Connect with us

Info TNI/Polri

833 Jenderal (Purn) TNI/Polri Minta Kivlan Zen Bebas Tampa Syarat

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Kuasa hukum Kivlan Zen, Tonin Tachta Singarimbun menyebut kliennya mendapat dukungan 833 Jenderal (Purn) TNI/Polri. Meski sebelumnya pada siang tadi baru terdata ada 350 Jenderal yang berikan dukungan tersebut, namun menjelang malam kian bertambah dan sudah mencapai 833 Jenderal Purnawirawan TNI/Polri meminta Hakim Bebaskan Kivlan Zen.

Surat itu muncul sebagai pernyataan resmi bahwa Kivlan Zein telah berjasa pada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan harus dibebaskan.

Isi surat tersebut berbunyi “Kami purn/i, TNI Polri, mengingat atas jasa-jasa May Jen Purn TNI Kivlan Zein, baik selama masih aktif dan setelah purnawiran,” kata surat penyataan yang diberikan Tonin, Rabu (6/5/2020) malam melalui pesan singkatnya melalui WhatsApp.

Sebanyak 833 Jenderal (Purn) meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat segera membebaskan Kivlan Zein tanpa syarat. “Memohon kepada, yang Mulia Bapak Ketua Hakim, untuk menjatuhkan keputusan bebas tanpa syarat kepada, May Jen Purn TNI Kivlan Zein tersebut,” bunyi surat tersebut.

Tonin juga membenarkan perihal dukungan dari 833 Jenderal purnawirawan tersebut. “Tadi siang baru mencapai 350 Jenderal Purnawirawan, tapi menjelang malam tadi sudah bertambah menjadi 833 Jenderal, bahkan jumlah dukungan kepada pak Kivlan akan bisa terus bertambah. “Ucap Tonin melalui via telpon, Rabu (6/5/2020) malam.

Diantara purwawirawan yang tertera dalam surat meminta Kivlan Zen dibebaskan, yakni Kol Purn TN IAD, Sugengwaras, Bandung, Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri, Brigjen TNI (purn) Mahu Amin, Brigjen TNI (Purn) Arif Mulyawan, Marsda TNI (Purn) Zulhasymi, dan lainnya.

Tonin sejak awal berkeyakinan tuduhan yang dijatuhkan kepada Kivlan Zen tidak mendasar, dalam perkara yang didakwa melanggar Pasal 1 ayat (1) Undang-undang Darurat Nomor 12/drt/1951 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan melanggar Pasal 1 ayat (1) Undang-undang Darurat Nomor 12/drt/1951 juncto Pasal 56 ayat (1) KUHP. (red)

Continue Reading

Info TNI/Polri

Top! Paulus, Putra Papua Terpilih Sebagai Kabaintelkam

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi untuk posisi strategis di tubuh Polri.

Dalam rotasi tersebut, salah satu Kapolda yang dimutasi yakni Irjen Pol Paulus Waterpauw yang sebelumnya orang nomor satu di Polda Papua.

Melansir – kumparan.com yang mengungkap adanya Telegram yang tertuang dengan nomor ST/318/II/KEP/20121.

Telegram tersebut diteken langsung oleh AS SDM Kapolri Irjen Pol Sutrisno Yudhi Hermawan.

Dalam telegram tersebut, Irjen Pol Paulus Waterpauw diangkat jadi Kabaintelkam Polri menggantikan Komjen Pol Rycko Amelza yang diangkat jadi Kalemdiklat Polri.

Sedangkan jabatan Kapolda Papua akan diisi oleh Brigjen Pol Mathius D. Fakhiri yang sebelumnya menjabat Wakapolda Papua.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono membenarkan telegram tersebut.

“Benar,” kata Argo kepada wartawan, Kamis (18/2/2021).

Untuk diketahui, Inspektur Jendelar Polisi Drs. Paulus Waterpauw (Bintang II) ini merupakan putra asli Papua.

Selama ini Dia dipercaya memimpin menjaga keamanan di Papua yang kerap berurusan dengan Kelompok Sparatis Bersenjata (KKB). (Amhar)

Continue Reading

Info TNI/Polri

Tanggalkan Jabatan, Idham Aziz: Listyo Akan Membawa Polri Lebih Baik

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si., hari ini Rabu 27 Januari 2021, resmi menanggalkan jabatannya sebagai Kapolri. Jabatan tersebut resmi berpindah kepada Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Dalam penyampaian sambutannya, Idham suaranya sempat bergetar. Awalnya, Idham mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT karena kodrat dan iradat-Nya, Dirinya bisa menjadi kapolri ke-24.

Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si., mengatakan yakin jika Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., akan menjadi penerus dan pimpinan Polri yang lebih baik dari dirinya.

“Saya yakin dan berdoa di tangan dingin Bapak melalui program transformasi menuju Polri yang Presisi institusi Polri akan jauh lebih baik lagi,” ungkap Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si., dalam upacara serah terima jabatan Kapol di Ruppatama Polri, Jakarta (27/1).

Idham Aziz menambahkan, seperti kata orang bijak, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini.

Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si., juga menyampaikan selamat bertugas kepada Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Tak lupa menyampaikan permohonan maaf apabila melakukan kesalahan selama memimpin Korps Bhayangkara.

“Sebagai manusia biasa kami tentu tidak luput dari kesalahan dan khilaf, mohon dibukakan pintu maaf bapak dan ibu untuk jalan kami memasuki masa purna bakti,” ucapnya. (Amhar)

Continue Reading

Info TNI/Polri

Pangkoarmada I : Hari ini, Kita Fokus Menemukan Korban Pesawat Sriwijaya

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Hari ini Kamis, 14 Januari 2021, Panglima Koarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M. memimpin langsung pencarian Pesawat Sriwijaya Air bernomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak.

Diketahui, Pesawat Sriwijaya yang hilang kontak pada Sabtu pukul 14.40 WIB pekan lalu dan jatuh di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Sejak Operasi SAR ini dibuka oleh Basarnas, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan sejumlah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) serta tim Penyelam TNI AL yang terdiri dari Komando Pasukan Katak (Kopaska), Intai Amfibi Marinir (Taifib)

“Tak lupa TNI AL juga kerahkan Penyelam Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada I untuk membantu pencarian pesawat yang jatuh tersebut,” ungkap Pangkoarmada I.

Dia jelaskan, Unsur-unsur KRI TNI Angkatan Laut membantu Basarnas yang tergabung dalam Tim Gabungan untuk melakukan Search and Resque (SAR) Pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang dilaporkan lost contact.

Pangkoarmada I. Mengatakan, hal ini sesuai arahan Kasal, Laksamana TNI Yudo Margono S.E., M.M. yang memberikan semangat dan dukungan penuh kepada seluruh prajurit di lapangan dengan meninjau langsung proses pencarian di lokasi.

“Untuk itu, TNI AL langsung mengerahkan KRI dari Komando Armada I, KRI Teluk Teluk Gilimanuk-531 yang mengangkut Tim Penyelam TNI AL untuk membantu pelaksanaan Operasi SAR yang digelar oleh Basarnas,” ujarnya

Pangkoarmada I menambahkan,
Kemudian, KRI R.E. Martadinata-331, KRI Tjiptadi-381, KRI Teluk Cirebon-543, KRI Parang-647, KRI Kurau-856, KRI Tenggiri-865, KRI Cucut-886, serta Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) Denjaka, Kopaska, Taifib dan Dislambair juga membantu melakukan pencarian di tempat jatuhnya pesawat SJ 182.

Selain Itu, TNI AL mengerahkan KRI Rigel-933 yang merupakan kapal survei hidro-oseanografi yang memiliki beragam perlengkapan canggih dengan kategori multipurpose research vessel (MPRV).

“Secara umum, dalam misi SAR bawah laut, KRI Rigel-933 menggunakan empat alat yang dioperasikan bergantian, yakni multibeam echosounder, magnetometer, side scan sonar, dan ROV,” urai Pangkoarmada I.

Tercatat dari hari pertama, Tim Gabungan SAR berhasil mengevakuasi bagian tubuh korban dan serpihan pesawat.

Pada Selasa (12/1) petang, salah satu bagian dari kotak hitam yakni Flight Data Recorder (FDR) atau rekaman data penerbangan telah ditemukan tim Gabungan Penyelam dari TNI Angkatan Laut dan sudah diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C) Hadi Tjahjanto, S.I.P. di Dermaga JICT, Jakarta.

“Kini Tersisa Voice Cockpit Recorder (VCR) atau rekaman pembicaraan pilot yang masih dilakukan pencarian,” kata Pangkoarmada I.

Berdasarkan data manifest, pesawat jenis Boeing 737-500 yang diproduksi tahun 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru.

Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.

Pangkoarmada I menyebut, bahwa misi pencarian ini merupakan misi kemanusiaan, pencarian tetap kita fokuskan terhadap korban, apapun yang kita temui di bawah selalu diupayakan untuk diangkat.

“Terhadap Voice Cockpit Recorder (VCR) ada tim khusus yang tetap mengupayakan pencarian juga”. Pungkas Pangkoarmada I menutupnya. (Amhar)

Continue Reading

Trending