Connect with us

Sports

Ketum PERPANI ingin Olah Raga Panahan Berprestasi di Mata Dunia

Published

on

Kelik Wirawan, Ketum PERPANI ingin Olah Raga Panahan Berprestasi di Mata Dunia

JanoerKoening, Jakarta – Melalui Musyawarah Nasional dan Pemilihan Ketua Umum Persatuan Panahan Indonesia, telah terpilih Ketua Umum baru Perpani, Kelik Wirawan W. Widodo. Saat ini telah terbentuk jajaran Pengurus Pusat Perpani dan telah mendapat persetujuan dari Ketua Umum Komite Olah Raga Nasional Indonesia, melalui SK No. 02/2019 tertanggal 8 Januari 2019.

“Panahan merupakan Olah Raga tradisional di banyak wilayah di dunia. Di Indonesia banyak suku yang memiliki tradisi olah raga Panahan. Perpani ingin mengayomi tradisi tersebut”, demikian disampaikan Ketua Umum Perpani, Kelik Wirawan W. Widodo di Hotel Sultan, Jakarta pada Kamis (7/2/2019).

Prestasi Panahan Indonesia mencapai puncaknya pada Olimpiade Seoul, Korea Selatan Tahun 1988 dimana 3 Srikandi Indonesia; Nurfitriana Saiman, Lilis Handayani dan Kusuma Wardhani, di bawah bimbingan pelatih Donald Pandiangan, mempersembahkan Medali Perak Beregu Putri, yang sekaligus menjadi Medali pertama yang diperoleh Kontingen Indonesia selama mengikuti Olimpiade.

Pada Asian Games 2018 tahun lalu, dua atlet Panahan Indonesia, Diananda Choirunisa sukses meraih medali perak dan Riau Ega Agata Salsabilla merebut perunggu.

Kelik Wirawan menyadari tugas berat berada di pundaknya untuk meraih medali di Sea Games 2019 dan Olimpiade 2020. Hal ini merupakan kerja bersama segenap Pengurus Perpani di tingkat pusat dan Pengprov, atlet, pelatih, tim pendukung dan semua pihak yang berniat tulus mensupport kemajuan olah raga panahan di Indonesia.

“Saya percaya, dengan tekad dan upaya kita bersama, misi meraih medali di Sea games 2109 dan Olimpiade 2020, dapat terealisasi jika banyak pihak yang tergugah dan terpanggil untuk menjadikan Panahan sebagal olah raga prestasi yang membanggakan Indonesia di mata dunia,” pungkas Ketua Umum Perpani, Kelik Wirawan. (Amhar)

Continue Reading
88 Comments

88 Comments

  1. Pingback: lasix 100 mg

  2. Pingback: Tinder not Working on three

  3. Pingback: no credit card free sex dating sites

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sports

Menteri Suharso Hadiri Penutupan PON XX di Stadion Lukas Enembe

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa menghadiri upacara penutupan PON XX, yang dilangsungkan di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Jumat (15/10/2021).

Acara penutupan PON XX Papua 2021 diawali dengan tarian tradisional Papua, diiringi oleh lantunan musik yang dipimpin oleh Adi Riyanto.

Gubernur Papua, Lucas Enembe, selaku tuan rumah PON XX mengawali sambutannya dengan menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Papua yang telah bahu membahu menyukseskan PON XX.

“Tidak sedikit di luar sana yang skeptis dan pesimis apakah Papua mampu menjadi tuan rumah PON. Hari ini dapat kita buktikan Papua bisa, Torang bisa,” ujar Gubernur Lukas.

Senada dengan Gubernur Papua, Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang secara resmi menutup acara ini menyampaikan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah dan masyarakat Papua atas penyelenggaraan PON XX yang sukses.

“Sejarah akan mencatat bahwa PON yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Bumi Cendrawasih Tanah Papua berlangsung dengan sukses. Saya bangga dan terharu atas tekad dan dedikasi yang tinggi dari pemerintah dan masyarakat Papua,” ujar Wapres RI.

Dalam pidatonya, Wakil Presiden memberikan 3 catatan penting yang membuat penyelenggaraan PON XX tidak mudah dilakukan. Pertama, pembangunan infrastruktur olahraga yang sangat masif dengan standar dan kualitas internasional.

Kedua, lokasi dan venue tersebar dari Jayapura, Mimika dan Merauke. Menurutnya, jarak antara satu venue dengan yang lainnya merupakan yang terjauh dari penyelenggaraan PON selama ini. ketiga, PON diselenggarakan dalam suasana Covid-19, yang menuntut kerja keras untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Bagi saya, ini merupakan PON yang sulit diselenggarakan. Tapi ternyata warga Papua berhasil menyelenggarakannya dengan sempurna,” ungkap Wapres Ma’ruf Amin.

“Ini sesuai dengan semboyan Torang Bisa”, Torang Bisa bukan hanya semboyan, tapi nyata dan tebukti. Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada seluruh masyarakat Papua. Ini menunjukkan bahwa Papua bukan saja sejajar dengan provinsi lain, tapi dalam beberapa aspek justru lebih unggul,” lanjutnya.

Sebagai informasi, Jawa barat menyandang predikat juara umum PON XX Papua 2021 dengan total perolehan medali sebanyak 347. Medali ini terdiri dari 130 emas, 103 perak, dan 114 perunggu. (Amhar)

Sumber: Tim Komunikasi Publik
Kementerian PPN/Bappenas

Continue Reading

Sports

Gandeng JXB, Pemprov DKI Siapkan Fasilitas Karantina bagi Atlet Jakarta yang Berlaga di PON Papua

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Kepulangan atlet dan para pengurus kontingen DKI Jakarta dari PON XX Papua disambut oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkerjasama dengan JXB di Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan Jakarta Experience Board (PT. Jakarta Tourisindo) menyediakan fasilitas bagi semua atlet dan para pengurus yang bertugas di PON XX Papua untuk menjalankan karantina selama lima hari.

Sekitar 600 atlet dan pengurus akan menjalankan karantina di Grand Cempaka Business Hotel dan D’Arcici Sunter Hotel, yang akan datang secara bertahap hingga penutupan PON pada 15 Oktober mendatang.

Direktur Utama JXB, Novita Dewi menjelaskan pihaknya telah siap mengakomodasi kebutuhan karantina. Sebagai operator hotel yang telah berpengalaman dalam hospitality in crisis, JXB telah memiliki SOP yang baik untuk melayani para atlet dan pengurus yang akan menjalankan karantina.

“Para atlet dan pengurus yang datang akan didata terlebih dahulu, lalu akan langsung menuju ke kamar masing-masing. Fasilitas yang kami siapkan diantaranya adalah kamar dengan kapasitas dua orang per kamar serta sarapan, makan siang dan makan malam,” ujar Novita kepada media, Rabu (13/10/2021).

Fasilitas karantina ini menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan para atlet dan pengurus kontingen DKI Jakarta. Fasilitas ini sekaligus upaya untuk meminimalisasi penyebaran virus Covid-19. Harapannya, seluruh atlet dan para pengurus dapat beristirahat dengan nyaman dan kembali ke kediaman masing-masing dalam keadaan sehat.

Bersamaan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Firdaus mengatakan fasilitas karantina ini menjadi respon Pemprov DKI Jakarta menyusul adanya surat edaran dari BNPB mengenai keharusan bagi para atlet dan pengurus untuk melakukan karantina sebelum pulang ke kediamannya masing-masing.

Para atlet dan pengurus akan langsung disambut dan dijemput dari bandara untuk menuju Grand Cempaka Business Hotel maupun D’Arcici Sunter Hotel.

Setelah empat hari menjalankan karantina, para atlet dan pengurus akan melakukan pemeriksaan kesehatan dan melakukan tes PCR untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Tentang JXB

Jakarta Experience Board (JXB)
Jakarta Experience Board (PT Jakarta Tourisindo) adalah BUMD DKI yang bergerak di sektor pariwisata dan perhotelan, ekonomi kreatif dan beautifikasi kota. JXB saat ini mengelola tujuh unit hotel, menyelenggarakan berbagai kegiatan kreatif dan mengaktivasi ruang publik di Jakarta untuk menciptakan ekosistem pariwisata di Jakarta.

JXB berkomitmen untuk menjadi penyedia pariwisata terintegrasi melalui enam sub-brand, diantaranya JXSpace, JXLive, JXStay, JXPlore, JXTaste dan JXStore.

JXB sebagai katalisator, kolaborator dan integrator membuka kesempatan untuk berkolaborasi dan menciptakan keseruan baru di Jakarta. (Amhar)

Continue Reading

Sports

Kepala BNPB Kalungkan Medali Juara Renang Estafet 4x200m

Published

on

By

JanoerKoening, Kakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Ganip Warsito yang diwakili Supervisor Subsatuan Tugas Protokol Kesehatan (Satgas Prokes) PON XX Kabupaten Jayapura, Marsekal Muda TNI Asep Chaeruddin berkesempatan untuk mengalungkan medali kepada para juara pada nomor pertandingan Renang Estafet 4×200 meter putra.

Nomor pertandingan bergengsi tersebut digelar pada Minggu (10/10/2021) di GOR Aquatic, Kompleks Stadion Utama Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua.

Pada kesempatan tersebut, Marsekal Muda Asep didampingi oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw dan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Chandra Bhakti. Provinsi Jawa Timur berhasil mendulang medali emas dalam nomor tersebut, sementara perak disabet oleh tim dari Provinsi Jawa Barat.

Dalam pelaksanaannya, pengalungan medali dilakukan langsung oleh para atlet untuk mengurangi kontak fisik, di mana salah satu media penyebaran virus COVID-19 adalah melalui kontak fisik. Hal ini sebagai salah satu bentuk pencegahan penyebaran COVID-19 dalam penyelenggaraan PON XX di Papua.

Pencegahan penyebaran virus SARS-CoV-2 pada penyelenggaraan PON XX juga dilakukan oleh Satgas Prokes PON XX dengan berbagai cara. Sebelum perhelatan pekan olahraga terbesar di tanah air itu resmi dimulai, pihak Satgas Prokes memberikan asistensi kepada Panitia Besar PON XX terkait pelaksanaan protokol kesehatan.

Selain itu, Satgas Prokes juga mendistribusikan masker kepada seluruh pihak yang terlibat dalam perhelatan tersebut mulai dari atlet, ofisial, panitia, hingga masyarakat.

Hingga Senin (11/10), BNPB telah mendistribusikan sebanyak 1.528.344 masker kain dan medis melalu gerakan gerai dan mobil masker di 4 klaster PON XX. (Amhar)

Continue Reading

Trending