Connect with us

Sports

Silaturahim Silat Tradisional 2019

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Pencak Silat adalah salah satu budaya yang dapat menjadi wahana pendidikan bangsa yang dapat berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa agar bermartabat dan berakhlak mulia.

Salah satu cara untuk mengimplementasikan kemampuan tersebut adalah mengadakan acara “Silaturrahim Silat Tradisional 2019” yang diadakan pada Sabtu, 30 November 2019 di Padepokan Pencak Silat Jakarta.

Taufan selaku panitia mengatakan, ajang tersebut diharapkan dapat mempererat silaturahimi dan mengembangkan silat tradisional agar dicintai oleh masyarakat karena silat merupakan warisan budaya yang diturunkan oleh nenek moyang kita.

“Insya Allah pada tanggal 14 Desember 2019 Unesco akan menetapkan Pencak Silat sebagai warisan budaya tak benda disamping keris, batik dan angklung,” harap Taufan.

Ajang ini juga memfaisilitasi antar perguruan silat secara umum dan silat tradisional

Kegiatan yang didukung oleh Pelindo III Semen Indonesia dan Telkom ini juga mengadakan seminar dan bedah buku yang dihadiri oleh tokoh pencak silat H.Eddy Nalapraya. (Iwan AT)

Continue Reading

Sports

COVID-19 Menyebar, Anies Tunda Jakarta E-Prix

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Sehubungan perkembangan COVID-19 yang menyebar di berbagai dunia khususnya di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan arahan yang diterima Organizing Committee (OC) Formula E Jakarta bahwa penyelenggaraan Jakarta E-Prix ditunda.

“Langkah ini merupakan inisiatif sekaligus respon terhadap masukan dari para pemangku kepentingan guna memastikan keselamatan bersama sebagai prioritas,” ungkap Anies, Rabu (11/3/2020), di Jakarta.

Formula E Operations (FEO) selaku promotor dan pemegang lisensi ABB FIA
Formula E Championship telah menyetujui dan menghargai keputusan penundaan ini.

OC akan terus memantau situasi dan bekerja sama dengan FEO untuk melihat kemungkinan penjadwalan ulang nantinya.

“Langkah ini kami ambil sebagai upaya preventif terhadap perkembangan COVID-19 dengan pertimbangan mengutamakan keselamatan masyarakat di Indonesia, khususnya di Ibukota,” ujar Dwi Wahyu Daryoto, Direktur Utama PT Jakarta
Propertindo (Perseroda) yang juga Chairman OC Jakarta E-Prix.

Setelah berdiskusi intensif dengan FEO dan pemangku kepentingan terkait, kami sampai pada kesepakatan bahwa Jakarta E-Prix ditunda pelaksanaannya dari jadwal semestinya 6 Juni 2020,” lanjut Dwi. (Amhar)

Continue Reading

Sports

China & Italia Batalkan Formula E, Indonesia Intensif Pantau COVID-19

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Menyikapi perkembangan akhir-akhir ini di Tanah Air terkait coronavirus (COVID-19), Panitia Penyelenggara (Organizing Committee – OC) Formula E Jakarta terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengambil langkah tepat demi kepentingan dan kebaikan bersama.

Tepat tiga bulan menjelang kejuaraan Formula E Jakarta, Jumat tadi malam (6/3/2020), OC berkomunikasi intensif bersama para pemangku kepentingan memantau situasi terkait COVID-19. Hal ini guna memastikan kepentingan keselamatan bersama sebagai prioritas.

“Kami mempercayai penanganan terbaik dilakukan bahu-membahu oleh semua pihak,” ujar Felicia Idama, Director of Communication and Sustainability, OC Formula E Jakarta, dalam keterangan releasenya, Sabtu (7/3/2020).

Dia tambahkan, Pemerintah Indonesia menguatkan kebersamaan kita sebagai bangsa, kami ambil bagian di dalamnya.

Berdasarkan pantauan terakhir hingga Jumat (6/3/2020) COVID-19 di seluruh dunia menyentuh angka 98.370 kasus. Setelah Cina, di urutan berikutnya Korea Selatan kemudian Italia.

Peningkatan ini signifikan dibanding pantauan tiga hari sebelumnya per Selasa (3/3/2020) yakni di angka 90.428 kasus menurut data yang dirangkum Johns Hopkins CSSE. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat pekan lalu (29/2/2020) menyatakan risiko COVID-19 sangat tinggi di dunia.

Dalam sepekan berjalan, status ini masih pada posisi yang sama dan terus diwaspadai termasuk di Indonesia. “Kami sangat meperhatikan kondisi ini sehingga menjadi pertimbangan-pertimbangan penting terhadap Jakarta E-Prix,” lanjut Felicia.

FEO (Formula E Operations) sebagai pemegang lisensi Formula E di seluruh dunia, dalam diskusi intensif dengan OC di Jakarta menyampaikan pandangan-pandangan global mengingat beberapa negara lain menyelenggarakan kejuaraan yang sama.

“Di dalam negeri, kami memonitor dengan seksama semua kebijakan Pemerintah. Selain itu komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Pemprov DKI kami tingkatkan hingga level tertinggi,” papar Felicia.

OC Formula E Jakarta mengapresiasi masukan-masukan dari berbagai pihak. “Kami sangat menghargai dukungan demi keselamatan bersama. Kami respect pada situasi global, berjuang menghadapi situasi berat. Kita berada di dunia yang sama, kita hadapi bersama,” ungkap Felicia.

OC berterima kasih kepada para pemangku kepentingan yang terhubung dengan gelaran Formula E yang direncanakan 6 Juni 2020.

“Kepedulian masyarakat luas dan stakeholders yang disampaikan kepada kami dalam bentuk masukan-masukan melalui berbagai medium komunikasi, menjadi pertimbangan kami yang terus dikomunikasikan dengan FEO untuk mengambil langkah terbaik,” tambah
Felicia.

Sejauh ini, event Formula E yang dibatalkan akibat wabah COVID-19 adalah Sanya E-Prix di China yang tadinya akan digelar pada 21 Maret 2020 dan Rome E-Prix di Roma, Italia, pada 4 April 2020. (Amhar)

Continue Reading

Sports

Formula E akan di Gelar di Lapangan Monas

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Formula E untuk pertama kalinya akan digelar di lapangan Monas, Jakarta pada 6 Juni 2020. Balapan mobil resmi listrik yang berpotensi merusak lingkungan itu direncanakan akan digelar lima tahun kontrak berturut-turut dari 2020 sampai 2024.

Monas dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan Formula E karena merupakan ikon Jakarta. Icon yang paling terkenal di Jakarta adalah Monas.

Itulah yang disampaikan Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (JAKPRO) Dwi Wahyu Daryoto dalam media briefing Formula E 2020 di Hotel Novotel Cikini, Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Mengapa Monas? Daryoko mengatakan, supaya memberi kemudahan kepada masyarakat untuk menontonnya dan dengan harapan mereka Iebih banyak datang ke Monas menggunakan kendaraan umum.

“sehingga membantu mengurang emisi karbon. Itu sejalan dengan kampanye lingkungan bersih yang digelorakan oleh FE,” katanya.

Adapun panjang Sirkuit Monas yakni 2,588 km, berputar searah jarum jam, dan memiliki 12 tikungan (8 kanan, 4 kiri). (Amhar)

Continue Reading

Trending