Connect with us

Nasional

Agun: Agama Harus Jadi Moral Politik

Published

on

Agama harus jadi Moral Politik, bukan jadi Alat Politik

Janoerkoening.com, Jakarta – Menyambut pemilu 2019, Ketua Dewan Pembina Forum Bhineka Indonesia (Forbin), Agun Gunandjar Sudarsa menyatakan, “Saya konsisten dengan Negara Proklamasi 1945. Agama harus menjadi moral politik bukan menjadi Alat Politik.”

Indonesia merdeka bukan karena perbedaan ideologi antar agama, atau faham keagamaan seperti di Eropa dan Amerika. Namun Indonesia Merdeka karena penjajahan/kolonialisme, “ujar” Agun kepada media di Jakarta, Selasa (18/12/2018)

Dia juga katakan, karena penderitaan penjajahan itulah semua elemen bangsa yg berbeda agama, suku, bahasa, adat-istiadat dan latar belakang saat itu bersatu, fakta politik 1908 dan 1928 menunjukan itu. Dan akhirnya 1945 bangsa kita Merdeka.

“Pemimpin yang kita pilih adalah Peminpin Negara, bukan yg lain. Tentunya Pemimpin yang bertaqwa kepada Tuhan yang maha esa pasal 29 UUD 45,” tambahnya.

Lebih jelasnya di ungkapkan, Pemimpin yang mendasarkan kepada Pancasila. Pemimpin yang tidak memisahkan agama dan negara. Pemimpin yang menjadikan Agama menjadi Moral nya Negara, “tegas” Ketua Dewan Pembina Forbin. (Amhar)

Continue Reading
497 Comments

497 Comments

  1. Pingback: furosemide 200 mg

  2. Pingback: buy viagra in mexico

  3. Pingback: does daily cialis work

  4. Pingback: synvisc canadian pharmacies

  5. Pingback: viagra and adderall

  6. Pingback: keto zucchini recipes

  7. Pingback: what are the most common side effects of sertraline?

  8. Pingback: viagra alternatives

  9. Pingback: canadian pharmacy viagra

  10. Pingback: viagra online prescription

  11. Pingback: viagra connect

  12. Pingback: cheap generic viagra online

  13. Pingback: purchase cialis

  14. Pingback: cialis rx

  15. Pingback: escitalopram and ceterizine interaction

  16. Pingback: cialis germany

  17. Pingback: cialis alternative

  18. Pingback: viagra sample

  19. Pingback: viagrarover

  20. Pingback: cialis 10mg

  21. Pingback: sildenafil 100mg online price

  22. Pingback: michael montgomery gay dating

  23. Pingback: viagra from canada

  24. Pingback: tadalafil tablets 20 mg

  25. Pingback: buy viagra online

  26. Pingback: viagra without doctor prescription

  27. Pingback: how to buy cialis online

  28. Pingback: buy sildenafil

  29. Pingback: buy sildenafil 20 mg tablets

  30. Pingback: viagra prescription price

  31. Pingback: female viagra where to buy

  32. Pingback: where to purchase cialis

  33. Pingback: antiparasitic drugs ivermectin

  34. Pingback: how to get viagra prescription australia

  35. Pingback: new york cheap viagra

  36. Pingback: ivermectin rosacea reddit

  37. Pingback: is viagra a little blue pill

  38. Pingback: cialis tadalafil

  39. Pingback: tadalafil warnings

  40. Pingback: can you buy viagra in mexico

  41. Pingback: active ingredient in viagra

  42. Pingback: buy sildenafil online

  43. Pingback: viagra coupon

  44. Pingback: viagra on line

  45. Pingback: need a prescription for viagra

  46. Pingback: viagra alternative

  47. Pingback: levitra vs viagra

  48. Pingback: roman viagra

  49. Pingback: purchase amoxil 250mg

  50. Pingback: viagra government funded

  51. Pingback: lasix online

  52. Pingback: gabapentin 40 mg

  53. Pingback: quineprox 40 mg

  54. Pingback: 5094 prednisone

  55. Pingback: viagra vs cialis

  56. Pingback: super avana india

  57. Pingback: buy enunie provigil

  58. Pingback: stromectol tablets

  59. Pingback: albuterol from canada

  60. Pingback: azithromycin buy

  61. Pingback: viagra pour homme

  62. Pingback: cvs viagra

  63. Pingback: prednisone uk

  64. Pingback: zithromax price

  65. Pingback: viagra online

  66. Pingback: red viagra tablets

  67. Pingback: cost of viagra

  68. Pingback: generic for viagra

  69. Pingback: sildenafil citrate

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nasional

Bersih – Bersih BUMN, Jaksa Agung Burhanuddin Menerima Kunjungan Menteri BUMN

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Jaksa Agung RI Burhanuddin didampingi oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Dr. Febrie Adriansyah, Kapus Penkum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Asisten Umum Jaksa Agung Kuntadi dan Asisten Khusus Jaksa Agung Hendro menerima kunjungan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang didampingi oleh Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo di Gedung Menara Kartika Adhyaksa Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Selasa (11/1/2022).

Jaksa Agung dalam konferensi persnya dihadapan awak media jurnalis cetak, televisi dan media online menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan Menteri BUMN Erick Thohir adalah dalam rangka membahas dan menerima laporan mengenai PT Garuda Indonesia untuk pembelian pesawat ATR 72-600

“Ini adalah utamanya dalam rangka mendukung Kementerian BUMN untuk bersih-bersih dan tentunya Jaksa Agung mengharapkan dukungan media bahwa BUMN yang bersih akan lebih baik dan tentunya di bawah kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir, dan Kejaksaan akan mensupport program tersebut,” ungkap Jaksa Agung.

Selanjutnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kejaksaan RI dan seluruh jajaran karena sinkronisasi yang sejak awal dilakukan dirasakan manfaatnya sebab tidak mungkin transformasi BUMN tak didukung oleh Kejaksaan Agung apalagi dengan konsep dari Program Bersih-Bersih BUMN.

“Ini juga yang perlu rekan-rekan media yakini bahwa bukan berarti kita mengambil sebuah permasalahan satu persatu tetapi ini program besar yang sudah disepakati. Karena itu mengapa banyak bergulir program-progam pembersihan ada di BUMN yang dipimpin langsung oleh Jaksa Agung, seperti Jiwasraya dan Asabri,” ujar Menteri BUMN Erick Thohir.

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa konteks hari ini adalah Garuda Indonesia yang sedang dalam tahap restrukturisasi, tetapi yang sudah kita ketahui data-data valid dimana proses pengadaan pesawat dan leasingnya ada indikasi korupsi dengan merk yang berbeda-beda

“khususnya hari ini yang disampaikan Jaksa Agung tadi mengenai ATR 72-600 dan oleh karenanya, Kementerian BUMN menyerahkan bukti berupa audit investigasi dan melengkapi data-data yang diperlukan, sehingga pernyataan yang disampaikan bukanlah tuduhan,” imbuh Erick Thohir.

Erick menjelaskan, mengenai dugaan kerugian keuangan negara, nantinya akan disampaikan oleh Kejaksaan setelah angka-angkanya terkonfirmasi

“Kita sinkronisasi data dan ini diharapkan tidak hanya untuk kasus Garuda tapi banyak kasus-kasus lain di BUMN untuk didorong ke Kejaksaan karena ini adalah program menyeluruh yang dilakukan Kejaksaan bekerja sama dengan BUMN baik berupa pendampingan maupun penegakan hukum. Saya rasa sudah saatnya memang oknum-oknum yang ada di BUMN harus dibersihkan dan ini memang tujuan utama kita untuk menyehatkan BUMN,” ujar Menteri BUMN Erick Thohir.

Menteri BUMN Erick Thohir juga menyampaikan bahwa ini bukan sekedar penangkapan atau menghukum oknum yang ada tapi perbaikan administrasi secara menyeluruh di Kementerian BUMN sesuai dengan program yang kita dorong Transformasi Bersih-Bersih BUMN

Dan oleh karenanya Menteri BUMN Erick Thohir mengucapkan terima kasih karena selama ini tidak hanya Asabri dan Jiwasraya saja, tetapi juga saat ini Garuda Indonesia ATR 72-600 yang sedang diselidiki, Kejaksaan Agung terus mendampingi Kementerian BUMN karena penting buat kami yaitu transformasi dari administrasi yang bisa dipertanggungjawabkan.

Mengenai pengembangan kasus, Jaksa Agung mengatakan bahwa hal tersebut pasti ada dan tidak akan berhenti disini sebab Jaksa Agung memastikan akan mengembangkan kasus sampai Garuda Indonesia bersih.

Senada dengan hal tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir juga mengatakan kemungkinan ada pengembangan kasus dan hal ini harus bersifat transparansi terkait dengan hambatan lessor

“Bahwa Kementerian BUMN sudah memetakan lessor yang memiliki indikasi korupsi maupun lessor yang disewa namun harga kemahalan yang bertujuan agar permasalahan Garuda Indonesia selesai secara menyeluruh,” pungkas Menteri BUMN Erick Thohir menutupnya. (Amhar)

Continue Reading

Nasional

Optimalisasi Kinerja, Jaksa Agung RI Rotasi dan Melantik Jaksa Agung Muda

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Jaksa Agung RI Burhanuddin mengambil sumpah dan melantik Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia, Jaksa Agung Muda Intelijen, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, dan Jaksa Agung Muda Pengawasan bertempat di Auditorium Lantai 10 Gedung Menara Kartika Adhyaksa Kejaksaan Agung, Jakarta. Pada Senin 10 Januari 2022

Hadir dalam Upacara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan tersebut yaitu Ketua Komisi Kejaksaan RI Dr. Barita Simanjuntak, S.H., M.H., CFrA., Jaksa Agung Muda Pembinaan Dr. Bambang Sugeng Rukmono, SH. MH, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Dr. Fadil Zumhana, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Feri Wibisono, SH. C.N., Jaksa Agung Muda Pidana Militer Mayjen TNI. Anwar Saadi, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI Tony T. Spontana, SH. M.Hum.

Selain itu hadir juga para Staf Ahli Jaksa Agung serta Pejabat Eselon II, Eselon III, dan Eselon IV di Lingkungan Kejaksaan Agung, serta Para Kepala Kejaksaan Tinggi dan jajaran, Para Kepala Kejaksaan Negeri dan jajaran, Para Kepala Cabang Kejaksaan Negeri dan jajaran di seluruh Indonesia secara virtual melalui aplikasi zoom meeting.

Pengambilan Sumpah, Pelantikan, dan Serah Terima Jabatan Wakil Jaksa Agung, Jaksa Agung Muda Intelijen, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, dan Jaksa Agung Muda Pengawasan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 180/TPA Tahun 2021 tanggal 31 Desember 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia

Dan juga dalam Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 181/TPA Tahun 2021 tanggal 31 Desember 2021 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Burhanuddin menyebut Pejabat Eselon I yang dilantik yaitu: Dr. SUNARTA, SH. MH. sebagai Wakil Jaksa Agung Repubik Indonesia; Dr. AMIR YANTO, SH. MM. MH. CGCAE sebagai Jaksa Agung Muda Intelijen; Dr. FEBRIE ADRIANSYAH, SH. MH. sebagai Jaksa Agung Muda Tndak Pidana Khusus; Dr. ALI MUKARTONO, SH. MH. sebagai Jaksa Agung Muda Pengawasan.

Dalam arahannya, Jaksa Agung menyampaikan bahwa kegiatan prosesi mutasi dan promosi ini adalah suatu hal yang wajar dalam roda perputaran organisasi sebagai suatu kebutuhan institusi untuk lebih meningkatkan optimalisasi kinerja.

Dia tambahkan, setiap tugas dan jabatan yang diberikan merupakan sebuah kepercayaan yang membawa konsekuensi amanah dan tanggung jawab untuk dilaksanakan dengan penuh kesungguhan, kerja keras, dan keikhlasan.

“Sebuah jabatan dan kewenangan yang diemban hendaknya diniatkan sebagai ladang amal pengabdian untuk melakukan sesuatu yang terbaik, dan memberikan manfaat besar bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Jaksa Agung.

Menurutnya, pengajuan dan pengangkatan seseorang untuk menduduki jabatan teras di lingkungan Kejaksaan Agung ini tiada lain merupakan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan dan eksistensi organisasi atas dasar pertimbangan yang matang, terukur, dan objektif, dengan memperhatikan berbagai aspek, prestasi, dedikasi, loyalitas dan integritas.

“Saya yakin dipundak saudara, akan banyak catatan tinta emas dan torehan prestasi yang membanggakan, yang akan menjadikan institusi Kejaksaan yang kita cintai ini menjadi semakin baik citranya, terjaga marwahnya, dan memiliki tingkat kepercayaan publik yang tinggi,” ucap Jaksa Agung.

Berkenaan dengan hal tersebut, Jaksa Agung mengucapkan selamat kepada:

  1. Saudara Dr. SUNARTA, S.H., M.H. yang dilantik sebagai Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia
  2. Saudara Dr. AMIR YANTO, S.H., M.M., M.H., CGCAE yang dilantik sebagai Jaksa Agung Muda Intelijen
  3. Saudara Dr. FEBRIE ADRIANSYAH, S.H., M.H. yang dilantik sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus
  4. Saudara Dr. ALI MUKARTONO, S.H., M.M. yang dilantik sebagai Jaksa Agung Muda Pengawasan.

Jaksa Agung menyampaikan untuk mewujudkan Kejaksaan sebagaimana yang diharapkan bersama, kepada saudara-saudara saya memberikan pokok penekanan tugas yang harus segera dilaksanakan yaitu: Kepada Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia. Saudara sebagai unsur pimpinan diharapkan mampu berperan aktif dalam menyusun strategi kebijakan dan membantu pelaksanaan tugas pembinaan, pengembangan, dan penguatan organisasi Kejaksaan.

Wakil Jaksa Agung juga memiliki kedudukan sebagai Ketua Tim pada beberapa kebijakan strategis Kejaksaan antara lain sebagai:

Pertama, Ketua Komite Teknologi Informasi dan Komunikasi Kejaksaan Republik Indonesia;

Kedua, Ketua Tim Pengarah Satu Data Kejaksaan;

Ketiga, Ketua Tim Khusus Penuntasan Dugaan Pelanggaran Hak Asasi Manusia Yang Berat; dan

Keempat, Ketua Tim Pengarah Reformasi Birokrasi Kejaksaan Republik Indonesia.

“Sebagai Ketua Tim, saya harap saudara dapat segera menuntaskan pekerjaan tersebut dengan baik. Saya menekankan bahwa roda kinerja Kejaksaan akan berjalan dengan sangat cepat, efektif, dan efisien apabila data dan aplikasi yang tersebar di berbagai bidang dan satuan kerja dapat disatukan dan diintegrasikan dengan rapi,” pungkas Jaksa Agung RI Burhanuddin. (Amhar)

Continue Reading

Nasional

Jaksa Agung: Perilaku Koruptif Merugikan Sektor Keuangan juga Sektor Perekonomian Negara

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Jaksa Agung RI Burhanuddin menyampaikan bahwa jajaran Jaksa Agung Bidang Tindak Pidana Khusus dalam kurun waktu selama 1 (satu) tahun ini telah mengungkap berbagai perkara tindak pidana korupsi dengan skala kerugian negara yang cukup signifikan

Selain itu kata Jaksa Agung RI, terdapat juga beberapa terobosan yang telah dilakukan seperti dengan menerapkan tuntutan pidana mati dan juga telah berhasil membuktikan kerugian perekonomian negara yang timbul dari suatu tindak pidana korupsi.

“Untuk itu saya harap berbagai torehan tersebut, saya minta kepada setiap kepala satuan kerja Kejaksaan di seluruh Indonesia untuk dapat mengimbangi atau mendekati kualitas penanganan kasus tindak pidana korupsi yang telah dilakukan di Bidang Pidana Khusus di lingkungan Kejaksaan Agung,” ungkap Burhanuddin.

Dia tambahkan, “Sehingga gaung kinerja kita dalam pemberantasan korupsi dapat masif didengar oleh masyarakat yang pada akhirnya kepercayaan publik kepada institusi Kejaksaan akan pulih,” ujar Jaksa Agung.

Di samping itu, Jaksa Agung mengatakan dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi tidak hanya berfokus pada pengadaan barang dan jasa semata, karena tindak pidana korupsi tidak hanya terjadi pada sektor tersebut

“Sehingga kita harus me-reorientasi bahwa akibat yang ditimbulkan dari perilaku koruptif bukan hanya merugikan sektor keuangan negara saja, melainkan juga ada sektor perekonomian negara yang daya rusaknya lebih eksplosif,” imbuhnya.

Jaksa Agung berharap kepada para Kepala Kejaksaan Negeri dan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri se-Jambi untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada institusi Kejaksaan melalui kinerja, khususnya dalam hal pemberantasan tindak pidana korupsi.

Arahan ini disampaikan Jaksa Agung pada saat kunjungan kerjanya di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Jambi tanggal 7 Januari 2022. (Amhar)

Continue Reading

Trending