Connect with us

Info TNI/Polri

Di Perbatasan, Yonif R 100 Obati Lansia di Penderita Thypus

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Menderita penyakit malaria dan thypus, Satgas Yonif R 100/PS memberikan pengobatan kepada Tamrin (74) seorang lansia warga Desa Wonorejo di perbatasan RI-PNG.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif R 100/PS Mayor Inf M. Zia Ulhaq, dalam rilisnya di Keerom, Papua, Kamis (23/7/2020).

Dikatakannya, pelayanan kesehatan yang diberikan Letda Ckm dr. Teguh selaku Dokter Satgas kepada Tamrin tersebut, merupakan wujud kepedulian Satgas Yonif R 100/PS dalam rangka meningkatkan kesehatan warga di perbatasan.

“Selain membuka Pos Pelayanan Kesehatan 1 x 24 jam, kita (Satgas) juga mengunjungi kampung-kampung dan mendatangi rumah warga untuk memberikan pelayanan kesehatan seperti penyuluhan hidup sehat, pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan gratis,” kata Zia Ulhaq.

“Seperti pelayanan kesehatan yang kita berikan kepada Bapak Tamrin ini,” tambahnya.

Lebih lanjut disampaikannya, Tamrin diantar oleh anaknya mendatangi Pos Kotis yang berada di Desa Wonorejo Kabupaten Keerom, untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan atas keluhan sakit yang dirasakannya.

“Setelah mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan di Pos Kotis, selanjutnya Tim Kesehatan dipimpin Dokter Satgas memberikan pelayanan kesehatan lanjutan dengan mendatangi kediaman Bapak Tamrin,” ucap Zia Ulhaq.

Sementara itu, Letda Ckm dr. Teguh menyampaikan bahwa Bapak Tamrin memiliki riwayat penyakit malaria dan typhus, yang mengakibatkan badan lemas, kepala pusing, serta nafsu makan berkurang.

“Selain memberikan obat-obatan dan vitamin terhadap keluhan penyakitnya, kita juga melakukan observasi ke rumahnya untuk memberikan pemeriksaan dan pengobatan lanjutan, dengan harapan Bapak Tamrin dapat segera sembuh dari sakitnya,” ujar dr. Teguh.

Di tempat terpisah, Tamrin menyampaikan terima kasihnya atas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada dirinya, dan mendoakan agar seluruh personel Satgas Yonif R 100/PS selalu diberikan keberhasilan dalam melaksanakan tugas-tugasnya. (Amhar).

Continue Reading

Info TNI/Polri

47 Satgas TMMD ke 109 Berikan Pengabdian Untuk Negeri di Ujung Tahun 2020

Published

on

By

Melansir, tniad.mil.id, Jakarta – Sebanyak 47 Kodim (Satgas TMMD) di 15 Kodam jajaran TNI AD siap memberikan pengabdian terbaiknya untuk negeri di ujung tahun 2020 ini melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) berupa Operasi Bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah serta Komponen Masyarakat sebagai upaya untuk mendukung percepatan pembangunan di daerah.

Hal ini disampaikan Asisten Teritorial (Aster) Kasad selaku Pati Bidang Perencanaan Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD, Mayjen TNI Nurchahyanto saat membuka dan memimpin Rakornis TMMD ke 109 melalui video conference di Gedung E, Puskodalad Mabesad, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2020).

Pada Rakornis dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan diikuti secara tersebar di Puskodal masing-masing Kotama dan Kodim itu, Mayjen TNI Nurchahyanto menyampaikan bahwa TMMD ke 109 akan dilaksanakan selama 30 hari (22 September – 21 Oktober 2020) dan dilaksanakan secara serentak di 47 Kabupaten/Kota, dengan mengerahkan 7050 prajurit yang tergabung pada 47 Satgas TMMD.

“Seharusnya ada 50 Satgas yang akan melaksanakan TMMD ke 109, namun ada tiga Satgas TMMD yaitu Kodim 0803/Madiun, Kodim 0820/Probolinggo, dan Kodim 1307/Poso yang tidak dapat melaksanakan karena adanya pengalihan anggaran oleh Pemda setempat untuk penanganan Covid-19,” katanya.

Dengan mengusung tema “TMMD Pengabdian Untuk Negeri”, disampaikan lebih lanjut oleh Aster Kasad bahwa TMMD ke 109 merupakan TMMD terakhir di tahun 2020, dengan sasaran prioritas terutama kepada daerah miskin tertinggal, terisolir dan terpencil, daerah kumuh perkotaan, daerah perbatasan dan pulau terluar, serta daerah yang terkena dampak bencana alam.

“Untuk itu saya tekankan agar dalam pelaksanaannya dilakukan koordinasi yang baik dengan semua pihak, sehingga terjalin sinergitas untuk mengoptimalkan hasil TMMD yang tepat sasaran dalam mewujudkan Desa TMMD sebagai percontohan desa yang berwawasan kebangsaan,” ucapnya.

Selain disampaikan materi pembekalan oleh narasumber dari dua kementerian yaitu Kemendagri RI dan Kemenkes RI yang akan dipedomani dalam pelaksanaan TMMD, pada Rakornis ini juga disampaikan penyerahan piala dan hadiah Lomba Karya Jurnalistik TMMD ke 108 tahun 2020 untuk katagori Kapendam, Dansatgas TMMD 108, wartawan media cetak dan online, serta wartawan media elektronik.

“Lomba ini sebagai apresiasi dan motivasi kepada rekan media dalam mempublikasikan kegiatan TMMD sehingga dapat diketahui oleh masyarakat di seluruh Indonesia,” ujarnya.

“Ucapan terima kasih, juga kami sampaikan kepada Pemerintah Daerah dan semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD sampai yang ke 109 ini. Semoga kerja sama dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan hasil TMMD semakin meningkat dan optimal serta dapat bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Rakornis TMMD ke 109 tersebut, dihadiri oleh Waaster Panglima TNI, para Pejabat TNI dan Polri, Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Desa Kemendagri, Kasub Bid Fasilitas Pemulihan Awal Puskrisis Kemenkes RI, para perwakilan Dirjen Kementerian RI, serta diikuti oleh para Kasdam, Aster Kasdam, Kapendam, Bupati, Walikota, Ketua DPRD, Kepala Bappeda, serta para Dansatgas TMMD ke 109. (Amhar)

Continue Reading

Info TNI/Polri

Gugah Semangat Nasionalisme, Satgas Yonif RK 744 Bagikan Bendera Merah Putih

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-75, Satgas Yonif RK 744/SYB membagikan bendera merah putih ke warga Desa Asulait untuk menggugah semangat nasionalisme warga yang berada di perbatasan RI-RDTL tersebut.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB Letkol Inf Alfat Denny Andrian, dalam rilisnya di Belu, NTT, Kamis (13/8/2020).

Dansatgas mengatakan, kegiatan ini merupakan kepedulian Satgas Yonif RK 744/SYB yang dilaksanakan oleh personel Pos Asulait kepada para warga, dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI.

“Kegiatan ini bertujuan menggugah dan menularkan semangat nasionalisme kepada warga,” kata Dansatgas.

“Agar warga menyadari pentingnya rasa cinta dan bangga terhadap tanah air, terutama sebagai warga yang hidup di perbatasan negara,” tambahnya.

Lebih lanjut disampaikannya, Satgas Yonif RK 744/SYB mengajak kepada warga agar mengibarkan bendera merah putih di halaman rumah maupun di lingkungan sekitarnya.

“Terima kasih kepada warga yang telah memasang bendera merah putih di halaman rumahnya,” ucapnya.

“Bagi warga yang belum kita himbau untuk memasang, sebagai wujud kecintaan terhadap NKRI,” lanjutnya.

Kegiatan ini disambut baik masyarakat setempat dan menerima bendera yang diberikan dan langsung dipasang di depan rumah maupun lingkungan sekitar.

“Selain itu, kami juga membagikan beberapa baju kepada warga Desa Asulait. Ini adalah merupakan wujudkan kedekatan kami dengan masyarakat,” pungkasnya. (Amhar)

Continue Reading

Info TNI/Polri

Satgas Yonarmed 9 Kostrad Latih Tim Paskibra Kecamatan Loloda

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Menjelang peringatan hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia, Satgas Yonarmed 9 Kostrad melatih tim Paskibra HUT Kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat.

Demikian disampaikan Dansatgas Yonarmed Mayor Arm Andi Achmad Afandi, S.Sos., M.Si. di Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/8/2020).

Dansatgas menjelaskan bahwa personel Pos 2 Loloda SSK II melatih tim Paskibra HUT Kemerdekaan RI ke-75 tingkat kecamatan. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Satgas Yonarmed 9 Kostrad kepada masyarakat Kecamatan Loloda.

‘’Selain untuk mempersiapkan peringatan HUT ke 75, kami juga menanamkan kedisiplinan serta rasa cinta tanah air kepada generasi muda. Kami senang, seluruh tim mengikuti kegiatan dengan sangat antusias,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kerja sama personel Satgas Yonarmed 9 Kostrad dengan pemerintah Kecamatan Loloda dalam mempersiapkan peringatan Hari Kemerdekaan ke -75 Indonesia.

“Diharapkan kegiatan-kegiatan yang kami lakukan, membawa pengaruh positifnya kepada masyarakat Maluku Utara. Pada kesempatan ini diharapkan dapat digunakan menjadi momen yang baik untuk saling mengenal dan juga berinteraksi dengan masyarakat sembari menanamkan nilai-nilai Pancasila,” terang Dansatgas.

Sementara itu Camat Loloda mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh personel Satgas Yonarmed 9 Kostrad yang telah melatih tim Paskibra kecamatannya. dirinya berharap kerja sama yang baik ini dapat diterapkan pada kegiatan-kegiatan yang akan datang. (Amhar)

 

Continue Reading

Trending