Connect with us

Pemuda

Rakernas Perdana Menjadi Ajang Silaturahmi Pengurus dan Anggota PPKHI

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia (PPKHI) adalah organisasi advokat, praktisi dan konsultan hukum Indonesia. Hadirnya PPKHI tak lain untuk melakukan reformasi organisasi advokat agar semua anggotanya menjadi insanh hukum yang kompeten, kredibel dan berdedikasi.

Hari ini, Sabtu 12 Oktober 2019, Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia (PPKHI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-1 atau perdana. Dalam Rakernas ini, PPKHI melaporkan program kerjanya setahun terakhir, yang diantaranya pelaksanaan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), Ujian Profesi Advokat (UPA), pelaksanaan sumpah advokat di seluruh Pengadilan Tinggi di Indonesia.

Kepada media, Ketua Umum PPKHI Yudistira Ikhsan Pramana mengatakan, berdirinya PPKHI sejak 14 September 2017 untuk meningkatkan kualitas advokat, menunjang peningkatan kualitas Sarjana Hukum dan Sumber Daya Manusia. Salah satu caranya, PPKHI menyelenggarakan pendidikan hukum yang profesional, berkelas dan berkualitas agar menghasilkan individu yang bebas, mandiri dan bertanggung jawab dalam menjalankan profesinya

Dia jelaskan bahwa acara rakernas ini, selain untuk melaporkan program kerja yang telah dijalankan selama ini dan rencana program kerja ke depan. Selain itu, acara ini menjadi ajang silatuhrahmi pengurus PPKHI dan anggota di seluruh Indonesia, ujar Yudistira di Hotel Amos Cozy Jakarta Selatan, Sabtu malam (12/10/2019)

Yudistira mengungkapkan dalam agenda Rakernas ini, PPKHI berinisiatif menyatukan seluruh anggota PPKHI seluruh Indonesia agar saling membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan terkait praktik advokat baik secara litigasi maupun nonlitigasi. Dengan harapan dapat memperkuat organisasi PPKHI dan bersama-sama berjejaring untuk membangun PPKHI menjadi lebih baik.

Ditempat yang sama, Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia (PPKHI), Decky Wijaya mengungkapkan, dalam rakernas perdana ini dihadir oleh Sekitar 100 peserta internal terdiri dari pengurus dan anggota dari seluruh Indonesia berasal dari 20 propinsi dan yang mewakili daerahnya masing

Di rakernas ini para peserta akan dibekali tentang pelatihan, tentang program kerja nasional, tentang sinergy, tentang silaturahmi dan bagaimana membuat organisasi ini lebih berkembang dengan memberikan pendidikan-pendidikan pada anggotanya, urainya.

“Adapun tujuan dari rekenas perdana ini untuk memberikan pendidikan pada anggotanya, kemudian melakukan konsolidasi, dan supaya para peserta ini mengetahui juga pengurus-pengurus lain untuk saling mengenal,” tutup Decky Wijaya. (Amhar)

Continue Reading

Pemuda

Tunda Pilkada, GPI : Selamatkan Nyawa Rakyat dari Covid-19

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Bertempat di Markas GPI Menteng 58 Jakarta Pusat, hari ini Jum’at 18 September 2020, Kami Gerakan Pemuda Islam (GPI) menggelar jumpa pers berkaitan dengan menolak atau menunda pelaksanaan Pilkada 2020.

Adapun alasan kami karna beberapa hal yang memang kami telah melakukan monitoring dari Semenjak adanya covid-19 melanda Negara kita Indonesia yang telah menelan ribuan jiwa melayang.

Menurut Sekjen Gerakan Pemuda Islam (GPI) Diko nugraha, Pilkada serentak 2020 yang diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19 sebaiknya ditunda, karena dapat menimbulkan penyebaran Covid semakin meluas.

“Pelaksanaan Pilkada serentak lebih baik ditunda karena dapat nyawa masyarakat. Apalagi korban covid di tanah air terus bertambah,” tandas Diko Nugraha kepada pers di Jakarta, Jumat (18/9).

Diketahui, hingga Minggu (13/9/2020), kasus Covid-19 di Indonesia telah mencapai 214.746 kasus dengan 8.650 kasus kematian dan 152.458 pasien yang telah dinyatakan sembuh.

Menurut Diko, adalah ironis jika rakyat diperintahkan untuk disiplin agar terhindar dari Covid-19, tetapi pemerintah maupun parlemen tetap menggelar kegiatan yang dapat menimbulkan ancaman bagi keselamatan nyawa rakyat Indonesia.

Untuk itu lanjut Diko, pemerintah harus segera mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) penundaan Pilkada serentak 2020. Pemerintah harus arif demi menyelamatkan nyawa rakyat. “Presiden agar segera membuat perppu penundaan pilkada serentak,” tandasnya. (Amhar)

Continue Reading

Pemuda

Firman Wijaya: GAAS Kudu Tampil Sebagai Pembeda

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Sejumlah Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Advokat dan Aktivis (GAAS) mendatangi Ketua Dewan Kehormatan DR. Firman Wijaya SH MH di Kantor Badan Arbitrase dan Penyelesaian Sengketa Konstruksi Indonesia (BADAPSKI)

Kunjungan dan silaturahmi DPP GAAS berlangsung pada Jumat 4 September 2020 siang di Jalan Masjid II nomor 1, Pejompongan, Jakarta Pusat. Kunjungan dimaksudkan untuk meminta petunjuk Ketua Dewan Kehormatan.

Saat memberi arahan Firman Wijaya mengungkapkan, semoga GAAS tampil sebagai pembeda dari tampilan organisasi yang ada saat ini. Cobalah fokus dalam bidang – bidang yang jarang orang tangani.

“Saat ini, banyak peluang yang sedikit sekali personil yang menangani khusus di bidang hukum yang menyangkut infrastruktur dan persoalan sengketa tanah,” ungkapnya.

Ketua Dewan Kehormatan juga DPP GAAS juga menyampaikan beberapa nasehat dan saran terkait alternatif kegiatan yang sebaiknya difokuskan untuk menangani hal yang menyangkut internal tidak untuk publikasi.

Sebagai pakar hukum bidang konstruksi Firman Wijaya banyak memberi saran terkait ormas GAAS yang akan melaksanakan jadwal Pelantikan seluruh Pengurus DPP GAAS pada Minggu (27/9/2020) di Gedung Joang 45, Jl. Menteng 31, Jakarta Pusat.

Sebelumnya di pagi hari, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Advokat dan Aktivis (GAAS) Rudy Silfa, SH beserta jajaran pengurus GAAS bersilaturahmi ke tempat kediaman Ketua Dewan Pertimbangan DPP GAAS Prof. DR. Elza Syarief, SH., MH.

Dalam silaturahminya, seluruh pengurus DPP GAAS mendatangi Ketua Dewan Pertimbangan DR. Elza Syarief SH MH di Kantor Jl. Latuharhari, Jakarta Pusat untuk meminta saran dan petunjuk terkait agenda Pelantikan yang tinggal 23 hari lagi.

“Kami melihat kekuatan Advokat dan Aktivis bisa menjadi kekuatan yang signifikan dalam penegakan hukum dan keadilan di negeri ini,” kata Ketua Umum GAAS Rudy Silfa SH kepada tuan rumah Elza Syarief yang juga sebagai Ketua Dewan Pertimbangan di DPP GAAS. (Amhar)

Continue Reading

Pemuda

Pembukaan Kantor DPD GAAS DKI Jakarta, Resmi Di Buka

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Pembukaan Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Advokat dan Aktivis (GAAS) di kawasan Roxy Jakarta Pusat resmi dibuka pada hari Minggu, 30 Agustus 2020.

Peresmian dan tasyakuran ini dihadiri selain jajaran DPP GAAS, juga hadir Dewan Penasehat, Dewan Pembina dan Dewan Pengawas, serta di hadiri oleh 53 Anggota dan pengurus GAAS dari berbagai Daerah.

Apresiasi dan sambutan atas peresmian Kantor Sekretariat DPD DKI Jakarta sangat antusias karena ada sebagian perwakilan DPD dan DPC turut hadir, antaranya: Propinsi Riau, Kota Batam, Tangerang, Bekasi, Jakarta Barat dan jajaran pengurus DKI sebagai tuan rumah.

Di temui usai peresmian, kepada media Ketua Umum DPP GAAS, Rudy Silfa S.H., mengungkapkan bahwa Ketua DPD DKI Jakarta terpilih Analisa S.E., adalah sosok wanita pengusaha yang tangguh.

“Dia menyediakan ruangan kantor miliknya untuk sekretariat DPD GAAS DKI, di lokasi yang strategis di pinggir jalan raya. Saya mengapresiasi kepadanya karena Jakarta tempat kekuasaan dan sebagai barometer kemajuan bagi seluruh Indonesia,” ujarnya.

Ditanya program kerja paska peresmian, Rudy mengatakan, bahwa kami sedang mempersiapkan hajatan DDP GAAS, yakni pelantikan pengurus DPP GAAS periode 2020 – 2025 yang akan direncanakan pada 27 September 2020 di Gedung Juang, Menteng, Jakarta Pusat.

“Dalam pelantikan DPP GAAS nanti juga akan di hadiri oleh perwakilan GAAS dari berbagai Daerah di Indonesia baik DPD maupun DPC. Beberapa Daerah sudah terkonfirmasi hadir yakni Jambi, Bengkulu, Aceh dan Papua,” pungkasnya.

Ditempat yang sama Sekjen DPP GAAS, Suta Widhya SH., biasa dipanggil Hans juga memaknai peresmian kantor sekretariat GAAS DKI ini sebagai pilot projek percontohan bagi daerah-daerah lain.

“Saya memaknai seperti di atas, karna saya optimis GAAS kedepan akan menjadi organisasi besar. Saya yakin dari 260 juta penduduk bangsa ini GAAS akan mampu mewarnai dalam perlindungan, advokasi dan bantuan hukum bagi bangsa ini,” tandas Hans.

Ketua DPD GAAS Provinsi DKI Jakarta, Analisa, S.E., mengatakan hadirnya GAAS disini untuk memperkenalkan kepada masyarakat adanya lembaga untuk menaungi dan memberikan edukasi kepada masyarakat bila ada permasalahan hukum.

Disinilah GAAS hadir dan kami memberikan bantuan hukum gratis kepada masyarakat yang tidak mampu. Karna ditempat lain untuk butuh pengacara masyarakat harus bayar mahal.

“Saya dan teman-teman GAAS disini siap bersinergy dengan masyarakat untuk memberikan dan menegakan keadilan. Dan kami tentu bersinergi dengan pusat atas arahan-arahannya agar tidak salah jalur dan bisa sepaham,” tutup Analisa. (Amhar)

Continue Reading

Trending