Connect with us

Sosial

DIRESMIKAN, RUMAH SAHABAT PEREMPUAN DAN ANAK PERTAMA DI INDONESIA

Published

on


JanoerKoening, Jabar – Rumah Sahabat Ibu dan Anak (RUSAIDA) di Kecamatan Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat, didirikan oleh Yuyu Murliah. Yuyu mengaku sebagai penyintas KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga), Dia juga pernah menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di Arab Saudi selama 14 tahun ini mendirikan rumah perlindungan bagi perempuan dan anak.

Yuyu mengatakan, Saya pernah jadi korban kekerasan oleh suami saya yang dulu, dilarang menemui anak selama 5 tahun. Saat saya terpuruk, pulang ke Indonesia saya mendapat pelayanan serta dukungan dari P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) di Sukabumi dan Kemen PPPA. Hingga akhirnya, saya dan anak-anak bisa pulih dan bangkit.

“Ini yang membesarkan tekad saya mendirikan RUSAIDA sebagai pusat komunitas untuk ibu dan anak sebagai wadah yang bertujuan membangun perempuan dan anak Indonesia yang lebih baik, dalam rangka mencapai misi ThreeEnds (program Kemen PPPA, 3 akhiri),” ungkap Yuyu Murliah, Inisiator Rumah Sahabat Ibu dan Anak, Kamis, (1/11/2018), Sukabumi, Jawa Barat.

Di dalam RUSAIDA terdapat Women Crisis Center (Rumah Ramah Anak, Rumah Konseling Keluarga, Rumah Yatim) dan Women Creative Center (Pemberdayaan Ekonomi Bagi Perempuan). Kegiatan yang dilakukan seperti penanganan anak-anak TKI, anak yatim, penanganan korban trafficking, rehabilitasi medis, bina keluarga TKI, penanganan Lansia, hingga pemberdayaan perempuan.

“Saya sangat mengapresiasi kepedulian Ibu YuYu Murliah selaku insiator. Ini Rumah Sahabat Perempuan dan Anak pertama yang ada di Indonesia dan saya resmikan. Tempat seperti ini dimana terdapat Women Crisis Center di dalamnya, pernah saya temui di Fiji, dan negara-negara besar lainnya Kedepan,” kata Menteri KPPPA, Yohana Yembise.

RUSAIDA disamping sebagai rumah aman, juga bisa jadi tempat pemberdayaan perempuan, agar perempuan memiliki keterampilan industri rumahan. Nantinya akan meningkatkan ekonomi perempuan di Sukabumi sehingga mereka tidak perlu bekerja di luar negeri, jauh dari keluarga dan terhindar dari TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang), tambahnya.

Menurut Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, Kabupaten Sukabumi punya masalah mendasar terkait perempuan dan anak. Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu daerah kantong TKI di Jawa Barat. Perempuan banyak memilih bekerja sebagai tenaga kerja di luar negeri. Dampaknya keluarga dan anak terbaikan. Kehadiran RUSAIDA dianggap sebagai salah satu solusi dan upaya membantu pemerintah pusat dan daerah mengurai masalah-masalah perempuan dan anak tingkat akar rumput.

Di lokasi yang sama, Destri Handayani, Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dari TPPO, dan Darsono, Asisten Deputi Kesetaraan Gender Bidang Politik Hukum dan Hankam, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menggelar sosialisasi TPPO dan Pembekalan bagi calon legislatif (Caleg) Perempuan.

Menteri Yohana yang juga memberikan arahan langsung, merasa pembekalan bagi Caleg perempuan perlu dilakukan. Hal ini menurutnya untuk mendorong kuota 30% perempuan dalam legislatif tahun 2019 nanti dapat terpenuhi di Kab.Sukabumi. Sebab pada hasil Pemilu 2014, jumlah anggota DPRD Kabupaten Sukabumi terpilih 50 anggota tetapi hanya diisi 6 perempuan (12%). (Amhar)

Continue Reading
139 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sosial

Taman Impian Jaya Ancol Gelar Vaksinasi Usia 12 – 17 Tahun

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Taman Impian Jaya Ancol sebagai kawasan rekreasi terpadu di Ibu Kota Jakarta turut mendukung program Pemerintah dalam hal pencegahan dan penanggulangan COVID-19.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah yaitu peningkatan vaksinasi kepada masyarakat baik dewasa maupun anak-anak usia 12 – 17 tahun dengan bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk pihak swasta.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka Manajemen Taman Impian Jaya Ancol melakukan dukungan dengan membuka sentra vaksinasi khusus anak di Mall Ancol Beach City (ABC) kawasan Ancol Taman Impian dengan durasi 6 hari untuk total tahap 1 & 2 serta kapasitas vaksin hinggal 700 anak setiap harinya.

Pelaksanaan vaksinasi ini berkolaborasi dengan mitra stakeholders dan mendapat dukungan vaksin dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara. Kolaborasi tersebut sangat dibutuhkan agar terlaksana dengan maksimal.

Budi Aryanto, Ketua Pelaksana Sentra Vaksinasi Anak Taman Impian Jaya Ancol mengutarakan bahwa Sentra Vaksinasi Anak yang diselenggarakan sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah untuk ikut meningkatkan angka vaksinasi dan sekaligus memperingati Hari Anak Nasional 2021.

“Pelaksanaan vaksinasi dosis 1 akan diadakan pada tanggal 23 – 25 Juli 2021 dan dosis 2 pada bulan Agustus mendatang, kegiatan ini menyasar sekitar 4200 anak usia 12 – 17 tahun.

Budi menyebut, program vaksinasi anak ini sekaligus memperingati Hari Anak Nasional (HAN) yang diselenggarakan setiap tanggal 23 Juli. Sebelum masa pandemi, Ancol selalu menghadirkan dan memberikan kebahagiaan bagi anak – anak Indonesia untuk memperingati HAN di kawasan rekreasi Ancol.

“Tetapi tahun ini kami menyediakan vaksinasi anak agar tetap dapat menjamin pemenuhan hak anak atas hak hidup, tumbuh dan berkembang. Untuk melengkapi kegembiraan, setiap anak peserta vaksin juga berhak memperoleh tiket rekreasi di unit rekreasi Ancol,” pungkas Budi Aryanto.

Manajemen Taman Impian Jaya Ancol menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mitra yang sudah bersedia berkolaborasi dalam kegiatan vaksinasi anak, yaitu Danone Indonesia, PT Sinar Sosro (Fruit Tea), PT Mattel Trading Indonesia, PT Saka Farma Laboratories (Handy Clean), PT Rekso Nasional Food (McDonalds), PT Green Asia Food (Joyday), PT Agrinesia Raya, Mall ABC, PT IBS, PT Bkleen Kreasi Indonesia.

Vera Galuh Sugijanto, Vice President General Secretary Danone Indonesia menuturkan, Anak merupakan penentu kemajuan bangsa di masa depan yang kesehatannya perlu menjadi perhatian banyak pihak.

Dia tambahkan, melalui visi One Planet One Health, kami bertujuan untuk membawa kesehatan ke sebanyak mungkin masyarakat, termasuk anak-anak, melalui makanan, program berkelanjutan, hingga kemitraan seperti percepatan target vaksinasi di Indonesia.

“Kami berharap, terlaksananya vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun dapat memperkuat kesehatan anak agar nantinya mereka dapat menjadi bagian dari generasi maju,” tutur Vera Galuh Sugijanto.

Registrasi akan dipandu melalui link https://linktr.ee/vaksinancol atau https://www.ancol.com/acara/sentra-vaksin-anak-bersama-ancol-taman-impian-pekan-hari-anak-nasional–46

Dapatkan tiket gratis ke Dufan atau SeaWorld atau Samudra untuk setiap peserta vaksin, tiket berlaku s.d 31 Desember 2021

Diharapkan dengan percepatan vaksinasi COVID-19 kepada seluruh masyarakat, semoga Indonesia dapat segera terbebas dari virus COVID-19. Ancol Bersama Untuk Semua. (Amhar)

Continue Reading

Sosial

Silaturahmi Isoma Covid-19, Serahkan Donasi

Published

on

By

Minggu 18 juli 2021, Saya bersama Pak Sodikin, Bu Jessy dan Pak Harto melakukan kunjungan Isoma Covid-19 atas meninggalnya Sahabat kami Almarhum M. Yamin alias Dede.

Kami di terima oleh keluarga Almarhum Moh. Yamin, yakni Melani Istri Almarhum, Naila Fatinah anak pertama kelas 3 SMA dan Shofiyyah Meyla anak kedua kelas 6 SD.

Melani yang masih terlihat pucat mukanya, dan nada sedih suaranya juga terpapar Covid-19, begitu pula Anak juga terpapar Covid-19 hingga kini mereka Isoma terkurung mengurung diri didalam rumahnya.

“Anak saya yang pertama juga terserang Covid-19, tapi alhamdulillah sudah membaik dan telah sehat. Demikian juga saya terserang Covid-19, dan saat ini saya rasakan mulai membaik,” ungkap Melani.

Melani juga mengatakan bahwa, almarhum suaminya meninggal jum’at (16/7/2021) jam 03.45 subuh, sebelumnya kamis (15/7/2021) jam 22.30, Ibunya meninggal karna Covid-19 juga, itu selisih 6 jam kira2 dari Almarhum Ibunya.

Demikian testimony silaturahmi Isoma kami, dan Alhamdulillah.., Donasi kumpulan dari rekan-rekan media para Sahabat Almarhum sudah diterima keluarga Almarhum, saya transfer ke rekening a/n M. Yamin, senilai Rp 2.060.000. (Amhar)

Continue Reading

Sosial

Peduli Isoma, Fatayat NU Melaunching Posko Dapur Umum

Published

on

By

JanoerKoening, Jakarta – Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU DKI Jakarta hari ini Sabtu, 17 Juli 2021 Melaunching Dapur umum sebagai gerakan NU peduli Isoma Covid-19 di Gedung Serba Guna RW 01, Jati Negara Kaum, Kakarya Timur.

Sebagai permulaan awal kegiatan Fatayat NU DKI Jakarta membuka posko Dapur Umum untuk yang pertama kalinya di Jakarta Timur dan akan menyusul satu posko lagi untuk Wilayah Jakarta Timur.

“Dan nantinya akan Kami bangun 40 posko Dapur Umum yang meliputi Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu,” ujar Ketua PW Fatayat NU DKI Jakarta, Hj. Kusnanik kepada media.

Hj. Kusnanik mengungkapkan, Gerakan NU peduli hadir karna banyak masyarakat Jakarta yang isolasi mandiri (ISOMA) Covid-19 tak tertangani oleh pemerintah, maka itulah NU turun tangan untuk turut membantunya langsung kelapangan.

“Kami memberikan makanan nasi kotak, minuman yang bervitamin dan Susu yang intinya 4 sehat 5 sempurna yang langsung disalurkan oleh Anshor dan Banser kepada masyarakat yang lagi ISOMAN di rumahnya masing-masing,” ucapnya.

Terkait data Isoma, Hj. Kusnanik mengatakan, kami melakukan pendataan Isoma Covid-19 ini tentu atas kerjasama satgas Covid-19 dengan Fatayat NU di wilayah masing-masing sesuai sasaran.

“Namun kami juga terbuka untuk masyarakat Isoma Covid-19 yang tidak terdata oleh satgas atau pemerintah yang mana mereka melapor sendiri ke kontak center kami atas dasar keluhan yang dialami mengalami gejala Covid-19, pungkas Ketua PW Fatayat NU DKI Jakarta, Hj. Kusnanik. (Amhar)

Continue Reading

Trending