Connect with us

DUNIA ISLAM

Ketua IIFP Ungkapkan Terimakasih Atas Keramahan Indonesia

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Penyelenggaraan pertemuan Forum Parlemen Muslim Internasional atau International Islamic Forum or Parliamentarins (lIFP) ke-4 yang dihelat sejak 13 Februari berakhir hari ini Sabtu, 15 Februari 2020 di Sahid Hotel, Jakarta.

Fraksi PKS DPR RI selaku tuan rumah mengucapkan selamat dan berharap
hasil-hasil yang dicapai dapat memperkuat peran IIFP dalam memperkuat kerjasama antaparlemen dan dunia internasional.

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini yang juga Wakil Ketua lIFP dalam penutupan acara menerima ucapan terima kasih dan apresiasi dari Ketua lIFP Dr. Abdul Majid Menasrah (Aljazair).

“Terima kasih kepada Fraksi PKS atas kepanitian acara yang dinilai berhasil
optimal dan kepada Indonesia atas keramahannya dalam menyambut delegasi lIFP dari negara-negara peserta,” ucap Abdul Majid, (15/2).

Dia tambahkan, “Semua fasilitasi dan keramahan itu membuat lIFP merasa berada di rumah sendiri. Terima kasih,” ucapnya lagi.

Jazuli Juwaini menjelaskan lIFP dicetuskan di Indonesia pada 2007 yang saat deklarasi dihadiri delegasi anggota parlemen dari 28 negara dan diresmikan langsung oleh Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

“Sejarah lIFP itu sangat istimewa bagi lndonesia. Semangatnya saat itu adalah
anggota parlemen muslim di seluruh dunia dapat berbagi pandangan dan
pengalaman serta bekerja sama erat dalam menghadirkan kedamaian dan
kesejahteraan masyarakat dunia melalui peran-peran kolektif parlemen,” terang Jazuli.

Oleh karena itu, Fraksi PKS selaku panitia dan tuan rumah punya tanggung jawab moral untuk kembali merevitalisasi peran lIFP sebagai forum yang berkontribusi bagi kemaslahatan dunia.

“Selama tiga hari penuh anggota parlemen muslim yang hadir bertukar pikiran tentang isu-isu hak asasi manusia dan kemanusiaan universal. Disamping itu kita juga membahas isu-isu demokratisasi, reformasi, pelayanan publik, hingga lingkungan hidup,” tandas Jazuli. (Amhar)

Continue Reading

DUNIA ISLAM

Pemenang Lomba Video Pendek Jejak Wali Nusantara, adalah?

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan pemenang Kompetisi Islamic Short Movie Jejak Wali Nusantara, Rabu (23/9) di Grogol, Jakarta Barat.

Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari unsur Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Lembaga Sensor Film (LSF), Praktisi Penyiaran, budayawan, seniman, serta unsur Kementerian Agama pada 16-18 September lalu. Sebelum memasuki tahap penilaian nasional, para peserta sebelumnya telah menjuarai lomba serupa di tingkat provinsi.

Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi dalam sambutannya mengatakan di nusantara, kebudayaan lokal disisipi oleh budaya Islam. Kini tantangan berat pun dihadapi para pemuda, generasi milenial.

“Masa depan budaya Islam ditantang dengan tantangan lain di era milenial. Ada memang kemunculan budaya pop, misalnya bernuansa Islam, tapi liriknya kadang dangkal, dan ia tidak bertahan lama,” katanya.

Sementara Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan, seni budaya adalah wadah bagi keberlangsungan perkembangan syiar islam di era sekarang salah satunya melalui media video.

“Zaman digital saat ini, video adalah sarana terbaik dalam menyiarkan dakwah Islam,” katanya.

Sedangkan Kasubdit Seni Budaya dan Siaran Keagamaan Islam, Sayid Alwi Fahmi mengatakan, diadakannya lomba video pendek ini bertujuan untuk mengokohkan kesadaran generasi muda akan nilai-nilai budaya Islam yang dibawa para pendakwah di masa lalu, yang dalam terminologi masyarakat dipanggil dengan sebutan wali.

“Lomba ini secara umum ditujukan untuk memberi perlindungan, pembinaan, pengembangan, dan pelestarian khazanah budaya Islam yang dibawa para ulama kita di masa lalu. Jangan sampai kesadaran kita akan sejarah dan kebudayaan Islam ini terkikis,” katanya, Rabu (23/9).

Fahmi menyatakan tahun ini adalah kali ketiga Kementerian Agama menggelar lomba video yang mengangkat tema kebudayaan Islam di Nusantara.

Sebelumnya, perhelatan yang ditujukan pada kelompok milenial itu digelar dengan tema ‘Situs Sejarah Islam di Nusantara’ (2018), dan ‘Tradisi dan Budaya Islam Indonesia’ (2019).

Lomba Video Pendek tentang Jejak Wali di Nusantara diikuti 48 peserta yang berasal dari berbagai unsur.

Keenam pemenang lomba video tersebut adalah
– Juara I, video berjudul “The Journey” (DIY) dengan poin 790;
– Juara II, video berjudul “Wali Sigedong” (Jateng), dengan poin 700;
– Juara III, video berjudul “Jejak Islam di Tanah Seberang” (Jambi), dengan poin 670;
– Juara IV, video berjudul “Syeikh Abdurrauf As-Singkily, Ulama Toleran Pengawal Titah Empat Ratu” (Aceh), dengan poin 660;
– Juara V, video berjudul “Aulia 44” (Aceh), dengan poin 630; dan
– Juara VI, video berjudul “Hikayat Sang Guru KH Zaenuri” (Kalteng), dengan poin 600.

Hadiah pemenang diserahkan langsung oleh Wamenag, didampingi Dirjen Bimas Islam, dan Sesditjen Bimas Islam. (red)

Continue Reading

DUNIA ISLAM

Assafri: Gerakan 10 Muharram Bersama Yatim Piatu dan Dhuafa

Published

on

By

JanoerKoening, Bogor – Yayasan Alqur’an Center Az Zahra menggelar gerakan 10 Muharram bersama Anak – Anak Yatim Piatu dan Dhuafa serta peletakan Batu pertama Masjid dan Pondok Pesantren Yayasan Alqur’an Center Az Zahra

Peletakan Batu pertama pembangunan Masjid Ismail Singapore dan Pondok Pesantren Assafri Al qur’an Center Az Zahra ini sekaligus santunan 100 Anak Yatim – Piatu dan Dhuafa di desa Sukajaya Kec. Jonggol Kab. Bogor, Jawa Barat pada Sabtu 29 agustus 2020.

Dr. HM. Dian Assafri, SH., MH., selaku Pimpinan Pondok Pesantren Assafri Al Qur’an Center Az Zahra juga menyebut, bahwa di lokasi tersebut kelak akan di bangun SMA GEMA KOSGORO dan Universitas Jonggol.

“Pembanguan masjid dan pondok pesantren modern assafri al qur an center az zahra ini di khususkan bagi anak-anak yatim piatu dan dhuafa pada umum nya secara gratis agar ada maslahat bagi mereka bagi perjuangan agama islam di zaman milenial,” pungkas Dian.

Pada peletakan Batu pertama yang bertepatan dengan 10 Muharram 1442 Hijriah ini di hadiri 0leh perwakilan dari Bapak Dr. Azis Syamsuddin Wakil Ketua DPR RI, lalu ada Qori Internasional H. Mustafa dan Putri Kartini Indonesia Zahra.

Selain itu hadir masyarakat setempat seperti Bapak Lurah Desa Sukajaya beserta aparatur Desa, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan juga keluarga yang mewakafkan Tanah yaitu Bapak mulyanto beserta Keluarga. (Amhar)

Continue Reading

DUNIA ISLAM

Pesantren Mahasiswa MH.Thamrin AL-Banjari Mencari 18 Orang, untuk apa?

Published

on

By

Assalamualaikum Wr Wb sobat pecinta Qur’an…
.
.
Kalian punya cita-cita jadi pengusaha/pejabat pemerintah/dokter atau apapun yang juga seorang penghafal Qur’an?
.
Atau kalian ingin kuliah juga bisa sambil nyantri ??
.
.
Atau ingin memperdalam ilmu agama di usia muda sebagai bekal kehidupan nanti di dunia kerja

*Dicari 18 Orang yang serius untuk mengikuti program pesantren mahasiswa di Pesantren Mahasiswa MH.Thamrin Al-Banjari*, disini kalian bisa kuliah sambil nyantri dengan fasilitas yang lengkap.

*Persyaratan :*
1. Mahasiswa Aktif
2. Siap Menginap di Asrama/Kost Tahfidz
3. Siap Mengikuti Pendidikan Selama Kaderisasi
4. Siap Membayar Uang Living Kost Rp. 500.000 / bulan
5. Siap Mengikuti Aturan Yang Berlaku

*Fasilitas yang akan didapatkan*
✅ Tempat Tinggal yang Aman dan Nyaman
✅ Asrama Dekat Dengan Musholla MH.Thamrin Al-Banjari
✅ Ruang Belajar Yang Representatif
✅ Kasur, Kipas Angin, Lemari, Meja Belajar & WiFi
✅ Bimbingan Intensif Ilmu Keislaman

Ayo… Gabung aja bersama program Tahfidz Qur’an Pesantren Mahasiswa MH.Thamrin Al-Banjari
.

☎For more information please contact us :
▪wa.me/6285251444000 (Ustadz Taufiqurrahman)
▪wa.me/62811515566 (Ustadz Budirrahman)
▪wa.me/6289691547741 (Ustadz Rahmat)

Lokasi Asrama Mahasiswa :
📍(Guest House MH. THamrin) Jl. Pangeran Sungai Miai Kec. Banjarmasin Utara Kalimantan Selatan 7012

Wassalamu’alaikum wr. wb.

Continue Reading

Trending