Connect with us

Nasional

LAUNCHING & BEDAH BUKU KEPALA BNPT KOMJEN POL. DRS. SUHARDI ALlUS

Published

on

LAUNCHING & BEDAH BUKU KEPALA BNPT KOMJEN POL. DRS. SUHARDI ALlUS

JanoerKoening.com, Jakarta – Launching dan Bedah Buku Kepala BNPT diselenggarakan di Auditorium Lemhannas RI, Jalan Medan Merdeka Selatan No. 10, Jakarta, pada Kamis, 14 Februari 2019. Acara di awali dengan pembukaan oleh Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Prof. Dr. Moermahadi Soerja Djanegara, C.A, C.P.A. Selama prosesi bedah buku dimoderatori oleh Pembawa Acara Berita Prita Laura.

Narasumber bedah buku meliputi Guru Bangsa Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Ma’arif, imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D, Ak., Ketua Pansus DPR RI RUU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme H.R. Muhammad Syafi’l, SH, M.Hum, Guru Besar ITB Prof. Dr. Ir. Kuntoro Mangkusubroto, MSIE., MSCE, Ketua Pukat UGM Dr. Zainal Arifin Mochtar, S.H., LL.M., Direktur Utama Metro TV Suryopratomo, dan Ali Imron

Kepala BNPT Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius menerbitkan sekaligus 4 buah buku. Buku-buku tersebut merupakan kumpulan catatan dan pengalaman Komjen Pol. Suhardi Alius selama masa-masa menjabat dan melibatkan perspektif beragam.

Berikut gambaran Singkat catatan “Buku Suhardi Alius” yang hari ini dilaunching dan dibedah:

Pertama, MEMIMPIN DENGAN HATI: Pengalaman Sebagai Kepala BNPT. Buku ini menceritakan kumpulan pengalaman reflektif Suhari Alius selama memimpin BNPT dalam mengatasi terorisme yang tak hanya menggunakan pendekatan hukum tapi juga melibatkan bahasa hati yang membuahkan kearifan.

Keberhasilan dapat dilihat dalam penerapan Soft Power Approach di Pondok Pesantren Al-Hidayah, Deli Serdang, Sumatra Utara, yang diasuh mantan teroris, Khairul Ghazali, dan Yayasan Lingkar Perdamaian di Lamongan, Jawa Timur. Keduanya kini telah menjadi ikon dunia dalam penanganan terorisme.

Kemudian, Suhardi juga mempertemukan seratus mantan narapidana teroris dan keluarga korban dalam satu forum bertajuk ”Silaturahmi Kebangsaan” yang bertujuan untuk saling memaafkan dan menghapus sejarah kelam masa lalu. Dalam bidang ekonomi, BNPT mendirikan “Pop Warung” di Sukoharjo untuk meningkatkan ekonomi mantan napiter dan penyintas.

Kedua, PEMAHAMAN MEMBAWA BENCANA: Bunga Rampai Penanggulangan Terorisme

Terorisme muncul dengan beragam propaganda, manipulasi, bahkan berkedok agama. Motif ideologi dan kepentingan menyebabkan mereka rela membunuh manusia dengan biadab, memamerkan kebrutalan, dan tanpa hati nurani. Buku ini berisi catatan-catatan Suhardi Alius sebagai Kepala BNPT dalam memandang dan menanggulangi terorisme.

Satu hal yang menarik dibahas dalam buku ini adalah tentang dilemma kepulangan Foreign Terrorist Fighters (FTF) yang dimulai dari runtuhnya pusat kota ISIS di Mosul dan Raqqa. FTF kemudian kembali ke negaranya masing-masing dan berpotensi melakukan tindakan terror, termasuk Indonesia seperti yang terjadi pada Bom Surabaya.

Data BNPT, lebih dari 500-an milisi ISIS asal Indonesia pulang ke Tanah Air, dan untuk 2017 saja terdapat 160 FTF (WNI yang pulang dari Suriah) yang dijemput petugas dari Bandar Udara Soekarno-Hatta, Jakarta dan telah ditangani oleh BNPT.

Ketiga, MENJALIN SINERGI: 14 Bulan sebagai Kabareskrim Polri

Dalam buku ini, Suhardi Alius menceritakan pengalamannya selama menjabat sebagai Kabareskrim Polri. Sebagai Kabareskim, ia membuat beberapa kebijakan dan langkah strategis yang bersifat fundamental dengan tujuan untuk menyempurkan sistem yang telah terbangun di BARESKRIM POLRI.

Salah satu hal yang dibahas dalam buku ini adalah jalinan harmoni sinergisitas antara Bareskrim dan KPK saat itu dalam memberantas korupsi, seperti koordinasi program-program dalam upaya pemberantasan korupsi, koordinasi untuk menyamakan target, dan strategi yang diterapkan di KPK dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi.

Keempat, RESONANSI KEBANGSAAN: Membangkitkan Nasionalisme dan Keteladanan

Melalui buku ini, Suhardi Alius mencurahkan pemikiran dan kegelisahannya akan realitas dan peristiwa yang terjadi dan menggetarkan tatanan kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia saat ini. Derasnya arus globalisasi bak mengikis nasionalisme dan nilai budaya bangsa. Krisis ketelandanan dalam etika politik yang menjadi sorotan publik mengantarkan bangsa ini menjadi bangsa yang permisif, tidak punya rasa malu, dan berangsur-angsur kehilangan jati dirinya sebagai bangsa yang bermartabat.

Dalam buku ini, Suhardi menguraikan potensi ancaman terhadap ketahanan nasional baik dari aspek ideologi, politik ,sosial budaya, ekonomi, pertahanan, maupun keamanan dan serta memberikan gagasannya untuk mewujudkan nation and state building yang kukuh. (Amhar)

Continue Reading
566 Comments

566 Comments

  1. Pingback: sildenafil

  2. Pingback: gnc ed pills

  3. Pingback: erectile dysfunction pills

  4. Pingback: impotence pills

  5. Pingback: order cialis

  6. Pingback: canadian pharmacy

  7. Pingback: cialis online

  8. Pingback: levitra price

  9. Pingback: vardenafil price

  10. Pingback: gambling casino online

  11. Pingback: empire casino online

  12. Pingback: generic name for viagra

  13. Pingback: online slots for real money

  14. Pingback: live casino slots online

  15. Pingback: quick cash loans

  16. Pingback: short term loans

  17. Pingback: loan online

  18. Pingback: viagra pills

  19. Pingback: hard rock casino online

  20. Pingback: maisie

  21. Pingback: cialis 5 mg

  22. Pingback: cialis 5 mg

  23. Pingback: new cialis

  24. Pingback: golden nugget online casino

  25. Pingback: 5 mg cialis

  26. Pingback: vilma

  27. Pingback: online casino usa real money

  28. Pingback: real casino online

  29. Pingback: online casino games

  30. Pingback: canadian viagra

  31. Pingback: viagra prices

  32. Pingback: generic for viagra

  33. Pingback: viagra cost

  34. Pingback: female viagra

  35. Pingback: viagra

  36. Pingback: buy viagra on line

  37. Pingback: cialis tadalafil

  38. Pingback: buy viagra online cheapest

  39. Pingback: women viagra pills cvs

  40. Pingback: where to buy viagra online

  41. Pingback: cheapest viagra

  42. Pingback: best price 100mg generic viagra

  43. Pingback: droga5.net

  44. Pingback: buy online viagra canada

  45. Pingback: https://www.jueriy.com/

  46. Pingback: save sources to buy viagra from

  47. Pingback: stores to buy viagra pills without prescription

  48. Pingback: where to buy hydroxychloroquine

  49. Pingback: viagra buy

  50. Pingback: buy cialis online

  51. Pingback: rxtrustpharm

  52. Pingback: finasteride 1 mg otc

  53. Pingback: antabuse 500mg price

  54. Pingback: tadalafil

  55. Pingback: sildenafil 100mg price

  56. Pingback: Biaxin 250 mg medication

  57. Pingback: Premarin 0,3 mg usa

  58. Pingback: buy cialis online without script

  59. Pingback: rxtrust pharm

  60. Pingback: catapres 100 mcg prices

  61. Pingback: cheap ceclor

  62. Pingback: casinos

  63. Pingback: real casino

  64. Pingback: real money online casino

  65. Pingback: slots real money

  66. Pingback: vegas casino online

  67. Pingback: car insurance online now

  68. Pingback: aarp car insurance

  69. Pingback: online car insurance quotes

  70. Pingback: car insurance quotes online

  71. Pingback: erie car insurance quotes group

  72. Pingback: car insurance quotes

  73. Pingback: erie car insurance quotes

  74. Pingback: erie car insurance

  75. Pingback: car insurance quotes rates by state

  76. Pingback: aarp car insurance

  77. Pingback: personal loans dallas tx

  78. Pingback: cash payday loans

  79. Pingback: 1 hour payday loans

  80. Pingback: installment loans baton rouge

  81. Pingback: quick loans omaha

  82. Pingback: bad credit loans near me

  83. Pingback: instant payday loans online

  84. Pingback: online personal loans tn

  85. Pingback: thoughtcloud cbd oil

  86. Pingback: cbd oil for seizures

  87. Pingback: best cbd oil tincture

  88. Pingback: how is viagra better than extenze

  89. Pingback: bill gates cbd oil

  90. Pingback: cbd cannabis oil online

  91. Pingback: vg cbd oil

  92. Pingback: how to use cbd oil

  93. Pingback: cbd hemp oil benefits for pets

  94. Pingback: buying an essay

  95. Pingback: Buy viagra no prescription

  96. Pingback: write college essay

  97. Pingback: reviews for essay writing services

  98. Pingback: professional essay writing services

  99. Pingback: buying essays

  100. Pingback: college paper writers

  101. Pingback: essay paper writing service

  102. Pingback: essay buy

  103. Pingback: is homework helpful

  104. Pingback: professional essay writing services

  105. Pingback: cleocin otc

  106. Pingback: clomid 25 mg canada

  107. Pingback: clonidine 0,1 mg for sale

  108. Pingback: clozaril 50 mg pills

  109. Pingback: cheap colchicine

  110. Pingback: symbicort inhaler 160/4,5mcg prices

  111. Pingback: where to buy combivent

  112. Pingback: cost of coreg 3,12mg

  113. Pingback: compazine 5 mg purchase

  114. Pingback: buy coumadin 1mg

  115. Pingback: Brand name viagra

  116. Pingback: how to purchase cozaar 25mg

  117. Pingback: crestor 10mg cheap

  118. Pingback: cymbalta usa

  119. Pingback: dapsone 1000caps purchase

  120. Pingback: ddavp 10 mcg without a doctor prescription

  121. Pingback: buy depakote 125 mg

  122. Pingback: diamox pharmacy

  123. Pingback: differin tablet

  124. Pingback: diltiazem 90mg generic

  125. Pingback: doxycycline united kingdom

  126. Pingback: Buy real viagra online without prescription

  127. Pingback: dramamine for sale

  128. Pingback: elavil generic

  129. Pingback: erythromycin prices

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nasional

BNPB Gelar TFG Sebagai Upaya Mitigasi Banjir Ibu Kota Jakarta

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyelenggarakan kegiatan _Tactical Floor Game (TGF)_ bertajuk “Penguatan Sinergitas Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah dalam Menghadapi Potensi Banjir Akibat Fenomena La Nina di Provinsi DKI Jakarta dan Sekitarnya” yang dihelat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (30/11/2020).

Kegiatan yang diikuti oleh lintas instansi pemerintah tersebut juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (Menko Marvest) Luhun Binsar Pandjaitan, Menteri Sosial Juliari Batubara, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) Basuki Hadimuldjono.

Selain itu, hadir juga juga Kepala Badan Meteoroloti Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati dan sejumlah pemangku kebijakan di DKI Jakarta dan Kabupaten/Kota penyangga lainnya.

Adapun kegiatan tersebut juga difokuskan untuk memitigasi adanya potensi ancaman bencana banjir yang dapat dipicu oleh fenomena La Nina, khususnya untuk wilayah bantaran Sungai Ciliwung, baik di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Ibu Kota DKI Jakarta dilalui sungai-sungai besar seperti Ciliwung. Sungai yang berhulu di wilayah Kabupaten Bogor tersebut kerap kali meluap ketika musim penghujan dan menyebabkan banjir di sepanjang bantaran sungai.

Dalam sambutannya, Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah yang sangat strategis dan menjadi penting, sebab Sungai Ciliwung dengan panjang aliran utama hampir 120 kilometer itu melewati kawasan DKI Jakarta yang menjadi Ibu Kota Negara.

“Adalah salah satu langkah yang sangat strategis, karena Sungai Ciliwung ini membelah ibu kota negara, pusat pemerintahan. Ciliwung juga melintasi beberapa kabupaten/kota dan Ciliwung menjadi salah satu sungai yang terkenal di Indonesia,” kata Doni.

Lebih lanjut, Doni melihat bahwa Sungai Ciliwung belum benar-benar mendapatkan perhatian khusus dan masih kurang optimal. Hal itu ditunjukkan dengan masih adanya sampah dalam jumlah yang banyak di sepanjang aliran Sungai Ciliwung.

Padahal menurut Doni, sampah tersebut kemudian dapat menyebabkan terjadinya banjir apabila terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi. Di sisi lain, Sungai Ciliwung juga menjadi urat nadi kebutuhan air bersih dan dapat menyokong kegiatan yang memberikan manfaat lain bagi masyarakat.

“Namun apa yang kita rasakan hari ini, Ciliwung belum mendapatkan perhatian yang lebih optimal. Karena kita masih bisa melihat banyak sampah, kotoran dan khususnya pada saat curah hujan yang tinggi hampir pasti terjadi banjir,” jelas Doni.

“Padahal kita semua tahu bahwa sungai ini menjadi urat nadi dalam kegiatan khususnya penyediaan air bersih dan kegiatan-kegiatan yang lainnya,” imbuhnya.

*Informasi BMKG Agar Disikapi dengan Baik*

Dalam kesempatan tersebut, Doni juga mengajak seluruh peserta untuk mengambil pelajaran dari apa yang telah terjadi pada awal tahun 2020.
Sebagaimana diketahui bahwa banjir dan tanah longsor melanda sebagian besar wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tengerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Peristiwa tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga harta benda.

Menurut kajian dan analisa dari BNPB dan lintas Kementerian/Lembaga, bencana tersebut terjadi karena dipicu oleh intensitas curah hujan yang tinggi. Padahal sebelumnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memberikan informasi mengenai prakiraan cuaca pada saat itu.

Oleh sebab itu, Doni meminta kepada seluruh pemangku kebijakan di masing-masing wilayah serta masyarakat agar menyikapi peringatan dini cuaca dari BMKG tersebut, sehingga mitigasi harus dilakukan sebelum terjadi bencana.

“Kita berharap bahwa informasi dari BMKG jauh-jauh hari harus disikapi dengan sangat serius, dengan sungguh-sungguh. Baik oleh pengambil kebijakan, maupun oleh seluruh lapisan masyarakat, sampai ke tingkat RT/RW,” tutur Doni.

Dia yakin apabila langkah mitigasi dan upaya pencegahan lainnya dapat dilakukan dengan baik, maka tidak akan ada korban jiwa maupun harta benda.

“Apabila ini dilakukan dengan baik, langkah-langkah pencegahan akan bisa menyelamatkan jiwa manusia,” jelas Doni. (Amhar)

Continue Reading

Nasional

Tidak Ada Kepastian Hukum dalam Raperpres Pelibatan TNI dalam Kontraterorisme

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – MARAPI Consulting & Advisory bekerjasama dengan PRODI Hubungan Internasional, FISIP UPN Veteran Yogyakarta pada senen 30 November 2020 menggelar Webinar bertema “Raperpres Pelibatan TNI Dalam Kontra Terorisme”

Dalam webinar itu, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia M Choirul Anam mengatakan bahwa Raperpres pelibatan TNI dalam kontraterorisme berpotensi tumpang tindih terutama dalam aspek penangkalan.

Anam menegaskan akuntabilitas adalah prinsip dan roh utama UU5/2018 namun Raperpres dimaksud bertentangan dengan UU5/2018 yang merupakan peraturan induk utamanya karena tidak ada mekanisme akuntabilitas dan kepastian hukum di aspek penangkalannya.

Terkait hal tersebut kata Anam, Komnas HAM telah memberikan rekomendasi kepada presiden sebagai berikut:

Pertama, menarik Raperpres dimaksud dari DPR atau tidak melaksanakan pembahasan dan penandatangan sebelum ada kebijakan yang jelas berdasarkan prinsip negara hukum dan norma HAM;

Kedua, memastikan bahwa Raperpres dimaksud melandaskan pada konsep criminal justice system;

Ketiga, memastikan bahwa pelibatan TNI dalam penanganan tindak pidana terorisme sepenuhnya hanya didasarkan pada APBN untuk menjaga profesionalisme;

Keempat, menekankan setiap upaya dalam penanganan terorisme baik legislatif, penegakan hukum dan penganggaran senantiasa didasarkan prinsip negara hukum, demokrasi, dan menjunjung tinggi HAM; dan

Kelima, memastikan adanya pengawasan internal dan eksternal yang akuntabel dan pertanggungjawaban hukum jika adanya pelanggaran.

Sedangkan rekomendasi Komnas HAM kepada DPR RI sebagai berikut:

Pertama, mempertimbangkan dan menjadikan UU5/2018 sebagai dasar dalam pembahasan Raperpres dimaksud;

Kedua, menjadikan pengaturan mengenai perbantuan, kebijakan dan keputusan politik negara, penganggaran dalam APBN menjadi koridor dalam pembahasan Raperpres dimaksud;

Ketiga, menekankan pada fokus pembahasan pelibatan militer dalam Raperpres dimaksud hanya fokus pada penindakan semata dengan batasan yang jelas, tingkat ancaman, dan bilamana fungsi Kepolisian tidak dapat mengendalikan, sehingga tidak meluas mulai dari penangkalan, penindakan dan pemulihan; dan

Keempat, memastikan bahwa Raperpres dimaksud selaras dengan tatanan criminal justice system dan sesuai dengan tata hukum yang berlaku terutama UU5/2018, UU34/2004, dan regulasi lain yang lebih tinggi.

Anam menambahkan seharusnya Raperpres dimaksud hanya mengatur skala eskalasi saja untuk menentukan kapan perbantuan TNI diperlukan, sedangkan untuk aturan teknis perbantuannya diperlukan UU Perbantuan TNI kepada otoritas sipil untuk mengatur pengerahan kekuatan dalam konteks operasi militer selain perang.

Anam juga menegaskan bahwa demi keamanan dan keselamatan publik, prinsip-prinsip HAM boleh dikesampingkan namun harus ada tata cara dan aturan yang jelas sehingga ada kepastian prosedur dan hukum dalam pelaksanaannya.

Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irjen (Purn) Drs Ansyaad Mbai menyatakan bahwa penyebab terorisme itu multi-faktor sehingga dibutuhkan sebuah whole of government approach untuk dapat mengatasinya

“Di mana tiap instansi dan lembaga pemerintahan memiliki peran dan tugasnya masing-masing sesuai tugas pokok dan fungsinya,” ujarnya.

Ansyaad juga menegaskan bahwa pendekatan terbaik dalam penanganan terorisme adalah pendekatan melalui sistem peradilan kriminal sehingga kepolisian menjadi ujung tombak kontra terorisme.

Dia tambahkan, bahwa TNI memiliki peran penting dalam kontra terorisme sebagai perbantuan jika upaya-upaya penegakan hukum sudah tidak berdaya lagi menghadapi ancaman terorisme.

“Peran itu sesuai dengan amanat UU5/2018 dan UU34/2004 yang menegaskan bahwa perbantuan TNI dalam kontra terorisme haruslah melalui sebuah keputusan politik berbentuk perintah presiden dengan persetujuan DPR,” sebutnya.

Oleh karna itu Ansyaad mengingatkan bahwa prinsip tersebut sudah menjadi bagian dari prinsip berdemokrasi dan supremasi sipil sehingga harus ditaati.

“Bahwa salah satu tujuan aksi terorisme adalah memancing respon yang keras dari negara sehingga dapat dijadikan pembenaran tujuan aksi terorisme itu sendiri,” jelasnya.

Ansyaad mengibaratkan terorisme sebagai seekor kucing yang dapat berubah menjadi harimau jika respon negara terlalu berlebihan melalui aksi militer.

Sementara itu, Pengajar Hubungan Internasional FISIP UPNYK Saptopo Ilkodar menyebutkan bahwa ada perdebatan ideologis antara human security dan state security dalam membahas pelibatan TNI dalam kontraterorisme.

Menurutnya, bahwa dalam mengambil keputusan soal langkah yang akan ditempuh harus mempertimbangkan sejarah kebangsaan, realitas geografi dan sosial budaya, pergaulan internasional, perkembangan jaman, dan yang terpenting pemahaman bahwa langkah yang akan diambil harus dipertimbangkan dengan matang karena semua pilihan memiliki resiko dan konsekuensinya.

Saptopo juga mengingatkan bahwa dibutuhkan moderasi sikap dari semua pihak agar pembahasan Raperpres dimaksud bisa mencapai suatu kesepakatan.

Saptopo menegaskan bahwa tanpa trust tidak akan ada demokrasi sehingga sangatlah penting agar semua pihak bisa memiliki trust pada yang lainnya.

Selanjutnya, Peneliti dan aktivis Marapi Beni Sukadis, MSos menyatakan bahwa dalam supremasi sipil ada pemisahan yang jelas antara otoritas politik dan otoritas pelaksana di mana militer harus tunduk pada supremasi sipil.

“Pejabat sipil terpilih adalah pengemban tanggungjawab membuat kebijakan dan keputusan mengenai keamanan,” pungkasnya

Beni menyebut, amanat UU34/2004 menegaskan bahwa TNI menjalankan tugasnya sesuai kebijakan dan keputusan politik negara sehingga dalam melaksanakan operasi militer selain perang (OMSP) keterlibatan TNI merupakan perbantuan dan bukan tugas pokok.

“Hukum yang berlaku juga menegaskan bahwa penanganan terorisme menggunakan pendekatan pidana dan bukan perang,” ujarnya.

Beni menambahkan bahwa fungsi penangkalan TNI dalam keterlibatannya dalam kontra terorisme adalah rancu dan berpotensi bertabrakan dengan upaya penegakan hukum oleh institusi-institusi penegakan hukum sipil yang ada. (Amhar)

Continue Reading

Nasional

Indonesia Ajak ASEAN Jalin Kerja sama Penanggulangan Pandemi

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Pemerintah Indonesia mengajak negara-negara ASEAN untuk bekerja sama dalam penanggulangan pandemi di kawasan regional. Hal tesebut disampaikan oleh Kepala BNPB sebagai Ketua Delegasi Indonesia dalam pertemuan tingkat ASEAN yang digelar secara virtual.

Kepala BNPB Doni Monardo menyampaikan bahwa negara-negara ASEAN sedang menghadapi tantangan yang sama, yakni pandemi Covid-19. Namun di sisi lain, bencana lain tentu juga dialami oleh negara-negara di kawasan Asia Tenggara ini.

Oleh karena itu, Doni mengatakan, komitmen yang kuat dan kerja sama sebagai satu kesatuan ASEAN diperlukan untuk mencapai tujuan dan visi bersama sebagai pemimpin global dalam penanggulangan bencana.

“Saya ingin mengajak para Menteri dan Pejabat seluruh negara anggota ASEAN yang bertanggung jawab dalam penanggulangan bencana untuk mulai melihat kemungkinan potensi kerja sama kita ke depan dalam menghadapi pandemi,” ujar Doni pada 8th ASEAN Ministerial Meeting on Disaster Management dan 9th Meeting of the Conference of the Parties to AADMER, Jumat (27/11/2020).

Kerja sama ini dicontohkan Doni yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dengan pendekatan pentaheliks yang melibatkan pemerintah pusat dan daerah, seluruh elemen masyarakat, swasta termasuk akademisi dan media massa.

Ia berharap pendekatan ini dapat menjadi upaya bersama dalam penanggulangan bencana di ASEAN, yakni meningkatkan partisipasi para pemangku kepentingan dalam penanganan bencana bersama unsur pemerintah.

Doni juga berharap AHA Centre atau ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management dapat turut terlibat dalam upaya koordinasi dan kerja sama dalam penanggulangan pandemic di masa yang akan datang.

Lebih lanjut, Doni menyampaikan, Indonesia terus mendukung penuh upaya bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan penanggulangan bencana yang lebih baik di kawasan ASEAN, termasuk keterlibatan dan dukungan dari mitra ASEAN.

“Tetapi yang terpenting adalah kesatuan dan kebersamaan kita karena saya yakin dalam melakukan penanggulangan bencana, sebagai sebuah negara, prestasi sejati hanya akan tercapai jika kita maju bersama dan tidak meninggalkan siapa pun,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Kepala BNPB menyampaikan ajakan untuk para menteri dan pejabat dari negara-negara ASEAN untuk berpartisipasi pada 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) yang akan digelar di Bali, pada Mei 2022 mendatang.

Sementara itu, Doni menyampaikan pembelajaran penanganan pandemi di Tanah Air. “Kerja sama dan koordinasi yang komprehensif ini telah membawa Indonesia dapat mengurangi jumlah korban jiwa,” ujarnya.

Pada minggu ketiga November 2020, Indonesia telah melakukan testing hingga mencapai sekitar 239 ribu atau 88,6 persen dari standar WHO. Situasi yang luar biasa tesebut menjadi tantangan besar kepada Indonesia, “pungkas” Doni Munardo.

Pertemuan dengan negara-negara ASEAN sebagai rangkaian dari kegiatan tahunan terkait dengan penanggulangan bencana, yaitu 37th Meeting of the ASEAN Committee on Disaster Management (ACDM), 13th Meeting of the Governing Board of the AHA Centre

Kemudian perpemuan ini juga sebagai giat 14th Meeting of the Joint Task Force to Promote Synergy with Other Relevant ASEAN Bodies on Humanitarian Assistance and Disaster Relief (JTF on HADR), 8th ASEAN Ministerial Meeting on Disaster Management (AMMDM) dan 9th Meeing of the Conference of the Parties to AADMER.

Rangkaian yang semuanya digelar secara virtual berlangsung pada 25 – 27 November 2020. (Amhar)

Continue Reading

Trending