Connect with us

Business

RPE Gelar Festival Akhir Tahun Kebutuhan Ibu, Bayi dan Anak-Anak di Indonesia IMBEX 2019

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Festival akhir tahun kebutuhan ibu hamil, bayi dan anak-anak, IMBEX 2019 Indonesia Maternity, Baby & Kids Expo akan berlangsung pada tanggal 29 November -1 Desember 2019 bertempat di Hall A, B dan Ruang Cendrawasih, Jakarta Convention Center (JCC). Pameran ini akan dibuka dari pukul 10 pagi higga pukul 8 malam. Jangan lewatkan juga untuk pre-sale tiket IMBEX 2019 yang bisa dibeli melalui aplikasi Go-Tix.

Reed Panorama Exhibitions (RPE) akan menghadirkan lebih dari 500 brands dari 300 perusahaan di industri kebutuhan ibu hamil, bayi dan anak-anak; beragam program menarik serta diskon up to 80 %; banjir hadiah dan lucky draw; peserta pameran dalam dan luar negeri; serta beragam kemudahan dan keuntungan yang ditawarkan oleh Bank Nasiona Indonesia (BNI) untuk setiap transaksi di IMBEX 2019

Dalam Press Conference IMBEX di Penang Bistro Restauran Kebon Sirih Jakarta, Rabu 20 November 2019, Sandi Vidhianto Ketua Umum Asosiasi Importir Mainan Indonesia (AIMI) memaparkan, bahwa acara ini sangat diperlukan oleh konsumen Indonesia khususnya untuk produk bayi, anak-anak hingga mainan, yang menjadi ajang “knowledge transfer.”

Dimana di dalam acara ini tidak hanya menjual produk kualitas SNI dengan harga terjangkau tapi mempunyai komponen-komponen penting yang perlu di ketahui oleh para konsumen langsung mengenai produk yang akan dilihat dan di beli sehingga transaksi dan kedatangan mereka mendapatkan nilai tambah tersendiri, tambah Sandi.

Sementara itu, Winata, Chief of Wooden Toys Division dari Asosiasi Pengusaha Mainan Indonesia (APMI) mengatakan, Pameran IMBEX 2019 merupakan wadah bagi kami untuk dapat mempromosikan barang-barang buatan Indonesia yang tak kalah bersaing dengan produk buatan luar negeri (mainan dengan standar SNI).

“Dalam pameran ini para distributor yang biasanya mengimport produk yang sudah ada produsennya di Indonesia, dapat mengalihkan ke produsen lokal. Dengan demikian kita turut membantu pemerintah yang menginginkan penggunaan produk dalam negeri diperbanyak”, ucapnya.

Lalu Steven Chwee General Manager Reed Panorama Exhibitions (RPE) menambahkan, IMBEX 2019 ditargetkan bisa menarik antusiasme pengunjung lebih dari 40 ribu orang atau meningkat 10 persen dari tahun Ialu, hal ini sejalan dengan meningkatnya teknologi yang terjadi di era saat ini.

“Sehingga meningkatnya pengetahuan para orang tua dan ibu hamil guna memenuhi kebutuhan dan memberikan yang terbaik bagi bayi dan anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa Indonesia,” pungkas Steven Chwee. (Amhar)

Continue Reading

Business

2021, Kemendag Dukung Penuh Pemulihan Ekonomi dari Dampak Pandemi

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi kembali menegaskan komitmen Kementerian Perdagangan dalam mendukung pemulihan ekonomi 2021 dari dampak pandemi Covid-19.

Menurutnya, Kementerian Perdagangan akan melaksanakan berbagai langkah penanganan serta kebijakan dalam menyikapi ekonomi dunia yang saat ini sedang sulit.

Hal ini disampaikan Mendag dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara virtual, hari ini, Senin (11/1/2021).

“Dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada di sektor perdagangan saat ini, Presiden Joko Widodo memberikan tiga mandat kepada Kementerian Perdagangan untuk segera dapat dilaksanakan,” ujar Mendag.

Tiga mandat tersebut, lanjut Mendag, pertama, menjaga stabilitas harga, terutama inflasi serta meningkatkan daya beli masyarakat. Kedua, membantu pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dalam menembus pasar ekspor. Ketiga, meningkatkan ekspor melalui perjanjian kerja sama perdagangan internasional, salah satunya dengan negara-negara tujuan ekspor nontradisional.

Untuk itu, Kemendag akan melaksanakan berbagai kegiatan dan kebijakan dalam melaksanakan mandat-mandat yang telah diamanatkan tersebut. Dalam menggerakkan perekonomian nasional, Kemendag akan memastikan arus barang tetap berjalan dengan baik.

“Kemendag berkomitmen terus menjaga stabilitas harga dan pasokan bapok agar terjangkau masyarakat, termasuk dalam menghadapi Ramadan dan Lebaran. Kami sudah memastikan ketersediaan barang penting seperti gula, daging, dan beras cukup dalam menghadapi hari besar tersebut,” jelas Mendag.

Selain itu, Kemendag akan terus membantu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam menembus pasar ekspor. Kemendag akan terus membantu UMKM agar lebih kompetitif sehingga dapat menembus pasar ekspor negara tradisional dan nontradisional.

Mendag menyampaikan, di Indonesia kini sedang terjadi fenomena baru, yaitu yang sebelumnya Indonesia dikenal sebagai negara pengekspor barang mentah dan barang setengah jadi, di masa yang akan datang Indonesia akan menjadi pengekspor barang industri berkualitas tinggi.

“Indonesia akan menjadi pengekspor barang industri melalui produk besi baja dan kendaraan bermotor. Kedua barang ini adalah fenomena baru dalam ekspor Indonesia di masa yang akan datang. Nilai yang disumbangkan kedua produk ini sangat tinggi dan menjanjikan,” terang Mendag.

Menurut Mendag, di masa yang akan datang apabila ingin menjadi pengekspor yang besar, kita harus membuka pasar kita agar menjadi lebih kompetitif.

“Karena dengan terbukanya pasar, maka akan mengundang investasi dan industrialisasi masuk. Dengan banyaknya investasi dan industrialisasi yang masuk, maka akan melahirkan berbagai peluang ekspor ke depannya,” jelas Mendag.

Mendag menambahkan, beberapa produk ekspor Indonesia yang saat ini jumlahnya signifikan adalah produk kayu, sebesar USD 3,44 miliar dan perhiasan, sebesar USD 7,88 miliar yang didominasi oleh padat karya.

“Banyak UMKM yang bisa kita galakkan dari sektor ini. Kedua barang ini akan terus kita dorong untuk UMKM dan semoga dapat menciptakan banyak lapangan kerja,” harap Mendag.

Secara kumulatif, total ekspor Indonesia selama Januari-November 2020 mencapai USD 146,78 miliar, sedikit mengalami penurunan yaitu 4,22 persen (YoY).

Pada sektor nonmigas, sepanjang Januari-November 2020 ekspor sektor nonmigas turun sebesar 2,18 persen, begitu juga dengan ekspor sektor migas turun 31,59 persen.

Nilai ekspor Indonesia pada November 2020 ke negara mitra utama terus tumbuh, antara lain ke Tiongkok tumbuh 16,17 persen (MoM), Jepang tumbuh 11,67 persen (MoM), India tumbuh 10,04 persen (MoM), Australia 16,56 persen (MoM), dan Korea Selatan tumbuh 7,12 persen (MoM).

Kinerja ekspor di beberapa negara di kawasan ASEAN dan Uni Eropa juga masih terus tumbuh, seperti ekspor ke Malaysia dan Thailand masing-masing sebesar 24,5 persen dan 8,79 persen; serta ke Jerman dan Belanda sebesar 35,38 persen (MoM) dan 7,52 persen (MoM).

Dalam kesempatan ini, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga juga turut menyampaikan berbagai pencapaian perundingan perjanjian perdagangan internasional pada 2020.

Wamen menjelaskan, untuk perjanjian dagang yang sudah berlaku adalah Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), ASEAN-Hongkong Free Trade Agreement (FTA), dan First Protocol to Amend ATIGA.

Pada 2020, telah dilaksanakan pula penandatangan perjanjian dagang Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dan Indonesia-Korea CEPA.

Selain itu, Indonesia juga menjalankan proses ratifikasi dalam Indonesia-EFTA CEPA dan Indonesia-Mozambik Preferential Trade Agreement (PTA).

Wamendag melanjutkan, tahun lalu juga menjadi catatan tersendiri dengan diperpanjangnya fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) Amerika Serikat untuk Indonesia dengan total 3.572 pos tarif produk dan dilaksanakannya WTO Trade Policy Review Indonesia ke-7.

“Memasuki 2021, Kemendag telah menargetkan untuk menyelesaikan 11 kesepakatan perjanjian perdagangan internasional dengan berbagai negara, salah satunya yang paling besar adalah EU-CEPA,” tutup Wamendag. (Amhar)

Continue Reading

Business

Kembangkan UMKM, CARImakan Luncurkan Semangat #NYATAKANsalingbantu

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – PT Dasa Karya Indonesia (PT DKI), perusahaan penyedia berbagai kebutuhan keluarga, makanan & minuman, serta produk & layanan terkait lainnya berbasis online, hadir dengan semangat untuk terus #NYATAKANsalingbantu.

Berbagai upaya dan aksi dilakukan dalam mendukung ekonomi terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdampak di masa pandemi.

PT DKI dengan berbagai mitra, saling bantu, untuk mendukung para UMKM dan pekerjanya agar terus berkreasi dalam memproduksi dan memasarkan produknya kepada konsumen.

#NYATAKANsalingbantu diwujudkan melalui CARImakan, sebuah layanan daring yang mempertemukan dan memasarkan berbagai hasil kreasi Mitra UMKM di bidang makanan & minuman dengan pembeli.

Di samping CARImakan, PT DKI juga mengembangkan CARInih, sebuah layanan daring terkait produk dan layanan kebutuhan keluarga, beberapa fitur yang terdapat di dalamnya seperti CARIstore yang menyediakan aneka produk kebutuhan keluarga

Lalu ada CARIservice yang salah satunya
bekerja sama dengan BRUM Indonesia menghadirkan layanan ke rumah untuk servis kendaraan roda empat

Kemudian ada juga CARIfarmasi yang bekerja sama dengan mitra apotek berizin resmi untuk memudahkan konsumen melakukan tebus resep lebih mudah.

Layanan CARInih ke depannya akan mengembangkan jasa layanan tenaga kerja terkait kebutuhan keluarga seperti suster bayi dan anak, suster lansia, asisten rumah tangga, hingga pengemudi pribadi.

CARInih ingin membantu para tenaga kerja Indonesia terhubung dengan keluarga yang membutuhkan, serta fitur CARI lainnya yang akan terus dikembangkan dalam membantu mitra usaha dan konsumen.

Dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/12/2020), Arya Supelli, Co-Founder PT DKI menjelaskan bahwa sudah menjadi komitmen kami untuk memastikan kontribusi kami dapat memberikan manfaat yang lebih baik dari sisi ekonomi maupun sosial.

Dia juga jelaskan, PT DKI melalui CARInih dan CARImakan memiliki visi menjadi mitra pilihan bagi para pelaku usaha di industri terkait di Indonesia untuk memasarkan produk dan layanan hasil kreasi pelaku usaha kepada konsumen.

“Kami tergerak untuk bersama mengupayakan kelangsungan bisnis para UMKM terus berjalan, sehingga tidak sampai terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) para karyawannya,” ujar Arya.

Seperti diketahui, tahun 2020 adalah tahun yang berat, di mana dampaknya sangat terasa oleh banyak orang, tak terkecuali pelaku usaha mikro dan kecil di berbagai kota dan pelosok Indonesia.

Dengan semangat #NYATAKANsalingbantu, diharapkan perlahan namun pasti dapat memberikan kontribusi terbaik bagi Mitra UMKM kami terutama dalam melewati masa yang penuh tantangan ini.

“Kami berharap siapa pun tidak mudah menyerah dengan keadaan,” ujar Suharto Heri Asmara, Co￾Founder PT DKI menambahkan.

Oleh karenanya, kami mengajak mitra UMKM kami untuk terus berkarya dalam menyediakan produk & layanan terbaiknya, sedangkan kami (CARImakan & CARInih) terus agresif mengajak masyarakat untuk berkontribusi mendukung usaha mereka.

Lebih rinci Suharto mengungkapkan, CARImakan dan CARInih telah menghadirkan tiga (3) program utama untuk #NYATAKANsalingbantu, yakni:

Yang pertama yaitu program kolaborasi dengan para mitra UMKM di bidang makanan/ minuman melalui “Parcel #NYATAKANsalingbantu”. Parcel ini berisikan beragam produk dari mitra UMKM dari Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta dan Malang, yang dikemas spesial untuk memenuhi kebutuhan hari raya atau liburan di akhir tahun.

Kedua yaitu program “1K untuk Kebaikan”, di mana CARImakan dan CARInih akan menyalurkan Rp.1000,- dari setiap transaksi pelanggan untuk kegiatan sosial.

Dan uang terakhir adalah SOBATmakan,
sebuah program yang mengajak pelanggan untuk membantu memberikan masukan atau review produk mitra UMKM seperti rasa, packaging, dan lain sebagainya.

Tidak berhenti sampai di sini, PT DKI akan terus mengembangkan program-program kolaborasi berkelanjutan yang lebih kreatif dengan lebih banyak mitra.

Kami berharap masyarakat kini dapat mendapatkan layanan yang lengkap (one-stop solution), mulai dari barang-barang kebutuhan keluarga hingga makanan dan minuman, juga kebutuhan tenaga kerja di rumah.

Namun di sisi lain, kami mengajak partisipasi masyarakat dalam saling bantu antara penyedia jasa dan barang dengan konsumen.

“Kami percaya, kekuatan aksi saling bantu dan kolaborasi inilah yang membawa kita dan Indonesia lebih maju,” Suharto menutupnya. (Amhar)

Continue Reading

Business

Transportasi Online ‘Emas Jek’ Siap Uji Coba Besok Minggu

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Aplikasi transportasi online Emas Jek akan menjalani uji coba pada Minggu (20/12/2020) besok. Aplikasi penyedia layanan ojek sepeda motor karya Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas) ini, rencananya akan diluncurkan dalam waktu dekat.

“Kita akan trial hari Minggu pukul 13.00 WIB,” ujar Ketua Umum Partai Emas HJ Hasnaeni dalam keterangannya, Sabtu (19/12/2020).

Uji coba dilakukan guna memastikan kesiapan Emas Jek jelang peluncurannya. Pengujian rencananya dilaksanakan di sejumlah lokasi.

“Kita melakukan trial and error guna mengetahui siap-tidaknya Emas Jek. Memastikan ada atau tidak kelemahan atau kekurangannya, untuk kemudian kita perbaiki, jika ada. Kita targetkan di seluruh Indonesia, 34 provinsi,” ujarnya.

Emas Jek sendiri merupakan layanan transportasi online dengan mitra para kader atau simpatisan Partai Emas maupun masyarakat pada umumnya.

Selain ojek online, melalui Emas Bike, Emas Jek juga menyediakan layanan pembelian dan pengantaran makanan dengan Emas Food.

Lalu ada juga Emas Car; layanan taksi online, Emas Send; layanan pengiriman dokumen atau barang dengan jumlah kecil, Emas Kargo; layanan jasa pengiriman barang dengan jumlah besar melalui truk atau mobil box. Kemudian Emas Pay, layanan pembayaran dan transfer dana ke rekening.

“Keuntungan bergabung dengan Emas Jek ialah mitra kita bagi hasil sebesar 85 persen. Sementara 15 persennya untuk badan usaha,” ungkap Hasnaeni.

Dia tambahkan, kemudian ada bagi hasil keuntungan 15 persen per tiga bulan.

“Mitra usaha juga mendapat bonus harian dan pembagian deviden. Mitra juga kita proteksi dengan asuransi kecelakaan,” tutur Hasnaeni.

Selain Emas Jek, uji coba juga akan dilakukan situs Koperasi Emas. Situs jual-beli online ini hadir guna membantu masyarakat terutama kader serta simpatisan Partai Emas untuk memasarkan produk-produknya.

Hasnaini mengungkapkan, situs www.koperasiemas.com ini bisa dipakai untuk memasarkan produk agrikultural atau pertanian, peternakan dan perikanan, kerajinan tangan, makanan serta produk UMKM lainnya.

“Keuntungannya menggunakan situs ini adalah, selain bagi hasil 85 persen untuk produsen atau penjual produk, mereka juga mendapatkan bagi hasil sebesar 15 persen juga per tiga bulan,” jelas ‘Wanita Emas’, sapaan populer Hasnaeni. (Ahr/Zoheri)

Continue Reading

Trending