Connect with us

Info TNI/Polri

Pangdam XII/Tpr Resmikan Laboratorium PCR dan Ruang Hemodialisa Kartika Husada

Published

on

JanoerKoening, Kubu Raya – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Muhammad Nur Rahmad hari ini
Selasa 10 November 2020 meresmikan Laboratorium PCR dan Ruang Hemodialisa di Rumah Sakit TK. II Kartika Husada, Kesdam XII/Tpr. wilayah Kalimantan Barat,

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita Ruang Laboratorium PCR oleh Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad dan pemotongan pita di Ruang Hemodialisa oleh Kadinkes Kalbar dr. Harisson, M.Kes.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad dalam sambutannya menyampaikan, saat ini keberadaan Rumah Sakit sangat dibutuhkan oleh masyarakat termasuk Rumah Sakit TK. II Kartika Husada, pasien yang dilayani rumah sakit ini cukup banyak, bukan hanya Prajurit, PNS dan keluarganya saja

“Tetapi juga masyarakat umum sehingga volume tugas yang harus diemban oleh Rumah Sakit TK. II Kartika Husada semakin besar,” tambahnya.

Disampaikan Pangdam juga, terlebih kondisi sekarang ini dengan mewabahnya Covid-19 menjadi suatu ancaman yang dapat melemahkan potensi sumber daya manusia Indonesia, khususnya masyarakat Pontianak dan sekitarnya

“Sehingga diperlukan adanya metode pemeriksaan medis untuk mengetahui adanya Covid-19 dalam tubuh seseorang yaitu pemeriksaan Swab Test PCR,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengatakan, Swab Test dan PCR tak terpisahkan dalam metode tes untuk menegaskan dianogsa Covid-19. Swab Test merupakan suatu cara untuk memperoleh sampel yang dilakukan pada nasofaring atau orofaring.

“Sedangkan PCR (Polymerase Chain Reaction) merupakan metode pemeriksaan Virus SARS CoV-2 dengan mendeteksi DNA Virus, yang hasil uji akan mengetahui seseorang positif atau negatif SARS CoV-2.,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan diresmikannya Laboratorium PCR untuk Covid-19 tentunya akan membantu dan mempercepat dalam mendeteksi sejak dini penderita Covid-19, sehingga pengobatan terhadap pasien akan lebih terarah dan terukur, kata Jenderal Bintang Dua ini.

Selain peresmian Laboratorium PCR, kata Pangdam, juga diresmikan Ruang Hemodialisa yang nantinya akan sangat membantu bagi penderita gagal ginjal dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya.

Dia tambahkan, sarana dan prasarana pendukung Hemodialisa sangat dibutuhkan dihadapkan dengan semakin meningkatnya jumlah penderita gagal ginjal di Indonesia.

“Setelah diresmikannya Laboratorium PCR dan Ruang Hemodialisa ini, diharapkan Rumah Sakit TK. II Kartika Husada dapat meningkatkan kualitas pelayanan terbaik kepada para pasien Prajurit TNI dan PNS beserta keluarganya maupun kepada masyarakat,” harap Pangdam.

Hal tersebut, kata Pangdam juga sangat sesuai dengan Visi Rumah Sakit TK. II Kartika Husada yaitu “Menjadi Rumah Sakit Pilihan Pertama dan Kebanggaan Bagi Prajurit TNI, PNS Kemhan dan Keluarganya serta Masyarakat Umum di Wilayah Kalimantan Barat.”

Jenderal Bintang Dua ini berharap kepada seluruh jajaran Rumah Sakit TK. II Kartika Husada, agar fasilitas yang hari ini akan diresmikan dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin

“Pelihara dan rawatlah sarana prasarana yang tersedia dengan baik agar masa pakainya lebih lama, serta tetap dapat memberikan pelayanan terbaik bagi pasien,” tutup Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.

Hadir dalam acara peresmian, Kapoksahli Kodam XII/Tpr Brigjen TNI Widhioseno, Kadinkes Kalbar dr. Harisson, M.Kes., Karumkit Tk. II Kartika Husada Kolonel Ckm dr. Noerjanto Rahardjo, Sp.PD, FINASIM, PJU Kodam XII/Tpr, Kabid Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kubu Raya Darmawansyah. (Amhar)

Continue Reading

Info TNI/Polri

Top! Paulus, Putra Papua Terpilih Sebagai Kabaintelkam

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi untuk posisi strategis di tubuh Polri.

Dalam rotasi tersebut, salah satu Kapolda yang dimutasi yakni Irjen Pol Paulus Waterpauw yang sebelumnya orang nomor satu di Polda Papua.

Melansir – kumparan.com yang mengungkap adanya Telegram yang tertuang dengan nomor ST/318/II/KEP/20121.

Telegram tersebut diteken langsung oleh AS SDM Kapolri Irjen Pol Sutrisno Yudhi Hermawan.

Dalam telegram tersebut, Irjen Pol Paulus Waterpauw diangkat jadi Kabaintelkam Polri menggantikan Komjen Pol Rycko Amelza yang diangkat jadi Kalemdiklat Polri.

Sedangkan jabatan Kapolda Papua akan diisi oleh Brigjen Pol Mathius D. Fakhiri yang sebelumnya menjabat Wakapolda Papua.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono membenarkan telegram tersebut.

“Benar,” kata Argo kepada wartawan, Kamis (18/2/2021).

Untuk diketahui, Inspektur Jendelar Polisi Drs. Paulus Waterpauw (Bintang II) ini merupakan putra asli Papua.

Selama ini Dia dipercaya memimpin menjaga keamanan di Papua yang kerap berurusan dengan Kelompok Sparatis Bersenjata (KKB). (Amhar)

Continue Reading

Info TNI/Polri

Tanggalkan Jabatan, Idham Aziz: Listyo Akan Membawa Polri Lebih Baik

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si., hari ini Rabu 27 Januari 2021, resmi menanggalkan jabatannya sebagai Kapolri. Jabatan tersebut resmi berpindah kepada Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Dalam penyampaian sambutannya, Idham suaranya sempat bergetar. Awalnya, Idham mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT karena kodrat dan iradat-Nya, Dirinya bisa menjadi kapolri ke-24.

Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si., mengatakan yakin jika Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., akan menjadi penerus dan pimpinan Polri yang lebih baik dari dirinya.

“Saya yakin dan berdoa di tangan dingin Bapak melalui program transformasi menuju Polri yang Presisi institusi Polri akan jauh lebih baik lagi,” ungkap Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si., dalam upacara serah terima jabatan Kapol di Ruppatama Polri, Jakarta (27/1).

Idham Aziz menambahkan, seperti kata orang bijak, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini.

Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si., juga menyampaikan selamat bertugas kepada Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Tak lupa menyampaikan permohonan maaf apabila melakukan kesalahan selama memimpin Korps Bhayangkara.

“Sebagai manusia biasa kami tentu tidak luput dari kesalahan dan khilaf, mohon dibukakan pintu maaf bapak dan ibu untuk jalan kami memasuki masa purna bakti,” ucapnya. (Amhar)

Continue Reading

Info TNI/Polri

Pangkoarmada I : Hari ini, Kita Fokus Menemukan Korban Pesawat Sriwijaya

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Hari ini Kamis, 14 Januari 2021, Panglima Koarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M. memimpin langsung pencarian Pesawat Sriwijaya Air bernomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak.

Diketahui, Pesawat Sriwijaya yang hilang kontak pada Sabtu pukul 14.40 WIB pekan lalu dan jatuh di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Sejak Operasi SAR ini dibuka oleh Basarnas, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan sejumlah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) serta tim Penyelam TNI AL yang terdiri dari Komando Pasukan Katak (Kopaska), Intai Amfibi Marinir (Taifib)

“Tak lupa TNI AL juga kerahkan Penyelam Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada I untuk membantu pencarian pesawat yang jatuh tersebut,” ungkap Pangkoarmada I.

Dia jelaskan, Unsur-unsur KRI TNI Angkatan Laut membantu Basarnas yang tergabung dalam Tim Gabungan untuk melakukan Search and Resque (SAR) Pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang dilaporkan lost contact.

Pangkoarmada I. Mengatakan, hal ini sesuai arahan Kasal, Laksamana TNI Yudo Margono S.E., M.M. yang memberikan semangat dan dukungan penuh kepada seluruh prajurit di lapangan dengan meninjau langsung proses pencarian di lokasi.

“Untuk itu, TNI AL langsung mengerahkan KRI dari Komando Armada I, KRI Teluk Teluk Gilimanuk-531 yang mengangkut Tim Penyelam TNI AL untuk membantu pelaksanaan Operasi SAR yang digelar oleh Basarnas,” ujarnya

Pangkoarmada I menambahkan,
Kemudian, KRI R.E. Martadinata-331, KRI Tjiptadi-381, KRI Teluk Cirebon-543, KRI Parang-647, KRI Kurau-856, KRI Tenggiri-865, KRI Cucut-886, serta Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) Denjaka, Kopaska, Taifib dan Dislambair juga membantu melakukan pencarian di tempat jatuhnya pesawat SJ 182.

Selain Itu, TNI AL mengerahkan KRI Rigel-933 yang merupakan kapal survei hidro-oseanografi yang memiliki beragam perlengkapan canggih dengan kategori multipurpose research vessel (MPRV).

“Secara umum, dalam misi SAR bawah laut, KRI Rigel-933 menggunakan empat alat yang dioperasikan bergantian, yakni multibeam echosounder, magnetometer, side scan sonar, dan ROV,” urai Pangkoarmada I.

Tercatat dari hari pertama, Tim Gabungan SAR berhasil mengevakuasi bagian tubuh korban dan serpihan pesawat.

Pada Selasa (12/1) petang, salah satu bagian dari kotak hitam yakni Flight Data Recorder (FDR) atau rekaman data penerbangan telah ditemukan tim Gabungan Penyelam dari TNI Angkatan Laut dan sudah diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C) Hadi Tjahjanto, S.I.P. di Dermaga JICT, Jakarta.

“Kini Tersisa Voice Cockpit Recorder (VCR) atau rekaman pembicaraan pilot yang masih dilakukan pencarian,” kata Pangkoarmada I.

Berdasarkan data manifest, pesawat jenis Boeing 737-500 yang diproduksi tahun 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru.

Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.

Pangkoarmada I menyebut, bahwa misi pencarian ini merupakan misi kemanusiaan, pencarian tetap kita fokuskan terhadap korban, apapun yang kita temui di bawah selalu diupayakan untuk diangkat.

“Terhadap Voice Cockpit Recorder (VCR) ada tim khusus yang tetap mengupayakan pencarian juga”. Pungkas Pangkoarmada I menutupnya. (Amhar)

Continue Reading

Trending