Connect with us

Uncategorized

Merasa di Zhalimi, TimSes Hidayat Matnoer Tegaskan Sikap

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Pada hari Rabu 17 Juli 2019, bertempat di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta. Nampak Tim sukses Achmad Hidayat Matnur yaitu Subhan didampingi, Ramli Kamidi, Djuju Purwantoro-kuasa hukum, mengadakan konferensi pers menyikapi di coretnya Calon kandidat Iluni UI Hidayat Matnur.

Subhan menguraikan, terkait dengan dicoretnya kandidat kami, Achmad Nur Hidayat sebagai calon ketua ILUNI UI, kami merasa dizhalimi dan hak asasi kandidat kami untuk dipilih dirampas oleh panitia Pemira.

Oleh karna itu, kepada para Alumni Universitas Indonesia, kami timsukses Hidayat Matnoer ingin menjelaskan beberapa beberapa hal penting yakni:

‘Kami akan melawan keputusan panitia Pemira SK Nomor: 002/SK/P3L/ILUNI-UI/VII/2019 tanggal 15 Juli 2019 yang tidak mencantumkan nama kandidat kami sebagai calon kandidat ketua ILUNI Ul periode 2019-2022,” ujar Subhan.

Dikatakan Subhan, bahwa panitia tanpa dasar dan alasan yang jelas, telah menuduh timses kami melakukan kesalahan administratif yang menyebabkan dari 263 dukungan (Iampiran co-y KTP) dicoret sepihak, sehingga hanya menjadi 133 dukungan alumni.

“Panitia mengundang timses kami hanya untuk membacakan keputusan (secara sepihak) tanpa meminta konfirmasi dan klarifikasi kepada Timses kami. Oleh karenanya, kami merasa panitia tidak adil kepada kami dan tidak mengedepankan prinsip-prinsip keguyuban dan kekeluargaan sebagai sesama alumni Universitas Indonesia,” tambah Subhan.

Ada azas hukum: “Siapa yang mendalilkan, maka mereka yang harus membuktikan”. Panitia tidak membeberkan secara detail dasar alasan dan pembuktian secara faktual perihal tersebut kepada Timses kami, oleh karena itu panitia diduga telah secara nyata melakukan Perbuatan Melawan Hukum.

Untuk itu Kami akan mengambil langkah-Iangkah hukum yang perlu baik secara Perdata maupun Pidana, demi penegakkan hak-hak hukum dan keadilan bagi kami. Namun demikian, bila masih ada niat baik dari Panitia Pengarah dan Panitia Pelaksana untuk melakukan koreksi atas kekeliruan yang terjadi, maka kami tetap bersedia untuk memusyawarahkannya bersama.

Sementara Hidayat Matnur mengungkapkan, terlepas dari kasus dicoret/dibatalkan saya sebagai calon ketua ILUNI Ul. “Saya tetap bertekad untuk terus berkontribusi positif untuk almamater dan kemajuan bangsa,” Tegas Matnur.

Kami meminta agar Proses Pemira ILUNI 2019-2022 dihentikan untuk sementara waktu, jika ternyata masih berlangsung sampai selesainya proses gugatan kami baik secara Perdata maupun Pidana, “pungkas” Subhan menutupnya. (Amhar)

Continue Reading
134 Comments

134 Comments

  1. Pingback: lasix price in south africa

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Uncategorized

Menuju 2045, Wujudkan Indonesia Maju

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Jika dibandingkan dengan negara-negara Korea, Jepang, China, bahkan juga Vietnam, kita masih jauh lebih baik, karena waktu mereka mulai melaukan pembangunan, kondisinya lebih berantakan dari kita,” kata Nugroho Dewanto saat menjadi narasumber pada Peluncuran Buku Indonesia Menuju 2045 di Lemhannas RI, (6/10/2021).

Lebih lanjut Nugroho memaparkan, kondisi Indonesia saat ini sedang mengalami penurunan kondisi ekonomi. Sebelumnya Indonesia sempat masuk ke level pendapatan menengah ke atas, namun karena pandemi Covid-19, turun level menjadi pendapatan menengah ke bawah.

Dia tambahkan, tidak hanya kondisi ekonomi yang mengalami penurunan, namun kesehatan generasi emas Indonesia juga masih perlu dibenahi. Sekitar 54% angkatan kerja di Indonesia terindikasi menderita stunting, yang tersebar di sektor kerja swasta, birokrasi sipil, kepolisian, dan kemiliteran.

“Kondisi stunting ini sangat memprihatinkan dan mempunyai pengaruh yang cukup signifikan terhadap kualitas SDM di Indonesia, terutama pada usia produktif,” jelas Nugroho.

Oleh sebab itu, Nugroho menyampaikan ada tiga pondasi yang dimiliki negara maju untuk membenahi masalah tersebut, yaitu, investasi di bidang kesehatan, bidang pendidikan, dan saat bersamaan membangun infrastruktur secara massive. Selain itu, juga melakukan investasi pada riset di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics).

Peluncuran buku Indonesia Menuju 2045 berlangsung pada  Rabu, 6 Oktober 2021,  pukul 15.00 s.d. 18.00 WIB dilaksanakan secara hybrid dengan menghadirkan narasumber terkemuka

Narsum tersebut di antaranya, Gubernur Lemhannas RI, Letjen TNI (Purn.) Agus Widjojo; Menteri Koordinator Bidang Pembangunan manusia dan Kebudayaan RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P; Direktur Eksekutif CSIS, Phillips J. Vermonte; Penulis Buku Indonesia Menuju 2045, Nugroho Dewanto; serta Direktur Komunikasi Kompas Group, Glory Ojong. Hadir sebagai moderator Wakil Pemred Kompas, Tri Agung Kristanto.

Kegiatan ini diharapkan mampu menggambarkan capaian dan juga tantangan yang dihadapi Indonesia dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Merdeka. Sehingga Indonesia mampu bersaing dengan negara lain untuk mewujudkan generasi emas Indonesia Maju. (Amhar)

Continue Reading

Uncategorized

Berpotensi Rugikan Rakyat, Presidium GEKANAS Tolak IPO PLN

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Gerakan Kesejahteraan Nasional (Gekanas) yang merupakan aliansi 18 Serikat Pekerja tingkat Nasional termasuk didalamnya Serikat, Akademisi, Peneliti dan Advokat atas nama rakyat Indonesia, mendukung perjuangan SP PLN Group dan Menolak rencana kebijakan Holdingisasi dan Initial Public Offering (IPO)

Adapun Aliansi Gerakan Kesejahteraan Nasional, yakni: FSP KEP SPSI, FSP LEM SPSI, FSPI, FSPKEP-KSPI, PPMI’98, FSP PAR REF, FSP RTTM SPSI, FSP TSK SPSI, FSP PPMI KSPI, IKAGI, GOBSI, GASPERMINDO, PPIP, SP PLN, SP PJB, SPDAG, FSPBI, ELKAPE, PAKKAR.

Kepada media, Koordinator Presidium GEKANAS, R. Abdullah mengatakan, Privatisasi dengan meliberalisasi tenaga listrik negara berbasis Initial Public Offering (IPO), akan berpotensi menimbulkan pertentangan dengan amanat dan perintah Konstitusi negara.

“Sebab, dengan melakukan Privatisasi Perusahaan Plat Merah yang bernama PT.PLN (Persero), maka kepemilikannya akan berubah menjadi Milik Umum (Swastanisasi). Padahal tenaga listrik merupakan cabang produksi yang penting bagi negara dan dibutuhkan oleh hajat hidup orang banyak,” ungkapnya, Selasa (5/10/2021).

Menurutnya, Privatisasi terhadap PT. PLN dengan dalih program Holdingisasi dan IPO, menunjukkan Pemerintah sebagai Penyelenggara Negara tidak taat azas dalam melaksanakan atau mengimplementasikan amanat dan perintah Pasal 33 ayat (2) UUD 1945

“Masyarakat sebagai pengguna Listrik Negara patut mengantisipasi bahwa Privatisasi berpotensi besar menimbulkan peningkatan biaya produksi bagi dunia usaha, akibat kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) secara berkelanjutan demi mecapai keuntungan PT. PLN (Persero) sebesar-besarnya untuk kepentingan dan kemakmuran pemilik modal (saham),” ujar R. Abdullah. (Amhar)

Continue Reading

Uncategorized

Said Iqbal terpilih sebagai ketua Umum Partai Buruh

Published

on

By

Janoerkoening, Jakarta – ketua umum (KSPI) Said Iqbal secara resmi terpilih menjadi Ketua Umum Partai Buruh 2021-2026. Iqbal/ terpilih dalam deklarasi dan kongres Partai Buruh ke-4 yang digelar pada 4-5 Oktober di Hotel Grand Cempaka, Jakarta.

“Dan ini sudah dimulai dengan 11 elemen yang bergabung dan dipimpin, dan kita percayakan kepada Bung Said Iqbal untuk memimpin di pemilu yang akan datang,” kata mantan Ketua Umum Partai Buruh, Sonny Pudjisasono dalam pidatonya, Selasa (5/10/2021).

Sonny mengatakan bahwa pendirian partai buruh sudah lama ia bicarakan dengan Iqbal. Ia sempat mendorong agar partai buruh ikut dalam Pemilu 2019, namun gagal. Kini, kata Sonny, Partai Buruh diproyeksikan dapat bersaing dalam Pemilu pada 2024.

Ia berharap deklarasi kembali Partai Buruh kali ini bisa belajar dari pendirian partai itu sebelumnya. Ia mengingat peristiwa saat Partai Buruh didirikan pada 2003, dengan penuh gegap gempita. Namun, semangat itu luntur menjelang pemilu.

Ia mengapresiasi saat Partai Buruh menempatkan wakilnya di tingkat kabupaten kota. Namun, ia menyayangkan partai Buruh yang masih gagal menempatkan wakilnya di tingkat pusat dalam beberapa pemilu terakhir.

“[Partai Buruh] masih mampu tetap eksis di dalam dua kali pemilu dan berhasil menempatkan wakil-wakilnya di tingkat provinsi kabupaten dan kota tetapi belum berhasil menempatkan wakilnya di tingkat nasional atau pun DPR RI,” kata dia.

Continue Reading

Trending