Connect with us

Daerah

GerCin Minta Mendagri Batalkan Paripurna Pelantikan Pimpinan Dewan Definitif

Published

on

JanoerKoening, Jayapura – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GerCin Provinsi Papua Andre Irreuw dalam rilisnya yang di terima media sabtu ini, 14 desember 2019 mengatakan, Kami meminta kepada Menteri dalam Negeri Jendral Pol. M.Tito Karnavian untuk kiranya membatalkan paripurna pelantikan pimpinan dewan definitif sampai tata tertib (tatib) DPRP selesai.

“Dan juga MRP beri persetujuan Orang Asli Papua (OAP) terhadap nama pimpinan yang diusulkan oleh partai politik pemenang pemilu agar semangat otsus terjaga dan evaluasi otsus yang lagi didorong oleh kemendagri akan didukung penuh oleh seluruh masyarakat papua,” tambahnya.

Lebih lanjut Irreuw juga minta kepada Menteri dalam negeri untuk lebih bijaksana dalam menyikapi fenomena penetapan ketua DPRP Papua, sebab sangat sensitif kalau tidak di kelola dengan baik bisa terjadi konflik sosial di papua yang akan berdampak negatif terhadap eksistensi NKRI di tanah papua dan kalaupun terjadi konflik di papua maka kami minta untuk Mendagri harus bertanggung jawab akan Konflik Kepentingan tersebut.

Oleh sebab itu pemerintah pusat harus lebih hati-hati dalam mengelola papua karena isu papua ini sangat sensitif dan sudah menjadi isu internasional dan menjadi sorotan publik dunia. Jangan kita mengelola papua dalam konflik namun kita harus bisa mengelola papua dalam kesejahteraan cinta dan kasih sayang.

“Bapak MENDAGRI jangan dahulu menandatangani SK (Surat Keputusan) Ketua DPRP papua definitif di karena kan tim dari DPRP papua masih konsultasikan rancangan peraturan DPRP tentang tata tertib pemilihan (tatip) ketua DPRP papua Priode 2019 -2024 ke kementrian dalam Negeri,” Pinta Irreuw.

Diketahui, bahwa berdasarkan rancangan peraturan DPRP tentang tata tatip DPRP tahun 2019 Bab VI alat kelengkapan DPRP pasal 62 berbunyi bahwa pimpinan DPRP sebagaimana di maksud pada ayat (1) berasal dari orang asli papua dan pimpinan DPRP sebagaimana di maksud pada ayat (4) wajib mendapatkan rekomendasi terhadap pertimbangan dan persetujuan dari MRP tetang keaslian orang asli papua.

“Dari rancangan tatip tersebut sudah sangat mengisyaratkan bahwa yang menjadi Ketua DPR Provinsi Papua adalah orang asli Papua,” tegas! Irreuw.

Jadi kami mendesak untuk majelis rakyat papua (MRP) yang merupakan lembaga kultur orang asli papua untuk segera melakukan proteksi-proteksi terhadap hak-hak orang asli papua sesuai dengan amanat UU otsus di papua.

Selain itu, kami juga meminta agar supaya yang bukan orang asli papua jangan paksakan diri untuk jadi ketua DPRP Papua, berilah kami kesempatan sebagai orang asli papua untuk memimpin tanah kami, jangan semua hak-hak kami sebagai orang asli papua di rampok termasuk jabatan ketua DPRP Papua, “tegas” Irreuw tokoh muda papua.

Menegaskan hal ini, Irreuw atas nama GerCin Papua kepada MENDAGRI sebagai lembaga tinggi negara harus bisa memahami aturan-aturan atau tahapan-tahapan yang berlaku dalam usulan SK Pimpinan DPRP papua yaitu:

1. Rapat Paripurna pembacaan SK nama pimpinan definitif yang diusulkan partai politik pemenang pemilu

2. Sekwan (Sekretaris Dewan) buat surat usulan ke mendagri melalui Gubernur dan ditandatangani pimpinan sementara

3. Gubernur buat surat usulan ke mendagri dan yang kelola adalah Biro tata pemerintahan setda papua

4. Surat gubernur dibawa ke mendagri untuk diproses

5. SK. Mendagri keluar dan dibawa oleh Gubernur/Biro Tata Pemerintahan
6: SK diserahkan oleh gubernur / biro tata pemerintahan kepada sekwan

7. Sekwan melaporkan kepada pimpinan sementara

8. Atas dasar fisik surat sudah diterima dewan maka pimpinan dewan mengundang semua pimpinan fraksi untuk rapat menentukan hari dan tanggal rapat paripurna pengambilan sumpah/janji. Apakah tahapan-tahapan tersebut sudah berjalan sesuai dengan mekanisme. (red)

Continue Reading

Daerah

Jalan Kembali Diakses Pascalongsor di Desa Satar Lenda, NTT

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Tanah longsor yang terjadi pada Minggu (12/6) mengakibatkan tertutupnya jalan pada salah satu titik di Desa Satar Lenda, Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Jalan ini kembali dapat diakses warga pada Senin kemarin (13/6/2022).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai melaporkan material longsor sudah dibersihkan oleh alat berat. Bersama dengan dinas terkait, BPBD setempat melakukan upaya pembersihan material sehingga jalan dapat dilalui kendaraan pada pukul 14.00 WITA. Peristiwa ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi lama sehingga struktur tanah menjadi labil.

Selain tertutupnya akses jalan, sebanyak 3 warga mengalami luka sedang akibat longsor. Warga yang mengalami luka telah mendapatkan perawatan medis. BPBD Kabupaten Manggarai juga mencatat rumah rusak berat 1 unit, rumah terdampak 18 unit dan masjid 1 unit. Warga terdampak tanah longsor sebanyak 19 KK (90 jiwa).

Pascakejadian pada Minggu lalu, BPBD telah mendistribusikan bantuan logistik kepada keluarga terdampak.

Melihat analisis inaRISK, sebanyak 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai memiliki potensi bahaya tanah longsor kategori sedang hingga tinggi. Kecamatan Satar Mese Barat merupakan salah satu wilayah dengan potensi tersebut.

Pantauan cuaca pada hari ini, Selasa (14/6/2022), kondisi wilayah Satar Mese barat berpeluang berawan – cerah berawan. Sedangkan pada esok hari (15/6), prakiraan cuaca kecamatan ini menunjukkan hujan ringan – hujan petir.

Menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi basah, seperti tanah longsor dan banjir, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siap siaga. Warga yang berada di dekat lereng gunung atau bukit diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan apabila di wilayahnya turun hujan lebat dengan durasi lama. Identifikasi rute dan tempat evakuasi sementara serta tas siaga bencana sesuai dengan kebutuhan di setiap keluarga. (Amhar)

Continue Reading

Daerah

Terkini! Ketua FBN Bali Agustinus Nahak Dan Sekjen FBN Resmikan Warung Bela Negara

Published

on

By

JanoerKoening, Bali–Agustinus Nahak, SH MH Ketua Forum Bela Negara (FBN) Bali bersama Sekjen FBN meresmikan Warung Bela Negara di Bali pada Kamis, 9 Juni 2022. Terlihat jelas antusias dukungan masyarakat khususnya Bali dan tamu undangan penting lainnya dari unsur TNI-Polri, aparatur sipil lintas sektoral, tokoh agama, adat maupun perwakilan ormas

“Warung Bela Negara, sebagai sarana silaturahmi komponen antargenerasi anak bangsa yang peduli dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia” ujar Agustinus Nahak kepada wartawan Pokja Bela Negara di Bali, Kamis (9/6/2022)

“Melakukan dialog kebangsaan dan bela negara sambil kongkow di warung dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman bela negara generasi muda dalam nuansa santai namun tetap mempunyai nilai-nilai juang cinta NKRI. “Lanjut Agustinus Nahak

“Melalui diskusi di Warung Bela Negara ini diharapkan dapat dijadikan inspirasi lintas generasi untuk mengangkat karya-karya anak bangsa sekaligus mengangkat nama besar Indonesia Raya. “Paparnya

“Mari jadikan ini sarana mencari ide-ide brillian yang mampu menginspirasi seluruh warga negara dan menggugah kesadarannya untuk melakukan bela negara sesuai dengan profesi masing-masing. “Ajaknya

“Saatnya meramaikan dengan memanfaatkan Warung Bela negara ini sebagai wadah promosi Bela Negara dengan konsep kebersamaan dari, oleh dan untuk NKRI Abadi! “Tandas Agustinus Nahak

“Warung bela negara adalah tempat untuk menikmati makan lokal dan sambil diskusi dan sharing bela negara, bahkan kita siapkan wadah podcast untuk sosialisasi Bela Negara dengan mengundang para tokoh dan kaum milenial untuk diskusi Bela Negara dari sisi pariwisata, pendidikan toleransi dan kesamaan. “Ulasnya

“Untuk diketahui bahwa Bela Negara itu bisa berbentuk pemberdayaan UMKM, pendampingan hukum kepada masyarakat, memberikan pelatihan-pelatihan keterampilan, pengembangan teknologi informasi dan masih banyak yang lain. Ke semuanya itu adalah perwujudan dari Cinta Tanah Air. “Tukas Agustinus Nahak

“Membela negara bukan hanya tugas dan tanggung jawab dari aparat keamanan seperti polisi atau TNI saja. “Kata Agustinus Nahak

“Namun juga hak sekaligus kewajiban seluruh rakyat Indonesia dalam membela negara, sesuai dengan kemampuan masing-asing untuk menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia. “Ujarnya

“Menurut UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, yang dimaksud dengan bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara. ” Pungkas Agustinus Nahak

Lipsus: Jalal

Continue Reading

Daerah

Coach Addie Siap Bermitra Dengan Pemkab Ketapang dan Seluruh Pemda Wujudkan ASN BerAKHLAK  

Published

on

By

JanoerKoening, Ketapang – Beberapa daerah di Indonesia sudah mengadakan Pelatihan Internalisasi Core Values ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) dan Employer Brandung Bangga Melayani Bangsa di lingkup pekerjaannya.

Adi Supriadi MM atau akrab disapa Coach Addie mengatakan bahwa Pelatihan internalisasi Core Value dan Corporate Culture seperti ini sudah biasa dilakukan pihak swasta khususnya perusahaan-perusahaan Asing seperti Jepang, Amerika dan perusahaan Multi Nasional lainnya.

“Kegiatan ini biasa dilakukan oleh Perusahaan Multinasional, bahkan dilakukan secara berulang setiap tahun dan terutama untuk karyawan baru, Core Values ASN BerAKHLAK dan Employer Branding Bangga Melayani Bangsa adalah langkah maju Pengembangan SDM ASN Di Indonesia, Jangan sampai terhenti dan terus dikembangkan, “ Kata Adi Supriadi dalam cuitannya di Account Twitternya, Ahad, 10 Mei 2022.

Pria yang berpengalaman kurang lebih 20 Tahun menangani Sumber Daya Manusia (SDM) Perusahaan Multinasional di Jakarta ini lebih lanjut menambahkan bahwa adanya Core Values ini adalah hal yang patut disyukuri, tidak ada kata terlambat dalam memulai, walaupun bagi Negara maju ini sudah dilakukan puluhan tahun lalu.

“Core Values ASN BerAKHLAK ini akan dapat menyeragamkan nilai-nilai yang akan dianut ASN di Indonesia dan khususnya di Kabupaten Ketapang jika dilakukan secara konsisten,“ Kata Coach Addie.

Pria yang merupakan kelahiran Kabupaten Ketapang dan salah satu alumni ESQ Leadership menjelaskan bahwa ASN BerAKHLAK adalah fondasi dasar yang wajib dibekalkan kepada ASN yang baru masuk menjadi ASN dan penting diulang secara periodik baik ASN yang sudah lama.

“Ini akan menjadikan ASN Happy, Healthy dan Wealhty, dan membangun kesadaran mutlak tujuan menjadi ASN, langkah cerdas pembinaan untuk menurunkan Index Korupsi di Indonesia, ASN akan sehat secara fisik, Emosional, Spritual dan Mental,“ sambungnya.

Selanjutnya, Direktur Eksekutif DPP Asosiasi Praktisi HR Indonesia (ASPHRI) dalam paparannya menyampaikan bahwa apa yang dilakukan Pemerintah dengan program ini sejalan dengan harapan Oposisi, Jika Jokowi membuat Program ASN BerAKHLAK sedangkan HRS juga membuat Revolusi Akhak.

“Ini langkah penyatuan bangsa yang cerdas baik yang sedang bertugas menjalani amanah sebagai Pengelola Negara dan Opisisi yang selalu mengkritik Kinerja Pemerintah, Kata Kuncinya ada pada Revolusi Mental dan Revolusi Akhlak,” ujarnya.

Dalam Cuitannya, Coach Addie yang biasa berkeliling Jawa mengisi Pelatihan Pengembangan SDM ini  juga membagikan kalimat dari Mark Turner dan David Hulme (1997) yang mengatakan bahwa negara yang mengalami pertumbuhan yang pesat dan sustainable seperti Korea Selatan, Taiwan, Singapura, Thailand dan Malaysia memiliki organisasi sektor publik yang efektif.

“Artinya, mereka mentrasnformasi organisasi pemerintahnya menjadi organisasi yang berorientasi pelayanan. Sudah Saatnya Indonesia mengikuti Negara Maju lainnya, Tidak ada kata terlambat dalam memulai, tetapi akan lebih terlambat jika tidak segera dimulai,” ucapnya.

Founder Coach Addie Group ini juga mengatakan bahwa yang disampaikan bahwa Program ini merupalan sebuah transformasi, perubahan era, perubahan jaman dari 1.0 hingga 4.0 dan sebentar lagi adalah era 5.0.

“Untuk menghadapi segala bentuk perubahan kita lihat 100 tahun ke belakang, Arie de Geus meriset tentang negara negara yang mampu bertahan 100 tahun. Tidak lain karena harus memiliki core values dan core purpose, serta Corporate Culture yang Clear yaitu menjaga nilai nilai berAKHLAK dan tujuan sejati yaitu bangga melayani Bangsa,” imbuh Coach Addie

“Transformasi dan Kolaborasi adalah dua kata kunci untuk kemajuan Indonesia, hal ini juga sudah dicontohkan Anies Baswedan dalam membangun Jakarta, Hal utama yang didahulukan Anies adalah SDM nya, ini juga sejalan dengan lagu kebangsaan Kita Indonesia Raya, yang Kita harus bangun pertama kali adalah Bangun Jiwanya baru Bangun Badannya, Membangun Jiwa secara Kualitas manusianya dan membangun Badan secara pembangunan Fisik Insfrastruktur, “ lanjut Pria kelahiran Ketapang, Kalimantan Barat yang berdomisili di Kota Bandung ini.

Coach Addie juga mengajak insan ASN Ketapang Kalimantan Barat khususnya dan ASN seluruh Indonesia untuk mengikuti program pelatihan berbasis membangun ‘jiwa” ini, sehingga terbangun keluarga bahagia sejahatera yang amanah dalam pekerjaan dan hidup bahagia sejahtera tanpa harus mencuri uang negara.

Diharapkan program pelatihan pengembangan SDM berbasis Core Values tidak hanya hanya untuk ASN< tetapi pimpinan tertinggi di setiap daerah bisa mengikutinya, Dasar dari Program ini adalah adanya Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi serta surat edaran Menteri Dalam Negeri diterbitkan dalam upaya menyegerakan implementasi Core Values BerAKHLAK dan Employer Branding Bangga Melayani Bangsa ke seluruh ASN di Indonesia.

“Kita sebagai Pihak Swasta yang sudah lama menangani Pengembangan SDM berbasisi Core Value ini sangat gembira, bahkan terharu karena inilah yang harus segera dilakukan Pemerintah, sebagaimana Perusahaan-Perusahaan Maju seperti Hitachi, Toyota, Astra sudah melakukannya sejak lama, Pada dasarnyua Kita siap mendampingi Pemerintah untuk lahirnya ASN BerAKHLAK ini,“ Tutup Adi Supriadi.

Editor : Amhar

Continue Reading

Trending