Connect with us

Uncategorized

Di Dalam Air Susu Ibu ada Stem Cell Terbaik

Published

on

Ditulis hari Jum’at, 24 April 2020, Oleh: Dr.Eng. Iwan Tutuka Pambudi, Penulis adalah Karyawan Astra International

Stem cell atau sel punca secara umum adalah sel yang belum berdiferensiasi dan mempunyai potensi yang sangat tinggi untuk berkembang menjadi banyak jenis sel yang berbeda. Dan juga berfungsi sebagai sistem perbaikan untuk mengganti sel-sel tubuh yang rusak.

Saat sel punca membelah, sel yang baru mempunyai potensi untuk tetap menjadi sel punca atau menjadi sel dari jenis lain dengan fungsi yang lebih khusus, misalnya sel otot, sel darah merah atau sel otak.

Sel punca adalah sel yang belum terspesialisasi yang mempunyai dua sifat:

1. Kemampuan untuk berdiferensiasi menjadi sel lain, yaitu mampu berkembang menjadi berbagai jenis sel matang, misalnya: sel saraf, sel otot jantung, sel otot rangka, sel pankreas, dan lainnya.

2. Kemampuan untuk memperbaharui atau meregenerasi dirinya sendiri, yaitu dapat membuat salinan sel yang persis sama dengan dirinya melalui pembelahan sel.

Berdasarkan kemampuan berdiferensiasi, sel punca dibagi menjadi:

1. Totipotent adalah sel yang dapat berdiferensiasi menjadi semua jenis sel.

2. Pluripotent adalah sel yang dapat berdiferensiasi menjadi tiga lapisan germinal: ektoderm, mesoderm, dan endoderm, tapi tidak dapat menjadi jaringan ekstra embryonik seperti plasenta dan tali pusar.

3. Multipotent adalah sel yang dapat berdiferensiasi menjadi banyak jenis sel, misalnya sel punca hematopoietik.

4. Unipotent adalah sel yang hanya dapat menghasilkan satu jenis sel. Dan sel punca ini mempunyai sifat dapat memperbaharui atau meregenerasi diri.

Sel punca ditemukan dalam berbagai jaringan tubuh, sehingga sel punca dibagi menjadi beberapa berdasarkan asal selnya:

1. Zygote, yaitu pada tahap sesaat setelah sperma bertemu dengan sel telur.

2. Sel punca embrionik yaitu sel yang diambil dari inner cell mass dari suatu blastocyst (embrio hari ke-5 pasca pembuahan). Sel punca embrionik biasanya didapatkan dari sisa embrio yang tidak dipakai pada IVF (in vitro fertilization). Tapi saat ini telah dikembangkan teknik pengambilan sel punca embrionik yang tidak membahayakan embrio tersebut, sehingga dapat terus hidup dan bertumbuh. Hal ini mungkin dapat mengurangi kontroversi etis terhadap sel punca embrionik.

3. Fetus adalah perkembangan pada fase seteleh embrio dan sebelum kelahiran. Fetus dapat diperoleh dari klinik aborsi.

4. Sel punca darah tali pusar, yaitu sel yang diambil dari darah plasenta dan tali pusar segera setelah bayi lahir. Sel punca dari darah tali pusar merupakan jenis sel punca hematopoietik, dan ada yang menggolongkan jenis sel punca ini ke dalam sel punca dewasa.

5. Sel punca dewasa, yaitu sel yang diambil dari jaringan dewasa, antara lain dari sumsum tulang.

Kita tahu bahwa air susu ibu (ASI), sudah sejak lama bermanfaat sebagai nutrisi bagi bayi yang baru lahir, ASI sama pentingnya untuk perkembangan bayi. Sebuah penelitian membuktikan, sel punca atau sel punca telah ditemukan dalam ASI.

Pada tahun 2007, Prof Peter Hartmann bersama Dr Mark Cregan pada University of Western Australia pertama kali menemukan keberadaan sel punca di dalam ASI. Lalu Dr Foteini Kakutas mulai tahun 2012 melanjutkan penelitian ini dengan membuat terobosan baru, bahwa sel punca seperti embrionik ini ditemukan dalam ASI dapat diarahkan untuk menjadi jenis sel tubuh lainnya seperti sel tulang, sel lemak, sel hati, sel pankreas dan sel otak. Penelitian ini memunculkan kemungkinan baru untuk sumber sel punca yang dapat digunakan dalam pengobatan regeneratif tanpa perlu merusak embrio.

Dr Kakulas mempresentasikan temuannya untuk pertama kali kepada dunia Eropa di Simposium Medela. Dia menjelaskan bahwa penemuannya ini membuka beberapa jalan untuk dilanjutkan di berbagai bidang penelitian termasuk kanker payudara, terapi sel punca dan pengobatan regeneratif.

Beberapa tahun yang lalu Dr Kakulas mempresentasikan penemuan terakhirnya bersama tim biologi sel-nya pada Medela Simposium ke-10 di Warsawa. Dia bertekad untuk mengungkapkan peran sel-sel tersebut dalam perkembangan bayi yang sedang disusui. Bayi menelan jutaan hingga miliaran sel hidup dari ASI setiap hari, apakah ini hanya kebetulan? Bisakah mereka selamat dari perut bayi?

Presentasi yang menarik digambarkan pada eksperimen terbarunya dimana Dr Kakulas menggunakan model tikus untuk mengikuti kondisi sel-sel ini. Dengan menggunakan tikus yang mengekspresikan gen penanda Dr Kakulas bisa mengikuti sel-sel dari ASI ke neonates, yaitu bayi yang baru lahir 28 hari pertama kehidupan.

Eksperimen ini menunjukkan bahwa sel punca ASI bisa ditemukan dalam perut hidup-hidup, dan juga dalam darah, thymus (kelenjar dada), hati, pankreas dan juga otak. Sel-sel ini juga secara fungsional terintegrasi ke dalam organ-organ tersebut dan memproduksi protein spesisfik organ.

Temuan ini membuktikan tentang kelangsungan hidup sel punca ASI pada neonatus, dan menunjukkan bahwa sel-sel ini bermigrasi dan secara fungsional berintegrasi ke organ-organ neonatus di mana sel-sel ini dapat memberikan manfaat perkembangan pada neonatus.

Dr Kakulas mengatakan, “Penemuan di danai oleh Medela dan membuka banyak cakrawala penelitian baru. Karena keberadaan sel punca dalam jumlah yang relatif besar di dalam ASI, penemuan ini juga membuktikan bahwa ASI mempunyai manfaat lain tidak hanya sebagai nutrisi untuk bayi. Dan menjadi jelas bahwa ASI dapat berfungsi sebagai sumber yang etis, non invasif dan berlimpah bagi sel punca manusia. Selain itu saya sangat tertarik untuk meneliti lebih lanjut peran sel punca dalam regenerasi jaringan dan perkembangan bayi, serta dampak apa yang mungkin bisa menimbulkan penyakit”.

Seorang direktur pada National Childbirth Trust di Inggris mengatakan, “Penelitian ini mengungkapkan banyak faktor bahwa pada ASI yang kita ketahui hanya sedikit dan ternyata mempunyai berbagai keuntungan, seperti membantu sistem kekebalan bayi untuk tumbuh berkembang”.

Chris Mason, Professor regenerative medicine di University College London mengatakan, “Penemuan ini memberikan kita wawasan kepada penyakit payudara yang spesifik dan sangat berharga ketika kita akan mengkaji dan mengembangkan obat-obatan”.

Continue Reading

Uncategorized

Terpantau! Ikatan Alumni Jerman Divisi Eropa Periode 2020 – 2023 Telah Dilantik

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Telah terpantau di hari Minggu, 28 Februari 2021 jam 20.00 WIB adanya pelantikan Pengurus Ikatan Alumni Jerman (IAJ) Divisi Eropa secara virtual melalui layanan video conference Zoom dari Jakarta, Bandung dan Eropa dan disiarkan secara live melalui Youtube.

Terkonfirmasi, pelantikan tersebut sebagai kelanjutan dari Musyawarah IAJ 5 Desember 2020 yang memilih Saudara Bimo Joga Sasongko, BSAE, MSEIE, MBA sebagai Ketua Umum dan Dipl.-Ing. Mohamad Taufik, MM sebagai Wakil Ketua Umum, dan pelantikan Pengurus BPH (Badan Pengurus Harian) IAJ periode 2020-2023 pada 10 Januari 2021 yang lalu.

Di ketahui, Pengurus IAJ Divisi Eropa adalah: Indra Kusumah, M Sc, (PhD Candidate) sebagai Ketua, Fitria Bermanakusumah, M Sc sebagai Sekretaris Jenderal, Ir. Bambang Darwanto Sebagai Kepala Bidang Pengembangan Bisnis, dan Prio Adhi Setiawan, M Sc sebagai Kepala Bidang Teknologi.

Selanjutnya, Pengurus IAJ Divisi Eropa yakni: Yoga A. Tranggono, MM, M. Eng Sebagai Kepala Bidang Telekomunikasi, Tito Prabowo, BSc sebagai Kepala Bidang Teknik Informasi, Amru R. Razani, M Sc sebagai Kepala Bidang Transfer Teknologi, Muhammad Zulhalki, Spd., Mgr-Z Sebagai kepala Cabang Polandia, serta Dr. Ing Rahmat Suryana sebagai Kepala Cabang Skandinavia

Pengukuhan dan pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Sdr. Bimo Sasongko sesuai dengan Surat Keputusan Ketua Umum IAJ no 02/KEP/KETUM/I/2021 tentang Pengangkatan Divisi Eropa Ikatan Alumni Jerman Periode 2020 – 2023 tanggal 4 Januari 2021.

Bimo Sasongko, Ketua Umum IAJ dalam sambutannya mengatakan, Ikatan Alumni Jerman (IAJ) merupakan sebuah organisasi yang didirikan untuk meningkatkan peran dan memperluas jaringan dan kompetensi alumni Jerman

“Hal ini juga sekaligus merupakan wahana bagi para alumni Jerman untuk dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa. IAJ didirikan tepat pada Hari Pahlawan, 10 November 2017,” sebut Bimo

Tentang Ikatan Alumni Jerman (IAJ)

Visi IAJ adalah mengoptimalkan dan mendorong kekuatan alumni Jerman supaya lebih eksis, kredibel dan dipercaya oleh berbagai kepentingan di tanah air.

Misi jangka pendek IAJ adalah menjalin sinergi antar alumni, disertai dengan mempromosikan dan menyuarakan portofolio kompetensi dan keahlian para alumni melalui berbagai platform dan media.

IAJ juga akan selalu berperan aktif sebagai think-tank bangsa terkait dengan strategi, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan nasional.

IAJ juga memiliki misi khusus untuk ikut serta mendorong dan meningkatkan jumlah mahasiswa asal Indonesia untuk belajar di negara Jerman hingga 10 ribu orang selama lima tahun mendatang.

Dan juga termasuk dalam misi khusus IAJ adalah untuk mendorong peningkatan jumlah pekerja asal Indonesia yang bekerja untuk perusahaan Jerman, baik di Indonesia maupun di Jerman.

Sistem pengembangan profesi dan ketenagakerjaan di Jerman sangat tepat bagi Indonesia dalam menghadapi datangnya bonus demografi. Jerman sangat teliti, detil dan berhati-hati dalam memproyeksikan angkatan kerjanya.

Terkait visi dan misi tersebut, Bimo menjelaskan, bahwa IAJ akan terus berusaha melakukan kajian dan mengembangkan forum Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dalam bentuk pemikiran dan gagasan terkait dengan penguatan hubungan antara Indonesia dan Jerman, yang akan sangat berguna untuk menunjang pembangunan Indonesia saat ini.

Bimo juga ungkap, IAJ mendukung langkah Kementerian Federal Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (BMZ) Jerman, terkait kerjasama pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia, seperti yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bersama Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ).

“Hal yang dilakukan dalam kaitan tersebut antara lain adalah program pengembangan sumber daya manusia terkait sistem manajemen talenta dan sistem merit,” imbuh Ketua Umum IAJ, Bimo Sasongko menutupnya.

Para Pengurus dan Anggota Ikatan Alumni Jerman siap untuk bersinergi membangun Bangsa, serta membentuk jejaring di level Nasional maupun Internasional demi kepentingan Bangsa Indonesia.

Jakarta, 28 Februari 2021, di ketahui:
1. Bimo Sasongko, Ketua Umum IAJ

2. Mohamad Taufik, Wakil Ketua Umum IAJ

3. Muhammad Agus Salim, Sekretaris Jenderal IAJ, dan

4. Indra Kusumah, Ketua IAJ Divisi Eropa.

Continue Reading

Uncategorized

APTB Dukung KPK Hukum Mati Megakorupsi Bansos

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Membentuk Alumni Perguruan Tinggi Bersatu, yakni: Universitas Indonesia – UI WATCH (Andi Kosala, Dr Hakim & Taufik Bahaudin), ITB – KAPPAK ITB (Muli), IPB – FAM IPB (Rosyid), UGM – RELAGAMA (Irfan), ITS – ITS Bersatu, UNAIR – UNAIR Bergerak (Zulkifli Ekomei).

Berkumpul menyatu di Starbuck Rasuna Epicentrum Kuningan, Alumni Perguruan Tinggi Bersatu (APTB) menyampaikan memorandum kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini, Minggu 23 Februari 2021, mulai pukul : 15.00 – 17.30 wib di Jakarta Selatan.

Memorandum ini dalam upaya mendukung KPK sebagai ujung tombak dalam memberantas korupsi yang merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime).

Kami bangga KPK pada akhir 2020 berhasil membongkar dua kasus besar yang melibatkan dua menteri dari Kabinet Indonesia Maju.

Kasus pertama adalah ditangkapnya Menteri KKP dan yang kedua adalah Mega Korupsi Menteri Sosial.

Kasus kedua ini menjadi sangat berbeda, disamping sebagai Mega Korupsi triliunan rupiah pada kasus Bantuan Sosial (BANSOS), karena dana yang dikorupsi adalah dana untuk bantuan masyarakat yang sedang sulit dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Dari memorandum ini, ALUMNI PERGURUAN TINGGI BERSATU juga menengarai Indikasi yang kuat adanya KKN di pemerintahan Presiden Joko Widodo yang melibatkan beberapa elit partai politik pendukung pemerintah dalam skandal Mega Korupsi, seperti Jiwasraya, Asabri, BPJS ketenagakerjaan dan lain-lain.

Salah satu indikasi KKN ini adalah penunjukan perusahaan swasta untuk proyek goodie bag senilai lebih dari Rp 150 milyar oleh Kementerian Sosial.

Hal ini mengarahkan persepsi masyarakat akan adanya KKN yang melibatkan anggota keluarga Presiden dan itu harus dituntaskan oleh KPK.

Lambannya penanganan hukum dalam menuntaskan kasus Mega Skandal korupsi di atas menyebabkan semakin menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di negeri ini.

Oleh karena itu, Alumni Perguruan Tinggi Bersatu terpanggil untuk memberikan dukungan penuh kepada KPK agar lebih berani menghadapi kekuatan-kekuatan dahsyat dengan jaringan koruptif yang melibatkan petinggi-petinggi di berbagai lembaga saat ini, dibarengi dengan indikasi kuatnya KKN.

Khusus dalam hal kasus korupsi BANSOS yang sangat mencederai rasa kemanusiaan yang adil dan beradab pada rakyat Indonesia yang tengah menderita karena pandemi Covid-19, KPK tidak boleh ragu ketika harus memutuskan bahwa pelaku harus dihukum mati, demi kepentingan untuk kebaikan bangsa dan negara.

Kami mengapresiasi dan mendukung penuh apabila KPK memutuskan hukuman maksimal yaitu hukuman mati kepada para pelaku korupsi bansos tersebut di atas.

Memorandum ini didasarkan atas temuan dan kajian dari berbagai informasi resmi dan informasi yang beredar luas di masyarakat seperti media massa dan media sosial, serta laporan resmi dari pihak yang kompeten. (Amhar)

Continue Reading

Uncategorized

PTUN Jakarta Menangkan Berkarya Tommy Soeharto, FNB Beri Apresiasi

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Ketua Umum Front Nasional Berkarya (FNB) sekaligus Ketua umum Perisai Berkarya Tri Joko Susilo SH., mengapresiasi keputusan PTUN Jakarta yang memenangkan Partai Berkarya Kubu Tommy Soeharto pada hari ini 16 Februari 2021, dengan pembacaan putusan secara elektronik.

Tri Joko menyebut, keputusan ini tentu didasari hati yang bening, pikiran yang cinta akan keadilan dan kami percaya PTUN Jakarta adalah Tempat yang menjadi simbol kukuhnya bendera demokrasi

“Bendera keadilan dan bendera bagi perjuangan para pejuang politik yang perjuangannya dipenuhi resiko muslihat kaum amatir demokrasi bahkan cacat dalam perjalanan politiknya,” ujar Tri Joko dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/2/2021).

Terkait hal tersebut, Tri Joko Susilo menghimbau agar keputusan PTUN ini segera ditindaklanjuti oleh Menkumham yang telah beretikat baik menunggu putusan PTUN ketika ada surat masuk permohonan perubahan kepengurusan Partai Berkarya.

Front Nasional Berkarya dan Ormas Perisai Berkarya akan saya instruksikan bakal memajang Foto Menkumham di kantor-kantor perwakilan daerah kami sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terimakasih bila Menkumham mengikuti PTUN ujar Tri Joko Susilo yang selalu biasa disapa TJS .

FNB menilai keputusan PTUN merupakan penanda bahwa masih ada keadilan dan harapan bagi partai politik yang bersengketa saat ini. Perlu diketahui Bahwa Pak Menkumham ini sokoguru bagi HAM dan Demokrasi kalau betul mau mengikuti keputusan PTUN.

“Kami sudah anggap Menkumham sebagai ayah, jangan sampai kemudian menkumham tak mengikuti keputusan PTUN, tentu Front Nasional Berkarya berharap ini keputusan PTUN ini menjadi cakrawala atau nur bagi perjuangan selanjutnya Partai Berkarya untuk kebaikan dan kemaslahatan rakyat,” ujar Tri Joko.

Dalam kesempatan yang sama Sekjend FNB Mujahidin Syech Sitijenar menghimbau agar Pihak yang kalah segera melakukan upaya pertaubatan setelah muka mereka runyam dimata publik akibat upaya kudeta yang mereka lakukan.

Pak Menkumham itu kata Mujahidin, adalah Abang bagi institusi politik yang diisi oleh orang-orang yang memilih berjuang ke rakyat melalui partai politik, semoga pihak yang kalah tak lagi berusaha mengadu domba Ketum dan partai kami dengan menkumham

“Kasihan beliau banyak visi nawacita dibidang hukum yang harus beliau tuntaskan dibanding mengurusi Badar Cs,” ungkap Mujahidin.

Front Nasional Berkarya tak lupa juga mendoakan Ketum Partai Berkarya Tommy Soeharto, Ibu Titiek Soeharto dan Ibu Tutut agar senantiasa diberi rahmat dan kekuatan dalam memimpin Partai Berkarya.

“Semoga momen PTUN ini menjadi pemancar bagi negeri ini dan kejayaan serta kemakmuran rakyat keesokan hari, Terimakasih PTUN Jakarta dan Terus berjuang Pak Tommy Soeharto, Ibu Titiek Soeharto, Ibu Tutut dan para sesepuh Partai Berkarya lainnya,” ujar Tri Joko Susilo.

Tri Joko Susilo juga menyampaikan terimakasih kepada jajaran DPP dalam hal ini Sekjend partai berkarya Prio Budi Santoso (PBS), DPW, DPD dan wabil khusus team hukum partai berkarya yang telah berjuang mengawal persidangan sehingga bermuara kepada harapan kader partai berkarya komando HMP

“Tak lupa segenap unsur sayap partai yang telah menunjukkan totalitas satu Komando Ketua Umum H. Hutomo Mandala Putra SH., ideologi dan semangat juangnya untuk menjaga marwah bendera Partai Berkarya sampai tetes darah penghabisan. Salam berkarya, buktikan karya-mu satu komando Hutomo Mandala Putra,” tegas Tri Joko Susilo. (Amhar)

Continue Reading

Trending