Connect with us

Daerah

GPMI Dukung Keputusan Anies, 14 September Jakarta PSBB Total

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Pemerhati Kota Jakarta Syarief Hidayatulloh mendukung keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menarik tuas rem darurat. Sudah sepatutnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil langkah ini.

“Saya mendukung total keputusan Gubernur Anies kembali ke PSBB awal yang super ketat. Kondisinya sudah mengkgawatirkan,” kata Syarief Hidayatulloh dalam keterangannya Rabu (9/9/2020) malam.

Syareif yang juga Ketua Umum Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) Jakarta Raya ini menyebut, tingkat keterisian tempat tidur isolasi dan ICU harian di Jakarta semakin meningkat.

Hal itu Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, hingga 06 September, presentase keterpakaian tempat tidur dan isolasi harian di 67 Rumah Sakit (RS) rujukan mencapai 77 persen. Diketahui, jumlah tempat tidur diisolasi di 67 RS rujukan adalah 4.456.

Sedangkan tingkat keterisian ICU harian di 67 RS rujukan meningkat menjadi 83 persen. Diketahui, jumlah tempat tidur ICU di 67 RS rujukan tercatat 483.

Ditambah, stok makam khusus jenazah dengan protap Covid-19 juga menipis. Stok lahan makam di dua Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus Corona, yakni di TPU Pondok Ranggon dan TPU Tegal Alur, kini mulai menipis. Tinggal 1.100 makam.

Diperkirakan, satu hingga dua bulan ke depan, blok makam khusus Covid-19 akan penuh. Apalagi jika tingkat penularan dan kematian perhari kian tinggi seperti saat ini.

“Selain itu, tenaga kesehatan juga kewalahan. Bahkan, sampai-sampai Pemprov DKI Jakarta merekrut tenaga kesehatan tambahan 1.000 lebih. Karenanya pergerakan warga memang harus dibatasi,” tandasnya.

14 September Mulai PSBB Ketat

Diketahui, dalam konferensi persnya Rabu (9/9) malam, sebagai langkah kebijakan rem darurat atau Emergency Brake Policy, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Gubernur Anies menyatakan, situasi wabah di Jakarta saat ini berada dalam kondisi darurat. Pemprov DKI Jakarta memutuskan menarik rem darurat dan kembali ke PSBB ketat. Mulai 14 September, pergerakan warga akan dibatasi.

“Warga akan kembali berkegiatan dari rumah, beribadah dari rumah, bekerja dari rumah dan belajar dari rumah. Mulai Senin 14 September, seluruh kegiatan perkantoran akan dilakukan dari rumah dan akan ada 11 bidang esensial yang diperbolehkan beroperasi,” kata Gubernur Anies.

Kata Gubernur Anies, ada 11 bidang non esensial yang izinnya dikeluarkan akan dievaluasi kembali. Seluruh tempat hiburan akan kembali ditutup. Kerumunan dan kegiatan yang mengumpulkan dilarang.

“Tempat ibadah yang boleh dibuka hanya di level kampung atau komplek dan hanya boleh digunakan oleh warga setempat. Khusus tempat ibadah di zona merah dan wilayah dengan kasus tinggi tidak diperbolehkan buka,” tambah Anies.

Prediksi RS dan ICU Kolaps

Ditambahkannya, selama 6 bulan terakhir kasus Covid-19 di Jakarta didominasi 50 persen kasus OTG dan 35 persen adalah kasus gejala ringan-sedang.

“Selain itu, saat ini ambang batas kapasitas rumah sakit untuk ruang isolasi dan ICU sudah melampaui angka batas aman dan diperkirakan akan mencapai kapasitas maksimal di 17 September 2020 dan setelah itu akan fasilitas kesehatan DKI Jakarta akan kolaps,” ujar Anies memprediksi.

Meskipun kapasitas ruang isolasi khusus Covid-19 ditingkatkan sebanyak 20 persen menjadi 4.807 tempat tidur, maka seluruh tempat tidur itu akan penuh di sekitar tanggal 6 Oktober 2020.

Gubernur Anies juga menyampaikan kapasitas maksimal ruang ICU khusus Covid-19 di DKI Jakarta saat ini sebanyak 528 tempat tidur. Jumlah yang besar tersebut saat ini telah terisi 83 persen dan akan penuh pada tanggal 15 September dengan tingkat penularan wabah seperti sekarang.

Pemprov DKI Jakarta sedang berusaha menaikkan kapasitas ICU dilakukan hingga mencapai 636 tempat tidur. Namun tanpa usaha pembatasan lebih ketat, maka ICU khusus Covid-19 Jakarta sesudah dinaikkan kapasitasnya pun bisa penuh pada tanggal 25 September.

“Ingat, menaikkan tempat tidur bukan sekadar menyediakan tempat tidurnya, tapi memastikan ada dokter dan perawatnya, ada alat pengamannya, ada alat-alatnya, dan ada obatnya. Dengan usaha peningkatan kapasitas jangka pendek, tapi tidak disertai dengan pembatasan ketat, maka kita hanya mengulur waktu kurang dari sebulan saja sebelum rumah sakit kembali penuh,” tegasnya.

Anies menyebut, pandemi ini akan berakhir dengan harapan realistis melalui penemuan vaksin yang aman dan efektif serta terdistribusi secara merata.

Akan tetapi, vaksin tersebut tidak akan hadir dalam waktu 1-2 bulan ke depan. Vaksin baru akan hadir tahun depan sedangkan kondisi darurat sudah hadir di DKI Jakarta.

Maka, sampai datangnya vaksin nanti, kita harus bersiap melawan wabah dengan menjalankan pembatasan sosial secara serius dan berdisiplin tinggi. Seluruh jajaran Pemprov DKI berkomitmen untuk bekerja keras dan bersiaga penuh selama masa pembatasan ini untuk meringankan beban masyarakat.

“Kita akan kalahkan wabah ini bersama-sama. Cobaan wabah ini memang besar. Ini mungkin adalah cobaan terbesar dalam usia hidup generasi kita. Namun, cobaan besar ini bisa berkurang rasa beratnya bila kita saling mendukung,” pungkas Anies. (red)

Continue Reading

Daerah

Coach Addie Siap Bermitra Dengan Pemkab Ketapang dan Seluruh Pemda Wujudkan ASN BerAKHLAK  

Published

on

By

JanoerKoening, Ketapang – Beberapa daerah di Indonesia sudah mengadakan Pelatihan Internalisasi Core Values ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) dan Employer Brandung Bangga Melayani Bangsa di lingkup pekerjaannya.

Adi Supriadi MM atau akrab disapa Coach Addie mengatakan bahwa Pelatihan internalisasi Core Value dan Corporate Culture seperti ini sudah biasa dilakukan pihak swasta khususnya perusahaan-perusahaan Asing seperti Jepang, Amerika dan perusahaan Multi Nasional lainnya.

“Kegiatan ini biasa dilakukan oleh Perusahaan Multinasional, bahkan dilakukan secara berulang setiap tahun dan terutama untuk karyawan baru, Core Values ASN BerAKHLAK dan Employer Branding Bangga Melayani Bangsa adalah langkah maju Pengembangan SDM ASN Di Indonesia, Jangan sampai terhenti dan terus dikembangkan, “ Kata Adi Supriadi dalam cuitannya di Account Twitternya, Ahad, 10 Mei 2022.

Pria yang berpengalaman kurang lebih 20 Tahun menangani Sumber Daya Manusia (SDM) Perusahaan Multinasional di Jakarta ini lebih lanjut menambahkan bahwa adanya Core Values ini adalah hal yang patut disyukuri, tidak ada kata terlambat dalam memulai, walaupun bagi Negara maju ini sudah dilakukan puluhan tahun lalu.

“Core Values ASN BerAKHLAK ini akan dapat menyeragamkan nilai-nilai yang akan dianut ASN di Indonesia dan khususnya di Kabupaten Ketapang jika dilakukan secara konsisten,“ Kata Coach Addie.

Pria yang merupakan kelahiran Kabupaten Ketapang dan salah satu alumni ESQ Leadership menjelaskan bahwa ASN BerAKHLAK adalah fondasi dasar yang wajib dibekalkan kepada ASN yang baru masuk menjadi ASN dan penting diulang secara periodik baik ASN yang sudah lama.

“Ini akan menjadikan ASN Happy, Healthy dan Wealhty, dan membangun kesadaran mutlak tujuan menjadi ASN, langkah cerdas pembinaan untuk menurunkan Index Korupsi di Indonesia, ASN akan sehat secara fisik, Emosional, Spritual dan Mental,“ sambungnya.

Selanjutnya, Direktur Eksekutif DPP Asosiasi Praktisi HR Indonesia (ASPHRI) dalam paparannya menyampaikan bahwa apa yang dilakukan Pemerintah dengan program ini sejalan dengan harapan Oposisi, Jika Jokowi membuat Program ASN BerAKHLAK sedangkan HRS juga membuat Revolusi Akhak.

“Ini langkah penyatuan bangsa yang cerdas baik yang sedang bertugas menjalani amanah sebagai Pengelola Negara dan Opisisi yang selalu mengkritik Kinerja Pemerintah, Kata Kuncinya ada pada Revolusi Mental dan Revolusi Akhlak,” ujarnya.

Dalam Cuitannya, Coach Addie yang biasa berkeliling Jawa mengisi Pelatihan Pengembangan SDM ini  juga membagikan kalimat dari Mark Turner dan David Hulme (1997) yang mengatakan bahwa negara yang mengalami pertumbuhan yang pesat dan sustainable seperti Korea Selatan, Taiwan, Singapura, Thailand dan Malaysia memiliki organisasi sektor publik yang efektif.

“Artinya, mereka mentrasnformasi organisasi pemerintahnya menjadi organisasi yang berorientasi pelayanan. Sudah Saatnya Indonesia mengikuti Negara Maju lainnya, Tidak ada kata terlambat dalam memulai, tetapi akan lebih terlambat jika tidak segera dimulai,” ucapnya.

Founder Coach Addie Group ini juga mengatakan bahwa yang disampaikan bahwa Program ini merupalan sebuah transformasi, perubahan era, perubahan jaman dari 1.0 hingga 4.0 dan sebentar lagi adalah era 5.0.

“Untuk menghadapi segala bentuk perubahan kita lihat 100 tahun ke belakang, Arie de Geus meriset tentang negara negara yang mampu bertahan 100 tahun. Tidak lain karena harus memiliki core values dan core purpose, serta Corporate Culture yang Clear yaitu menjaga nilai nilai berAKHLAK dan tujuan sejati yaitu bangga melayani Bangsa,” imbuh Coach Addie

“Transformasi dan Kolaborasi adalah dua kata kunci untuk kemajuan Indonesia, hal ini juga sudah dicontohkan Anies Baswedan dalam membangun Jakarta, Hal utama yang didahulukan Anies adalah SDM nya, ini juga sejalan dengan lagu kebangsaan Kita Indonesia Raya, yang Kita harus bangun pertama kali adalah Bangun Jiwanya baru Bangun Badannya, Membangun Jiwa secara Kualitas manusianya dan membangun Badan secara pembangunan Fisik Insfrastruktur, “ lanjut Pria kelahiran Ketapang, Kalimantan Barat yang berdomisili di Kota Bandung ini.

Coach Addie juga mengajak insan ASN Ketapang Kalimantan Barat khususnya dan ASN seluruh Indonesia untuk mengikuti program pelatihan berbasis membangun ‘jiwa” ini, sehingga terbangun keluarga bahagia sejahatera yang amanah dalam pekerjaan dan hidup bahagia sejahtera tanpa harus mencuri uang negara.

Diharapkan program pelatihan pengembangan SDM berbasis Core Values tidak hanya hanya untuk ASN< tetapi pimpinan tertinggi di setiap daerah bisa mengikutinya, Dasar dari Program ini adalah adanya Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi serta surat edaran Menteri Dalam Negeri diterbitkan dalam upaya menyegerakan implementasi Core Values BerAKHLAK dan Employer Branding Bangga Melayani Bangsa ke seluruh ASN di Indonesia.

“Kita sebagai Pihak Swasta yang sudah lama menangani Pengembangan SDM berbasisi Core Value ini sangat gembira, bahkan terharu karena inilah yang harus segera dilakukan Pemerintah, sebagaimana Perusahaan-Perusahaan Maju seperti Hitachi, Toyota, Astra sudah melakukannya sejak lama, Pada dasarnyua Kita siap mendampingi Pemerintah untuk lahirnya ASN BerAKHLAK ini,“ Tutup Adi Supriadi.

Editor : Amhar

Continue Reading

Daerah

Sampaikan HUT Ke-9 Kabupaten Malaka, Agustinus Nahak Yakin Malaka Semakin Maju

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Agustinus Nahak, SH, MH, Ketua HAMI Bali Bersatu dan Ketua FBN Bali menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kabupaten Malaka ke-9.

“Selamat hari ulang tahun kabupaten Malaka ke-9 semoga semakin maju dan rakyatnya sejahtera serta mampu menjadi kabupaten hebat. “Ucapnya kepada awak media melalui daring di Jakarta, Minggu (24/4/2022)

Kabupaten Malaka, dibawah kepemimpinan Bupati Dr. Simon Nahak dan Wakil Bupati (Wabup) Louise Lucky Taoilin, S.Sos, perdana merayakan hari jadinya atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9.

Pasalnya, Kabupaten Malaka, sejak resmi menjadi daerah otonom baru (DOB), baru perdana merayakan hari jadinya atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9.

Untuk diketahui kegiatan dalam rangka hari ulang tahun kabupaten Malaka di antaranya lomba Pidato dan Launching pusat jajanan serba ada (Pujasera) yang akan dilksanakan di Lapangan Umum Betun, pusat Kota Kabupaten Malaka.

Selain itu, Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-9 Kabupaten Malaka akan disi dengan acara Festival Budaya Malaka, Stand Up Komedi, Musikalisasi Puisi.

Sementara puncak peringatan hari jadi Kabupaten Malaka, akan di selenggarakan pada Sabtu 23 April 2022.

Akan ada juga, Door Prize dan Fashion Show dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-9 Kabupaten Malaka tersebut.

“Sebagai putra yang lahir dan dibesarkan di Malaka maka berkewajiban untuk berbakti kepada kabupaten Malaka tercinta. “Pungkas Agustinus Nahak

Lipsus: Jalal

Continue Reading

Daerah

Terkini! Promosi HL. Gita Ariadi Menjadi Staf Ahli Menteri Pariwisata RI Didukung Nujumuddin

Published

on

By

JanoerKoening, NTB- Pengamat sosial ekonomi pertanian Dr.(C) Nujumuddin, M.Si. mengatakan, Rencana promosi HL. Gita Ariadi yang saat ini menjabat Sekda NTB menjadi salah satu staf ahli di Kementerian Pariwisata RI dinilai positif.

Aneka persepsi masyarakat bergelinting dengan promosi jabatan ini. Sebagaimana di masa gubernur HL. Srinata dulu yang mempromosikan Zaini Aroni menjadi Sekjen di Kementerian pendidikan dan Kebudayaan RI di Jakarta. Demikian dipaparkan Nujumuddin melalui pernyataan resminya kepada TIM TELUWALI, Sabtu (12/02/2022)

Sangat terasa kemajuan program di bidang PLS (Pendidikan Luar Sekolah) untuk masyarakat NTB di kala itu. Demikian juga dengan bertugasnya nanti HL.Gita Ariadi di tempat yang baru, bisa menjadi marcusuar bagi warga NTB dalam pembangunan pariwisata di daerah ini, terutama perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Rencana penempatan posisinya sebagai staf ahli di Kementerian Pariwisata, merupakan pendapat yang cerdas,pasalnya, Gita Ariadi pernah mejadi Kepala Dinas Pariwisata NTB dan menjadi komisaris di ITDC sebelum menjabat sebagai sekda NTB. Ungkapnya

Menurut Nujum, yang memiliki 6 orang putri ini gubernur NTB Zulkieflimansyah memiliki ide brilian di tengah musim Covid-19 mempromosikan putera terbaiknya HL. Gita Ariadi menjadi Staf Ahli Menteri Pariwisata RI. Walaupun rencana ini menempuh beberapa kerikil-kerikil liar.Ulas Nujum

Merunut ilmu tata personalia yang mana didalamnya mempelajari ilmu mutasi, manfaatnya adalah untuk promosi, penyegaran dan menghindari kejenuhan.

Bapak yang berhasil mencetak 4 putrinya lulus S2 ini, mengharapkan siapapun yang mejadi Sekda NTB pengganti HL. Gita Ariadi, bisa meniru dan bahkan melebihi kiat-kiat pendahulunya dan Nujum siap sebagai penguji pada pansel sekda NTB nanti bila dibutuhkan oleh gubernur NTB Zulkieflimansyah.

Lipsus: Teluwali

Continue Reading

Trending