Connect with us

Info TNI/Polri

WN Prancis Eksploitasi Seksual 305 Anak di Jakarta

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Subdit Renakta (Remaja, anak dan Wanita) Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap WN Prancis berusia 65 tahun yang melakukan eksploitasi seksual terhadap 305 anak di Jakarta.

Ia melakukan perbuatan tersebut dengan sejumlah iming-iming uang dan karir sebagai fotomodel.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana menjelaskan, bahwa Warganegara asing ini berinisial FAC alias Frans alias Mister berusia 65 tahun dan tidak punya pekerjaan.

“Dari imigrasi, WN Prancis ini sudah berulang kali keluar masuk Indonesia sebagai turis, Pertamakali masuk ke Indonesia pada tahun 2015 dan selama masa pandemi covid-19, ia berada di Indonesia dengan berpindah-pindah hotel,” ujarnya.

Dijelaskan pula kasus eksploitasi seksual anak ini terjadi di beberapa hotel di wilayah Jakarta.

“Waktu pada Desember 2019 sampai Februari 2020 di hotel O di Jakarta Barat. Kemudian bulan Februari sampai April di hotel L Jakarta Barat. April sampai dengan Juni, pelaku melakukan di hotel PP Jakarta Barat,” kata Kapolda Metro Jaya saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (9/7/2020) sore.

Lanjutnya, kasus ini berawal dari Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya mendapatkan informasi terjadi eksploitasi seksual terhadap anak di sebuah hotel.

Setelah melakukan penyelidikan, petugas kepolisian mendatangi hotel PP yang ada di jalan Mangga Besar di sekitar Lokasari Taman Sari jakarta Barat.

Nana menambahkan, Pada kamar tersebut penyidik mendapatkan warganegara asing dalam kondisi setengah telanjang bersama dua anak perempuan dibawah umur dengan kondisi telanjang dan setengah telanjang.

“Dari situlah kita amankan dan kita bawa ke Polda. Dan diperoleh keterangan bahwa warganegara tersebut selama tiga bulan melakukan pencabulan dengan kedok fotografi terhadap anak perempuan dibawah umur,” ujar Nana Sudjana.

Ia menegaskan, yang dimaksud dengan anak adalah perempuan yang berumur 18 tahun minus satu hari. Adapun jumlah korban sebanyak 305 tersebut berdasarkan data dalam bentuk film yang ada di laptop Frans.

“Film tersebut didapat dari video tersembunyi yang ditaruh di kamar tersebut ketika WN Prancis tersebut melakukan aksinya,” ungkapnya.

Di ketahui, Korban merupakan perempuan anak jalanan, kemudian korban dibujuk dengan memberikan imbalan uang. Kemudian mereka didandani, dimakeup terlebih dahulu sehingga terlihat menarik.

“Lalu kemudian mereka difoto. Disampaikan kepada korban bahwa mereka akan dijadikan model. Setelah itu mereka disetubuhi,” terang Kapolda Metro Jaya.

Ia menambahkan, modus operandi WM Prancis tersebut dengan berjalan-jalan di wilayah sekitar, jika ada kerumunan anak, ia punmendekati. Mereka diajak berkomunikasi lalu ditawari untuk menjadi fotomodel.

Anak yang bisa dibujuk kemudian dibawa ke hotel. Mereka juga memanfaatkan anak yang sudah disetubuhi untuk membawa rekan-rekannya ke kamar hotel tersebut. Anak tersebut kemudian difoto telanjang kemudian disetubuhi oleh tersangka.

“Dalam melakukan aksinya, tersangka menyiapkan kamera tersembunyi untuk mereka perbuatan tersebut. Korban disetubuhi dengan imbalan 250 ribu hingga 1 juta rupiah. Bagi anak yang tidak mau disetubuhi, disinilah unsur kekerasan juga ada, anak itu ditempeleng bahkan ditendang,” ujar Nana Sudjana

Ia menjelaskan, jumlah 305 korban diperoleh berdasarkan 305 video mesum yang disimpan di laptop Frans.

Nana Sudjana menuturkan, WN Prancis ini dinilai tidak kooperatif saat diminta untuk membuka laptopnya yang di password. Namun atas kerjasama dengan Cyber Mabes Polri akhirnya laptop tersebut berhasil dibuka.

“Dari laptop tersebut diperoleh data 305 video mesum tersangka sedang melakukan perbuatan seks dengan anak dibawah umur. Dilakukan oleh pelaku, hanya satu pelaku,” tegasnya.

Menurut Kapolda Metro Jaya, ada beberapa pasal yang bisa ditetapkan kepada WN Perancis tersebut. Diantaranya, persetubuhan terhadap anak dibawah umur dengan korban lebih dari 1 anak.

“Yaitu pasal 81 ayat 5 junto 76 UU RI 21 Tahun 2006 yaitu tentang perbahan kedua atas UU RI No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Dipidana mati, sumur hidup, dengan penjara paling singkat 10 tahun dan paling lama 20 tahun,” jelas Nana.

Jadi ada 5 pasal yang terberat yang bisa disangkakan terhadap tersangka. Yang terberat yang akan kami lakukan, tambahnya.

Sementara itu Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Piter Yanottama saat dihubungi membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar. Saat ini perkara tersebut ditangani Subdit Renakta Polda Metro Jaya. Mengenai perkembangan selanjutnya, kita akan lakukan penyidikan lebih lanjut,” kata mantan Wakapolsek Metro ‎Menteng ini, Kamis (9/7/2020) malam. (Amhar)

Continue Reading

Info TNI/Polri

47 Satgas TMMD ke 109 Berikan Pengabdian Untuk Negeri di Ujung Tahun 2020

Published

on

By

Melansir, tniad.mil.id, Jakarta – Sebanyak 47 Kodim (Satgas TMMD) di 15 Kodam jajaran TNI AD siap memberikan pengabdian terbaiknya untuk negeri di ujung tahun 2020 ini melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) berupa Operasi Bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah serta Komponen Masyarakat sebagai upaya untuk mendukung percepatan pembangunan di daerah.

Hal ini disampaikan Asisten Teritorial (Aster) Kasad selaku Pati Bidang Perencanaan Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD, Mayjen TNI Nurchahyanto saat membuka dan memimpin Rakornis TMMD ke 109 melalui video conference di Gedung E, Puskodalad Mabesad, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2020).

Pada Rakornis dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan diikuti secara tersebar di Puskodal masing-masing Kotama dan Kodim itu, Mayjen TNI Nurchahyanto menyampaikan bahwa TMMD ke 109 akan dilaksanakan selama 30 hari (22 September – 21 Oktober 2020) dan dilaksanakan secara serentak di 47 Kabupaten/Kota, dengan mengerahkan 7050 prajurit yang tergabung pada 47 Satgas TMMD.

“Seharusnya ada 50 Satgas yang akan melaksanakan TMMD ke 109, namun ada tiga Satgas TMMD yaitu Kodim 0803/Madiun, Kodim 0820/Probolinggo, dan Kodim 1307/Poso yang tidak dapat melaksanakan karena adanya pengalihan anggaran oleh Pemda setempat untuk penanganan Covid-19,” katanya.

Dengan mengusung tema “TMMD Pengabdian Untuk Negeri”, disampaikan lebih lanjut oleh Aster Kasad bahwa TMMD ke 109 merupakan TMMD terakhir di tahun 2020, dengan sasaran prioritas terutama kepada daerah miskin tertinggal, terisolir dan terpencil, daerah kumuh perkotaan, daerah perbatasan dan pulau terluar, serta daerah yang terkena dampak bencana alam.

“Untuk itu saya tekankan agar dalam pelaksanaannya dilakukan koordinasi yang baik dengan semua pihak, sehingga terjalin sinergitas untuk mengoptimalkan hasil TMMD yang tepat sasaran dalam mewujudkan Desa TMMD sebagai percontohan desa yang berwawasan kebangsaan,” ucapnya.

Selain disampaikan materi pembekalan oleh narasumber dari dua kementerian yaitu Kemendagri RI dan Kemenkes RI yang akan dipedomani dalam pelaksanaan TMMD, pada Rakornis ini juga disampaikan penyerahan piala dan hadiah Lomba Karya Jurnalistik TMMD ke 108 tahun 2020 untuk katagori Kapendam, Dansatgas TMMD 108, wartawan media cetak dan online, serta wartawan media elektronik.

“Lomba ini sebagai apresiasi dan motivasi kepada rekan media dalam mempublikasikan kegiatan TMMD sehingga dapat diketahui oleh masyarakat di seluruh Indonesia,” ujarnya.

“Ucapan terima kasih, juga kami sampaikan kepada Pemerintah Daerah dan semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD sampai yang ke 109 ini. Semoga kerja sama dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan hasil TMMD semakin meningkat dan optimal serta dapat bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Rakornis TMMD ke 109 tersebut, dihadiri oleh Waaster Panglima TNI, para Pejabat TNI dan Polri, Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Desa Kemendagri, Kasub Bid Fasilitas Pemulihan Awal Puskrisis Kemenkes RI, para perwakilan Dirjen Kementerian RI, serta diikuti oleh para Kasdam, Aster Kasdam, Kapendam, Bupati, Walikota, Ketua DPRD, Kepala Bappeda, serta para Dansatgas TMMD ke 109. (Amhar)

Continue Reading

Info TNI/Polri

Gugah Semangat Nasionalisme, Satgas Yonif RK 744 Bagikan Bendera Merah Putih

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-75, Satgas Yonif RK 744/SYB membagikan bendera merah putih ke warga Desa Asulait untuk menggugah semangat nasionalisme warga yang berada di perbatasan RI-RDTL tersebut.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB Letkol Inf Alfat Denny Andrian, dalam rilisnya di Belu, NTT, Kamis (13/8/2020).

Dansatgas mengatakan, kegiatan ini merupakan kepedulian Satgas Yonif RK 744/SYB yang dilaksanakan oleh personel Pos Asulait kepada para warga, dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI.

“Kegiatan ini bertujuan menggugah dan menularkan semangat nasionalisme kepada warga,” kata Dansatgas.

“Agar warga menyadari pentingnya rasa cinta dan bangga terhadap tanah air, terutama sebagai warga yang hidup di perbatasan negara,” tambahnya.

Lebih lanjut disampaikannya, Satgas Yonif RK 744/SYB mengajak kepada warga agar mengibarkan bendera merah putih di halaman rumah maupun di lingkungan sekitarnya.

“Terima kasih kepada warga yang telah memasang bendera merah putih di halaman rumahnya,” ucapnya.

“Bagi warga yang belum kita himbau untuk memasang, sebagai wujud kecintaan terhadap NKRI,” lanjutnya.

Kegiatan ini disambut baik masyarakat setempat dan menerima bendera yang diberikan dan langsung dipasang di depan rumah maupun lingkungan sekitar.

“Selain itu, kami juga membagikan beberapa baju kepada warga Desa Asulait. Ini adalah merupakan wujudkan kedekatan kami dengan masyarakat,” pungkasnya. (Amhar)

Continue Reading

Info TNI/Polri

Satgas Yonarmed 9 Kostrad Latih Tim Paskibra Kecamatan Loloda

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Menjelang peringatan hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia, Satgas Yonarmed 9 Kostrad melatih tim Paskibra HUT Kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat.

Demikian disampaikan Dansatgas Yonarmed Mayor Arm Andi Achmad Afandi, S.Sos., M.Si. di Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/8/2020).

Dansatgas menjelaskan bahwa personel Pos 2 Loloda SSK II melatih tim Paskibra HUT Kemerdekaan RI ke-75 tingkat kecamatan. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Satgas Yonarmed 9 Kostrad kepada masyarakat Kecamatan Loloda.

‘’Selain untuk mempersiapkan peringatan HUT ke 75, kami juga menanamkan kedisiplinan serta rasa cinta tanah air kepada generasi muda. Kami senang, seluruh tim mengikuti kegiatan dengan sangat antusias,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kerja sama personel Satgas Yonarmed 9 Kostrad dengan pemerintah Kecamatan Loloda dalam mempersiapkan peringatan Hari Kemerdekaan ke -75 Indonesia.

“Diharapkan kegiatan-kegiatan yang kami lakukan, membawa pengaruh positifnya kepada masyarakat Maluku Utara. Pada kesempatan ini diharapkan dapat digunakan menjadi momen yang baik untuk saling mengenal dan juga berinteraksi dengan masyarakat sembari menanamkan nilai-nilai Pancasila,” terang Dansatgas.

Sementara itu Camat Loloda mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh personel Satgas Yonarmed 9 Kostrad yang telah melatih tim Paskibra kecamatannya. dirinya berharap kerja sama yang baik ini dapat diterapkan pada kegiatan-kegiatan yang akan datang. (Amhar)

 

Continue Reading

Trending