Connect with us

Entertainment

Fiersa, Audrey, Ifa dan Dimas Garap Soundtrack IMPERFECT: Karier, Cinta & Timbangan

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Setelah The Overtunes, Jaz, hingga Isyana Sarasvati, kini Ernest menggaet Fiersa Besari untuk mengisi soundtrack IMPERFECT: Karier, Cinta & Timbangan melalui sebuah lagu barjudul “Pelukku untuk Pelikmu” dan Audrey Tapiheru dengan lagunya berjudul “Cermin Hati”. Tidak hanya itu, Reza Rahadian yang memerankan Dika dalam film ini turut menyumbangkan suaranya lewat lagu “Sempurna/Tak Sempurna.”

Lalu, apa alasan Ernest memilih Fiersa dan Audrey untuk mengisi soundtrack adaptasi buku self-help karya sang istri, Meira Anastasia, ini? “Saya pecinta karya-karya Fiersa Besari. Keistimewaannya terletak pada lirik-liriknya yang lugas, namun puitis,” ungkapnya di Hongkong Cafe pada media, Selasa Oktober 2019, di Jakarta.

“Sementara untuk Audrey, ia merupakan salah satu vokalis perempuan terbaik Indonesia. Kemampuannya dalam menyampaikan nyawa sebuah lagu sangatlah mengagumkan. Saya yakin, keterlibatan mereka dalam mengisi soundtrack film ini akan memberi warna tersendiri,” tambahnya.

Diajak bekerja sama oleh Ernest terasa bagaikan mimpi untuk Fiersa. “Bagi saya, Ernest Prakasa bukanlah sutradara yang bisa dianggap remeh. Film-filmnya mampu membekas di hati Saya. Lucu, tapi juga ada momen nyess-nya. Makanya sewaktu dihubungi untuk mengisi soundtrack, kaget sekaligus senang. Apalagi, saya juga diberi kesempatan bekerja sama dengan lfa yang waktu itu baru mendapat penghargaan atas karyanya di Keluarga Cemara.”

Terbiasa dengan lirik-lirik puitis, Fiersa mengira bahwa lagu yang dibuatnya akan menghiasi adegan-adegan sendu, galau, dan sedih. “Temyata, saya “ditugaskan” membuat lagu yang memberi semangat kepada orang-orang yang mendengarnya. Ini benar-benar tantangan bagi saya. Lagu saya bercerita dari sudut pandang pasangan si karakter protagonis yang berusaha Selalu mendukung dan melihat apa adanya.”

Lalu, Audrey Tapiheru pun juga senang bisa terlibat dalam film ini setelah sebelumnya mengisi soundtrack Cek Toko Sebelah bersama Gamaliel dan Cantika dengan menyumbangkan lagu berjudul “Berlari Tanpa Kaki”. Kini, ia menantang dirinya sendiri menyanyikan lagu balada secara solo yang berjudul “Cermin Hati” untuk mengisi soundtrack IMPERFECT: Karier, Cinta & Timbangan.

“Aku senang sekali bisa kerja dengan Kak Ernest untuk kedua kalinya dan yang pertama kali dengan Kak lfa karena sangat terbuka dan penuh ide-ide. Yang pasti, aku tidak merasa di bawah tekanan. Pengerjaannya memakan waktu dua hari. Lagu pertama ditolak karena kurang lirih. Untunglah, lagu kedua diterima.”

Tidak hanya Fiersa dan Audrey, Ernest pun mempercayakan aransemen musik film ini kepada lfa Fachir, yang sukses mengadu-aduk perasaan penonton lewat Keluarga Cemara, dan Dimas Wibisana. Sentuhan seperti apakah yang dihadirkan lfa dan Dimas kali ini? Film ini diberikan sentuhan musik yang mengambil referensi dari “feel good movies” dengan genre serupa (komedi romantis).

Lebih lanjut Ifa menguraikan, rasa yang ingin disampaikan secara garis besar adalah “feel good”, “hangat” dan “percaya diri”, tentunya dengan sentuhan “lucu, tapi romantis dan menyenangkan.

“Untuk membuat scoring dan lagu-lagu dalam film ini, saya terinspirasi dari cerita dalam IMPERFECT: Karier, Cinta & Timbangan serta merupakan hasil kolaborasi dan diskusi antara saya, Dimas, Ernest, dan Meira. Dari sutradara dan penulis sudah ada gambaran referensi, dilanjutkan dengan saran referensi lanjutan dan akhirnya diterapkan dalam komposisi scoring-nya,” tutup Ifa. (Amhar)

Continue Reading

Entertainment

Rindu Kampung Halaman, Poppy Taubari Launching Single “Di Rantau”.

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Lagu “Di Rantau” ini bercerita tentang suka dan duka yang dirasakan seseorang ketika hidup di perantauan. Rasa rindu akan kampung halaman, ketika kita berada jauh di negeri orang.

“Hal ini mudah-mudahan bisa mewakili perasaan para perantau dalam suasana kita sekarang, dimasa pandemic Covid 19,” ungkap Poppy dalam Press Conference Launching single Melayu ‘Di Rantau’ melalui Zoom meeting, Rabu (30/6/2021).

Dikatakan Poppy, akan banyak sekali para perantau berada pada kondisi seperti yang tercurah dalam lirik lagu ku ini

Poppy Taubari sangat mencintai dan mulai bernyanyi Melayu dari semenjak kecil di tanah kelahirannya Linggau Sumatera Selatan.

Dirinya mengaku sudah berpengalaman sebagai juara dalam berbagai lomba bernyanyi terutama lagu melayu di daerahnya, Sumatera.

Mengawali karirnya sebagai penyanyi professional dengan ikut di ajang pencarian bakat “D’Academy 4” dan berhasil menjadi salah satu finalis di 12 besar tahun 2017.

“Di Rantau merupakan lagu single kedua dari saya setelah Si Jantung Hati yang kami release tahun 2019,” pungkas Poppy.

Lagu Di Rantau ini diciptakan oleh Romsky, seorang composer muda yang sangat berbakat dari tanah “Wong Kito” Palembang.

Bekerjasama dan berkomitmen dengan Ismael Arafat seorang Produser dan Sound Engineer dari Kanamusik Records yang pernah menggarap beberapa lagu dari Siti Nurhaliza, untuk bersama ikut berperan dalam memajukan Musik Melayu Tanah Air.

Pertemuan dengan Poppy Taubari membuka jalan mereka berdua, karena ternyata Poppy merupakan seorang penyanyi yang juga concern dan tertarik pada pengembangan dan pelestarian musik dan lagu-lagu melayu Indonesia.

Arrangement musiknya dibantu oleh KGS Ipul, seorang musisi dan arranger yang sangat paham dengan root Musik Melayu. Dikemas secara apik dengan beberapa musisi tanah air di Kanamusik Studio Bandung.

“Single melayu ‘Di Rantau’ menyajikan lantunan lagu melayu yang terasa lebih modern tampa menghilangkan akar musik Melayunya sendiri,” ungkap Poppy.

Poppy berharap, melalui lagu ‘Di Rantau’ bisa mengobati kerinduan pencinta Musik Melayu Indonesia dan mudah-mudahan bisa mencuri hati para pencinta musik di tanah air.

“Semoga para penikmat musik kita juga bisa terpikat sehingga lagu dan musik Melayu bisa tetap lestari di buminya sendiri,” ujar Poppy.

Lagu Di Rantau oleh Poppy Tubari ini, sudah bisa dinikmati tanggal 30 Juni 2021 di Youtube Kanamusik dan disemua Digital Music Platform. Title: Di Rantau, Performed by: Poppy Taubari, dan Song & Lyrics: Romsky. (Amhar)

Continue Reading

Entertainment

Datangi Polres Metro Jakpus, Prasetyo Jalani BAP

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Hari ini Kamis 8 Oktober 2020, Kami Kuasa Hukum sdr Vicky Prasetyo mendatangi Polres Metro Jakarta Pusat guna mendampingi klien Kami Vicky Prasetyo untuk di BAP atas Laporannya terhadap Angel Lelga terkait “Dugaan Pencemaran Nama Baik”.

Razman Arif Nasution, kuasa hukum Vicky mengatakan hari ini kliennya akan diperiksa penyidik atas lima poin yang mereka adukan sebelumnya. Kelima poin itu pernah disampaikan Angel Lelga di channel YouTube pribadinya @Angel Lelga Channel.

“Pertama menuduh Vicky berbohong. Kedua menuduh Vicky melakukan perbuatan maksiat. Ketiga menuduh Vicky mentransfer uang ke perempuan nakal. Keempat menuduh Vicky menggunakan dana partai dan kelima mengatakan Vicky dan keluargannya penipu,” kata Razman Arif Nasution.

Laporan itu merupakan timbal balik dari Vicky Prasetyo atas perbuatan Angel Lelga yang sebelumnya menjebloskannya ke Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Waktu itu Angel melaporkan Vicky atas kasus pencemaran nama yang bermula dari penggrebekan pada 2018 lalu. (Amhar)

Continue Reading

Entertainment

Ngopi Jurnalis Bersama Artis di Tengah Pandemi Covid-19

Published

on

By

Melansir, satunusantaranews. Jakarta Dampak akibat Pandemi COVlD-19 sangat buruk sekali. Kondisi ini berpengaruh pada semua golongan, tak terkecuali juga bagi para pesohor di negeri ini. Apalagi masyarakat yang paling rentan. Bahkan pemulihan ekonomi diprediksikan melambat dan krisis nampaknya akan berada di depan mata.

Lantas seperti apakah para pesohor di negeri ini menyikapinya, baik terkait dalam menjaga kesehatannya, dan juga dalam menyiasati peluang peluang usaha di tengah Pandemi Covid 19 yang belum ada vaksin penyembuhnya ini ?

Sebagai catatan lainnya, Periode Maret sampai Agustus 2020 ini menjadi fase terberat bagi perekonomian Indonesia. Jika penanganan kesehatan akibat pandemi COVID-19 ini tidak segera diatasi maka efek domino resesi ekonomi akan menyebar ke berbagai sektor.

Mulai dari macetnya kredit Perbankan hingga lonjakan inflasi yang sulit dikendalikan atau sebaliknya deflasi yang tajam karena perekonomian tidak bergerak. Neraca perdagangan menjadi minus yang berimbas langsung pada cadangan devisa.

Dampaknya juga menyebabkan meningkatnya pengangguran, anjloknya pendapatan, meningkatnya angka kemiskinan, merosotnya harga aset seperti pasar saham atau properti, melebarnya angka ketimpangan, tingginya utang pemerintah bersamaan dengan penerimaan pajak yang anjlok, serta produksi yang hilangs ecara permanen, dan bisnis gulung tikar.

Oleh karena itu, perlu ada pengetahuan serta kiat kéat keseimbangan dalam menyikapi persoalan kesehatan dan sekaligus perekonomian. Tentu dengan catatan, bahwa kesehatan tetap menjadi prioritas karena dengan sehat, persoalan ekonomi menjadi lebih mudah penanganannya.

Mengulik Kesehatan dan Bisnis’ Bersama Artis di Tengah Pandemi Covid 19 Adaptasi Kebiasaan Baru Season Kedua satunusantaranews.co.id ‘Ngobrol BarengJurnalis’ (15/8/2020) di Gorlion Food Park, Jalan AM Sangaji No.40 -42, Jakarta Pusat.

‘Ngobrol Bareng Jurnalis’ didukung oleh kelompok wartawan yang tergabung dalam Serikat Wartawan Indonesia (SWI) dan juga Forum Wartawan Hiburan (Forwan) Indonesia, serta para wartawan dari sejum|ah media yang turut hadir mewujudkan kegiatan ini.

Hadir sejumlah narasumber dari tema kali ini yakni . dr. Jusuf Kristianto, MM, MKes, Phd; dan Agung Prasetyo Utomo, ST, serta sejumlah para pesohor seperti lrfan Sbaztian; Rita Hamzah (Pemain Sinetron Orang Ketiga); Dewi Sanca; Shade Sujana (Pemain Sinetron Kian Santang); Irma Kandita, Duo Ndut dan Chameleon Band.

Ngobrol Bareng Jurnalis pun turut didukung oleh sejumlah pihak antara lain, Warteg Bahagia; Soto Seger Boyolali; Ropi; Ayam Presto Ny. Nida; Hore Steak; Joss Laundry; Pisang Tanduk Ny. Rufi; Akademi Juara Group; Ayam Geprek Galsu; Hayo Ngopi; Ayam GeprekJuara; JNE Express; Gilla 8; Seoul Teopokki; Poltekkes; Saeang Meori; Gorlion Food Park; FZ Media Entertainment; dan Yummie Cafe. (red)

Continue Reading

Trending