Connect with us

Daerah

Napolion Fakdawer Di Lantik Sebagai Ketua DPD GerCin Papua Barat

Published

on

JanoerKoening, Manokwari – Hendrik Yance Udam (HYU), Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasonal Gerakan Rakyat Cinta Indonesia (DPN GerCin) secara resmi melantik Napolion Fakdawer sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Rakyat Cinta Indonesia Provinsi Papua Barat (DPD GerCin).

HYU juga melantik Julians Kadiwaru sebagai Sekjen dan pengurus lainya di Swis Bel Hotel Manokwari Selasa 18 Agustus 2020. Pelantikan tersebut di hadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinana Daerah (Forkopinda) Provinsi Papua Barat.

HYU dalam sambutannya mengatakan bahwa, kehadiran GerCin di Manokwari Provinsi Papua Barat di harapkan dapat menjadi laboratorium kader dalam mencetak kader-kader pemimpin masa depan bangsa.

“Terlebih khusus di Provinsi Papua Barat yang memiliki integritas, serta wawasan kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tambah HYU Tokoh Nasional asal Papua.

Kehadiran HYU melantikan DPD GerCin Papua Barat dengan membawah pesan-pesan kedamain cinta dan kasih sayang.

“Oleh sebab itu kader-kader Gercin yang baru selesai di lantik kiranya dapat mewarnai kehidupan sosial, ekonomi, budaya dan politik dengan semagat kedamain cinta dan kasih sayang, ujarnya.

Lebih lanjut HYU mengatakan bahwa, DPD GerCin Papua Barat harus bermitra dengan Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota yang ada, serta TNI/POLRI untuk percepatan akselerasi pembangunan di Bumi Cendrawasih.

Kehadiran DPD GerCin Papua Barat harus bisa memberikan konstribusi pemikiran yang konstruktif dalam mencari sebuah solusi strategis guna menyelesaikan persoalan bangsa yang ada di Papua Barat dengan cara-cara yang elegan tampah mengunakan kekerasan.

Sebab kekerasan tidak dapat menyelesaiakn persoalan justru kekerasan akan melahirkan kekerasan baru lagi. Namun gunakanlah pendekatan cinta dan kasih sayang dalam menyelesaikan persoalan yang ada.

Generasi muda yang ada di Provinsi Papua Barat harus bisa mengisi kemerdekaan RI yang ke- 75 Tahun dengan hal-hal yang positif dalam kehidupannya hari lepas hari sehingga tidak terjebak dalam pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan generasi muda yang ada.

“DPD GerCin Papua Barat harus bisa berada di garda paling terdepan dalam melawan semagat radikalisme, intoleran, berita hoax, terorisme dan saparatis yang ada di Provinsi Papua Barat,” pungkas HYU.

Sementara itu sambutan Gubernur Provinsi Papua Barat Drs Domingus Mandacang yang di bacakan oleh Staf ahli Gubernur bidang Ekonomi dan pembangunan Dr Nico Tike Utung.SE .MM mengatakan bahwa, kami dari pihak pemerintah Daerah Papua Barat memberikan dukungan kepada DPD GerCin Provinsi Papua Barat.

“Kiranya DPD GerCin Provinsi Papua Barat bersama pemerintah dapat bersinergi membangun tanah papua yang kita cintai bersama, menjaga dan merawat Indonesia, dan menjaga Tanah Papua dengan aman dan damai serta sejahtra,” tegasnya.

Di tempat yang sama ketua DPD GerCin Provinsi Papua Barat Napolion Fakdawer mengatakan bahwa, kami memberikan ucapan terimah kasih kepada Gubernur Provinsi Papua Barat serta seluruh Forkompimda yang sudah membantu suksesnya acara pelantikan DPD GerCin Provinsi Papua Barat.

“Saya sebagai Ketua DPD GerCin Papua Barat dan teman-teman yang baru saja di lantik oleh Oleh Ketua Umum DPN GerCin, akan terus begerak dan melakukan konsolidasi Organisasi di kabupaten dan kota yang ada di Papua Barat demi tegaknya NKRI di Tanah Papua,” Tutup Fakdawer. (Amhar)

Continue Reading

Daerah

Tinjau Pengungsian Gunung Merapi, Doni Munardo Ingatkan Protokol Kesehatan

Published

on

By

JanoerKoening, BOYOLALI – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengingatkan kepada seluruh komponen yang bergerak dalam penanganan pengungsi Gunung Merapi, termasuk para masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan Doni Monardo saat melakukan peninjauan lokasi pengungsian di TPPS Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (20/11/2020).

“Kami berharap seluruh hal yang berhubungan dengan protokol kesehatan, khususnya penanganan di wilayah ini betul-betul mendapatkan perhatian yang serius,” kata Doni.

Adapun protokol kesehatan menjadi penting, sebab di lokasi pengungsian juga memiliki potensi yang besar terjadinya penularan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

Selain itu, Doni juga meminta agar seluruh pihak dari luar pengungsian agar mematuhi aturan protokol kesehatan yang sama apabila hendak berkunjung ke lokasi pengungsian. Sehingga dengan penerapan protokol kesehatan yang baik dan benar, maka penularan dapat dicegah.

“Saudara-saudara kita yang ada di sini punya risiko yang tinggi untuk terpapar COVID-19, apabila ada orang dari luar yang positif. Mengingat tempatnya juga relatif terbatas,” kata Doni.

“Oleh karenanya kita harapkan seluruh pihak yang berkunjung ke tempat-tempat pengungsian harus mematuhi ketentuan yang telah diberikan oleh pemerintah,” imbuhnya.

Dalam peninjauan yang didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin beserta jajaran tersebut, Doni melihat bahwa warga pengungsian lebih banyak dari mereka yang termasuk dalam kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil dan menyusui, difabel hingga anak-anak.

Oleh karena itu, Doni meminta agar seluruh komponen yang memiliki kewenangan dalam penanganan pengungsi agar memberikan perhatian khusus. Sebab, kelompok rentan menjadi golongan yang mudah terpapar COVID-19.

“Bagi masayarakat yang kelompok rentan diharapkan untuk betul-betul bisa dilindungi. Untuk mereka yang lansia, punya masalah kesehatan, difabel, balita, ibu hamil dan menyusui ini mendapatkan perhatian yang sungguh-sungguh,” kata Doni.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPB Doni Monardo juga menyerahkan bantuan berupa Dana Siap Pakai (DSP) untuk penanganan siaga darurat Gunung Merapi senilai 1 Miliar.

Selain bantuan tersebut, BNPB juga memberikan dukungan bagi penanganan para pengungsi dalam kaitannya penegakan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 di lokasi yang menjadi tempat pengungsian sementara.

Adapun rinciannya adalah satu unit mesin antigen, 15.000 catridge antigen, 200.000 masker kain, 250 jerigen hand sanitizer masing-masing 4 liter kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali.

Dengan bantuan tersebut, Doni berharap agar aspek keselamatan dan kesehatan di tiap-tiap lokasi pengungsian dapat menjadi prioritas utama serta penanganan penungsi menjadi lebih baik.

Usai melakukan peninjauan tempat pengungsi Gunung Merapi di TPPS Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Kepala BNPB beserta rombongan kemudian beranjak menuju lokasi pengungsian berikutnya

Yaitu tempat Evakuasi Pengungsian Deyangan di Balai Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. (Amhar)

Continue Reading

Daerah

Sukuran Kantor Hukum EPZA: Komisioner KY Ucapkan Selamat!

Published

on

By

JanoerKoening, Medan – Tasyakuran (Sukuran) Kantor Hukum EPZA yang dirangkai dengan Penggajian Ikatan Keluarga Batahan Sekitarnya (IKBS) Kota Medan Sumut dilaksanakan di Jl. Madio Utomo No. 1D, Kelurahan Sidorame Timur, Kecamatan Medan Perjuangan pada Minggu 15/11/2020.

Kegiatan Sukuran dan Pengajian Kedaerahan tersebut berlangsung sejak pukul 13.00-18.00 wib, mengambil tema “Bulan Rabiul Awal adalah Bulannya Maulid Nabi Muhammad SAW”.

Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah Dewan Penasehat, Pengurus dan puluhan Anggota IKBS, termasuk Komisioner Komisi Yudisial RI, Dr. Farid Wajdi, SH M.Hum.

Ustd Zulkarnain Lubis saat memberi ceramah memaparkan bahwa kita saat ini sedang berada pada bulan Rabiul Awwal yaitu bulan Maulid Nabi besar Muhammad Saw.

“Mari kita berbenah dan memperbaiki diri kita seraya melakukan revolusi Ahlak. Disamping itu, hari ini kita berbahagia atas Sukuran Kantor Hukum saudara kita Eka Putra Zakran Nasution,” ujar Ustd Zul.

Akhlak anak bangsa ini semakin hari mulai semakin terkikis, untuk itulah mari kita berbenah, saya sangat setuju kalau kita mulai sekarang melakukan revolusi akhlak, tutup ustd Zul.

Muhammad Rizky, Ketua IKBS dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran anggotanya dan mengucapkan terima kasih kepada Eka Putra Zakran Nasution yang telah berkenan menjadi tuan rumah dan membuat acara pengajian dikantornya.

“Sukurlah ramai yang datang acara ini, sepertinya ada 20 Kg nasi yang disiapkan tuan rumah untuk hadirin sekalian. Lauknya pun mantap ini, ada gulai pisang, jengkol, goreng ayam, ada mie dan ada sayur mayur. Pokoknya lengkaplah,” ujar Rizky yang juga merupakan Kasi Pemerintahan Kecamatan Medan Denai.

“Saya sih maunya kegiatan kita bukan sekedar mengaji, tapi harusnya juga membicarakan usaha. Misalnya ada anggota kita yang punya toko pakaian di pusat pasar, nah kalau anggota IKBS belanja disana diberi potongan 50% atau seperti Bapak Eka Putra yang bukak Kantor Hukum ini, kalau ada anggota IKBS butuh konsultasi atau bantuan hukum, misalnya gratis, begitu misalnya,” tutup Rizky.

Muhammad Yunus Lubis, Penasehat IKBS mengapresiasi kegiatan Sukuran dan Pengajian IKBS ini.

“Jangan ada intrik, kalau pun ada intrik anggap saja angin lalu, pengurus dan anggota harus tetap semangat, jaya selalu untuk IKBS dan selamat untuk Kantor Hukim EPZA,” tutup Yunus Lubis yang juga merupakan Ketua Koperasi Pegawai Negeri Kota Medan itu.

Eka Putra Zakran, Direktur Kantor Hukum EPZA mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua pihak dalam acara Sukran dan Pengajian tersebut.

“Terima kasih atas kehadiran Bapak/Ibu seluruh tamu undangan. Alhamdulillah acara kita sukses dan lancar,” sambutnya.

Senang saya, ramai yang datang. “Sebagai tuan rumah, kami tidak lupa megucapakan permohonan maaf bila ada kekurangan, baik dalam hal hidangan maupun dalam penyambutan,” tutup Pengacara KAUM yang sedang naik daun tersebut.

Terpisah diujung acara, Dr. Farid Wajdi, SH M.Hum, Komisioner KY RI hadir memberi dukungan dan ucapan selamat.

“Selamat dan sukses kegiatan Sukuran dan Pengajian IKBS hari ini”. Semoga dari kegiatan yang positif ini tercurah keberkahan dan kemulyaan dari Tuhan Yang Maha Kuasa untuk kita semuanya. Amiin (red)

Continue Reading

Daerah

Oh! Yes, Dimediasi FWJ Perselisihan Wartawan Bekasi Dengan sipen LMJ TNI AL Berujung Damai

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Oh! Yes, akhirnya terungkap! perselisihan adu mulut melalui komunikasi via seluler antara Romo Wartawan Bekasi dari media harian sederhana yang juga anggota Forum Wartawan Jakarta (FWJ) dengan seorang anggota Lmj sipen TNI AL bernama Suky

Diketahui, munculnya perselisihan tersebut diakibatkan adanya selisih pendapat soal informasi by telpon, dan berlanjut berujung adanya percekcokan serius dilapangan.

Adapun percekcokan yang terjadi pada hari Minggu (1 Nopember 2020) di Jalan Burangrang Raya, Kayuringin Jaya Bekasi Selatan Kota Bekasi sekitar pukul 09.30 WIB telah mengundang persepsi yang kurang baik dikalangan media.

Peristiwa yang sebelumnya telah viral di beberapa media online terkait tuduhan yang menyudutkan salah satu institusi TNI AL, serta kesimpangsiuran informasi terkait permasalahannya sehingga berpotensi mengundang kontroversi karena adanya luka dipelipis kiri Rommo yang terlihat serius.

Terkait kesalahpahaman atau pun miskomunikasi yang terjadi pun dianggap telah selesai melalui mediasi yang dilaksanakan bertempat Pangkalan Utama Lantamal III Polisi Militer, Jalan Bungur Raya Nomor 76-78, Gunung Sahari, Kemayoran Jakarta Pusat pada, Senin (02/11/2020).

Menurut informasi dilapangan, kejadian yang telah viral sebelumnya mengundang pertanyaan besar dikalangan institusi TNI AL serta dikalangan profesi jurnalis. Merujuk ketidaknyamanan yang terjadi, maka hasil dari konfirmasi dan klarifikasi diantara pihak-pihak terkait muncul fakta yang sebenarnya.

Fakta-faktanya meliputi, bahwa ; Tindakan pemukulan yang dilakukan oleh Suky adalah ketidaksengajaan, dikarenakan adanya saling dorong mendorong dan salah satu pihak yakni Suky bergerak refleks tanpa disengaja mengenai pelipis kiri Romo.

Bahwa kondisi dilapangan keduanya sama-sama tidak saling memahami, karena adanya miskomunikasi tersebut. Apalagi dengan adanya terlambatnya penanganan tindakan medis untuk luka yang diderita, sehingga seolah-olah luka robek di pelipis kiri Romo tampak seperti luka serius.

Melalui mediasi yang digelar antara kedua belah pihak di Pomal Lantamal III, telah disepakati bahwa peristiwa tersebut diatas sudah diselesaikan dengan bijak dihadapan Ketua dan pengurus Forum Wartawan Jakarta (FWJ) beserta perwakilan dari LMJ, yakni Pasops Letkol Mar. Ayub Wibowo, didampingi Pasintel Letkol Mar. Imanda, dengan disaksikan oleh Wadan Pomal Letkol PM Hotmatua.

Letkol Mar Ayub Wiebowo menegaskankan bahwa klarifikasi kesalahpahaman atau miskomunikasi yang terjadi dianggap selesai melalui mediasi dan musyawarah. “Permasalahannya pun dianggap telah selesai,” tandasnya. (Amhar)

Continue Reading

Trending