Connect with us

Sosial

Aziz Syamsuddin Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Wakil Ketua DPR-RI Aziz Syamsuddin menyediakan puluan ton beras dan puluhan ribu liter Minyak Goreng dan sembako untuk dibagikan kepada masyarakat rentan miskin dan terdampak pandemi wabah virus corona (covod-19) di seluruh Indonesia.

Menurut Aziz, saat ini sudah terkumpul bantuan dari masyarakat sebanyak 15 ton beras dan 3000 karton minyak goreng. Aziz mengaku akan terus berupaya mengajak semua komponen bangsa untuk bersama sama terlibat aksi kemanusiaan ini untuk selanjutkan dibagikan kepada masyarakat terdampak covid-19.

Disebutkan Aziz, penyaluran bantuan sembako akan terus berlangsung jika pandemi covid-19 belum mereda. Aziz mengatakan, pembagian sembako kepada masyarakat dimulai dari RW 09 Kelurahan Baru, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (17/04/2020). “Bantuan ini harus tepat sasaran dan tidak tumpang tindih,” tambahnya.

Aziz katakan, ini adalah urunan dari teman-teman kita kumpulkan. Kita sisipkan untuk membantu masyarakat kita yang terdampak covid-19 ini, ujar Aziz saat menyerahkan bantuan kepada Ketua RW 09 Sumartoyo secara simbolis.

Menurut Aziz, penyaluran bantuan sembako saat ini adalah tahap pertama. Sebab, politisi dari Partai Golkar ini menambahkan akan ada bantuan sembako tahap kedua. Bantuan sembako yang disalurkan kepada masyarakat ini dalam rangka membantu mengurangi pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin dalam meminimalisir masyarakat terdampak covid-19.

“Mudah-mudahan wabah covid-19 ini dapat kita lalui bersama. Semoga cepat berlalu. Saya minta doa supaya kita bisa silaturahmi lagi,” tukas Aziz.

Menurut Aziz, dirinya akan terus mendukung langkah pemerintah dalam mewaspadai penyebaran virus covi-19. Dia juga meminta masyarakat mematuhi aturan yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Karena kita sama-sama ingin wabah covid-19 ini cepat dilalui. Ayo kita sama-sama menjaga kebersihan. Kita tak boleh takut. Tapi kita harus waspada, jaga kebersihan. Ayo kita ikuti aturan pemerintah,” tandas Aziz

Sementara itu, Sekretaris Nasional Satgas Penanggulangan Covid 19 Korps Alumni KNPI, Dian Assafri Nasa’i di tempat yang sama menyampaikan tidak hanya beras,minyak goreng dan telur yang dibagikan kepada masyarakat. Dian mengatan bantuan yang disalurkan Aziz Syamsuddin berupa gula, minyak goreng, mie instan, biskuit dan lain-lain.

“Ini (bantuan) akan terus berkelanjutan biar bisa langsung diterima masyarakat. Setiap Jumat kita akan terus berkeliling di Indonesia. Di sini (RW 09 Kelurahan Baru, Kecatamatan Pasar Rebo) titik awal. Kita juga membagikan nasi kepada masyarakat,” tandas Dian.

Dian mengatakan, Aziz Syamsuddin membentuk satgas Penaggulangan Covid-19 yang menginisiasi lahirnya “DAPUR JOKOWI”. Satgas ini, kata Dian, sebagai komitmen Aziz Syamsuddin mendukung pemerintahan Jokowi melawan virus yang diduga berasal dari Wuhan, China, tersebut

“Dari Korps Alumni KNPI di Jati Murni Center muncul gagasan besar Ketum Azis membentuk Satgas Penanggulangan Covid 19 telah membuktikan bapak Azis Syamsuddin ikut berkomitmen mendukung Pemerintah melawan Covid 19 dengan aksi nyata bersama RT dan RW Seluruh Indonesia sebagai garda terdepan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan saat ini,” ujar Dian.

Adapun Ketua RW 09, Sumartoyo menyampaikan ucapan terima kasih atas Aziz Syamsuddin. Dia mengatakan bantuan dari Aziz tersebut akan disalurkan langsung kepada masyarakat.

“Di sini ada 1600 KK dan 10 RT. Atas nama warga saya mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak Aziz Syamsuddin,” kata Sumartoyo.

Dalam kesempatan itu, Sumartoyo memastikan bantuan dari Aziz Syamsuddin akan tepat sasaran. RW dan RT, kata dia, akan mendata masyarakat yang paling terdampak virus corona.

“Di sini banyak warung warga yang tutup dan tidak punya pendapatan (ekonomi). Mau belanja juga tidak bisa. Dan kami butuh bantuan langsung. Semoga (wabah covid-19) ini cepat berlalu karena banyak warga yang sudah tidak bisa kerja,” katanya. (Zohiri)

Continue Reading

Sosial

Monardo: Penanganan NTT Terdampak Seroja Berlangsung Optimal

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Kepala BNPB Doni Monardo telah mengunjungi beberapa wilayah terdampak bencana di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Senin lalu (5/4/2021).

Dalam releasenya, Sabtu (10/4/2021) menyebut, Kehadiran Doni Monardo di lokasi bencana tak hanya melihat dampak hebat siklon tropis Seroja tetapi juga penanganan darurat, khususnya warga terdampak bencana.

Selama berada di NTT, Doni telah melihat secara langsung kondisi lokasi terdampak di Lembata, Alor dan Adonara. Ia mengajak pemerintah daerah di kawasan terdampak dan semua pihak untuk melakukan penanganan darurat secara optimal.

Doni yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menginstruksikan kepada kepala daerah setempat untuk melakukan penanganan prioritas terhadap kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, dan disabilitas.

Dalam mengoptimalkan penanganan darurat pascabencana, BNPB mengerahkan sejumlah helikopter, SAR Dog, dan personel untuk membantu pemerintah daerah.

Bantuan logistik pun terus dikirimkan BNPB melalui udara. Selain itu, dukungan penuh dari TNI, Polri dan kementerian serta lembaga sangat membantu dalam percepatan penanganan darurat.

Pelayanan kebutuhan dasar diberikan oleh berbagai pihak, seperti pengoperasian dapur umum oleh Tagana, TNI dan BPBD, kemudian penyediaan tenda-tenda keluarga serta pelayanan medis kepada warga yang mengalami luka-luka.

Saat berada di NTT, Doni juga menyempatkan diri untuk melihat kondisi dapur umum, pelayanan kesehatan dan pos pengungsian. Hal ini menjadi penting, mengingat dalam kondisi darurat banyak warga yang terdampak perlu mendapatkan bantuan yang maksimal.

Menyikapi upaya untuk menghindari Covid-19, Doni menginstruksikan untuk mengurangi kerumunan warga terdampak di pos pengungsian.

BNPB kata Doni akan memberikan dana tunggu hunian sehinga mereka dapat memanfaatkan untuk menyewa tempat tinggal yang layak.

“Dana tersebut digunakan untuk menyewa tempat tinggal atau rumah keluarga terdekat sebagai hunian sementara yaitu sebesar Rp500 ribu per bulan,” sebut Doni Monardo.

Bagi anak-anak yang mengalami trauma, BNPB juga berpesan untuk penyelenggaraan proses penyembuhan pascatrauma sehingga mereka bisa melanjutkan hidup tanpa ada bayang-bayang kejadian tersebut. (Amhar)

Continue Reading

Sosial

Peduli Bencana, Demokrat Salurkan Bantuan Ke NTB dan NTT

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhyono (AHY) melalui Gerakan Nasional Partai Demokrat (GNPD) Peduli dan Berbagi, menyalurkan bantuan untuk korban bencana Alam di NTB dan NTT.

Kepala Badan Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (BPPM) DPP Partai Demokrat, Ali Muhammad Johan Suharli, menjelaskan bahwa DPP Partai Demokrat telah menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat korban bencana di kecamatan Bolo dan Kecamatan Woha, Bima, NTB pada hari Senin (5/4/2021).

“Penyaluran dilakukan oleh Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima, Imam Syuhadi, beserta jajarannya. Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD NTB, A. Rahman H. Abidin, juga telah menyalurkan bantuan bagi masyarakat korban bencana di Bima dan Dompu,” jelas Ali.

Sementara bantuan untuk NTT, lanjut Ali, akan dilaksanakan besok, Rabu (7/4), bekerjasama dengan DPD dan DPC Partai Demokrat.

Sesuai arahan Ketum AHY, pimpinan dan kader Partai Demokrat harus terus melaksanakan Gerakan Nasional Partai Demokrat (GNPD) Peduli dan Berbagi untuk membantu masyarakat yang kesulitan akibat terdampak Covid-19, maupun yang terdampak bencana alam seperti yang terjadi di NTT dan NTB. Partai Demokrat ingin terus menjadi bagian dari solusi atas masalah-masalah rakyat.

“Sesuai arahan Ketum AHY, Partai Demokrat kembali fokus melakukan kerja-kerja nyata untuk rakyat. Bantuan kemanusiaan bagi korban banjir di NTT dan NTB ini adalah salah satu aksi nyata dari banyak aksi nyata yang sudah kami lakukan,” pungkas Ali.

Sebelumnya Ketum AHY telah menyampaikan ucapan duka cita atas terjadinya bencana alam di NTT dan NTB. “Turut berduka cita atas bencana banjir dan longsor di Flores Timur, NTT dan NTB yang menelan korban jiwa dan korban hilang,” ucapnya.

AHY juga ungkapkan harapannya, “Semoga proses evakuasi berjalan lancar, seluruh korban bisa segera diselamatkan. Bagi teman-teman di mana pun berada, mari waspada cuaca ekstrem di sekitar kita,” pungkas Ketum AHY. (Amhar)

Continue Reading

Sosial

Kunjungi Banjir Bandang NTT, Monardo: Beri Bantuan Maksimal Pada Warga

Published

on

By

JanoerKoening, Lembata – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jendral TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo melakukan peninjauan pasca bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Lembata, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada selasa (6/4/2021).

Kabupaten Lembata termasuk lokasi yang mengalami dampak dengan kategori berat. Kondisi pemukiman yang berada di bawah bukit menjadi salah satu pemicu besarnya dampak yang terjadi.

Cuaca ekstrem Siklon Tropis Seroja menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor di lokasi tersebut. Akses jalan sempat terputus akibat banyak batu besar dan material yang terbawa saat longsor.

Dalam kunjungannya, Doni Monardo sempat berbincang kepada para warga yang terdampak langsung untuk menanyakan beberapa kebutuhan darurat yang sangat diperlukan bagi warga sekitar.

Doni Monardo menegaskan bahwa para warga yang terdampak harus mendapatkan pertolongan secara maksimal.

“Memastikan mereka yang menderita luka ringan atau berat mendapatkan perawatan kesehatan yang maksimal,” kata Doni.

Sebelumnya rombongan juga sempat meninjau dapur umum serta kondisi pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lewoleba.

Penerapan protokol kesehatan dalam penanganan korban juga menjadi perhatian penting untuk bertujuan menekan angka penularan Covid-19.

Seperti yang sudah diinformasikan sebelumnya, BNPB sudah mengerahkan tiga helikopter. Dua Helikopter ini berjenis Heli MI-8 dengan daya angkut delapan ton, heli Kamov 32 A dengan daya angkut lima ton, dan heli EC-115 dengan kapasitas dua belas seats.

Dua helikopter difungsikan untuk menjangkau distribusi logistik di beberapa desa yang terisolir pasca terputusnya akses diakibatkan longsor, satu helikopter lainnya untuk mengakomodir para warga yang membutuhkan pertolongan darurat terutama kelompok rentan.

Selain itu, helikopter juga mengangkut para tenaga medis yang ditugaskan di posko penanganan darurat.

BNPB melakukan koordinasi dengan TNI-Polri, Kementrian Kesehatan, Kementrian Sosial, Kementrian PUPR, Gubernur NTT, Bupati Flores Timur, BPBD Flores Timur, dan tim gabungan lainnya untuk segera menambah alat berat guna proses evakuasi terhadap korban yang tertimbun lumpur.

Disamping itu penyediaan bahan logistik dan non logistik juga sudah terdistribusi di beberapa lokasi terdampak.

Untuk titik pengungsian di Kabupaten Lembata ada tujuh titik yaitu di aula kantor lurah Lewoleba Timur, aula kantor lurah Lewoleba Tengah, Aula kantor lurah Selandoro, aula kantor lurah Lewoleba Tengah, Aula kantor Kecamatan Nubatukan, aula kantor BKDSDM, aula kantor Kecamatan Ile Ape Timur dan SMP Negeri 1 Ile Ape Timur. (Amhar)

Continue Reading

Trending