Connect with us

Uncategorized

750 Anggota HIMPAUDI Gelar Workshop Guru Kreatif

Published

on

750 Anggota HIMPAUDI Gelar Workshop Guru Kreatif

JanoerKoening, Jakarta – Rapat Koordinasi & Workshop Guru PAUD Kreatif Tahun 2019 akan berlamgsung pada hari Sabtu hingga Senin, 23-25 Februari 2019. Rakomas & Workshop untuk Guru Kreatif Dan perjuangan Penghapusan Dikotomi bagi Pendidik PAUD Non Formal yang terhimpun didalam Organisasi HIMPAUDI, bertempat di Grand Ball Room Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat

Hadir dalam rakornas yakni Ketua Umum HIMPAUDI, Prof. Dr. Ir. Hj. Netti Herawati M.Si, Pengurus Pusat HIMPAUDI serta 750 Peserta Yang Hadir Perwakilan dari 34 Provinsi di Indonesia.

Hadir juga tamu Undangan lstri Gubernur, (Bunda PAUD provinsi) lstri Bupati dan lstri Walikota (Bunda PAUD Tingkta Kota/Kab), lstri Kecamatan (Bunda PAUD kecamatan) dari berbagai Provinsi, Para Pejabat dari Kedinasan Pendidikan dari berbagai Kota dan Kabupaten di Indonesia.

HIMPAUDI atau dengan kata Iain Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia dini Indonesia pada saat ini sedang berjuang di Mahkamah konstitusi dengan melakukan Judicial review atas Undang-undang Guru dan dosen yaitu permohonan kepada Mahakamah konstitusi melakukan pengujian materiil atas pasal 1 angka(1) dan pasal 2 ayat (1) Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 yang bertentangan dengan Pasal 28D ayat(1) UUD Tahun 1945 lalu Pasal 27 Ayat (2) UUD Tahun 1945 dan Pasal 28 ayat(2) UUD Tahun 1945.

Pada kesempatan hari Sabtu ini, 23 Februari 2019, HIMPAUDI Pusat mengadakan kegiatan Rapat Koordinasi Nasional dan Workshop Guru Kreatif bagi anggota Pengurus dan HIMPAUDI yang berada diseluruh Indonesia Peserta & Undangan dihadiri oleh 750 Orang Peserta yang sangat khusus dihadiri 184 Bunda PAUD dari tingkat provinsi hingga Kecamatan.

“Tujuan Utama dari rakomas & WGK ini adalah terwujudnya Sinergi Dan Kolaborasi Stake Holder Dalam gerakan PAUD Berkualitas,” ujar Ketum Himpaudi, Prof. Dr. Ir. Hj. Netti Herawati M.si saat jumpa pers, Jakarta (23/2/2019).

Untuk Tujuan Khusus dari kegiatan Rakomas dan WGK ini yaitu :

Pertama, Mensosialisasikan dan mempertajam Pendataan DAPODIK. dikarenakan pendataan DAPODIK inilah yang dijadikan dasar dari semua data yang digunakan Pemerintah Indonesia untuk PAUD.

Kedua, Mengajak semua stake holder yang membidangi PAUD dari bebrabgai sisi juga institusi bergerak bersama melakukan Pendataan.

Ketiga, Dimulainya Program Unggulan HIMPAUDI yaitu Wakshop Guru Kreatif dan Workshop Keluarga Kreatif dan dimulainya pedalanan Roadshow WGK diseluruh lmdonxia. Adapaun tujuan dati program WGK dan WKK ini adalah dalam rangka menuju Gerakan PAUD Berkualitas.

Keempat, yaitu melanjutkan gerakan Pencegahan Stunting bagi Anak Usia Dini di Indonesia.

Terakhir, adalah melakukan gerakan Akreditasi bagi Iembaga PAUD di Indonesia, Tujuan dari akreditasi bagi Iembaga PAUD ini yaitu: (1) memperolah gambaran kinerja Lembaga PAUD sebagai alat pembinaan, pengembangan, dan peningkatan mutu; (2) menentukan tingkat kelayakan sebuah Iembaga PAUD dalam penyelenggaraan pelayanan pendidikan. (Ary)

Continue Reading
4 Comments

4 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Uncategorized

Jaga Persatuan, Anies: Forum RT-RW Jakarta Harus Solid dan Tidak Terpecah

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, memberikan sambutan pada musyawarah besar (mubes) pertama dan ultah kelima Forum RT-RW Jakarta di Putri Duyung Ancol, Jakarta Utara, pada Minggu, 13 Juni 2021.

Dalam kesempatan tersebut Anies Baswedan menyapa dengan hangat para pengurus dan para pendiri Forum RT-RW Jakarta. Gelaran acara silaturahmi ini disertai dengan tumpengan

Terdapat tiga arahan yang diberikan oleh pak Anies pada peserta kegiatan ini. Pertama, Forum RT-RW perlu bekerja bersama dalam lawan pandemi. Target jangka pendek adalah vaksinasi kepada 7,5 juta warga Jakarta.

Poin kedua adalah menjaga soliditas, persatuan dan keutuhan forum ketua RT-RW. Gub Anies mengatakan bahwa RT-RW di DKI Jakarta harus solid, kompak dan tidak terpecah. Dalam forum RT RW Persatuan dan Keutuhan adalah harga mati yang harus dipertahankan.

Harapan nya agar dalam Mubes Pertama ini, dapat menyerap aspirasi yang berkembang di dalam acara Mubes maupun yang datang dari aspirasi anggota dan para pendiri Forum RT-RW. Kearifan dan kematangan semua panitia dan pengurus diperlukan dalam menjaga pesen Gub Anies diatas.

Poin terakhir adalah Forum RT-RW harus berkolaborasi dalam membangun kota Jakarta. Jakarta perlu tidak hanya satu, tapi ratusan superhero. (Amhar)

Continue Reading

Uncategorized

AHY Ungkapkan Duka Cita Atas Meninggalnya Istri Yasonna

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Istri dari Bapak Menteri Hukum dan Ham (Menkumham) Yasonna Laoly, Elisye W Ketaren.

Rasa duka cita tersebut disampaikan Ketum Partai Demokrat, AHY secara langsung kepada Yasonna Laoly ketika melayat ke Rumah Duka Santoso RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (11/06/2021).

“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam secara langsung kepada Menkumham Bapak Yasonna Laoly di Rumah Duka RSPAD Gatot Subroto atas kepergian Ibu Elisye Widya Ketaren,” ujar Ketum Partai Demokrat AHY.

Tidak lupa pada kesempatan itu juga Ketum AHY mendoakan mendiang Ibu Elisye Widya Ketaren dan Menkumham beserta keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga Ibu Elisye Widya Ketaren diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan Pak Yasonna Laoly beserta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” doa Ketum AHY.

Turut mendampingi Ketum AHY ketika melayat adalah Sekjen DPP Partai Demokrat, Teuku Rifky, Bendum Renville Antonio, Kepala BPOKK Herman Khaeron, dan Direktur Eksekutif DPP Partai Demokrat Sigit Raditya. (Amhar)

Continue Reading

Uncategorized

Rakernas II, Deprindo: Developer Sukses, Jujur Bermartabat.

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Rapat Kerja Nasional II Developer Properti Indonesia (Deprindo) berlangsung di Hotel Oria Jakarta. Rakernas bertema ‘Pemantapan Organisasi dalam rangka mendukung Anggota menjadi developer yang tangguh’ digelar hari jum’at – Sabtu (11-12 Juni 2021).

Ketua Umum DEPRINDO, Suhandi HS mengatakan bahwa Deprindo merupakan asosiasi pengembang perumahan yang diakui oleh Pemerintah melalui Kementrian PUPR.

Dijelaskan Suhandi, Deprindo merupakan Asosiasi Pengembang Perumahan yang lebih melayani segala kebutuhan anggotanya. Disini Kami bangun Sinergy antar anggota dan ada juga Deprindo Academy.

“Ini merupakan bagian dari layanan Deprindo untuk mempermudah anggotanya mengelola proyek serta mengantarkannya menjadi Pengembang Perumahan yang Sukses, Jujur dan Bermartabat,” ujarnya.

Adanya Deprindo ini, kami telah dan akan terus melahirkan enterpreneur-entrepreneur yang tangguh dan berdaya saing di bidang properti. “Serta membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan usaha antar anggota,” pungkas Suhandi HS.

Daniel haposan marbun, Ketua panitia pelaksana acara rakernas developer properti indonesia mengungkapkan, Rakernas II DEPRINDO hari ini di hadiri lebih dari 87 peserta yakni 15 DPW dan 11 DPD dan sisanya pengurus dan anggota dari Seluruh Indonesia.

Ditanya terkait kontribusi pada Pemerintah dan masyarakat, Daniel latakan”Kita pastikan bahwa DEPRINDO bisa berkontribusi baik, khususnya dalam ranah industri properti di tanah air, yakni menyediakan perumahan-perumahan baik yang bersudsidi maupun yang kelas elit,” ujarnya.

Sementara itu, Ario Krestianto perwakilan DPW Jawa Barat kepada media mengatakan, Deprindo Walayah Jawa Barat kami harapkan mempunyai partisipasi khususnya membangun perumahan bersubsidi, dan tentu termasuk perumahan kelas menengah.

Oleh karna itu untuk pengembangan, Deprindo sebagai asosiasi atau kumpulan dari developer maupun calon developer di Jawa Barat harus bersinergi dengan pemerintah daerah khususnya dalam penyediaan lahan

“Mengingat, segmen harga subsidi itu kan tergantung harga tanah. Sedangkan harga subsidi itu sudah ditentukan pemerintah dengan harga maksimal 250 juta per unit rumah,” jelasnya. (Amhar)

Continue Reading

Trending