Connect with us

Nasional

Lafran Pane Dalam Narasi “Merdeka Sejak Hati.”

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Penerbit Gramedia Pustaka Utama resmi merilis buku terbaru karya Ahmad Fuadi pada hari ini, Minggu 28 Juli 2019 di Perpustakaan Nasional RI, Gambir, Jakarta Pusat. Novel biografi 380 halaman yang diberi Judul Merdeka Sejak Hati ini diinspirasi kehidupan Lafran Pane, seorang pejuang kemerdekaan, pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada tahun 1947.

Dalam acara Peluncuran Buku ini di hadiri oleh 170 orang lebih undangan. Keynote Speeck Ir. Akbar Tanjung, Dr. Siti Zuhro peneliti senior LIPI. Adapun Narsum yakni: Ahmad Fuadi-Penulis, Nina Pane, Hariqo Wibawa Satria-peneliti Lafran Pane, dan Dr. Ahmad Muqawwam-anggota DPD RI.

Dalam Bukunya, Sang Penuli A. Fuadi mengungkapkan, bahwa Novel ini tidak sekadar hikayat seorang karakter dari masa lalu tapi cerita ini diinspirasi oleh kehidupan seorang pahlawan nasional, yang mungkin kurang dikenal. Padahal, kalau cerita lamanya digali, maka perjuangan dan pesannya sangat relevan dengan situasi sekarang.

“Dia adalah pribadi yang sederhana, tulus ikhlas, menampik jabatan dan selalu berusaha merdeka dari ikatan hutang jasa dan harta. Sejak belia dia sudah menunjukkan kematangan hati dalam memegang prinsip kemerdekaan, nasionalisme, dan juga Islam,” tutur Fuadi di dalam bukunya.

Demi kebebasan, anak piatu yang Iasak dari kaki Gunung Sibualbuali ini melabrak semua aturan. Kenakalan membuatnya dikeluarkan dari sekolah, minggat dari rumah, menjadi petinju dan anak jalanan, bahkan nyaris kena hukum mati. Perantauannya dari Sumatera ke Jawa penuh dengan tikungan tajam.

Hidup di bawah penjajahan Belanda dan Jepang-lah yang kemudian menyadarkan adik sastrawan Sanusi Pane dan Armijn Pane ini bahwa ada hal yang jauh lebih mulia dari kebebasan pribadinya. Dari penjual es lilin dan jagoan geng motor menjadi pahlawan nasional. Bagi Lafran merdeka itu ketika berani jujur dan sederhana di tengah riuh rendah dunia. Baginya pula, merdeka itu sejak hati, Islam itu sejak nurani.

“Kisah dalam buku ini mencoba mengikuti Iini masa hidup Lafran Pane yang asli, tapi ada pengembangan kneatif untuk karakter, waktu, tempat, dialog, dan adegan. Novel ini bisa hidup karena sumbangan cerita, ide, catatan, dan kenangan dari banyak orang yang pernah bersentuhan Iangsung atau tidak langsung dengan almarhum. Saya berterima kasih kepada semua pihak untuk berbagi cerita mereka tentang sosok Lafran Pane,” tambah Fuadi.

Merdeka Sejak Hati menjadi buku ke-16 yang telah diselesaikan A. Fuadi. Novel pertamanya Negeri 5 Menara telah diangkat ke layar Iebar tahun 2012 dan novel Ranah 3 Warna dalam proses adaptasi ke film. Penghargaan vag telah diraih antara iain Mominasi Khatulistiwa Award 2010, Penulis dan Buku Fiksi Terfavorit 2010 versi Anugerah Pembaca Indonesia, Liputan6 Award SCTV untuk kategori motivasi dan pendidikan.

Selain itu Penulis Terbaik IKAPI dan Juara 1 Karya Fiksi Terbaik Perpusnas tahun 2011, penghargaan dari DJKHI Kemenhuham untuk kategori Karya Cipta Novel tahun 2013, serta yang terbaru adalah Islamic Book Award untuk novel Anak Rantau sebagai Buku Fiksi Terbaik pada bulan Februari lalu. (Amhar)

Continue Reading
85 Comments

85 Comments

  1. Pingback: generic sildenafil

  2. Pingback: viagra 100mg

  3. Pingback: male ed pills

  4. Pingback: ed meds online

  5. Pingback: ed meds online

  6. Pingback: generic cialis online

  7. Pingback: canada online pharmacy

  8. Pingback: canadian online pharmacy

  9. Pingback: cialis generic

  10. Pingback: buy vardenafil online

  11. Pingback: levitra vardenafil

  12. Pingback: cheap levitra

  13. Pingback: online casinos usa

  14. Pingback: vegas casino online

  15. Pingback: natural viagra

  16. Pingback: casinos online

  17. Pingback: sildenafil vs tadalafil

  18. Pingback: quick cash loans

  19. Pingback: payday loans

  20. Pingback: installment loans

  21. Pingback: viagra cost

  22. Pingback: cialis to buy

  23. Pingback: 20 cialis

  24. Pingback: hollywood casino online real money

  25. Pingback: online casino with free signup bonus real money usa

  26. Pingback: 5 mg cialis

  27. Pingback: dyan

  28. Pingback: casino gambling gambling internet money online

  29. Pingback: generic for cialis

  30. Pingback: 20 cialis

  31. Pingback: new cialis

  32. Pingback: viagra reviews

  33. Pingback: slots real money

  34. Pingback: casino real money

  35. Pingback: play for real online casino games

  36. Pingback: sildenafil 100

  37. Pingback: sildenafil price

  38. Pingback: generic for viagra

  39. Pingback: viagra samples

  40. Pingback: viagra price

  41. Pingback: cialis 20mg

  42. Pingback: viagra online usa

  43. Pingback: generic viagra for sale

  44. Pingback: buy cialis online reddit

  45. Pingback: best prices on viagra

  46. Pingback: viagra alternative

  47. Pingback: tadalafil cialis

  48. Pingback: brand viagra

  49. Pingback: generic viagra 100mg

  50. Pingback: brand viagra over the net

  51. Pingback: cialis pill

  52. Pingback: play for real online casino games

  53. Pingback: online casinos usa

  54. Pingback: buy viagra online cheap

  55. Pingback: droga5.net

  56. Pingback: where can i buy generic viagra in canada without a perscription

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nasional

Tokoh Papua Minta Usut Tuntas Penembakan Pdt Yeremia Zanambani, S. Th

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Situasi politik di papua memanas saat mencuatnya pemberlakuan Otonomi Khusus Jilid Dua dan Penembakan Pdt. Yeremia Zanambani, S. Th di kabupaten Intan Jaya Provinsi Papua.

Penembahkan tersebut masih misterius, sebab dari pihak Tentara Pembebasan Papua Barat (TPN PB) atau Kelompok Sipil Bersenjata (KKB) menuduh pihak TNI yang melakukan penembakan dan dari pihak TNI/Polri menuduh dari pihak TPN PB/KKB lah yang melakukan penembakan.

Desakan untuk mengusut tuntas kasus tersebut secara trasparan datang dari berbagai kalangan mulai dari tokoh masyarakat di papua, Tokoh adat, Anggota DPRD Papua, Anggota DPR RI, Organisasi Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) serta ormas-ormas kepemudaan yang bernafaskan Kekristenan di Indonesia .

Selain hal tersebut, desakan juga datang dari Hendrik Yance Udam (HYU), salah satu Tokoh Nasional asal papua dengan tegas meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus penembakan Pdt. Yeremia Zanambani, S.Th secara transparan serta di publikasikan ke Publik.

“Sehingga kita tau siapa actor intelektual yang melakukan aksi tersebut yang mengakibatkan kematian terhadap Pdt. Yeremia Zanambani S.Th di kabupaten intan jaya Provinsi Papua baru-baru ini,” ungkap HYU dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (26/9/2020) di Jakarta.

HYU Pria bercirikas brewok berkopia merah Putra Papua ini mengatakan, bahwa kedua belah pihak yang saling menuding tentang siapa oknum pelaku penembakan tersebut harus bisa berkata dengan trasparan ke hadapan publik dan melakukan permohonan maaf agar bisa di proses secara hukum yang berlaku di NKRI.

“Apakah dari pihak TPN PB/KKB atau dari Pihak TNI/Polri, sehingga persoalan tersebut tidak melebar karena dapat menganggu eksistensi NKRI di tanah papua,” tambahnya.

Pengakuan jujur siapa oknum pelaku penembahkan almarum Pdt. Yeremia Zanambani S.Th kehadapan publik sangat di perlukan sehingga dapat meredam konflik kepentingan yang ada di papua yang lagi memanas

HYU juga mengungkapkan, bahwa Isu Papua sudah sangat mengkristal bukan lagi menjadi konsumsi politik masyarakat local saja, dan nasional namun sudah menjadi konsumsi publik masyarakat internasional, oleh sebab itu pemerintah harus lebih berhati-hati dalam mengelola Papua dengan baik.

Kasus penembakan Pdt. Yeremia Zanambani S.Th juga sudah di bahas di Dewan Gereja se- Dunia, oleh sebab itu HYU minta kepada Presiden Jokowi untuk segera membentuk tim pencari fakta independen untuk turun secara langsung ke masyarakat guna mencari tau siapa oknum pelaku penembahkan Pdt. Yeremia Zanambani S.Th.

HYU juga sangat menyayangkan akan aksi-aksi kekerasan yang terjadi di papua yang menewasakan warga sipil dan Anggota TNI/POLRI yang di lakukan oleh TPN PB/KKB dan sebaliknya Anggota TNI/Polri yang di duga juga menewaskan masyarakat sipil yang ada di papua.

Menurutnya, kekerasan demi kekerasan yang terjadi di papua tidak dapat menyelesaikan persoalan papua yang berkeadilan, justru sebaliknya akan mengakibatkan persoalan baru yang lebih besar lagi.

Putra asli Papua ini juga berharap pada Presiden Jokowi untuk membuka ruang berdialog kepada kelompok-kelompok yang melakukan kekerasan di papua dalam hal ini TPN PB/KKB bersama dengan Pemerintah

“Hal ini penting dan mendesak untuk mencari solusi strategis dalam menciptakan kedamain di Papua serta menyelesaikan persoalan-persoalan dasar yang ada,” Tutup Hendrik Yance Udam. (Amhar)

Continue Reading

Nasional

Doni Monardo: Protokol Kesehatan Menjadi Hal yang Mutlak dalam Pelaksanaan Ajang Olahraga

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo menegaskan bahwa penerapan protokol kesehatan menjadi hal yang mutlak harus dilakukan dalam pelaksanaan kompetisi maupun ajang olahraga di tengah pandemi COVID-19.

“Protokol kesehatan adalah hal yang mutlak yang harus kita perhatikan. Tidak boleh ada tawar-menawar dengan ketentuan protokol kesehatan,” tegas Doni di sela penandatanganan nota kesepahaman Penyelenggaraan Olahraga Aman COVID-19 yang digelar secara virtual di Jakarta, Kamis (17/9/2020).

Apa yang ditegaskan Doni tersebut adalah sebagaimana sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan(KMK) HK.01.07-MENKES-382-2020 tentang Protokol Kesehatan Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum Dalam Rangka Pencegahan COVID-19, yang dikeluarkan oleh Menteri Kesehatan pada 19 Juni 2020.

“Protokol kesehatan dapat dijadikan acuan untuk mencegah klaster baru selama beraktivitas di tempat dan fasilitas umum termasuk kegiatan olahraga

Sesuai dengan KMK itu, Doni meminta agar setiap penyelenggara ajang olahraga wajib berkoordinasi dengan Satgas Penanganan COVID-19, Dinas Kesehatan dan Dinas/Lembaga lainnya di daerah, baik di tingkat kabupaten, kota dan provinsi.

*Pertandingan Basket dan Sepakbola Tanpa Penonton*

Mengacu pada aturan protokol kesehatan, Doni juga menjelaskan bahwa implementasi daripada pertandingan dua cabang olahraga, yakni sepakbola dan basket tidak boleh ada penonton.

Oleh sebab itu, Doni meminta hal tersebut menjadi perhatian bersama antara penyelenggara, atlet maupun para penonton dan suporter.

“Perlu dipastikan untuk seluruh kompetisi sepakbola dan bola basket akan dilaksanakan tanpa penonton. Mohon ini menjadi atensi bagi para penyelenggara untuk betul-betul mentaati konsensus yang telah dilakukan,” jelas Doni.

Selain itu, Doni juga meminta agar seluruh personel dan pemain harus melalui pemeriksaan kesehatan swab tes/tes PCR dan dilakukan secara berkala, untuk memastikan penyelenggaraan berjalan dengan aman.

Dalam hal ini, kesehatan dari para penyelenggara maupun pemain atau atlet tetap menjadi prioritas yang utama.

“Pertandingan olahraga sangat penting, tetapi kesehatan seluruhnya baik itu pemain maupun penyelenggaranya juga harus menjadi prioritas kita,” jelas Doni.

Kemudian Doni juga meminta agar penyelenggara dapat memastikan para personel dan pemain atau atlet adalah benar-benar sehat dan tidak memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

Sebagaimana yang diketahui bahwa penyakit komorbid berpotensi membuat penderitanya semakin parah apabila terjangkit COVID-19 hingga berujung kematian. Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19, sebanyak 92 persen kasus kematian COVID-19 dipicu karena adanya faktor komorbiditas dari para penderitanya.

“Ini penting dipedomani dan ditaati, karena 85-92 persen angka kematian yang terjadi di Indonesia adalah saudara kita yang memiliki komorbid,” jelas Doni.

Dia menekankan apabila salah satu atlet atau personel penyelenggara ajang olahraga memiliki komorbid, maka diharapkan tidak mengikuti penyelenggaraan.

*Memperhatikan Zonasi Wilayah*

Dalam kesempatan yang sama, Doni Monardo yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), juga meminta agar penyelenggaraan kompetisi olahraga dapat memperhatikan zonasi COVID-19 pada tiap-tiap daerah.

“Manakala ada perkembangan tentang zonasi daerah, tentu kita harus memperhitungkan aspek-aspek keamanan yang lebih diperlukan,” jelas Doni.

“Artinya kalau suatu daerah zonasinya meningkat ancaman COVID-19-nya, maka harus ada langkah-langkah untuk evaluasi untuk bisa dilakukan relokasi tempat pertandingan,” pungkas Doni.

Penandatanganan nota kesepahaman Penyelenggaraan Olahraga Aman COVID-19 dilakukan antara BNPB dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), berisi komitmen tentang penanggulangan bencana pada bidang kepemudaan dan keolahragaan.

Selanjutnya ada tiga nota kesepahaman lain yang juga disepakati, yakni antara BNPB dengan Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI), BNPB dengan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) dan perjanjian kerja sama antara Direktorat Sistem Penanggulangan Bencana, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB dengan PT Bola Basket Indonesia. (red/Ahr)

Continue Reading

Nasional

Firli Bahuri : Banyak Modus Usaha Jahat Mengais Rezeki Haram Catut Nama KPK

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Akhir-akhir ini, tidak sedikit laporan dan informasi yang diterima KPK terkait kajahatan pemerasan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang mencatut nama KPK disejumlah daerah seperti di Bengkulu (Bulan Januari), Bireuen Aceh (Bulan Juli) dan terbaru terjadi di Ciamis Jawa Barat (Bulan Agustus).

Modus operandi yang mereka lakukan yaitu menakut-nakuti akan membongkar dan menangkap aparatur pemerintah didaerah yang diduga ‘bermain’ dalam proyek pembangunan di wilayahnya, atau pihak swasta yang mendapatkan dana hibah dari penyelenggara negara. Ujar ketua KPK Firli Bahuri, kamis 17/09/20 di Jakarta.

Firli juga menuturkan bahwa banyak aparatur pemerintah yang berintegritas, memiliki serta menjaga nilai-nilai kejujuran dan anti korupsi, berani melawan ‘KPK palsu’ dan melaporkan mereka ke petugas kepolisian, sehingga seluruh pelaku dapat ditangkap.

Akan tetapi, tidak sedikit pula aparatur pemerintah di daerah yang mau menjadi ‘sapi perah’ petugas KPK gadungan, sehingga wajar jika banyak pihak mempertanyakan integritas mereka sebagai pemimpin maupun perpanjangan tangan negara didaerah, terangnya.

Memang benar istilah Bang Napi kata Ketua KPK Firli Bahuri “kejahatan bukan hanya karena ada niat pelaku tetapi juga karena ada kesempatan” dimana pelaku kriminal yang mencatut nama KPK, kini melirik perhelatan pilkada serentak 2020 dan pandemi Covid 19 sebagai ladang baru yang potensial untuk menjalankan ‘usaha jahatnya’.

Untuk itu Ketua KPK mengingatkan masyarakat agar mewaspadai pihak-pihak yang mengaku KPK atau bekerja sama dengan KPK dengan modus membantu pengisian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sebagai syarat pencalonan bagi calon kepala daerah untuk mengikuti pilkada serentak 2020, dengan meminta imbalan sejumlah uang.

Padahal, sesuai dengan Surat Edaran Pimpinan KPK Nomor 07.1 Tahun 2020 tanggal 31 Maret 2020 yang mengatur penyampaian LHKPN wajib dilaksanakan secara online melalui elhkpn.kpk.go.id dan gratis alias tidak dipungut biaya apapun, Jelasnya.

KPK mendapatkan informasi ada beberapa pihak yang mengaku sebagai pegawai KPK atau mitra kerja KPK di Banten dan Jawa Barat, menawarkan bantuan untuk mengisi e-LHKPN calon kepala daerah, sekaligus mendapatkan tanda terimanya

Bahkan, KPK gadungan atau pihak yang mengaku bekerjasama dengan KPK tersebut, sesumbar dapat membantu calon kepala daerah untuk menghindari proses pemeriksaan LHKPN.

Sekali lagi kami informasikan, tidak ada biaya apapun untuk mengisi LHKPN dan tidak ada peluang sekecil apapun untuk menghindari proses pemeriksaan LHKPN.

Firli juga mengemukakan bahwa sebenarnya mengisi LHKPN tidak sulit, jika yang mengisi jujur pada dirinya sendiri, apa adanya, mengetahui asal muasal seluruh harta yang dimilikinya, dan dapat mempertanggung jawabkan harta tersebut didunia maupun di akhirat nanti.

Selanjutnya, untuk lebih jelas lagi silahkan hubungi KPK c.q. Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN melalui call center KPK dinomor 198, atau ke email infopemilu.LHKPN@kpk.go.id dan bisa juga pada situs https://elhkpn.kpk.go.id

Tindak pidana pemerasan yang mengatas namakan atau menjual nama KPK, juga dapat terjadi pada penanganan pandemi COVID-19, khususnya didaerah.

Untuk itu sebagai langkah antisipasi, KPK melalui unit Koordinasi Wilayah (Korwil) Pencegahan Korupsi secara intensif melakukan pendampingan dan monitor terhadap upaya-upaya pemerintah daerah dalam penanganan pandemi COVID-19. Tuturnya.

Mudah-mudahan langkah ini dapat membatalkan niat serta aksi KPK gadungan, dan yang paling penting dapat menjadi imun anti korupsi bagi aparatur pemerintah didaerah, agar tidak tergoda bisikan jahat untuk berperilaku koruptif, mengingat anggaran penanganan pandemi COVID-19 yang mereka kelola sangat besar sekali.

KPK juga mengindentifikasi sedikitnya 4 titik rawan penyelewengan anggaran penanganan COVID-19, yaitu terkait refocusing serta realokasi anggaran COVID-19 baik dari APBN maupun APBD, pengadaan barang dan jasa (PBJ), pengelolaan filantropi dan sumbangan pihak ketiga, hingga penyelenggaraan bantuan sosial.

Dan sebelumnya sebagai langkah antisipasi, KPK telah menerbitkan surat/surat edaran terkait hal tersebut sebagai panduan dan rambu-rambu bagi pelaksana.

Adapun, perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), juga turut mengawasi 4 titik rawan dalam penanganan Covid-19, yang sudah dipetakan oleh KPK.

Dalam kesempatan ini Ketua KPK juga menginformasikan kepada khalayak, bahwasanya KPK tidak memiliki kantor cabang di wilayah manapun.

KPK juga tidak pernah memiliki hubungan kerjasama dengan LSM yang namanya mirip dengan KPK, sehingga saya dapat pastikan bahwasanya mereka yang mencatut nama KPK adalah pelaku atau komplotan kejahatan. Tegas ketua KPK !!!

Ketua KPK Firli Bahuri juga mengimbau kepada pemerintah daerah, BUMD, pihak swasta dan instansi pemerintah lainnya untuk selalu waspada, berhati-hati dengan pihak-pihak yang menawarkan bantuan apalagi mengancam dengan mengaku sebagai KPK.

Segera laporkan pada kepolisian setempat dan jangan lupa untuk di informasikan kepada KPK, jika kedatangan tamu yang tidak diundang tersebut. Pungkasnya. (Red)

Continue Reading

Trending