Connect with us

Info TNI/Polri

Gandeng Tiga Pilar, Satgas Yonif 125 Cegah Penyebaran Covid-19 di Papua

Published

on

 

JanoerKoening, Papua – Cegah penyebaran Covid-19 di Papua, Satgas Yonif 125/Si’mbisa mengandeng tiga pilar yaitu Babinsa, Babinkamtibmas dan Kepala Desa untuk melakukan penyemprotan disinfektan sekaligus pembagian masker kepada warga.

Demikian disampaikan Dansatgas Yonif 125/Si’mbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (26/6/2020).

Diungkapkan Dansatgas, penyemprotan disinfektan dan pembagian masker untuk warga Kampung Rawa Biru, Distrik Sota ini dipimpin Danpos Letda Inf Okta Yudha Prasetyo pada Selasa (23/6/2020).

“Dibantu enam orang anggotanya bersama Babinsa, Babinkamtibmas, Kepala Kampung serta Linmas setempat melakukan penyemprotan disinfektan dan pembagian masker kepada warga Kampung Rawa Biru,” ujarnya.

Kegiatan ini lanjut Dansatgas, merupakan upaya Satgas membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Papua, khususnya di Kabupaten Merauke.

“Selain itu juga diberikan sosialisasi kepada warga untuk selalu menjaga jarak, menggunakan masker dan rajin cuci tangan,” jelasnya.

“Langkah seperti ini merupakan cara yang paling efektif dalam mencegah Covid-19,” urai Anjuanda.

Di tempat terpisah, Danpos Rawa Biru Letda Inf Okta Yudha Prasetyo mengatakan, adapun yang menjadi sasaran penyemprotan disinfektan yaitu rumah ibadah (gereja), Puskesmas Pembantu (Pustu), gedung sekolah dan perumahan warga.

“Ini penting kita lakukan sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19, sekaligus menghimbau kepada warga agar senantiasa mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan yang dianjurkan pemerintah,” imbuhnya.

“Kita peduli dan sayang sama warga di sini, karena kita adalah satu saudara,” tandas Okta Yudha.

Sementara itu, Kepala Kampung Rawa Biru, Thomas Sanggra mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dukungan masker maupun penyemprotan cairan disinfektan tersebut di kampungnya.

“Perhatian dan kepedulian Satgas sangat membantu warga kami di tengah pandemi Covid-19,” tuturnya.

Dirinya berharap, kegiatan seperti ini juga dilakukan di kampung lain, karena masih banyak warga yang sangat membutuhkan bantuan.

“Semoga Covid-19 ini cepat berlalu dan warga dapat beraktivitas seperti sedia kala,” pungkasnya. (Amhar)

Continue Reading

Info TNI/Polri

AKABRI Bratasena 1996 Gelar Bakti Sosial untuk Masyarakat

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Dalam kegiatan rangkaian memperingati pengabdian selama 25 tahun, AKABRI 1996 Bratasena menggelar kegiatan vaksinasi dan bakti sosial untuk masyarakat.

Dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/9/2021), sebanyak 10.000 vaksin dan 10.000 paket sembako diberikan untuk masyarakat di wilayah Jawa Barat.

Kombes Pol Arif Rachman didampingi Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan yang juga alumni AKABRI 1996 mengatakan, kegiatan tersebut mengusung tema “Bratasena 1996 Sinergi, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”. Kegiatan tersebut merupakan salah satu pengabdian kepada masyarakat.

“Semoga bakti AKABRI 1996 ini menjadi bentuk pengabdian yang kongkret dari kami kepada bangsa dan negara,” kata Arif yang didampingi perwakilan empat Matra yang terdiri dari TNI AD, AU, AL dan Polri PT Fengtay Indonesia, yang menjadi lokasi vaksinasi dan baksos, Jumat (17/9/2021)

Ia mengatakan, selain vaksinasi dan pembagian sembako, pihaknya juga melakukan dukungan terhadap UMKM di Jawa Barat.
Pihaknya juga merekrut ratusan UMKM untuk masuk dan terdaftar di berbagai market place ternama di Indonesia.

“Selama ini UMKM sulit masuk ke market place. Dalam waktu dua minggu kita merekrut UMKM untuk masuk ke market place. Total ada 350 UMKM di Jawa Barat yang kita fasilitasi dengan aplikasi dan terintegrasi dengan E-Commerce besar di Indonesia,” terangnya.

Menurutnya, meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi merupakan salah satu program pemerintah.

Oleh karenanya, Bratasena 1996 yang terdiri dari TNI AD, AL, AU, dan Polri turut mendukung program tersebut.

“Ini bentuk kontribusi kami AKABRI 1996, jadi, ekonomi diangkat, kesejahteraan meningkat, otomatis negara akan lebih tumbuh dan lebih tangguh,” katanya.

“UMKM-nya ada beberapa sektor seperti kuliner, pakaian, dan kita angkat sesuai dengan segmentasi yang ada di Jawa Barat, tentunya nanti kita angkat kearifan lokal. Nantinya akan bertambah lagi tidak hanya 350 UMKM saja,” terang Arief. (Amhar)

Continue Reading

Info TNI/Polri

Satgas Yonarmed 6/3 Kostrad Gelar Sosialisasi New Normal di SMA 1 Mutis Eban

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Tim kesehatan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad melaksanakan sosialisasi bertajuk “Kehidupan New Normal” kepada Siswa-siswi SMA 1 Mutis Eban, Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi NTT.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Letkol Arm Andang Radianto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/9/2021).

Dijelaskan Dansatgas, sosialisasi tersebut bertujuan mengingatkan kepada para siswa-siswi akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan di masa New Normal. Terlebih kegiatan pembelajaran di Sekolah tersebut sudah dilakukan secara tatap muka.

“Berdasarkan laporan, sekitar 30 siswa mewakili masing-masing kelas menghadiri acara sosialisasi New Normal. Mereka antusias mengikuti penyuluhan yang diberikan oleh tim kesehatan Satgas,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sosialisasi tersebut Lettu Ckm dr. Andri Markhoni (Dokter Satgas) yang didampingi Tamtama kesehatan Praka Ruslan mengungkapkan bahwa dirinya menjelaskan tentang apa saja yang harus dilakukan selama New Normal.

Seperti memcuci tangan sebelum memasuki kelas, menjaga jarak, kurangi kegiatan – kegiatan yang menimbulkan kerumunan, dll.

“Yang paling menjadi penekanan kita kepada siswa-siswi adalah tentang penerapan 5M yang harus tetap dijalankan, baik di sekolah maupun di rumah,” ungkapnya.

Ia pun berharap dengan diberikannya pehamanan tentang New Normal oleh Tim kesehatan Satgas Yonarmed 6/3 Kostrad, para siswa dapat menularkan ilmunya kepada keluarga di rumah.

“Harapannya, ilmu yang kita berikan dapat dibagikan kepada keluarga siswa-siswi,” tandasnya. (Amhar)

Continue Reading

Info TNI/Polri

Polres Jakbar Bongkar Home Industri Narkoba Jaringan Internasional

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Dua orang tersangka berinisial BF (31) dan FS (31) warga negara asing (WNA) asal iran diringkus polisi atas kasus produksi narkoba jenis sabu di Karawaci, Tangerang pada Rabu (1/9).

Puluhan alat produksi sabu dan tujuh paket besar narkoba kelas 1 (kualitas super) jenis sabu seberat 4,510 gram (4,5 KG) ikut diamankan.

Ini berawal dari adanya informasi yang kita dapat, kemudian tim dari satnarkoba melakukan surveillance, penyidikan, ketemu nama tsk BF ini, tersangka BF yang tempat tinggal awalnya di Jakbar Kalideres, tapi setelah dicek sudah berpindah ke daerah tangsel di Kelapa Dua.

Demikian di ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes pol Yusri Yunus saat didampingi kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo saat konferensi pers di Mapolrestro Jakarta Barat, Kamis (9/9/2021).

Saat dilakukan pengembangan, lanjut Yusri, pihaknya kembali menyita lima paket besar narkotika jenis sabu di sebuah apartemen mewah di Kawasan Cikini Jakarta Pusat, Jumat malam, (3/9/2021).

Yusri mengatakan, para pelaku menjalankan modusnya ini sejak 2019. Dalam menjalankan modusnya, pelaku mengambil bahan mentah dari luar negeri yang dikirim melalui seseorang yang kekinian tengah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). 

“Mereka berdua inilah yang melakukan kegiatan membuat home industri narkotika jenis sabu-sabu ini, dari mana bahan bakunya? mereka punya link lagi ada di Turki,” ungkap Yusri.

Dalam sebulan, para pelaku bisa memproduksi sekitar 15 hingga 20 kilogram sabu. Sabu itu, lanjut Yusri, dipasarkan ke beberapa daerah di wilayah Jakarta dan Tangerang, Banten.

“Menurut hasil laboratorium forensik (Labfor) ini adalah barang sabu kelas 1 atau supernya,” ujarnya.

Adapun total barang bukti yang diamankan dalam kasus itu senilai kurang lebih Rp 7,5 miliar. Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 113 ayat 2 subsider pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 jo pasal 134 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Dir narkoba polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juarsa, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo, Kabid Puslabfor Kombes Pol Sulaiman

Hadir juga dalam kesempatan tersebut Kepala Divisi imigrasi Kemenkumham DKI bpk Saffar Muhammad Godam, Kepala Bea Cukai Soetta bpk Martin Trianto, Kasubdit Narkotika Bea Cukai Pusat Bpk Tery Zakiar Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Danang Setiyo. (Amhar)

Continue Reading

Trending