-isu yang tidak benar

Terkait Covid-19 saat ditanya media, Muslim katakan sampai saat ini kita masih pada masa pandemi Covid-19, sehingga kita lebih memfokuskan pada acara secara virtual sementara pertemuan fisik dalam jumlah yang banyak kita hindari.

Adapun Bansos berupa sembako yang diberikan pada masyarakat terdampak Covid-19, PKB saat ini mengusulkan pada Pemprove DKI untuk memberikan dengan menggantikan dengan uang tunai. Karna kita tidak tau kapan berhentinya pandemi ini.

“Mudah-mudahan dengan adanya uang tunai itu, masyarakat lebih bisa memanfaatkan bantuan Pemprove dengan memilah dan memilih sendiri kebutuhan pokok yang mau di beli,” tutupnya. (Amhar)

Continue Reading

POLITIK

Dugaan Kecurangan TSM, Nico Kily_Kily akan Gugat Hingga Ke MK

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Calon Bupati Nicolas Johan Kilykily merasa adanya dugaan kecurangan TSM (Terstruktur, Sistematis dan Masif) dalam Pilkada Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) tersebut.

Dengan adanya dugaaan kecurangan tersebut, maka pihak Nicolas Kilykily akan mendaftarkan gugatan ke DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu), Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu), dan Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut Kuasa Hukum Nicolas Kilykily, Razman Nasution, kliennya dikalahkan oleh Money Politic dan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten MBD.

“Kami juga menduga ada kekuasaan yang bermain (pejabat setingkat gubernur) dan kekuatan partai politik yang diduga mengintervensi pilkada Kabupaten MBD,” kata Razman saat jumpa pers di Golden Boutique, Jakarta Pusat, Selasa (22/12).

Razman menegaskan, kliennya menolak hasil Pilkada Kabupaten MBD 2020. Maka dari itu pihaknya akan melakukan upaya hukum dan membawa persoalan kecurangan Pilkada Kabupaten MBD ke Bawaslu.

Adapun dugaan keterlibatan ASN, kata Razman, mulai dari Sekretaris Daerah (Sekda), Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Perhubungan, Camat, dan Kepala Desa dengan niat memenangkan paslon nomor 2 (petahana) Benyamin Thomas Noach-Agustinus Lekwardai Kilikily.

Nicolas Kilykily yang turut hadir dalam jumpa pers ini menjelaskan, bahwa hampir 80-90 persen ASN terlibat langsung untuk memenangkan paslon nomor 2.

“Bahkan setiap kampanye, petahana selalu dijemput oleh ASN. Mainnya kami lihat sangat terang-terangan, kami punya buktinya semua,” tegas Nicolas.

Terlebih lagi, lanjut Nicolas, Ketua KPU MBD ikut membagikan uang kepada pendukungnya agar memilih paslon nomor 2. Serta kepala marga di kasih Rp600 ribu.

“Kalau Decision Maker sudah terbukti melakukan pelanggaran siapa lagi yang kita percaya, lebih baik tidak usah ada pilkada langsung, tunjuk saja langsung petahana untuk kembali memimpin,” tegas dia lagi.

Kecurangan TSM yang petahana lakukan, kata Nicolas, sangat terang-terangan. Bahkan disaat masa tenang, mereka bagi-bagi sembako

“Sembako Covid-19 di bagi-bagi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Bupati (calon petahana) membiarkan itu yang seharusnya tidak boleh dilakukan,” ungkapnya.

Ini sebetulnya demokrasi mau di bawa kemana, kalau semua orang modelnya begini. Sangat disayangkan Bawaslu dan KPU yang harusnya netral malah memihak salah satu pihak.

“Harusnya sama-sama saling menyadari, bahwa tujuan Pilkada adalah memilih kepala daerah yang bersih dan membangun daerah dengan benar,” tutupnya. (Amhar)

Continue Reading

POLITIK

Suharso Akan Rombak Sistem Kerja di Tubuh PPP

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Perhelatan Muktamar IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berlangsung hari ini, Minggu (20/12/2020) memasuki hari ketiga, yakni penutupan acara.

Acara terakhir ini berlangsung di Bogor, Jawa Barat dihadiri oleh peserta baik fisik maupun virtual serta disaksikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, K. H. Ma’ruf Amin secara virtual.

Muktamar IX yang sudah berlangsung sejak 18 Desember 2020, selain membahas mengenai laporan pertanggung jawaban dari dewan pengurus partai, juga telah dilangsungkan pemilihan Ketua Umum PPP periode 2020-2025.

Dimana hasil pemilihan suara ini dimenangkan oleh Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum PPP yang baru.

Dalam pidato politiknya, Ketua Umum PPP terpilih Suharso Monoarfa menyampaikan mengenai sistem kerja yang akan diusungnya untuk partai.

“Kedepannya sistem kerja dalam PPP akan dibagi menjadi tiga kelompok yakni pertugas partai yang tugas utamanya melakukan kegiatan-kegiatan atau kerja elektoral, kedua kelompok pekerja sebagai engine atau influencer, ketiga kelompok suporter yakni kelompok organisasi management,” ujarnya.

Suharso menyadari bahwa di era digitalisasi ini, PPP membutuhkan kelompok pekerja influencer untuk mengurus partai dan menjawab tantangan digital.

“Maka yang diperlukan adalah kelompok pekerjaan sebagai influencer. Kita harus punya influencer di DPP. Jadi bukan hanya pengurus-pengurus yang diurus, tapi pengurus-pengurus yang benar-benar mengurus partai,” ungkap Suharso saat menyampaikan pidato politik.

PPP juga mengusung semangat baru dengan mengubah yel-yelnya menjadi PPP Menang, Umat Bersatu, dan Indonesia Bangun.

Acara Muktamar IX ini ditutup dengan pembacaan pidato singkat dari Wakil Presiden, yang mendoakan semoga PPP dapat menjadi partai yang solid dan gemilang di masa yang akan datang.

Dengan berakhirnya muktamar ini, artinya para pengurus sudah diberikan aba-aba untuk bergerak dengan semangat yang baru, mulai bekerja bersama-sama dan meninggalkan cara lama untuk memajukan partai dan memenangkan Pemilu 2024. (Amhar)

Continue Reading

Trending