Connect with us

Info TNI/Polri

Purnawirawan TNI/Polri Menolak RUU HIP, Mendesak DPR RI Mencabutnya

Published

on

 

JanoerKoening, Jakarta – Legiun Veteran Republik Indonesia dan Forum Komunikasi Purnawirawan TNI/POLRI (FOKO) menggelar jumpa pers Peluncuran Pernyataan Sikap menyikapi “SITUASI NASIONAL TERKINI” pada Jumat, 12 Juni 2020, bertempat di Gedung LVRI, Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta.

Dinamika kehidupan ideologi, politik, ekonomi dan sosial pada akhir-akhir ini telah berkembang sangat mengkhawatirkan. Adanya Kelompok berpaham khilafahisme telah berhasil mempengaruhi berbagai unsur lapisan masyarakat dan membangun jaringan yang cukup luas.

Letjen TNI Purn. Soekarno, Pengurus LVRI/Foko mengungkapkan, selain paham khilafahisme, kini muncul sisa-sisa PKI yang terus-menerus berusaha untuk bangkit dengan menyusup kepada partai-partai politik yang ada, manuver politik mereka yang terkini adalah mengangkat RUU “Haluan Ideologi Pancasila” (HIP) dan menolak mencantumkan TAP MPRS XXV/1966 sebagai konsideran.

Dia juga ungkapkan adanya kelompok Liberal Kapitalis lewat empat kali amandemen UUD 1945 telah berhasil meminggirkan “roh” Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 dalam kehidupan berbangsa-bernegara, menggantikannya dengan induvidualisme-liberalisme-kapitalisme. Kapital besar yang mereka miliki pada kenyataannya mampu mengendalikan dinamika sosial, politik dan ekonomi.

Kebebasan nyaris tanpa batas yang dibuka oleh liberalisme telah menimbulkan turbulensi ideologis yang luas dalam kehidupan sosial, politik dan ekonomi nasional.

“Kondisi terkini yang antara lain ditandai oleh maraknya kegaduhan di dalam masyarakat terkait isu TKA China ditengah maraknya PHK selama pandemik Covid-19 dan merebaknya isu kebangkitan PKI telah dimanfaatkan oleh kelompok radikal, sisa-sisa PKI, serta kelompok separatis Papua untuk lebih memperkeruh situasi,” tandanya.

Soekarno menyebut, kondisi ini merupakan ancaman nyata terhadap kehidupan bermasyarakat- berbangsa-bernegara dalam wadah NKRI berdasarkan Pancasila serta semangat Bhinneka Tunggal Ika. Untuk itu kami Purnawirawan TNI/Polri menyatakan sikap, sebagai berikut:

Pertama: Mendesak pemerintah untuk membongkar tuntas, menghentikan dan menindak berbagai bentuk kegiatan kelompok masyarakat yang menyebarkan paham Kilafahisme yang telah memiliki basis di kampus-kampus PTN dan PTS diseluruh Indonesia, membersihkan birokrat dari anasir-anasir kelompok radikal.

Kedua: Mendesak DPR RI untuk mencabut RUU HIP dan mendesak Pemerintah untuk menolaknya. Suatu kekeliruan yang sangat mendasar bila penjabaran Pancasila sebagai staatsfundamentalnorm atau landasan bagi pembentukan UUD (Hans Nawiasky) justru diatur dalam UU. Penjabaran Pancasila di bidang politik/pemerintahan, ekonomi, hukum, pendidikan, pertahanan serta bidang lainnya telah diatur dalam UUD 1945. Keberadaan UU HIP justru akan menimbulkan tumpang-tindih serta kekacauan dalam sistem ketatanegaraan maupun pemerintahan. Pengangkatan RUU HIP ini dinilai sangat tendensius karena terkait dengan upaya menciptakan kekacauan serta menghidupkan kembali PKI.

Ketiga: Mengajak segenap komponen bangsa khususnya kelompok elit, untuk fokus pada upaya memerangi Covid 19, menempatkan kepentingan bangsa-negara di atas segalanya, serta tidak memanfaatkan situasi baik untuk kepentingan politik maupun ekonomi. Kepada aparat yang berwenang agar mengambil tindakan hukum secara tegas terhadap mereka yang melanggar.

Keempat: Mendesak MPR RI, DPR RI dan Pemerintah, serta mengajak seluruh masyarakat untuk menegakkan tata kehidupan berdasarkan Pancasila secara murni dan konsekuen dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hal ini akan berhasil hanya melalui upaya konstitusional “Kaji Ulang” Perubahan UUD 1945. (Amhar)

Continue Reading

Info TNI/Polri

Terkait Survai Kinerja Polri, 57% Responden Tidak Puas

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Bertempat di Cafe Pondok Rangi Percetakan Negara, Jakarta Pusat. Hari ini Sabtu 8 Mei 2021, Etos Indonesia Institute mengungkapkan hasil survei nasional terkait kinerja institusi Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Survey terkait kinerja Kepolisian Republik Indonesia menunjukkan 57% responden menunjukkan ketidakpuasan atas kinerja Polri, sementara 38 persen merasa puas, dan 5 persen lainnya tidak menjawab.

Survei dilakukan pada tanggal 1-22 Maret 2021 dengan jumlah responden sebanyak 2.000 orang berusia dari 17 tahun hingga 51 tahun ke atas, berasal dari 6 kota besar di Indonesia yakni Jakarta, Surabaya, Semarang, Medan, Makassar dan Bandung.

Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka, menggunakan metode pengumpulan data primer memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada responden. Dengan margin error 1,27 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Menyikapi survai tersebut, Kepala Bagian Penerangan Umum, Komisaris Besar Polisi Ahmad Ramadhan mengaku menerima survei tersebut sebagai masukan bagi Polri. Kritik masyarakat kepada Polri menandakan masyarakat peduli dengan Polri.

Menurutnya, survei yang disampaikan sebagai masukan untuk pembenahan Polri ke depan. Karna survei itu untuk mengetahui keinginan masyarakat terhadap Polri yang lebih baik. Hal ini menunjukkan masyarakat terus berharap kepada Polri untuk menjadi lebih baik.

“Polri itu pelayan publik tugas kita melayani publik wajar kalau publik yang dilayani menginginkan pelayanan yang baik, pelayanan terhadap keamanan pelayanan terhadap penegakan hukum sehingga ketika masyarakat yang dilayani merasa tidak puas sebuah hal yang wajar untuk memberikan saran dan kritikan,” pungkas Ramadhan. (Amhar)

Continue Reading

Info TNI/Polri

Wakasad Sambut Kedatangan Satgas Bencana Banjir Bandang Adonara

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjend TNI Bakti Agus Fadjari, S.Ip., M.Si., menyambut kedatangan Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang Adonara Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sambutan tersebut melalui upacara militer yang berlangsung di lapangan upacara Satuan Angkutan Air (Satangair) Pusat Perbekalan dan Angkutan TNI AD (Pusbekangad), Tanjung Priok Jakarta, Sabtu (8/5/2021).

Selanjutnya setelah turun dari kapal, para personel melaksanakan Tes Swab Antigen untuk memastikan tidak terjangkiti Covid-19, baru kemudian melaksanakan kegiatan berikutnya.

Dalam sambutannya Wakasad menyampaikan bahwa tugas Satgas sangat mulia, Saya merasa bangga atas kerja keras, semangat serta dedikasi yang tinggi dari seluruh personel

“Sehingga kerja keras Satgas mendapat apresiasi dari Pemerintah Daerah dan masyarakat setempat, hal ini akan sangat membekas dihati masyarakat,” ungkap Wakasad.

“Saya mewakili Bapak Kasad mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel Satgas yang telah melaksanakan tugas di daerah bencana Adonara dan selamat kembali ke satuan masing-masing,” tutup Wakasad.

Turut hadir dalam penerimaan tersebut Irjenad, Asops Kasad, Kapushubad, Kapusziad, Wakapusbekang, Kadispenad, Dansatangair, Dandim Jakarta Utara dan para pejabat Pusbekangad. (Amhar)

Continue Reading

Info TNI/Polri

Walikota Bandung Terima 1 Unit Sepeda Lipat Oscar

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Penyerahan Unit Sepeda Lipat Oscar kepada Wali Kota Bandung berlangsung di Ruang tengah Balai Kota, Kantor Walikota Bandung Jl. Wastu Kencana No. 2, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (6//5/2021).

Bengpuspal Puspalad menyerahkan 1 Unit sepeda lipat Oscar yang merupakan hasil inovasi Personel Bengpuspal Puspalad yang diserahkan kepada Wali Kota Bandung H. Oded Muhammad Danial, S.A.P.

Wakabengpuspal Puspalad, Letkol Cpl Drs. Dedi Murdianto, M.M sebagai perwakilan Bengpuspal Puspalad dalam penyerahan sepeda lipat Oscar tersebut.

Kegitan ini sebagai wujud silaturahmi menjaga hubungan yang baik antara satuan Bengpuspal Puspalad dengan jajaran Pemkot Bandung dan masyarakat sekitarnya. (Amhar)

Continue Reading

Trending