Connect with us

Daerah

Puadi : Ngopi Ala Penanganan Pelanggran Rumah Baru Untuk Diskusi Kepemiluan

Published

on

 55 total views,  3 views today

JanoerKoening, Jakarya – Kita ketahui bersama ngopi atau meminum kopi adalah bukan hal asing untuk kita. Ngopi juga adalah sebenarnya juga bahasa diplomasi karena dengan ngopi-ngopi membicarakan yang sangat seriuspun tetap santai dan nyaman.

Kegiatan ini dibingkai dengan nama “Ngopi Ala Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi DKI Jakarta” kini menjadi rumah baru untuk forum diskusi yang sifatnya serius dan sangat serius akan tetapi dengan nuansa santai.

Dan tentunya mengedepankan (Volksgeist) jiwa kebangsaan atau Principles Of Law asas-asa yang mengatur semua aspek kepemiluan yang ada di dalam satu system hukum, dengan tema yang diangkat adalah “Penegakkan Hukum Pemilihan dan Protokol Kesehatan pada Pilkada 2020”

Bawaslu, KPU dan DKPP tentu berangkat semuanya dari sebuah peraturan perundang-undangan atau hukum Positif bisa dikenal juga dengan istilah The Spirit Of The People selaras dengan teori dalam bukunya Prof. Muhammad ketua DKPP yang dikenal keadilan bermartabat sebagai jiwa bangsa.

Sehingga pelaksanaan pilkada serentak di Tahun 2020 ini sangat berbeda dengan pilkada pertama kali ataupun pemilu pertama kali ditahun 1955.

Sejatinya lemabaga penyelenggara Kepemiluan menjalankan sebuah undang-undang dan tidak boleh keluar dari norma hukum sehingga hal ini pula menjadikan pro dan kontra di tengah masayrakat dengan di adakannya pilkada di tengah badai pandemic Covid-19 di Indonesia.

Berbicara kelembagaan Puadi mengatakan, bahwa berkaitan tugas dan wewenang yang diberikan Undang-undang tentu bawaslu melakukan naluri pengawasanya dengan stategi Pencegahan, Pengewasan dan Penindakan (cegah, awasi, tindak).

“Lalu dalam pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 juga disisi lain semua masyarakat sedang berupaya memotong penyebaran Virus Covid-19 yang sedang menjadi Pandemi di duania” ungkap Puadi Komisioner Bawaslu DKI Jakarta, Jum’at (16/10/2020).

Menurutnya, sudah menjadi perintah undang-undang maka bawaslu tidak mengurangi rasa (Volksgeist) menjujung jiwa kebangsaan yang berintegritas walau pelaksanaan tugas ditengah wabah Virus Covid-19 yang sudah menyebar 34 provinsi.

“Barang siapa yang melanggar dan dilaporkan atau menjadi temuan pengawasan aktif maka dengan tugas wewenang itu akan tetap diproses sebagaimana undang-undang mengaturnya,” Imbuh Putra Betawi (Puadi).

Provinsi DKI Jakarta walau tidak ada pilkada akan tetapi ada beberapa daerahnya berbatasan langsung dengan kota dan kabupaten yang melaksanakan pemilihan serentak tahun 2020

“Sehingga ruang-ruang diskusi menjadi satu cara bertukar informasi tentu saja berkaitan dengan pemilihan.,” jelas Puadi

Dia tambahkan, mungkin saja dengan batas yang tanpa pagar ini dimanfaatkan terjadinya pelanggaran pemilihan di luar wilayah kota dan kabupaten tersebut.

Diskusi Ngopi Ala Penangganan Pelanggaran ini mengundang Narasumber Bapak Sutarno sebagai Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Provinsi Jawa Barat, termasuk Provinsi yang sedang sibuk dalam Pemilihan serentak tahun 2020 dalam situasi Pandemi ini.

Mengangkat tema Menegakkan Hukum Pemilihan dan Protokol Kesehatan pada Pilkada 2020 dalam diskusi ini menghadirkan juga Narasumber dari KPU Provinsi DKI Jakarta yaitu Bapak Muhaimin,S.H selaku Ketua Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan hal ini menjadi lebih lengkap lagi.

“Ruang diskusi Ngopi Ala Penangan Pelanggaran untuk kali pertama ini akan memiliki seri-seri berikutnya setidaknya dua minggu sekali dengan mengangkat tema kekinian,” tutup Puadi penulis buku demokrasi, pemilu dan politik uang tersebut. (red/Ahr)

Continue Reading

Daerah

Monoarfa Deklarasikan Diri Maju Menjadi Ketua Umum Definitif Partai PPP

Published

on

By

 134 total views,  1 views today

JanoerKoening, Bogor – Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa memimpin rapat dengan DPW PPP Jawa Barat pada hari Jumat, 23 Oktober 2020, di Hotel Alana, Sentul, Bogor. Dalam rapat ini Suharso menyampaikan beberapa hal terkait pilkada 2020 dan muktamar PPP.

Berdasarkan hasil Mukernas ke-4 yang telah diselenggarakan awal tahun ini, salah satu hasil yang diperoleh yakni mengenai pelaksanaan muktamar. Dewan pimpinan dan para pengurus DPW se tanah air menyetujui bahwa muktamar akan dilaksanakan usai Pilkada 2020.

“Dalam keputusan Mukernas ke-4 yang telah diadakan awal tahun ini, salah satu isinya ialah bahwa kita akan melaksanakan muktamar setelah selesai Pilkada 2020, karena Pilkada ditunda ke Desember 2020 maka muktamar akan dilakukan pada bulan Desember 2020,” ujar Suharso.

Menjelang Pilkada 2020, banyak partai politik mulai berbondong-bondong menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada pimpinan yang baru, meskipun banyak juga parpol yang memutuskan tongkat kepemimpinan tetap jatuh pada pemimpin lama. Hanya PPP yang masih belum memilih ketua umum definitif.

Tekait rekrutment politik ke depan, Suharso menegaskan bahwa siapapun yang maju menjadi caleg pada Pemilu 2024 nanti, hendaknya bersikap tulus dan ikhlas terhadap sesama kader yang juga akan bertarung di daerah pemilihan yang sama, tidak saling menihilkan suara. “Harus saling ikhlas sesama kader, bahkan saling mendukung” . Dan bagi yang tidak terpilih, tetap berlapang dada dan istiqomah menjalankan tugasnya dengan baik.

Selain itu, Suharso juga mengingatkan untuk para kader agar saling berkomunikasi dengan baik. Komunikasi yang baik akan meningkatkan kondsolidasi yang baik juga, sehingga nantinya partai punya energi baru untuk memasuki Pilkada 2020 dan seterusnya.

“Kita harus punya energi dan kalori untuk Pemilu 2024, sementara Pilkada 2020 dan 2022 harus menjadi ajang sinergitas kekuatan kader.” “Semoga dengan begitu PPP dapat kembali berjaya dan insya Allah mengantongi suara pada Pemilu 2024 dengan jumlah suara yg melampaui jauh dari ambang batas parlemen,” kata Suharso.

Dalam kesempatan itu, di depan para pengurus DWP Jawa Barat, Suharso yang saat ini menjalankan fungsi sebagai pelaksana tugas ketua umum juga mendeklarasikan diri untuk maju menjadi ketua umum definitif PPP pada Muktamar IX yad.

“Hari ini, di Bogor, sebagaimana tadi disampaikan Ketua DPW Jabar, ibu Ade Munawaroh, bahwa saya dimiliki Jawa Barat, maka di depan para kader PPP seJabar ini, saya mendeklarasikan maju bertarung dalam Muktamar IX untuk menang menjadi Ketua Umum,” kata Suharso. Pernyataan deklarasi itu disambut meriah oleh para kader bertepuk tangan dan bertakbir, “Allahu Akbar”. (Amhar)

Continue Reading

Daerah

Tanah Longsor Muara Enim Akibatkan 11 Orang Meninggal Dunia

Published

on

By

 94 total views,  1 views today

JanoerKoening, Jakarta – Tanah longsor yang terjadi di Desa Tanjung Lalang mengakibatkan 11 orang meninggal dunia. Kesepuluh korban jiwa tersebut telah teridentifikasi oleh BPBD setempat.

TIM Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim bersama babinsa, bhabinkamtibmas, Tim SAR PTBA telah melakukan evakuasi korban terdampak longsor. Sebagian dari mereka sudah diserahkan kepada pihak keluarga korban.

Hujan dengan intensitas tinggi disertai kondisi tanah labil memicu tanah longsor. Lokasi kejadian berada di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Bencana ini terjadi para Rabu siang (21/10), sekitar pukul 14.00 WIB.

BPBD Provinsi Sumatera Selatan melaporkan lokasi tanah longsor tersebut merupakan penambangan batu bara tradisional di kedalaman sekitar 20 meter, berbentuk terowongan.

Sementara itu, pantauan di lapangan semalam (21/10) cuaca hujan deras masih berlangsung.

Berikut nama 11 orang yang menjadi korban tanah longsor di Kabupaten Muara Enim:
korban Tambang Rakyat longsor
1. Darwis (46), warga Tanjung Lalang
2. Hardiyawan, warga Tanjung Lalang
3. Rukasih, warga Tanjung Lalang
4. Sandra (25) warga Mulyadadi, Cipari
5. Joko (26), warga Penyandingan
6. Purwadi (60), warga Penyandingan
7. Sulfiawan (30), warga Tanjung Lalang
8. Sumarlin (35) warga OKU Selatan
9. Hupron, warga Lampung
10. Komardani (48), warga Sukaraja
11. Labisun (40), warga Lampung Utara

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG tiga hari ke depan, wilayah kecamatan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Sedangkan kondisi hari ini (22/10), cuaca diprakirakan cerah hingga malam nanti.

Masyarakat diimbau tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang. Sebagian wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan pada Oktober ini. Selain itu, kewaspadaan perlu ditingkatkan mengingat pengaruh fenomena La Nina yang dapat memicu curah hujan dengan intensitas hujan lebat. (Amhar)

Continue Reading

Daerah

Suharso Dukung Penuh Kadernya Untuk Maju Dalam Pilkada 2020

Published

on

By

 92 total views,  1 views today

JanoerKoening, Jakarta – Usai melakukan kunjungan ke DPW PPP Aceh dan DPW PPP Sumut, Plt Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarfa kembali melakukan kunjungan politiknya ke kantor perwakilan Partai Persatuan Pembangunan di berbagai daerah

Kali ini Suharso Monoarfa mengkonsentrasikan dengan mengunjungi kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sumatera Selatan.

Kunjungannya ini sekaligus menghadiri Rapat Koordinasi Teknis dan Bimbingan Teknis IT bagi Admin DPW dan DPC PPP se Sumatera Selatan pada hari Minggu, 18 Oktober 2020.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, Suharso menyatakan bahwa PPP membutuhkan strategi untuk menyiasati pelaksanaan Pilkada yang akan segera belangsung.

Dia tambahkan, Perlunya konsolidasi antar kader akan membantu membangkitkan kembali kejayaan partai PPP dalam memperoleh suara di Pilkada nanti.

“Dengan strategi ini mudaha-mudahan menjadi satu langkah baru bagi kita untuk dapat memperoleh suara dalam Pilkada 2020 – 2024,” ujar Suharso, dalam keterangan tertulisnya (18/10).

Dalam mempersiapkan Pilkada 2020 dan Muktamar pemilihan Ketua Umum nanti, Suharso Monoarfa menyampaikan dukungannya kepada kader-kader dari PPP Sumsel yang akan maju dalam Pilkada 2020.

“Dari 3 DPC PPP yang ada di Sumsel yang akan mengikuti Pilkada, Kita akan bantu dalam hal verfikasi, supaya partisipasinya menjadi lebih kuat, jadi Pilkada 2020 – 2024 kalau cara kerja kita seperti ini, persiapan kita seperti ini, Insya Allah Sumatera Selatan nantinya bisa memperoleh suara terbanyak,” ungkap Suharso.

Suharso juga mengingatkan kadernya untuk selalu memberikan dukungan kepada pemerintah, terutama dalam melakukan protokol Covid-19 dalam melaksanakan kampanye nanti. (Amhar)

Continue Reading

Trending