Connect with us

Nasional

Deklarasi Smart, Generasi Millenial Dukung Airlangga Hartarto

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Sahabat Muda Airlangga Hartarto (SMART) mendeklarasikan dukungan dari generasi milenial terhadap Airlangga Hartarto untuk kembali menjadi ketua umum Partai Golkar.

Ketua Umum Parta Golkar Airlangga Hartarto menghadiri acara Deklarasi Sahabat Muda Airlangga Hartarto (Smart) di Hotel Four Season, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Sabtu (24/8/2019).

Dengan mengenakan Jas pakaian berwarna kuning, Airlangga Hartarto langsung disambut crew millenilal dengan tarian dan nyanyian tradisional asal Papua hingga memasuki tempat acara.

SMART adalah gerakan Generasi Millenial yang diprakarsai oleh jaringan aktivis muda Partai Golkar.

Selain melakukan deklarasi, acara ini juga mengangkat isu nasional terkini yakni isu kerusuhan Papua, kabinet Indonesia kerja jilid II Joko Widodo, serta gerak langkah Partai Golkar pada peta perpolitikan terkini. (Red)

Continue Reading
496 Comments

496 Comments

  1. Pingback: buy sildenafil

  2. Pingback: erectile dysfunction pills

  3. Pingback: buy ed pills

  4. Pingback: best non prescription ed pills

  5. Pingback: sale cialis

  6. Pingback: online canadian pharmacy

  7. Pingback: Real cialis online

  8. Pingback: vardenafil generic

  9. Pingback: levitra cost

  10. Pingback: vardenafil pills

  11. Pingback: empire city casino online

  12. Pingback: generic viagra online

  13. Pingback: best real casino online

  14. Pingback: online casino real money usa

  15. Pingback: personal loans

  16. Pingback: cash loan

  17. Pingback: cialis buy

  18. Pingback: new cialis

  19. Pingback: 5 mg cialis

  20. Pingback: generic cialis

  21. Pingback: casino online gambling

  22. Pingback: top online casinos for mac

  23. Pingback: barrett

  24. Pingback: viagra online prescription

  25. Pingback: real money online casino

  26. Pingback: vegas casino online

  27. Pingback: sildenafil online

  28. Pingback: online viagra

  29. Pingback: buy viagra online cheapest

  30. Pingback: generic viagra canada

  31. Pingback: viagra buy

  32. Pingback: viagra without a doctor prescription

  33. Pingback: generic cialis tadalafil

  34. Pingback: buy cialis online

  35. Pingback: viagra for sale

  36. Pingback: generic viagra 200 mg india

  37. Pingback: viagra price

  38. Pingback: lowest price for viagra 100mg

  39. Pingback: droga5.net

  40. Pingback: buy viagra with pay pal

  41. Pingback: buy viagra online without a prescription canada

  42. Pingback: what is the best site to buy viagra

  43. Pingback: Viagra 100 mg united kingdom

  44. Pingback: Viagra 50 mg medication

  45. Pingback: Viagra 25 mg online pharmacy

  46. Pingback: buy viagra

  47. Pingback: Cialis 20mg uk

  48. Pingback: how to purchase Cialis 80 mg

  49. Pingback: viagra 100mg

  50. Pingback: rxtrust pharm

  51. Pingback: propecia 5 mg nz

  52. Pingback: finasteride 5mg price

  53. Pingback: rxtrustpharm.com

  54. Pingback: antivert 25mg tablet

  55. Pingback: cialistodo.com

  56. Pingback: where can i buy arimidex 1mg

  57. Pingback: avapro 150 mg medication

  58. Pingback: viagra

  59. Pingback: casodex 50 mg canada

  60. Pingback: where can i buy catapres

  61. Pingback: ceclor 250mg online pharmacy

  62. Pingback: online casino slots no download

  63. Pingback: free slots

  64. Pingback: casino moons online casino

  65. Pingback: real money online casinos usa

  66. Pingback: golden nugget online casino

  67. Pingback: casino games win real money

  68. Pingback: good2go car insurance quotes

  69. Pingback: multiple car insurance quotes

  70. Pingback: foremost car insurance quotes

  71. Pingback: motorcycle insurance

  72. Pingback: affordable car insurance quotes

  73. Pingback: geico car ins

  74. Pingback: owners car insurance

  75. Pingback: go car insurance

  76. Pingback: top car insurance quotes companies

  77. Pingback: viagra similar

  78. Pingback: payday

  79. Pingback: best payday loans

  80. Pingback: payday loans online same day

  81. Pingback: installment loans online for bad credit

  82. Pingback: adverse effects of viagra

  83. Pingback: quick loans for bad credit online

  84. Pingback: how to use viagra 100mg tablets

  85. Pingback: bad credit loans bad credit loans

  86. Pingback: fast loans

  87. Pingback: direct lender personal loans

  88. Pingback: pure kana natural cbd oil

  89. Pingback: cbd oil for sale cheap

  90. Pingback: cannabidioloilsale.com

  91. Pingback: cbd cannabis oil

  92. Pingback: cbd oil benefits bloods

  93. Pingback: government funded viagra

  94. Pingback: cbd hemp oil for sale vape

  95. Pingback: cbd oil for sale online and reviews

  96. Pingback: buddy group cbd oil mod

  97. Pingback: google essay writer

  98. Pingback: how to write scholarship essay

  99. Pingback: pay for essay online

  100. Pingback: assignment of benefit

  101. Pingback: a manual for writers of term papers

  102. Pingback: should schools have homework

  103. Pingback: buy essay online

  104. Pingback: writing essays services

  105. Pingback: french homework

  106. Pingback: how to purchase cleocin

  107. Pingback: clomid 25 mg no prescription

  108. Pingback: clonidine price

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nasional

Komnas HAM: Tarik Perpres Pelibatan TNI Tangani Terorisme dari DPR

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta Presiden untuk menarik Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) Pelibatan TNI dari pembahasan dan penandatanganan sebelum ada kebijakan yang jelas berdasarkan prinsip negara hukum dan norma HAM.

Permintaan ini dituliskan dalam rekomendasi Surat Komnas HAM ke Presiden dan DPR pada 17 Juni 2020, sebagaimana disampaikan oleh Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara dalam Seminar Online Kerjasama Academic TV dengan FISIP Universitas Lampung (UNILA) dengan Tema “Mendudukkan Peran TNI Dalam Upaya Penanggulangan Aksi Terorisme” pada 24 November 2020.

Beka Ulung mengungkapkan, Komnas HAM menilai Rancangan Perpres ini bertentangan dengan pendekatan hukum yang menjadi paradigma UU No 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, yaitu criminal justice system dan UU No 34 Tahun 2004 Tentang Tentara Nasional Indonesia yang menekankan pelibatan TNI dalam penanganan terorisme sebagai perbantuan.

Sehingga pelibatan TNI adalah bersifat ad hoc, didasarkan pada keputusan politik negara dan anggaran hanya dari APBN. Secara prinsip menurut Beka Rancangan ini bertentangan dengan prinsip lex superior legi inferior.

Selanjutnya alasan permintaan penarikan rancangan menurut Surat Komnas HAM kata Beka, karena Rancangan Perpres ini bercirikan pendekatan War Model dalam penanganan terorisme yang melahirkan status kondisi ‘perang’ tanpa kejelasan hukum dan memicu pelanggaran HAM.

“Komnas HAM juga menyoroti potensi tumpang tindih peran yang dilahirkan Perpres dalam tata kelola penanganan terorisme, dimana di dalam UU No 5 Tahun 2018 telah diatur tugas dan kewenangan sejumlah Lembaga selain TNI,” pungkas Beka Ulung.

Dalam Webinar tersebut, Dr. Ahmad Irzal Fardiansyah S.H., M.H, Pakar Hukum Pidana UNILA dalam paparannya menyatakan bahwa dari sisi kebijakan, pemberantasan terorisme pada aspek preventif dan represif sudah dilakukan oleh dua Lembaga, yaitu Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Kelopisian Negara Republik Indonesia (Polri).

“Jadi, apa yang diamanatkan ke pada TNI dalam Rancangan Perpres sudah dilakukan Lembaga lain, sehingga berpotensi tumpang tindih dan menambah beban keuangan negara,” ujarnya.

Karenanya Ahmad menegaskan bahwa jika pelibatan TNI diperlukan, maka itu terkait dengan ancaman yang melampaui kemampuan aparat penegak hukum untuk mengatasinya, dilakukan sebagai bentuk perbantuan dan kendali operasi tetap berada pada Polri, serta tunduk pada ketentuan dan norma hukum dan HAM.

Ahmad mengingatkan bahwa TNI bukan aparat penagak hukum, sehingga jika dipaksakan masuk dalam ranah penegakan hukum akan melanggar kepentingan penegakan hukum pidana yang melindungi hak negara, masyarakat, pelaku dan korban berdasarkan hukum acara pidana.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Robi Cahyadi Kurniawan, S.IP., M.A, Pakar Politik UNILA menyampaikan hasil pengamatannya bahwa dalam dua tahun terakhir eskalasi ancaman terorisme menurun, yang berkaitan erat dengan keberhasil penanganan oleh aparat penegak hukum dan pemerintah.

“Karenanya menjadi tidak elevan membicarakan penanganan TNI terhadap terorisme,” ujar Robi

Disisi lain, Robi juga menyoroti sumber anggaran TNI dalam Rancangan Perpres dari APBN, APBD dan sumber lain-lain yang tidak mungkin dipenuhi pemerintah karena saat ini anggaran negara difokuskan untuk penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Sementara Himawan Indrajat, S.IP., M.Si, Pakar Politik Pemerintahan UNILA dalam kritiknya terhadap Rancangan Perpres menyatakan perlunya produk hukum yang lebih jelas mengatur keterlibatan TNI karena Perpres ini tidak mengatur koordinasi dengan Lembaga lain

Hal ini agar tidak tumpang tindih, serta perlu diperbaiki aturan-aturannya agar jelas dalam upaya tetap menghormati HAM. “Jangan sampai Perpres ini menjadi Boomerang di kemudian hari,” Ujar Himawan Indrajat. (Amhar)

Continue Reading

Nasional

Doni Monardo: Kerumunan Manusia Menimbulkan Penularan COVID-19 dan Dapat Berakibat Fatal

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengatakan bahwa setiap kegiatan yang menciptakan kerumunan sudah hampir pasti dapat menimbulkan penularan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

“Sejumlah aktivitas yang menciptakan kerumunan hampir pasti bisa menimbulkan penularan (COVID-19). Menulari dan tertular satu sama lainnya, ujar Doni dalam Konferensi Pers secara virtual dari Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Minggu (15/11).

Di samping itu, Doni juga mengingatkan bahwa para penyelenggara kegiatan yang menciptakan adanya kerumunan manusia pada masa pandemi akan mendapatkan sanksi tegas, baik di dunia maupun di akhirat. Sebab, mengumpulkan orang-orang dalam jumlah besar sehingga menimbulkan penularan penyakit hingga menyebabkan kematian adalah perbuatan yang dilarang baik oleh pemerintah maupun agama.

“Mereka yang menyelenggarakan kegiatan tersebut, nantinya bukan hanya mendapatkan sanksi di dunia oleh pemerintah, tetapi juga kelak di kemudian hari akan mendapatkan permintaan pertanggungjawaban oleh Allah SWT. Karena tidak sedikit kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan itu menimbulkan penularan (COVID-19),” tegas Doni.

Lebih lanjut, Doni juga mengingatkan bahwa COVID-19 dapat menjadi mesin pembunuh bagi mereka yang masuk dalam kategori usia lanjut, maupun mereka yang memiliki penyakit penyerta atau komorbiditas.

Sebagaimana data Satgas Penanganan COVID-19, bahwa terdapat tren kasus kluster keluarga yang meningkat dari orang tanpa gejala yang menulari keluarganya di rumah sehingga akhirnya berujung fatal. Sehingga hal ini perlu diantisipasi agar ke depannya tidak terjadi hal serupa.

“Mungkin, bagi anak muda yang usianya relatif masih di bawah 36 tahun, sehat, tidak ada komorbid, rata-rata adalah tanpa gejala kalau terpapar COVID-19. Namun, ketika mereka kembali ke rumah, ketemu dengan orang-orang yang dicintai, ketemu dengan saudara-saudaranya yang lain, yang punya komorbid, usianya sudah lanjut, maka risikonya sangat fatal,” jelas Doni.

Adapun berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 hingga delapan bulan terakhir, angka kasus _fatality rate_ dari penderita komorbid dan lansia telah mencapai 85 persen.

“Data yang kami peroleh selama delapan bulan terakhir, angka kematian penderita komorbid dan lansia mencapai 80 sampai dengan 85 persen. Sebuah angka yang sangat tinggi,” jelas Doni.

Dengan melihat adanya prosentase angka tersebut, Doni meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia agar menghindari segala aktivitas yang menimbulkan kerumunan manusia dalam jumlah banyak. Dia juga mengajak antar anggota keluarga agar dapat saling mengingatkan satu sama lain, bahwa kegiatan kerumunan pada masa pandemi sangat berisiko.

“Sekali lagi, semua aktivitas yang berhubungan dengan timbulnya kerumunan, tolong untuk dihindari, dan kami juga mengajak kepada seluruh keluarga besar bangsa Indonesia, untuk mengingatkan keluarga kita satu sama lainnya, agar jangan menghadiri acara-acara yang menimbulkan kerumunan,” pinta Doni.

“Seluruh pihak di manapun berada, untuk tidak menyelenggarakan acara-acara yang dapat menimbulkan kerumunan, karena potensi tertular COVID, pasti akan semakin tinggi, dan ini nantinya akan menyulitkan kita semua,” pungkas Doni. (Amhar)

Continue Reading

Nasional

Tegakkan Protokol Kesehatan, Doni Monardo Berikan Masker Ke Panitia Kegiatan Rizieq Shihab

Published

on

By

JanoerKoening Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 pusat memberikan bantuan berupa masker kain, masker medis dan handsanitizer kepada satgas yang mengelola atau panitia kegiatan Maulid Nabi serta panitia perayaan pernikahan putri Rizieq Shihab.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengatakan, pemberian bantuan tersebut dilakukan setelah Satgas Penanganan COVID-19 melihat tidak adanya penerapan protokol kesehatan pada setiap kegiatan yang melibatkan Rizieq Shihab.

“Setelah beberapa hari terakhir, kita menyaksikan sejumlah aktivitas yang dihadiri oleh Habib Rizieq Shihab. Banyak sekali masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan, tidak menjaga jarak dan banyak yang tidak menggunakan masker. Dan ini yang sangat kita sayangkan,” ungkap Doni Monardo di Media Center Satgas Penanganan COVID-19, Jakarta, Sabtu (14/11).

Di samping itu, Doni juga menekankan bahwa sebelumnya setiap pakar dan pimpinan, baik di tingkat pusat maupun setiap daerah telah mengingatkan akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.

“Setiap pakar epidemiologis, pakar kesehatan masyarakat dan seluruh pimpinan baik di tingkat nasional dan juga di tingkat daerah selalu mengingatkan tentang bagaimana kita harus patuh kepada protokol kesehatan,” tegas Doni.

Lebih lanjut, Doni juga mengingatkan bahwa COVID-19 dapat menjadi mesin pembunuh bagi mereka yang masuk dalam kategori usia lanjut, maupun mereka yang memiliki penyakit penyerta atau komorbiditas.

“Mungkin bagi mereka yang usia muda, sehat apabila terpapar COVID-19 relatif bisa sembuh dalam waktu yang tidak lama. Namun pengalaman kita selama ini, ketika yang terpapar itu lansia dan penderita komorbid maka risikonya sangat fatal. Saya ulangi lagi sangat fatal,” jelas Doni.

Sebagaimana data Satgas Penanganan COVID-19, bahwa terdapat tren kasus kluster keluarga yang meningkat dari orang tanpa gejala yang menulari keluarganya di rumah sehingga akhirnya berujung fatal. Sehingga hal ini perlu diantisipasi agar ke depannya tidak terjadi hal serupa.

“Tidak sedikit saudara-saudara kita yang kelompok rentan, yaitu lansia dan penderita komorbid ini akhirnya wafat, akhirnya meninggal dunia. Karena tertular dari keluarga yang tidak ada gejala,” kata Doni.

Selanjutnya, Doni juga menjelaskan bahwa pemberian bantuan tersebut adalah dilakukan untuk menegakkan aturan pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19 secara luas, dengan menerapkan protokol kesehatan. Dia berharap, bantuan tersebut kemudian dapat digunakan sebagaimana mestinya sehingga penularan COVID-19 dapat dicegah.

“Oleh karenanya pemberian bantuan berupa masker dan juga handsanitizer kepada panitia bukan hanya untuk menegakkan protokol kesehatan di lingkungan tersebut, tetapi juga bagian dari upaya untuk mengajak seluruh komponen yang ada di sekitarnya mau menggunakan masker,” jelas Doni. (Amhar)

Continue Reading

Trending