Connect with us

EKONOMI

APINDO Kecewa, Sejumlah Kepala Daerah Tidak Menetapkan UM Sesuai SE Menteri

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Sehubungan dengan adanya sejumlah Kepala Daerah yang menetapkan UM 2021 tidak sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/11/HK.04/2020 Tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada COVID-19

APINDO menilai kondisi saat Ini seharusnya seluruh elemen mengedepankan rasa terhadap krisis yang terjadi, sehingga segala tindakan dan keputusan yang diambil mustinya diajarkan untuk menangani dan menyelesaikan krisis bukan malah memperparah kondisi yang terjadi.

Oleh karenanya, APINDO mengungkapkan kekecewaan terhadap Gubernur Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, DKI dan Sulawesi selatan serta kepala2 daerah lain yang menetapkan tidak sesuai dengan SE Menaker tersebut.

Penetapan yang tidak sesuai dengan SE Menaker seharusnya mengacu kepada PP 78/2015, yaitu dengan mendasarkan kepada peninjauan KHL bukan malah mengambil diskresi tersendiri yang tidak mendasar.

Berdasarkan data analisis dampak COVID-19 terhadap pelaku usaha yang dilakukan oleh BPS didapati bahwa hampir seluruh sektor mengalami penurunan pendapatan dan kesulitan terkait pembayaran upah (sekitar 53,17 persen Usaha Menengah dan Besar dan 62,21% Usaha Mikro dan Kecil menghadapi kendala keuangan terkait pegawai dan operasional).

Ketua Umum APINDO, Hariyadi B. Sukamdani mengungkapkan, dengan penetapan UM yang tidak sesuai dengan SE, pihaknya dapat memastikan bahwa akan semakin mempersulit dunia usaha

“Yang pada ujungnya akan menyebabkan gelombang PHK besar-besaran dalam kondisi krisis,” ungkapnya dalam konferensi pers, Senen, 2 November 2020, di kantor APINDO, Jakarta Selatan.

Hariyadi mengatakan, jika Asosiasi pengusaha pada dasarnya sulit menerima SE Menaker tersebut, karena dalam kondisi memburuknya situasi ekonomi seperti ini seharusnya UM diturunkan sehingga kelangsungan bekerja pekerja/buruh dapat terjaga.

Dengan berbagai proses dialog dan diskusi, “kami berusaha untuk dapat memahami keputusan pemerintah, sehingga Pemerintah Pusat menetetapkan UM 2021 sama dengan UM 2020,” pungkas Hariyadi.

Senada dengan Hariyadi, Wakil Sekretaris Umum APINDO yang juga Wakil Ketua Dewan Pengupahan Nasional, Adi Mahfudz menambahkan jika PP 78/2015 serta aturan turunannya merupakan aturan yang disusun pada kondisi normal.

“Saat ini kita dalam kondisi tidak normal, yaitu pandemi Covid-19. Aturan PP 78 yang seyogyanya diharapkan dapat diterapkan menjadi tidak dapat diterapkan karena situasi dan kondisi yang ada tidak memungkinkan,” ujarnya

Dengan demikian, menurut Adi kondisi UM yang ada saat ini sudah berada di atas median upah. Hal tersebut menunjukan bahwa UM yang ada saat ini sulit dijangkau oleh dunia usaha.

Kondisi ini sebetulnya membuat dunia usaha kita sebagai bangsa menjadi tidak kompetitif. Kami sebagai pengusaha sudah berusaha sedapat mungkin untuk bertahan dalam terpaan covid dengan nilai UM yang demikian tinggi.

“Hal tersebut harus dipandang bahwa sebagai masalah bersama yang harus diselesaikan, sehingga penetapan UM 2021 sama dengan 2020 merupakan jalan tengah maupun sulit kami terima,” Adi menambahkan.

Untuk itu, APINDO mendorong pemerintah pusat untuk dapat membina kepala-kepala daerah yang melanggar SE tersebut, sehingga tercipta kepastian hukum dalam penetapan UM. (Amhar)

Continue Reading

EKONOMI

2020 Kara Coco Menjadi Sponsor Utama Bali Spirit Festival

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – KARA melalui produk kelapa berkualitas berupaya untuk berkontribusi dalam kegiatan olah raga dan kesehatan, seperti yang dilakukan BaliSpirit Festival. Kolaborasi antara KARA Coco dan BaliSpirit Festival diyakini dapat membawa pada kebaikan yang lebih menyeluruh.

KARA Coco beri dukungan pada kegiatan BaliSpirit Festival 2020. Festival yoga terbesar di Asia tahun ini telah memasuki edisi yang ke-13. Event yg digelar oleh Kryasta Guna Foundation ini akan diselenggarakan pada 29 Maret hingga 05 April 2020, bertempat di Bali Pumati Center of the Arts, Ubud, Bali

Noviana Kusumawardhani, The Media Manager BaliSpirit Festival mengungkapkan, diawali pada 2008, BaliSpirit Festival telah berkembang menjadi festival kebugaran jiwa dan
tubuh terbaik yang pernah ada.

“Adapun tujuan kegiatan ini ialah menumbuhkan kesadaran dan
memelihara potensial individu untuk kebaikan yang positif bagi tubuh dan raga,” ujarnya, dalam Prescon Press di FX Semanggi, Senayan, Jakarta, Jum’at (6/3/2020)

Noviana juga mengatakan, bahwa festival ini pun menawarkan lebih dari 300 workshop dengan lebih dari 140 instruktur yoga, tarian dan musik
yang berasal dari berbagai belahan dunia.

KARA Coco, yang merupakan 100% air kelapa murni terbukti menjadi sumber elektrolit alami yang sarat akan nutrisi. Kandungan air kelapa murni yang diperoleh dari kelapa asli sangat ideal untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang pasca aktifitas berolahraga.

Tidak hanya untuk hidrasi, KARA Coco juga sangat bermanfaat untuk meredakan tingkat stres sehingga dapat
memaksimalkan manfaat dari kegiatan yoga dan mediasi yang telah dilakukan.

Dukungan KARA Coco dalam kegiatan Balispirit Festival merupakan bagian dari komitmen KARA untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan tubuh dan pikirannya. (Amhar)

Continue Reading

EKONOMI

DuniaFintech.com Berikan Penghargaan 10 Startup Fintech

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – DuniaFintech.Com dengan bangga memberikan penghargaan kepada 10 Startup Fintecth/Digital Terbaik. Kesepuluh perusahaan ini dinilai memiliki kontribusi positif terhadap perkembangan inklusi keuangan dan industri digital di Tanah Air baik dari segi inovasi maupun legalitas.

Adapun DuniaFintech Awards tahun ini diberikan kepada: KreditPintar, TrueMoney, Indodax, DanaKini, Xendit, AJAIB, DANA, Paper id, IndoDana, dan Honest Mining.

Malam penghargaan yang dihelat pada hari Kamis, 20 Februari 2020 di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta ini juga memberikan perspektif baru dari sisi pemerintah sebagai regulator.

Pada kesempatan ini, pemaparan di isi oleh Bapak Alvin Taulu selaku Kepala Perizinan dan Pengawasan Fintech Direktorat Kelembagaan dan Produk Industri Keuangan Non-Bank Otoritas Jasa Keuangan.

Dalam kata sambutannya, Karin Hidayat, Editor in Chief DuniaFintech.com mengatakan, para pemenang ini merupakan mereka yang memiliki dedikasi untuk negeri dan berjuang untuk terus menghasilkan produk multi-manfaat dan aktif dalam mengedepankan Iegalitas yang jelas pada setiap pergerakan dan kebijakan yang dijalankan.

“Kami berharap dengan terselenggaranya program DuniaFintech Awards 2020 ini dapat menjadi pemacu semangat para inovator fintech dan industri digital dalam mempermudah akses keuangan yang Iebih baik Iagi bagi Indonesia,” pungkas Karin. (Amhar)

Continue Reading

EKONOMI

Yasunli 40 Tahun Berkontribusi dengan Produk Berkualitas

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Selama 40 tahun menjalankan bisnis secara B2B (business to business), Yasunli telah sukses mentransformasikan plastik menjadi berbagai macam produk yang memberikan kemudahan bagi kehidupan masyarakat Indonesia sehari-hari.

Tanpa kita sadari, produk yang kita gunakan sehari-hari terbuat dari rangkaian plastik yang merupakan bagian dari kontribusi Yasunli, seperti kendaraan bermotor, helm, mesin cuci, printer, dan lainnya.

Selama 10 tahun terakhir, Yasunli telah membukukan pertumbuhan mencapai 200%. Kontribusi terbesar oleh produk parts mesin cuci dimana 40% dikuasai oleh Yasunli.

“Yasunli merupakan perusahaan yang selama 40 tahun ini turut berkontribusi dalam berkembangnya perusahaan-perusahaan multinasional di Indonesia dengan produk-produknya yang berkualitas.”

Jouw Erwin, Direktur Eksekutif PT. Yasunli Abadi Utama Plastik kepada media mengatakan, Kami telah berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan berbagai perusahaan produsen multinasional dari berbagai industri seperti otomotif, barang-barang elektronik rumah tangga, dan barang elektronik kantor

“Seperti Astra Honda Motor, Epson, Sharp, Gojek, Grab, dan lainnya,” ujar Jouw Erwin, Direktur Eksekutif PT. Yasunli Abadi Utama Plastik saat ditemui pada Press Conference Yasunli 40″ Anniversary tanggal 12 Februari 2020 di Ocha & Bella, Hotel Morrissey, Menteng.

Untuk Grab dan Gojek, Erwin menambahkan, Yasunli berkontribusi dalam pembuatan helm untuk mitra pengemudi dari kedua perusahaan tersebut.

Sejalan dengan semangat Yasunli untuk terus memudahkan hidup masyarakat Indonesia produk berkualitas buatan Indonesia, kedepannya Yasunli akan menghadirkan produk lainnya yang befokus kepada home & living products sesuai dengan semboyan Yasunli, yakni “Shaping Life Together” dimana Yasunli memiliki tujuan untuk membentuk kehidupan yang ideal bersama konsumen.

Salah satu contoh kongkrit dari home & living products yang direncanakan oleh Yasunli adalah berupa peluncuran produk penerangan atau lampu, yang diberi nama “The Serenity Collection.”

“Kami bercita-cita untuk menjadi pionir dalam produksi lokal produk lighting di tengah pasar Indonesia yang sudah didominasi oleh banyak produk Impor. Harapan kami dengan adanya produk lighting ini, kami dapat menemani konsumen dan juga terus tumbuh bersama mereka,” ujar Jouw Erwin.

Produk lighting terbaru yang rencananya akan diluncurkan di bulan Jull 2020 ini merupakan hasil kolaborasi Yasunli dongan Yasuhide Yokoi, desainer industri dari Jepang, yang nantinya akan diproduksi di Indonesia. (Amhar)

Continue Reading

Trending