Connect with us

Entertainment

Rayakan Iedul Adha, Parfi Bagikan 40 Box Daging Qurban

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) merayakan Hari Raya Iedul Adha 1441 Hijriyah dengan memberikan daging kurban kepada masyarakat dengan event di jalan keramat 5 Jakarta pusat, bertemakan ‘PARFI PERDULI’ pada hari jumat (31/07/20).

Alicia Djohar selaku Ketua Umum PARFI sekaligus pemilik hajat dalam acara ini mengatakan, selain memang sudah menjadi kewajiban seorang muslim dalam berbagi dan melaksanakan kurban, momentum ini juga menjadi suatu perayaan lebaran haji.

“Tentu juga untuk bersilaturahmi dan bersosialisasi dengan tetangga, khususnya warga di lingkungan keramat 5,” ujarnya.

Alicia mengungkapkan, Kita mendekatkan diri dengan berbagi daging kurban untuk saling perduli dan juga agar semakin kenal dengan warga sekitar keramat 5 ini.

Dia jelaskan, awalnya karna PARFI ingin berkurban 4 ekor kambing yang akan dibagikan ke 40 orang dan kebetulan teringat PARFI juga sudah lama bertetangga disini, dilahan milik PARFI

“Lahan yang selama ini telah dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh warga masyarakat dilingkungan jalan keramat 5 ini memang perlu diperhatikan dan pantas mendapatkan apresiasi yang semestinya dari kami,” cetus Alicia.

Dengan kepemimpinan saya di PARFI untuk periode 2020-2025, Alicia katakan, bahwa PARFI akan terus bersilaturahmi dengan semua masyarakat demi mewujudkan harapan semua anggota PARFI dan juga para penggemar

“Kami juga akan perhatikan kemajuan industry film berikut profesi artis yang terarah dan terorganisir agar mencapai sukses, dapat terus eksis dan semakin dikenal, serta mampu berinovasi dan meregenerasi artis film nasional dengan baik dan srmakin profesional,” ucap Alicia

Alicia juga menjelaskan bahwa masyarakat sekitar sangat setuju dengan acara pembagian daging kurban ini saat dirinya dan rekan-rekan di PARFI menyampaikan lepada RT dan tokoh lingkungan agar senantiasa terjaga kembali hubungan tetangga yang telah lama terabaikan.

Selanjutnya lata Alicia, Kedepannya memang kami ada rencana untuk mengembangkan beberapa kegiatan terkonsep sambil menunggu ide-ide lainnya untuk membuat bangunan 3 lantai sebagai ruang atau kelas sekolah akting, cafe resto, karaoke hingga usaha sembako seperti waralaba di tanah yang telah puluhan tahun menjadi asset milik PARFI di Jl.keramat 5 ini.

“Namun saat ini kami masih dalam rencana bekerjasama dengan rekan yang memiliki usaha kontainer design dan interior sebagai investor yang mau bekerjasama dengan kami, guna membangun dan memanfaatkan lahan ini sehingga dapat menjadi keuntungan usaha dan manfaat yang baik bagi masyarakat sekitar atau siapapun yang ingin bergabung dan terjun ke dunia entertainment atau bidang Aktor dan aktris perfilman,” terangnya

Pada kesempatan tersebut, Alicia juga mengungkapkan rasa syukurnya “Alhamdulillah minggu lalu program kerja kami telah diterima oleh Pak Bamsoet (Bambang Soesatyo) Ketua MPR RI dan beliau bersedia untuk mendukung dan mensosialisasikan kegiatan PARFI hingga turut serta menjadi Bapak pembina kami.

“Kemudian program rencana kami telah kami lakukan adalah membuat audiensi dengan para mentri agar kedepannya kami bisa terbantu dan mampu mengembangkan diri diberbagai sektor lainnya,” tuturnya.

Terkait keanggotaan Alicia mengatakan, saat ini kami pun sedang merekrut dan membuka pendaftaran anggota baru di kantor sekretariat, Jl. HR. Rasuna Said Kav.C-22 Kuningan, Jakarta Pusat.

“Bagi siapapun yang ingin bergabung di PARFI, kita hanya mengenakan biaya Rp.50.000,- dengan banyak keuntungan dan manfaat kartu anggota yang bisa sebagai alat transaksi e-toll hingga belanja murah bersponsor,” Tutup Ketum PARFI. (Amhar)

Melansir: patroliindonesia.com

Continue Reading

Entertainment

BNI JJF 2029 akan Hadirkan The Jacksons dan Omar Apollo

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Perhelatan akbar tahunan yang diselenggarakan oleh Java Festival Production yaitu Jakarta International BNI Java Jazz Festival atau yang dikenal dengan BNI JJF akan kembali hadir untuk ke 16 kalinya pada tanggal 28, 29 Februari dan 1 Maret 2020 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Festival yang telah menjadi salah satu festival jazz terbesar di dunia ini mengkonfnrmasi bahwa The Jacksons dan Omar Apollo akan menjadi special show di BNI JJF 2020 mendatang. BNI JJF juga telah konfirmasi musisi lokal Dwiki Darmawan Feat.

Dewi Gontha, President Director Java Festival Production mengatakan, BNI Java Jazz Festival ke 16 ini mengambil tema ‘Redeem Yourself Through Music’. Tema ini berasal dari sebuah pemikiran bahwa setiap manusia membutuhkan sesuatu untuk mengalihkan diri sejenak dari banyaknya hal yang terjadi dalam kehidupan ini, dan hal tersebut dapat berupa musik.

“Kami berharap festival ini dapat menjadi tempat dimana semua orang dapat menghabiskan waktu mereka dengan menyaksikan penampilan sensasional dan menikmati musik yang telah disuguhkan.” ujarnya di Jakarta, pada Rabu (15/1/2020).

Selanjutnya, Anggoro Eko Cahyo, Direktur Bisnis Konsumer BNI menyampaikan, pada tahun 2020 ini, seperti layaknya musik jazz yang penuh improvisasi dan haI-hal baru di setiap aransemennya, BNI bermaksud mengajak masyarakat untuk selalu berinovasi dan melakukan haI-hal baru.

“Dengan membawa semangat #BNltuDigital di event Jakarta Intemational BNI Java Jazz 2020, BNI mendukung masyarakat khususnya generasi muda yang menginginkan kemudahan serta kecepatan dalam hidupnya. Dengan BNI Mobile Banking, fitur transaksi perbankan yang lengkap membuat seolah-olah masyarakat adalah bank itu sendiri,” tururnya.

Anggoro menambahkan, Dengan membuka rekening melalui BNI Mobile Banking tepatnya fitur Pembukaan Tabungan Digital, nasabah bisa langsung menikmati promo tersebut dengan pembelian tiket melalui website www.javajazzfestival.com. BNI pun konsisten membawa ekosistem cashless payment yang menggunakan TapCash dan akseptasi pembayaran LinkAja.

Sementara itu, Ernest Febrianto, Head of Corporate Marketing Communications PT Avrist Assurance menyebut, PT Avrist Assurance, untuk ketujuh kalinya, menjalankan peran strategis sebagai offcial insurance pattner Java Jazz Festival 2020.

“Mengunsung tema #SaveAndSound, kami hadir semakin mantap dalam memberikan proteksi kepada semua pihak yang berperan andil dalam festival musik intemasional terbesar di Indonesia, mulai dari pengunjung hingga kru dan artis, baik nasional dan mancanegara,” lanjutnya.

Komitmen kami untuk memberikan perlindungan menyuluruh agar penikmat konser sejati dapat bebas mengekspresikan kecintaan terhadap musik dengan rasa aman dan nyaman, sehingga pengalaman aspiratif ini mejadi sempuma dalam kenangan,” turup Ernest Febrianto.

Tiket Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 sudah dapat dibeli melalui www.javajazzfestival.com dengan rincian harga: 3 Day Pass: Rp 1,875,000, Daily Pass: Rp 775,000, Special Show The Jacksons: Rp 375.000, dan Special Show Omar Apollo: Rp 250 .000. (Amhar)

Continue Reading

Entertainment

20 Tahun Bintang Lima, Dewa 19 Gelar Tour di 6 Kota

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Grup band Dewa 19 direncakan akan segera menggelar tour pertunjukan musik bertajuk “20 Tahun Bintang Lima Tour 2020 Dewa 19” di enam kota besar di Indonesia, dengan konsep konser yang didukung oleh Sang Pelopor Ahmad Dhani.

Gelaran yang bertepatan dengan 20 Tahun album ‘Bintang Lima’ sejak dirilis di Tanah Air ini menjadi salah satu pentas perdana Ahmad Dhani setelah bebas dari penjara itu bakal melibatkan vokalis Once Mekel dan Dul Jaelani di 6 Kota.

CEO Otello Asia, Sysan Ibrahim, selaku promotor mengatakan gelaran 20 Tahun Bintang Lima Tour 2020 Dewa 19 ini merupakan pertunjukan musik yang menandai usia 20 tahun album Dewa 19 bertajuk Bintang 5, di mana untuk pertama kalinya Once masuk menjadi vokalis di grup tersebut menggantikan posisi Ari Lasso.

“Ini adalah momen yang ditunggu, karena merupakan tour perdana Dewa 19 bersama comeback-nya Ahmad Dhani sejak vakum. Akan banyak surprise dan Dhani juga involve banget di konser ini,” kata Sysan Ibrahim, di Jakarta, Rabu, 15 Januari 2020.

Sementara mantan vokalis Dewa 19 yang kini juga berkarier sebagai penyanyi solo, Once Mekel mengaku sudah tidak sabar untuk menyapa para penggemarnya di gelaran konser 20 Tahun Bintang Lima Tour 2020 Dewa 19.

Ia berharap helatan musik itu bakal berjalan baik dan maksimal, sehingga dapat memuaskan kerinduan fans yang berjuluk Baladewa.

Aku berharap dengan teknologi sekarang, apa yang akan kita suguhkan bisa maksimal dan memuaskan kita dan menambah kepuasan pengalaman Baladewa, serta mengobati kangen,” kata dia.

Berikut Jadwal Lengkap dan Daftar Harga Tiket Konser 20 Tahun Bintang Lima Tour 2020 Dewa 19 featuring Once Mekel / Dul Jaelani, yakni:

1. Bandung: 15 Februari 2020 di Trans Convention Center.

2.Yogyakarta; 22 Februari 2020 di Jogja Expo Center Hall B & C

3. Surabaya: 14 Maret 2020 di Grand City Convention Hall

4. Banjarmasin: 21 Maret 2020 di Gedung Sultan Suriansyah.

5. Balikpapan; 25 Maret 2020 di BSCC Dome.

6. Makassar: 3 April 2020 di Four Points Hotel by Sheraton.

Sementara untuk harga tiket
Bandung, Surabaya, Banjarmasin, Balikpapan, dan Makassar dimulai dari Rp260 ribu-Rp1,3 juta. Sedangkan Yogyakarta akan dihargai mulai Rp160 ribu-Rp750 ribu.

Adapun tiket presale bisa didapatkan lewat situs dan aplikasi Tiket.com pada Jumat, 17 Januari dengan harga Rp110.000-1.050.000, lebih murah dari harga normal, selama kuota masih tersedia. (Amhar)

Continue Reading

Entertainment

Fiersa, Audrey, Ifa dan Dimas Garap Soundtrack IMPERFECT: Karier, Cinta & Timbangan

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Setelah The Overtunes, Jaz, hingga Isyana Sarasvati, kini Ernest menggaet Fiersa Besari untuk mengisi soundtrack IMPERFECT: Karier, Cinta & Timbangan melalui sebuah lagu barjudul “Pelukku untuk Pelikmu” dan Audrey Tapiheru dengan lagunya berjudul “Cermin Hati”. Tidak hanya itu, Reza Rahadian yang memerankan Dika dalam film ini turut menyumbangkan suaranya lewat lagu “Sempurna/Tak Sempurna.”

Lalu, apa alasan Ernest memilih Fiersa dan Audrey untuk mengisi soundtrack adaptasi buku self-help karya sang istri, Meira Anastasia, ini? “Saya pecinta karya-karya Fiersa Besari. Keistimewaannya terletak pada lirik-liriknya yang lugas, namun puitis,” ungkapnya di Hongkong Cafe pada media, Selasa Oktober 2019, di Jakarta.

“Sementara untuk Audrey, ia merupakan salah satu vokalis perempuan terbaik Indonesia. Kemampuannya dalam menyampaikan nyawa sebuah lagu sangatlah mengagumkan. Saya yakin, keterlibatan mereka dalam mengisi soundtrack film ini akan memberi warna tersendiri,” tambahnya.

Diajak bekerja sama oleh Ernest terasa bagaikan mimpi untuk Fiersa. “Bagi saya, Ernest Prakasa bukanlah sutradara yang bisa dianggap remeh. Film-filmnya mampu membekas di hati Saya. Lucu, tapi juga ada momen nyess-nya. Makanya sewaktu dihubungi untuk mengisi soundtrack, kaget sekaligus senang. Apalagi, saya juga diberi kesempatan bekerja sama dengan lfa yang waktu itu baru mendapat penghargaan atas karyanya di Keluarga Cemara.”

Terbiasa dengan lirik-lirik puitis, Fiersa mengira bahwa lagu yang dibuatnya akan menghiasi adegan-adegan sendu, galau, dan sedih. “Temyata, saya “ditugaskan” membuat lagu yang memberi semangat kepada orang-orang yang mendengarnya. Ini benar-benar tantangan bagi saya. Lagu saya bercerita dari sudut pandang pasangan si karakter protagonis yang berusaha Selalu mendukung dan melihat apa adanya.”

Lalu, Audrey Tapiheru pun juga senang bisa terlibat dalam film ini setelah sebelumnya mengisi soundtrack Cek Toko Sebelah bersama Gamaliel dan Cantika dengan menyumbangkan lagu berjudul “Berlari Tanpa Kaki”. Kini, ia menantang dirinya sendiri menyanyikan lagu balada secara solo yang berjudul “Cermin Hati” untuk mengisi soundtrack IMPERFECT: Karier, Cinta & Timbangan.

“Aku senang sekali bisa kerja dengan Kak Ernest untuk kedua kalinya dan yang pertama kali dengan Kak lfa karena sangat terbuka dan penuh ide-ide. Yang pasti, aku tidak merasa di bawah tekanan. Pengerjaannya memakan waktu dua hari. Lagu pertama ditolak karena kurang lirih. Untunglah, lagu kedua diterima.”

Tidak hanya Fiersa dan Audrey, Ernest pun mempercayakan aransemen musik film ini kepada lfa Fachir, yang sukses mengadu-aduk perasaan penonton lewat Keluarga Cemara, dan Dimas Wibisana. Sentuhan seperti apakah yang dihadirkan lfa dan Dimas kali ini? Film ini diberikan sentuhan musik yang mengambil referensi dari “feel good movies” dengan genre serupa (komedi romantis).

Lebih lanjut Ifa menguraikan, rasa yang ingin disampaikan secara garis besar adalah “feel good”, “hangat” dan “percaya diri”, tentunya dengan sentuhan “lucu, tapi romantis dan menyenangkan.

“Untuk membuat scoring dan lagu-lagu dalam film ini, saya terinspirasi dari cerita dalam IMPERFECT: Karier, Cinta & Timbangan serta merupakan hasil kolaborasi dan diskusi antara saya, Dimas, Ernest, dan Meira. Dari sutradara dan penulis sudah ada gambaran referensi, dilanjutkan dengan saran referensi lanjutan dan akhirnya diterapkan dalam komposisi scoring-nya,” tutup Ifa. (Amhar)

Continue Reading

Trending