Connect with us

KELUARGA MUSLIM

Refleksi Akhir Tahun, Jamur Center Gelar Doa Bersama Ratusan Anak Yatim

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Jati Murni (Jamur) Center & Keluarga Besar Azis Syamsuddin Center berserta Ratusan Anak Yatim Piatu malam ini, menggelar Refleksi Akhir Tahun, Doa Bersama Akhir Tahun, Untaian Zikir, Munajat dan Maulid Nabi Muhammad SAW

Acara tersebut mengambil tema “Generasi Unggul Menuju Indonesia Maju” yang di gelar pada Kamis (malam), 26 Desember 2019 bertempat di Jalan Jati Murni No 7 Jati Padang Pasar Minggu Jakarta Selatan, yang di mulai Pukul : 17.00 hingga pukul 10.30 malam.

Selain itu, acara juga di isi dengan Tasyakuran Menempati Rumah Baru JATI MURNI CENTER, lalu dilanjutkan Doa Akhir Tahun Bersama 100 anak Yatim Piatu dan Dhuafa.

Sebelumnya acara diawali dengan Pembukaan Pengajian Rutin Bulanan Jati Murni Center “Al Aziz” (AQC, Mar’atus Solihah, Hj. Icha Collection, Al Sabil, Mahasiswa/i bershalawat, Bang DJ management, Az Zahra Community, Wanita hebat Bunda Camel dkk).

Direktur Eksekutif Jamur Center Ustadz Drs Ahmad Yani Panjaitan disela-sela acara saat wawancara media mengatakan, refleksi akhir tahun kita laksanakan disini untuk merubah gaya yang selama ini menghadapi tahun baru itu dengan hura hura hedonisme.

“Menyambut tahun kebangkitan Indonesia didahului dengan kebangkitan membangun karakter sesuai dengan revolusi mental yakni Membangun Generasi Unggul Menuju Indonesia Maju,” tambahnya.

Dia juga mengatakan, Generasi Unggul dikaitkan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW umur 63 tahun dikenang sepanjang sejarah karena punya inovasi, punya kreasi dan punya revolusi mental sehingga Beliau bisa merubah zaman ini dengan karakter baru.

“Jadi Indonesia mau maju tidak bisa dengan pola hura hura hedonisme,” ujar Ahmad Yani.

Makanya Jamur Center bekerja sama dengan Az Zahra Quran back to basic. Permasalahan krusial bangsa ini budi pekerti. Menyangkut moral karakter jadi ini dibangun untuk menuju Indonesia Maju.

“Selain itu refleksi akhir tahun kita share dengan pengalaman dari tokoh-tokoh nasional, Kapolres, Ketua Pesantren dan lain-lain,” terangnya.

Wakil Ketua DPR RI Bidang Polhukam Haji Aziz Syamsuddin yang menginisiasi Jamur Center dan Az Zahra Quran beliau juga merestui dan supot, ungkap Ahmad Yani.

“Disini juga dapur diskusi masalah hukum ekonomi politik dan menjadi lumbung pembahasan. Ada pemberdayaan umat ada CSR. Pendekatan religius ada membantu mewujudkan Indonesia Maju,” tutupnya. (Amhar)

Continue Reading

KELUARGA MUSLIM

JTF Gelar FGD Sinergi Syariah

Published

on

By

JTF Gelar FGD Sinergi Hotel Syariah Dengan Wisata Halal

JanoerKoening, Jakarta – Jakarta Tourism Forum (JTF) menyelenggarakan focus discussion group (FGD) bertajuk “Sinergi Pengembangan Pariwisata DKI Jakarta”.

Acara diikuti oleh para pemerhati dan pemangku kepentingan sektor pariwisata tersebut berlangsung di Hotel Grand Cempaka bissnis, Cempaka Putih, Jakarta, Rabu 16 Januari 2019.

Perkembangan Pariwisata di kota Jakarta semakin pesat dan banyak bermunculan hotel-hotel dan destinasi wisata baru di ibukota Jakarta sebagai kota Megapolitan.

Jakarta Tourism Forum merupakan Forum kebersamaan para peduli pariwisata dan sangat dekat dengan pariwisata dan mempunyai program-program yang akan menunjang pariwisata ibukota Jakarta.

Adapun kegiatan Jakarta Tourism Forum diantaranya menampilkan kebudayaan Betawi dan Propinsi lainnya, jumpa artis, aneka lomba dan permainan yang menarik yang bertujuan untuk mendatangkan turis dari mancanegara agar berkunjung ke Jakarta.

Direktur Utama Jakarta Tourisindo Jeffrey Rantung mengatakan, Jakarta Tourism Forum mempunyai program-program kerjasama antar members yang ada yaitu BUMN, Bappenas, BUMD, Bank, pemerhati pariwisata, Dinas Pariwisata dan lainnya yang duduk bersama membahas program pariwisata khususnya untuk kota Jakarta, “ucap” nya di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Rabu (16/1/2019).

Jeffry juga mengatakan, bahwa Forum ini kami buka untuk mereka-mereka yang mencintai pariwisata dan mendampingi serta memberikan masukan kepada pemerintah dalam hal ini perkembangan pariwisata kota Jakarta dalam waktu dekat kami akan buka program pencanangan destinasi kota Jakarta diantaranya Pulau Seribu, Kota Tua dan beberapa lokasi lainnya.

“Dan juga event kelautan kerjasama dengan Pelindo dan pada bulan April kita sudah mulai aksi diantaranya untuk Kepulauan Seribu yang akan kita kembangkan sebagai destinasi kelautan dengan pendirian Homestay dan wisata olahraga laut nantinya akan mendorong wisatawan akan berkunjung ke Pulau Seribu terutama Pulau Tidung,” tambahnya.

Selain itu, Jakarta Tourisindo juga telah menyiapkan destinasi hotel Syariah Halal sehingga banyak turis asing maupun lokal senang akan wisata halal tersebut, dan kami lagi melihat menzonasi beberapa wilayah sebagai pilot project untuk wisata halal, semoga dengan Jakarta Touris Forum ini kita dapat mengembangkan kota Jakarta sebagai tujuan destinasi para wisatawan untuk berkunjung dan menikmati destinasi wisata kota Jakarta ini.

Sementara itu, Koordinator Jakarta Tourism Forum, Bapak Salman Dianda Anwar mengatakan, Jakarta Tourism Forum disingkat JTF adalah wadah tempat berkumpulnya para pemerhati dan pemangku kepentingan yang ingin mendorong dan mengawal serta ikut terlibat dalam berbagai kegiatan dalam rangka mewujudkan Jakarta sebagai salah satu destinasi wisata berkelas dunia dan menjadikan Jakarta sebagai pusat halal dunia.

“Saya berkeyakinan kita mampu mewujudkanhal itu dengan memanfaatkan potensi Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar dunia, dengan keindahan alam, seni budaya, serta keunikan serta potensi wisata yang dimiliki,” tambahnya.

Kami dari unsur masyarakat dan para pemangku kepentingan tergerak karena melihat gaya kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan yang sangat memberikan ruang terhadap partisipasi masyarakat, “pungkas” Salman. (Amhar)

Continue Reading

KELUARGA MUSLIM

Tiga Agenda Utama di Sorot dalam Munas II PPMI-PI

Published

on

By

Tiga Agenda Utama di Sorot dalam Munas II PPMI-PI

JanoerKoening, Jakarta – Presiden Perkumpulan Persaudaraan Muslim Internasional Perwakilan Indonesia (PPMI-PI) Dr. KH Hasan Basri Rahman resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) II PPMI PI di Paragon hotel, Jakarta, Sabtu (3/11/2018). Munas tersebut dihadiri anggota dari 23 provinsi di Indonesia akan berlangsung dua hari, 3-4 November 2018.

Ada tiga agenda utama yang akan dibahas dalam Munas II yang mengambil tema “Membangun Persaudaraan Muslim dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Berbangsa dan Bernegara yang Diridhoi Allah swt” ini, yakni pemilihan Ketua baru, menyusun program kerja lima tahun kedepan, dan menyusun rekomendasi.

“Munas ini juga adalah sebagai konsolidasi dengan empat program penting yaitu: Pendidikan, Dakwah, Ekonomi, dan Sosial”, kata Hasan Basri dalam sambutannya saat membuka Munas.

Hasan Basri juga memaparkan ada enam sub program dalam program pendidikan yakni bagaimana mengajarkan masyarakat membaca quran, kedua tajwid karena banyak masyarakat sekarang cara ngajinya sudah nggak beres, ketiga hafiz quran agar kembali menjadi primadona, keempat bahasa Arab dan bahasa Inggris agar bisa dakwah secara internasional, kelima ceramah dan khutbah targetnya tiap kelurahan 10 persen umat Islam bisa khutbah, dan keenam kitab kuning yaitu pendidikan.

“Semuanya sudah berjalan. Terutama di Indonesia Timur”, ujar Hasan Basri.

“Untuk Dakwah, bagaimana agar quran dibuka dari rumah ke rumah, baik pribadi, keluarga, masjid, tempat kerja, tetangga dan famili”, tambahnya.

Sementara untuk pemilihan Ketua, lanjut Hasan Basri, kriterianya adalah kualitas iman yang bagus, dan punya kepedulian.

“Kandidat dalam kacamata kita ada tiga orang. Pemilihannya tidak one man one vote tapi kita musyawarah, siapa yang tertinggi pengetahuan agamanya. Itu yang disepakati. Dan tidak ada bisa konflik, karena memang kriteria agama begitu”, pungkas Hasan Basri. (Ary/apip)

Continue Reading

KELUARGA MUSLIM

Bertempat di Upnormal Coffe, Peserta TOPI DIKSI Membludak

Published

on

By


Edisi Kali ini Peserta Membludak melebihi Target

JanoerKoening, Jakarta – Tongkrong – Ngopi – Diskusi (TOPI DIKSI), merupakan forum diskusi kekinian untuk anak muda (Pengusaha, Karyawan Swasta, Mahasiswa S2 serta Umum dan lain-lain) yang suka tongkrong, ngopi sambil diskusi seputar isu terkini ekonomi dan keuangan syariah.

TOPI DIKSI kali ini, Edisi Spesial Indonesia Syariah Fair 2018 kerjasama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dengan Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB) mengangkat tema “Cara Mudah Akses Pembiayaan UMKM”. Bertempat di Upnormal Coffe Roaster Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Pada kesempatan kali ini, TOPI DIKSI menghadirkan narasumber yaitu Drs. Braman Setyo, M.Si (Dirut LPDB) dan Iman Ni’matullah (Pengurus Pusat MES). Acara tersebut dimulai pukul 17.00 yang diawali dengan penyampaian kata sambutan oleh Edi Setiadi selaku Sekjend PP MES dan diikuti sebanyak 73 orang, membludak dari 50 peserta yang ditargetkan mengikuti kegiatan ini. (Amhar)

Continue Reading

Trending