Connect with us

Uncategorized

Ketua DPP IMM Usulkan PAN Dinahkodai Prof. Din Syamsudin

Published

on

JanoerKoening, Jakarta – Menurunnya kursi Partai Amanat Nasional (PAN) dalam Pileg 2019 dari 46 kursi menjadi 44 kursi sangat disayangkan. Walaupun secara perolehan suara cenderung stabil dari 9.481.621 (7,59%) menjadi 9.572.623 (6,84%), tetapi persentasenya menurun dibandingkan teman koalisinya Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Karena itu dalam evaluasi 5 tahunan atau Kongres PAN kedepan haruslah dipimpin oleh sosok yang populer, diterima ummat dan bisa mengembangkan partai lebih tajam ke akar rumput. Rian Berta Delza Aktivis Eksponen Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) dari unsur DPP IMM mengusulkan Prof. DR. Din Syamsudin, MA., menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) mendatang.

“Kami dari kalangan muda Muhammadiyah mengusulkan Din Syamsudin, karena beliau adalah sosok yang tepat memimpin PAN kedepan. Pengalaman dan kapasitas beliau tidak diragukan lagi, saatnya PAN dipimpin orang yang paham akan agama, kebangsaan dan nilai-nilai toleransi,” kata Rian Berta Delza, yang juga adalah Ketua DPP IMM, saat dihubungi, Jumat (14/06/2019).

Menurutnya, sebagai mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Tokoh Akademisi dan jabatan lainnya yang diakui di nasional maupun internasional, Din Syamsudin layak memimpin partai besutan Muhammadiyah ini. Selain itu suara PAN dari 1999 sampai 2019 masih geser-geser di tengah dan tidak ada kenaikan tajam.

“Kadang suara PAN di daerah lain naik, namun di daerah lainnya lagi menurun. Hal itu terjadi pada setiap Pemilu yang diikuti PAN setelah Pemilu 1999. Jika dipimpin Din Syamsudin saya yakin dimana suara PAN pernah ada akan muncul kembali,” jelas Rian sapaan akrabnya.

Rian menambahkan, selain itu harus ada pembenahan internal partai dimana mengakomodir semua unsur di kalangan muda muhammadiyah dan tokoh-tokoh muhammadiyah yang minat dalam politik. Hal tersebut harus menjadi perhatian serius mengingat basis utama PAN adalah warga Muhammadiyah dan kalangan intelektual perkotaan.

“PAN kalau tidak ada pembenahan bisa jadi akan meredup. Dimana akan terkikis oleh PKS yang malah bisa melejit dan terhimpit oleh partai-partai nasionalis yang terus menguat,” tuturnya.

Selain itu kata Rian, hubungan PAN dan Muhammadiyah yang hari ini relatif kurang baik. Tentu dalam hal ini perlu ada yang kemudian disingkronkan kembali oleh PAN dan Muhammadiyah. Setelah sekian lama ketika founding father nya PAN Amin Rais yang menjadi kader struktural Muhammadiyah memimpin PAN.

“Pak Amin dinilai sukses membawa PAN berjaya dan diterima oleh warga /Muhammadiyah. Jika PAN ingin maju maka konsekuensi logisnya adalah yang mengomandoi PAN adalah kader struktural Muhammadiyah yang teruji kepemimpinannya di Muhammadiyah,” harapnya.

Terakhir kata Rian, dirinya yakin jika PAN dijabat oleh Din Syamsudin, PAN kedepan akan kembali naik tajam perolehan suaranya. Bahkan, Din Syamsudin sebagai sosok yang moderat, toleran dan menghargai multi kultur di Indonesia bisa merangkul kalangan suara nasionalis dan kelompok minoritas.

“PAN saat ini terlalu sibuk ngurusin kader luar daripada menaikkan posisi tawar kader-kader internal PAN-Muhammadiyah. Ini yang harus menjadi instropeksi kedepan dalam Kongres PAN yang akan datang. Kursi yang lain naik dan malah PAN hilang terutama di Jawa Tengah,” tutupnya. (Amhar).

Continue Reading
16 Comments

16 Comments

  1. Pingback: tinder boost hack

  2. Pingback: one hundred percent free dating sites

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Uncategorized

Jaga Persatuan, Anies: Forum RT-RW Jakarta Harus Solid dan Tidak Terpecah

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, memberikan sambutan pada musyawarah besar (mubes) pertama dan ultah kelima Forum RT-RW Jakarta di Putri Duyung Ancol, Jakarta Utara, pada Minggu, 13 Juni 2021.

Dalam kesempatan tersebut Anies Baswedan menyapa dengan hangat para pengurus dan para pendiri Forum RT-RW Jakarta. Gelaran acara silaturahmi ini disertai dengan tumpengan

Terdapat tiga arahan yang diberikan oleh pak Anies pada peserta kegiatan ini. Pertama, Forum RT-RW perlu bekerja bersama dalam lawan pandemi. Target jangka pendek adalah vaksinasi kepada 7,5 juta warga Jakarta.

Poin kedua adalah menjaga soliditas, persatuan dan keutuhan forum ketua RT-RW. Gub Anies mengatakan bahwa RT-RW di DKI Jakarta harus solid, kompak dan tidak terpecah. Dalam forum RT RW Persatuan dan Keutuhan adalah harga mati yang harus dipertahankan.

Harapan nya agar dalam Mubes Pertama ini, dapat menyerap aspirasi yang berkembang di dalam acara Mubes maupun yang datang dari aspirasi anggota dan para pendiri Forum RT-RW. Kearifan dan kematangan semua panitia dan pengurus diperlukan dalam menjaga pesen Gub Anies diatas.

Poin terakhir adalah Forum RT-RW harus berkolaborasi dalam membangun kota Jakarta. Jakarta perlu tidak hanya satu, tapi ratusan superhero. (Amhar)

Continue Reading

Uncategorized

AHY Ungkapkan Duka Cita Atas Meninggalnya Istri Yasonna

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Istri dari Bapak Menteri Hukum dan Ham (Menkumham) Yasonna Laoly, Elisye W Ketaren.

Rasa duka cita tersebut disampaikan Ketum Partai Demokrat, AHY secara langsung kepada Yasonna Laoly ketika melayat ke Rumah Duka Santoso RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (11/06/2021).

“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam secara langsung kepada Menkumham Bapak Yasonna Laoly di Rumah Duka RSPAD Gatot Subroto atas kepergian Ibu Elisye Widya Ketaren,” ujar Ketum Partai Demokrat AHY.

Tidak lupa pada kesempatan itu juga Ketum AHY mendoakan mendiang Ibu Elisye Widya Ketaren dan Menkumham beserta keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga Ibu Elisye Widya Ketaren diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan Pak Yasonna Laoly beserta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” doa Ketum AHY.

Turut mendampingi Ketum AHY ketika melayat adalah Sekjen DPP Partai Demokrat, Teuku Rifky, Bendum Renville Antonio, Kepala BPOKK Herman Khaeron, dan Direktur Eksekutif DPP Partai Demokrat Sigit Raditya. (Amhar)

Continue Reading

Uncategorized

Rakernas II, Deprindo: Developer Sukses, Jujur Bermartabat.

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Rapat Kerja Nasional II Developer Properti Indonesia (Deprindo) berlangsung di Hotel Oria Jakarta. Rakernas bertema ‘Pemantapan Organisasi dalam rangka mendukung Anggota menjadi developer yang tangguh’ digelar hari jum’at – Sabtu (11-12 Juni 2021).

Ketua Umum DEPRINDO, Suhandi HS mengatakan bahwa Deprindo merupakan asosiasi pengembang perumahan yang diakui oleh Pemerintah melalui Kementrian PUPR.

Dijelaskan Suhandi, Deprindo merupakan Asosiasi Pengembang Perumahan yang lebih melayani segala kebutuhan anggotanya. Disini Kami bangun Sinergy antar anggota dan ada juga Deprindo Academy.

“Ini merupakan bagian dari layanan Deprindo untuk mempermudah anggotanya mengelola proyek serta mengantarkannya menjadi Pengembang Perumahan yang Sukses, Jujur dan Bermartabat,” ujarnya.

Adanya Deprindo ini, kami telah dan akan terus melahirkan enterpreneur-entrepreneur yang tangguh dan berdaya saing di bidang properti. “Serta membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan usaha antar anggota,” pungkas Suhandi HS.

Daniel haposan marbun, Ketua panitia pelaksana acara rakernas developer properti indonesia mengungkapkan, Rakernas II DEPRINDO hari ini di hadiri lebih dari 87 peserta yakni 15 DPW dan 11 DPD dan sisanya pengurus dan anggota dari Seluruh Indonesia.

Ditanya terkait kontribusi pada Pemerintah dan masyarakat, Daniel latakan”Kita pastikan bahwa DEPRINDO bisa berkontribusi baik, khususnya dalam ranah industri properti di tanah air, yakni menyediakan perumahan-perumahan baik yang bersudsidi maupun yang kelas elit,” ujarnya.

Sementara itu, Ario Krestianto perwakilan DPW Jawa Barat kepada media mengatakan, Deprindo Walayah Jawa Barat kami harapkan mempunyai partisipasi khususnya membangun perumahan bersubsidi, dan tentu termasuk perumahan kelas menengah.

Oleh karna itu untuk pengembangan, Deprindo sebagai asosiasi atau kumpulan dari developer maupun calon developer di Jawa Barat harus bersinergi dengan pemerintah daerah khususnya dalam penyediaan lahan

“Mengingat, segmen harga subsidi itu kan tergantung harga tanah. Sedangkan harga subsidi itu sudah ditentukan pemerintah dengan harga maksimal 250 juta per unit rumah,” jelasnya. (Amhar)

Continue Reading

Trending