Connect with us

Nasional

EKSPONEN MUHAMMADIYAH-AISYIYAH SIAP MENANGKAN PRABOWO SANDI

Published

on

EKSPONEN MUHAMMADIYAH-AISYIYAH SIAP MENANGKAN PRABOWO SANDI

JanoerKoening, Jakarta – Prabowo Subianto bersilaturrahim dengan seribuan eksponen aktifis dan tokoh Muhammadiyah-Aisyiyah se-Indonesia hari ini Minggu, 3 Maret 2019. Eksponen yang menamakan diri Aliansi Pencerah Indonesia (API). Acara berlangsung di Grand Sahid Hotel Jakarta. Kegiatan Silaturrahim dan Konsolidasi Nasional API ini berlangsung sejak 2 Maret.

Koordinator Presidium API Muhammad Izzul Muslimin dalam sambutanya menyebut, bahwa pada acara ini peserta datang dari seluruh Indonesia. Mereka adalah eksponen Pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah perwakilan wilayah dan daerah seluruh Indonesia. API juga merupakan gabungan dari 15 elemen relawan yang sudah eksis.

“API siap menugaskan garda militan TPS di seluruh Indonesia untuk mengawal, mengamankan, dan mencegah peluang kecuranga, sehingga Pemilu bisa berjalan secara jujur, adil, dan demokratis,” ucapnya.

Pedri Kasman, Sekjen API menambahkan, API meminta pemerintah yang sedang berkuasa tidak menggunakan aparat dan fasilitas negara untuk kepentingan calon presiden tertentu. Demikian juga kepada KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu wajib independent, netral dan bersikap adil dalam setiap tahapan pemilu. Tidak boleh ada calon yang memaksakan diri menang dengan cara-cara melanggar aturan dan etika nilai-nilai yang kita anut.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Suyatno sebagai Dewan Pengarah API menyatakan bahwa animo warga Muhammadiyah-Aisyiyah untuk andil dalam Pemenangan Prabowo-Sandi sangat tinggi. Diperkirakan 90 persen lebih warga Muhammadiyah-Aisyiyah se Indonesia akan memilih pasangan 02 ini, karena secara visi-misi, kapasitas dan kualitas pasangan ini dipandang lebih mampu menjawab tantangan persoalan bangsa yang demikian kompleks.

“API bertekad untuk berjuang dan menargetkan menyumbang minimal 25,7 juta suara untuk pasangan Prabowo-Sandi. Kader Muhammadiyah yang tergabung dalam API siap berjuang dengan ikhlas dan sepenuh hati demi Indonesia yang bermajuan, adil dan makmur di masa depan,” ungkapnya.

Suyatno juga mengatakan, Relawan API siap mengajak masyarakat Indonesia yang memiliki hak pilih dalam Pemilu 17 April 2019 untuk memilih dan memenangkan pasangan Prabowo Sandi serta meminta masyarakat Indonesia agar tidak golput.

Sementara Prabowo dalam pidatonya terlihat sangat haru dan semangat menyambut dukungan eksponen ormas Islam terbesar di Indonesia ini. Dia berjanji akan membalas dukungan ini dengan betul-betul bekerja hanya untuk rakyat jika terpilih.

“Pemimpin harus berpikir untuk 50an tahun ke depan. Bukan untuk kepentingan diri sendiri,” tegas! Prabowo.

Beliau juga menyingung soal ketimpangan ekonomi yang kian tajam, jika terus dibiarkan akan terjadi huru-hara, bahkan bisa jadi negara gagal.

Prabowo juga menekankan pentingnya ketahanan pangan, energi dan air bersih. Juga soal pentingnya kesejahteraan polisi, jaksa dan hakim agar tak lagi terjadi korupsi.

Sandiaga Uno datang tepat setelah Prabowo Selesai Pidato. Kedatangannya disambut riuh massa, terutama ibu-ibu (emak-emak).

Dia kemudian menyampaikan sambutan, “Saya merasa gembira dengan dukungan yang terus mengalir dari segala penjuru, dan hari ini dukungan mengalir dari eksponen Muhammadiya,” ujar Uno.

Sesaat kemudian langsung diakhiri sesi foto-foto. Sandi terus tersenyum melayani selfian dari massa yang membludak itu. (Amhar)

Continue Reading
246 Comments

246 Comments

  1. Pingback: lasix order

  2. Pingback: tinder purpose

  3. Pingback: cougar dating for free

  4. Pingback: pioneer rx pharmacy software

  5. Pingback: regcialist.com

  6. Pingback: fluoxetine with alcohol

  7. Pingback: sertraline price

  8. Pingback: clavulanate tablets use

  9. Pingback: cheap propecia tablets

  10. Pingback: prednisone 10 mg over the counter

  11. Pingback: wholesale cialis

  12. Pingback: ivermectin liquid for humans

  13. Pingback: cheap cialis 60 mg

  14. Pingback: scabies treatment ivermectin

  15. Pingback: cvs ivermectin

  16. Pingback: ivermectin news

  17. Pingback: ivermectin pour on for ringworm in cattle

  18. Pingback: cheap generic zithramax

  19. Pingback: can you buy ventolin in turkey

  20. Pingback: zithromax buy online review

  21. Pingback: lisinopril effect on dogs

  22. Pingback: buy priligy dapoxetine uk

  23. Pingback: azithromycin over the counter for chlamydia

  24. Pingback: otc z pack

  25. Pingback: how to get furosemide

  26. Pingback: neurontin 2018

  27. Pingback: plaquenil 200mg cost

  28. Pingback: prednisone 2.5 mg

  29. Pingback: provigil for sale

  30. Pingback: ivermectin buy canada

  31. Pingback: ventolin generic

  32. Pingback: zithromax buy

  33. Pingback: furosemide in mexico

  34. Pingback: plaquenil cost

  35. Pingback: prednisone 250

  36. Pingback: buy avana 100 mg

  37. Pingback: ivermectin online

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nasional

Kaukus Masyarakat Sipil Siap Audit LBP dan Erik Thohir dalam Kasus Bisnis PCR

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Terbongkarnya keterlibatan Luhut Binsar Panjaitan dan Erick Tohir dalam kasus bisnis PCR telah mengejutkan banyak pihak karena dianggap sebagai tindakan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme).

Luhut Binsar Panjaitan secara terbuka mengakui keterlibatannya di salah satu perusahaan pelaksana test PCR dan Antigen tersebut, yaitu PT GSI, namun mengaku PT GSI didirikan bukan untuk mencari untung, tetapi untuk tujuan sosial dan membantu masyarakat.

Untuk meyakinkan masyarakat, Luhut Binsar Panjaitan bahkan menyatakan perusahaannya, PT GSI, siap di-audit.

“Merespon hal tersebut, Kaukus Masyarakat Sipil untuk Demokrasi dan Keadilan Sosial siap secara etik dan sukarela menjadi Auditor Rakyat namun juga secara Profesional telah mempersiapkan KANTOR AKUNTAN PUBLIK untuk ditunjuk mengaudit PT. GSI,” ujar Ferry Juliantoro dalam konferensi Pers, Senin (29/11/2021) di Restauran Cikini Lima, Menteng Jakarta pusat

Lebih lanjut Ferry mengatakan, Kaukus Masyarakat Sipil untuk Demokrasi dan Keadilan Sosial (atau singkatnya Kaukus Masyarakat Sipil) mendukung pernyataan Luhut untuk diaudit, dan mendorong masyarakat agar tidak menduga-duga dan berprasangka buruk terhadap PT GSI yang katanya didirikan untuk aktivitas sosial.

“Pelaksanaan audit ini menjadi satu-satunya jalan keluar untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pejabat negara, khususnya Luhut Binsar Panjaitan dan Erick Thohir,” Jelasnya.

Menurutnya, untuk mendukung rencana yang sangat baik ini, Kaukus Masyarakat Sipil siap bekerja sama dengan Luhut Binsar Panjaitan, serta sudah menyiapkan Auditor resmi dari KANTOR AKUNTAN PUBLIK.

Semoga rencana audit ini dapat dilaksanakan secepatnya agar masyarakat Indonesia dapat segera memperoleh kejelasan atas dugaan perampasan uang masyarakat dan negara triliunan rupiah yang dilakukan oleh pengusaha, dan difasilitasi pemerintah melalui penetapan kebijakan harga yang abnormal tinggi.

Kami berharap bahwa rencana audit ini dapat dilakukan secepat mungkin agar masyarakat luas segera mendapat informasi yang lebih valid akan kasus PCR ini.

Untuk mendorong kelancaran proses pengungkapan Kasus PCR ini, maka kami (Kaukus Masyarakat Sipil untuk Demokrasi dan Keadilan Sosial) juga siap melakukan Langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Membuka Posko Pengaduan Masyarakat, yaitu tempat masyarakat melaporkan atau menyampaikan bukti-bukti terkait kasus PCR ini.
  2. Menyiapkan Kantor Akuntan Publik (KAP) yang siap ditunjuk oleh Luhut Binsar Panjaitan cg. PT. GSI untuk mengaudit PT. GSI sehingga bisa diketahui jumlah pasti aliran uang dan keuntungan perusahaan tersebut.

Hadir dalam pertemuan Wakili Rakyat, yakni: Ferry Juliantono, Novel Baswedan, Anthony Budiawan, Marwan Batubara, Reffly Harun yang tergabung dalam Kaukus Masyarakat Sipil untuk Demokrasi & Keadilan Sosial bentuk auditor rakyat untuk Audit Perusahaan Luhut & Erick Thohir Terkait PCR. ( Amhar)

Continue Reading

Nasional

Lewat Sandiwara Radio, BNPB Perkuat Literasi Kebencanaan Masyarakat

Published

on

By

JanoerKoening, MANGGARAI – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Bidang Komunikasi Kebencanaan, Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan melakukan penguatan literasi, edukasi dan sosialisasi mitigasi bencana kepada masyarakat yang dikemas melalui sandiwara radio dengan judul “Bunga-Bunga Cinta”.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi Janoerkoening.com, Jum’at (26/11/2021) disebut kan, Naskah sandiwara radio yang ditulis oleh Agus Noor itu menceritakan kisah cinta kehidupan mahasiswa dan mengambil latar kejadian yakni saat meletusnya Gunung Merapi di Jawa Tengah pada 2010 silam.

Dalam drama mini seri itu, literasi kebencanaan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam alur cerita melalui dialog antar tokoh yang secara tidak langsung menjelaskan tentang bagaimana tanda-tanda fenomena alam yang dapat berpotensi menjadi bencana.

Di samping itu, dalam sandiwara radio juga dijelaskan tentang bagaimana upaya mitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, yang disisipkan melalui dialog antar tokohnya.

Materi pembelajaran tentang kebencanaan yang dikemas lewat kisah serial drama mini seri itu diputar di 78 radio lokal di Kabupaten/Kota di Tanah Air, dengan 25 episode berdurasi 30 menit sejak Jumat (5/11) hingga Senin (29/11) yang akan datang.

Penggunaan media radio sebagai corong diseminasi literasi kebencanaan dipilih mengingat radio memiliki segmen dan konsumen tersendiri di tengah masyarakat.

Media radio juga memiliki eksistensi yang sampai saat ini masih dapat bertahan dan mampu bersaing dengan bertumbuhnya ragam media informasi yang lain serta menjangkau lebih banyak masyarakat hingga ke penjuru daerah yang mungkin tidak dapat dicapai media lainnya.

Bentuk sinergi antara BNPB, BPBD, media radio dan masyarakat ini sekaligus menjadi wujud implementasi dari optimalisasi unsur ‘pentaheliks’ dalam penanggulangan bencana.

Dari seluruh pemutaran serial drama mini seri di berbagai Kabupaten/Kota, Bidang Komunikasi Kebencanaan, Pusdatinkom BNPB juga menggelar talkshow di beberapa stasiun radio bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat

Hal ini guna memperkuat informasi dan menyampaikan kebijakan daerah yang telah dirancang dan disiapkan dalam pengurangan risiko serta penanggulangan bencana. Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dan menanyakan segala hal terkait kebencanaan melalui talkshow tersebut.

Sebagaimana yang dilakukan di Stasiun Radio Manggarai (RM) 88,00 FM pada Rabu (24/11), Bidang Komunikasi Kebencanaan BNPB menggandeng BPBD Manggarai Barat dalam kegiatan talkshow yang masuk dalam rangkaian pemutaran sandiwara radio “Bunga-Bunga Cinta”.

Radio Manggarai FM dipilih karena memiliki cakupan frekuensi yang cukup luas dari Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat hingga wilayah penyangga lainnya. Kantor Radio Manggarai 88,00 FM yang berada di Kelurahan Lawur, Langke Rembong, Manggarai-Flores, NTT itu juga memiliki banyak pendengar setia dari kalangan remaja hingga usia lanjut.

Di samping itu, pemilihan lokasi dalam kegiatan talkshow dengan topik “Manggarai Barat Sadar Bencana” itu didasarkan pada rencana kontijensi yang dilakukan Pemerintah Indonesia dan pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, dalam menyongsong Labuan Bajo sebagai salah satu kawasan Pariwisata Super Prioritas yang aman bencana

Kegiatan talkshow di Radio Manggarai FM itu sekaligus menutup dari seluruh rangkaian yang sebelumnya juga telah dilaksanakan di dua tempat, yakni Kabupaten Magelang di Jawa Tengah dan Kabupaten Tomohon di Sulawesi Utara. (Amhar)

Continue Reading

Nasional

Pengelolaan Air dan Penanggulangan Banjir, oleh: Dubes Belanda

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Pemerintah Belanda memiliki sejarah panjang bencana banjir. Hal tersebut tidak terlepas dari faktor topografi negeri kincir angin yang berada di bawah permukaan laut. Pengelolaan air dan penanggulangan banjir menjawab tantangan Belanda terhindar dari bencana hidrometeorologi basah.

Pembelajaran ini disampaikan langsung oleh Duta Besar Belanda Lambert Grijns dalam acara Ambassador Talk 2021 yang digelar olen BNPB di Hotel Pullman Thamrin Jakarta, Selasa (23/11/2021).

Pada diskusi dalam dan luar jaringan ini, Lambert menyampaikan sejumlah pandangan yang mampu memberikan perubahan pada pengelolaan air dan penanggulangan banjir di negaranya.

Pandangannya tersebut antara lain mengenai paradigma pencegahan, pendekatan inovatif berbasis teknologi yang paling unggul, pendekatan intergratif yang holistik dan kolaborasi antar berbagai kepentingan.

Di samping itu, ia menambahkan bahwa perlu juga untuk mengetahui permasalahan utama sumber terjadinya banjir yang kemudian perlu dimodelkan dan mengkomunikasikan potensi bahaya kepada pihak terkait.

Terkait dengan paradigma pencegahan, Lambert menekankan hal tersebut tidak terlepas dari bencana besar yang pernah melanda negeri Belanda pada tahun 1953. Lambert menyebut bencana kala itu sebagai bencana yang mematikan.

“Bencana ini sebagai wake-up call bagi kami sehingga potensi bahaya ke depan dapat dicegah,” ujar pria yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang perencanaan urban dan pengelolaan air.

Upaya pencegahan kemudian diwujudkan dengan proyek raksasa sebagai langkah perlindungan banjir terbesar di dunia. Proyek tersebut didukung dengan pemanfaatan teknologi inovatif, yaitu Delta Works, yang dibangun sejak 1954. Delta works ini merupakan serangkaian proyek mega konstruksi yang dibangun untuk melindungi kawasan di sisi barat daya negeri itu dari bahaya banjir atau pun air pasang laut.

Duta Besar Belanda juga menyampaikan pentingnya kerja sama semua pihak dalam pengelolaan air maupun penanggulangan banjir, seperti dari pemerintah pusat, daerah dan swasta hingga masyarakat. Ia mencontohkan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat Jakarta dalam bahaya banjir.

Sementara itu, dalam sambutan pembukaan Kepala BNPB Mayor Jenderal Suharyanto, S.Sos, M.M, yang dibacakan oleh Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Dr. Raditya Jati, S.Si., M.Si. menyampaikan bahwa Belanda berhasil meminimalkan dampak tragedi banjir bandang yang menimpa Eropa Barat pada Juli 2021 lalu tanpa korban jiwa.

“Sebuah bencana alam yang belum pernah terjadi dalam kurun 100 tahun terakhir,” ujar Raditya.

Keberhasilan Belanda dalam memitigasi bencana banjir dan membangun mekanisme kesiapsiagaan masyarakat menjadi pembelajaran besar bagi Indonesia. Raditya mengatakan bahwa momen diskusi ini menjadi sangat penting bagi bangsa Indonesia untuk mempelajari tentang manajemen keairan dari Belanda.

Keberhasilan Belanda dalam memitigasi bencana banjir dan membangun mekanisme kesiapsiagaan masyarakat menjadi pembelajaran besar bagi Indonesia. Raditya mengatakan bahwa momen diskusi ini menjadi sangat penting bagi bangsa Indonesia untuk mempelajari tentang manajemen keairan dari Belanda.

Dalam sambutan keynote speech berikutnya oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang dibacakan Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana Letjen (Purn) Sudirman, SH, MH, MM. menyampaikan urgensi penguatan kolaborasi seluruh elemen dalam mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi yang kuantitasnya mengalami peningkatan di tahun 2021.

Ia menekankan koordinasi pentaheliks (pemerintah, masyarakat, akademisi, media massa dan dunia usaha) untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi yang dapat datang sewaktu-waktu.

“Sejak dahulu, gotong royong telah menjadi identitas bangsa Indonesia. Termasuk juga dalam upaya penganggulangan bencana, salah satunya dalam gerakan solidaritas dan kedermawanan Penanganan Covid-19, dan bencana lainnya. Kemenko PMK terus mendorong antisipasi potensi bencana hidrometeorologis dan budaya adaptasi tanggap bencana masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Sudirman menambahkan, bencana air menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia. Penting untuk menguatkan komitmen bersama seluruh pihak dalam kebijakan manajemen keairan, khususnya dalam pembangunan proyek antisipasi banjir.

“Indonesia dan Belanda tentunya mempunyai kesamaan tantangan seperti kondisi pesisir pantai, penurunan tanah, banjir aliran sungai, sumber daya air, kepadatan jumlah penduduk,” ujarnya.

Pada akhir diskusi, Duta Besar Belanda menyampaikan bahwa ia optimis bahwa Indonesia mampu mengatasi permasalahan air dan bencana banjir. Menurutnya pengalaman-pengalaman bencana yang beragam di Kalimantan, Sumatera, NTT, dan Pesisir Jawa menjadi kekuatan menghadapi bencana air dan banjir ke depan.

“Belanda juga membuka diri dengan berbagai negara sahabat untuk berbagi pengalaman, sebagaimana saat ini Belanda membantu membangun proteksi tepi pantai berwawasan lokal di pesisir Jawa Tengah,” tutupnya.

Acara Ambassador Talks 2021 ini dikuti oleh kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, organisasi non-pemerintah, media massa, praktisi, akademisi dan masyarakat umum, diskusi ini diharapkan dapat memberikan pembelajaran pengelolaan air dan penanganan banjir yang lebih baik. (Amhar)

Continue Reading

Trending