Connect with us

EKONOMI

Forum Sosialisasi: Era Baru Garam, Sembako dan Koperasi Digital 4.0

Published

on

Forum Sosialisasi: Era Baru Garam, Sembako dan Koperasi Digital 4.0

JanoerKoening, Jakarta – Teknologi Informatika dan Komunikasi di Era digital berkembang semakin pesat dan merambah hampir semua sektor kehidupan masyarakat. Berbagai hal kini dapat diakses menggunakan telepon seluler hanya dengan sentuhan satu jari saja. Semakin hari semakin banyak orang terhubung melalui internet.

Gaya hidup, pola komunikasi dalam keluarga dan masyarakat, transportasi, perdagangan, sistem pembayaran dan perbankan, turut mengalami revolusi teknologi. Perkembangan penggunaan internet yang semakin luas sekarang ini sudah semestinya dapat dipakai untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Internet memberikan kemudahan yang luar biasa bagi siapa saja untuk mencari dan mendapatkan berbagai informasi yang mereka butuhkan dengan cepat dan hemat termasuk memasarkan produk-produk UMKM,” ungkap Ketua Panitia Forum Sosialisasi, Ir. Pridantono Kadri M.si., Jakarta (25/2).

Garam dan Sembako merupakan kebutuhan pokok yang harus tersedia bagi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia. Karenanya inovasi pemasaran dan distribusi UMKM khususnya sembako, juga harus dikembangkan seiring dengan kemajuan teknologi digital.

Selain itu, perkembangan Perbankan dan Koperasi yang mampu memberikan kemudahan akses fasilitas transaksi serta permodalan secara teknologi digital, dapat membantu meningkatkan ketersediaan produk, pemasaran dan distribusinya.

Disamping adanya dukungan pemerintah kepada petani dan UMKM diantaranya adalah melalui kebijakan, pelatihan pengembangan kapasitas SDM di bidang TIK, serta memfasilitasi pemasaran dan promosi berbasis digital agar dapat bersaing dan menjangkau seluruh daerah dan masyarakat luas.

Berkenaan dengan itu, Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kemkominfo RI bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Ekonomi Rakyat (LPER), dan sejumlah komunitas pemberdayaan masyarakat lainnya menyelenggarakan “Forum Sosialisasi Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital”.

Tujuannya Membantu Kelompok Tani, Pengusaha UMKM dan Koperasi, serta masyarakat umum sampai di tingkat daerah terkecil (RT/RW/Kelurahan), agar mampu memanfaatkan Teknologi Informatika dan Komunikasi untuk mengoptimalkan komunikasi, penyediaan produk, pemasaran daring, distribusi, serta pengelolaan keuangan yang dapat diakses secara mudah oleh masyarakat global sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Forum Sosialisasi ini berlangsung pada hari Senin, 25 Februari 2019, di Ruang Serbaguna Kemkominfo RI, Jakarta. Acara dibuka dengan keynote speech dari Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemkominfo RI, Ibu Septriana Tangkary, SE.MM yang menyampaikan peran pemerintah dalam program Belanja dan Jualan Online: Murah, Cepat dan Aman.

Selanjutnya paparan dan diskusi publik dengan menghadirkan Narasumber yaitu: Bapak Agung P. Murdanoto (Direktur Pengendalian Usaha PT. Rajawali Nusantara Indonesia), Bapak Satrio Wibowo, B.Tech (Hons) dari Koperasi Sinergi Swadaya Nusantara, Bapak H. Jainal Hariadi, ST.MBA.

Forum Sosialisasi ini dihadiri oleh 300 orang peserta terdiri dari instansi pemerintah (Kementerian/Badan terkait), Koperasi-koperasi, Perbankan Pengusaha UMKM, Lembaga Sosial Ekonomi Masyarakat, serta Masyarakat Umum.

Acara ini juga dimeriahkan dengan pameran dan bazaar UMKM binaan LPER dan pendukung acara di selasar samping Ruang Serbaguna Kemkominfo RI. Khusus bazaar akan berlangsung selama 3 hari yakni sejak Senin 25 Februari 2019 hingga penutupan acara Rabu 27 Februari 2019 nanti, “tutup” Pridantono. (Amhar)

Continue Reading
25 Comments

25 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

EKONOMI

Membuka Rakornas, Mardani: Kontribusi HIPMI Menggerakkan Ekonomi Bangsa

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H. Maming membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) untuk Percepatan Investasi dengan Kementerian Investasi/BKPM RI.

Dalam sambutannya, Maming mengatakan, untuk meningkatkan investasi dan kemudahan berusaha dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyediaan lapangan kerja di Indonesia, HIPMI berkontribusi menggerakkan ekonomi bangsa melalui percepatan investasi.

Maming menyebut, di zaman saya selama dilantik jadi ketua umum HIPMI, setelah itu terjadi bencana Covid-19 dimana masih belum selesai bahkan sampai hari ini Covid-19 semakin tinggi dan semakin penuh rumah sakit sehingga kita melaksanakan protokol kesehatan (prokes) dan membatasi jumlah-jumlah yang ada.

“Kita harapkan rakornas ini menjadi pemicu dalam mendukung adanya percepatan investasi dan berharap bisa memajukan pengusaha lokal. Di situasi pandemi, perlu sinergi yang lebih komprehensif antar stakeholder pengusaha dan pemerintah,” ujar Maming, dalam Rakornas untuk Percepatan Investasi dengan Kementerian Investasi, di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Jum’at (18/6/2021).

Rakornas yang bertemakan “Kemudahan Berusaha dan Peran Hipmi Menggerakkan Ekonomi Bangsa”, guna mengefektifkan kerja satuan tugas (satgas) percepatan investasi, Maming sebagai kalangan pengusaha masuk dalam Tim Satgas Percepatan Investasi.

Ketum BPP HIPMI mengatakan, hal tersebut merupakan sebuah kehormatan baginya dalam membantu tugas sebagai Tim Satgas Percepatan Investasi.

“Tentu ini bukan tugas yang ringan, namun sebagai anak bangsa, saya akan berusaha mengawal tanggung jawab ini dengan baik,” ucap Maming

Menurutnya, di masa kepengurusan ini termasuk paling mudah mendapat jaringan ke pemerintah karena ada empat senior kita yang masuk kabinet, seperti Menteri Investasi/Kepala BKPM Abang Bahlil Lahadalia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Abang Sandiaga Uno, Menteri Perdagangan Abang Muhammad Lutfi, dan Menteri BUMN Abang Erick Thohir.

“Semua pembina atau senior HIPMI tersebut masuk kabinet bukan menteri kaleng-kaleng, tetapi punya peran penting bagi bangsa dan negara ini,” ungkapnya.

Mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan itu melanjutkan, BKPM bekerjasama dengan HIPMI terkait norma standar prosedur dan kriteria (NSPK) perizinan berusaha melalui online single submission (OSS) berbasis risiko

“Dimana, setiap sektor akan menjadi acuan tunggal dalam perizinan berusaha. Dengan adanya OSS berbasis risiko akan sangat mempermudah dan efisien secara waktu dan biaya,” ungkap Maming.

Maming juga mengungkapkan, bahwa BKPM luar biasa bekerjasama dengan HIPMI khususnya yang di daerah mengenai sosialisasi permasalahan perizinan dalam berusaha melalui OSS.

“Semua pengurus HIPMI menjadi tim penilai kepada para gubernur. Ini adalah peluang yang strategis bagi HIPMI yang berhubungan dengan kepala daerah,” tandasnya.

CEO Enam Sembilan Group ini menambahkan, yang terpenting ketentuan tersebut dapat disosialisasikan secara luas ke kalangan pengusaha, karena banyak di antara mereka yang melakukan pengurusan izinnya sendiri tanpa melalui jasa pihak ketiga.

Jadi, kata maming OSS ini semangatnya sama, supaya mudah, cepat dan bisa dilakukan sendiri. BKPM berkolaborasi atau menggabungkan pengusaha nasional dan daerah, menggabungkan dengan UMKM.

“Ini gagasan dewan pembina kita Bang Bahlil karena memberikan kesempatan kepada daerah, kita tidak bisa menjadi pengusaha nasional kalau bukan dari daerah. Setelah itu, kita bisa kerjasama dengan asing, semua tidak semudah seperti membalikkan tangan,” tutupnya. (Amhar)

Continue Reading

EKONOMI

Penguatan UMKM, Kadin: Jurus Pemerintah Harus Membumi

Published

on

By

Janoerkoening, Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia terus mendorong pemulihan ekonomi secara cepat dan efektif melalui digitalisasi ekonomi. Melalui pengukuhan Dewan Pengurus Kadin Indonesia Periode 2020-2025, terdapat lima sektor program prioritas strategi nasional.

Program pertama, mempelopori transaksi digital seperti crypto, currency, block change, yang menjadi unggulan produk unggulan Kadin secara Internasional.

Kedua, sektor e-commerce, memastikan transaksi elektronik berjalan aman dan nyaman. Ketiga, mendorong sektor ekspor sebagai komoditas utama perekonomian nasional. Keempat, Kadin Indonesia akan menjadi pusat ketahanan pangan nasional.

Kelima, memberdayakan sektor usaha kecil menengah untuk menjadi sokoguru perekonomian nasional, karena sektor UMKM menjadi penopang utama di tengah pandemi Covid-19, ujar Eddy Ganefo, Ketua Umum Kadin Indonesia.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Strategis, Eko Sriyanto Galgendu mengutarakan, pengukuhan Kepengurusan Kadin Indonesia periode 2020 – 2025 ini dapat menjadikan peran strategi baru dan jitu.

Khususnya dalam bidang penguatan UMKM dan Strategi Ekonomi nasional dalam menghadapi tantangan dampak pandemi Covid -19. Maka, Kadin Indonesia menyiapkan jurus atau strategi membumi di bidang ekonomi nasional.

“Kebijakan pemerintah dan pengusaha mesti berpijak pada jurus membumi. Misal dalam hal Digitalisasi Industri. Modernisasi digitilasi dibidang industi jangan sampai melepas semua sistim konvensionalnya,” ujar Eko Galgendu dalam keterangannya, Kamis (27/5).

Dia menyatakan kelebihan dan kekurangan serta dampak positif dan negatif dalam digitalisasi Industri pada sistem ekonomi nasional mesti dibahas oleh pemerintah dan Kadin Indonesia.

“Karena sistem digitilasi industri juga senjata global dalam menembus pangsa pasar ekonomi Indonesia dan kalau Indonesia tidak punya senjata kekuatan penangkalnya, maka ekonomi bisa dihajar rudal-rudal senjata ekonomi mereka tanpa bisa berbuat apa-apa,” ujar Eko.

Menurutnya Kadin Indonesia sudah saatnya diasah serta diberikan penguatan pemerintah dalam peran percaturan ekonomi global serta organisasi ekonomi dunia.

“Strategi dan kerja sama Pemerintah dan Kadin Indonesia untuk bahu membahu dan bekerja sama menembus benteng kekuatan ekonomi global mesti diupayakan,” tandasnya. (Amhar)

Continue Reading

EKONOMI

BMH Launching Program 100 Hektar Lumbung Pangan Santri

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Pandemi Covid-19 menjadikan daya tahan pangan masyarakat terus tergerus, tidak terkernah para santri yang berjumlah 79.500 jiwa menimba ilmu di 630 pesantren binaan BMH dari Aceh hingga Papua.

Guna menjamin ketersediaan pangan bagi santri, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) hari ini, Kamis 8 April 2021, bertempat di Hotel Sofyan Tebet, Jakarta Selatan melaunching Program 100 Hektar Lumbung Pangan Santri.

Ade Syariful Allam, Dir. Operasional BMH dalam paparannya kepada media menjelaskan, bahwa
Program 100 hektar lumbung pangan santri ini akan memberi efek positif yang sangat penting selain dari jaminan ketersediaan pangan santri.

“Yakni mengurangi potensi alih fungsi lahan pertanian, mengembangkan usaha produktif di bidang pertanian, serta meningkatkan taraf hidup para petani,” ungkapnya.

Adapun Lokasi program ini kata Syariful Alam sudah berjalan di Pebayuran Bekasi, Luwu Timur Sulsel, Kebun Gizi Hidroponik di Depok, Jabar. Kebun Sayur di Balikpapan, Kaltim, Budidaya Jamur Tiram di Jatim, dan Perikanan Bandeng di Konawe Selatan, Sultra, serta Pertanian bawang prei di Lumajang, Jawa Timur.

“Diharapkan pada Tahun 2025 program ini dapat berjalan dengan baik yang memenuhi target 500 hektar sawah lumbung pangan santri,” tutup Direktur Operasional BMH, Ade Syariful Allam. (Amhar)

Continue Reading

Trending